You are on page 1of 34

1.

0 LATAR BELAKANG TEORI Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran social ( Social Learning Teory ) salah satu konsep dalam aliran behaviorisme yang menekankan pada komponen kognitif dari fikiran, pemahaman dan evaluasi. Beliau merupakan seorang psikologi yang terkenal dengan teori belajar social atau kognitif social serta efikasi diri. Eksperimen yang sangat terkenal adalah eksperimen Bobo Doll yang menunjukkan anak – anak meniru seperti perilaku agresif dari orang dewasa disekitarnya.

Teori kognitif sosial (social cognitive theory) yang dikemukakan oleh Albert Bandura menyatakan bahwa faktor sosial dan kognitif serta faktor pelaku memainkan peranan penting dalam pembelajaran. Faktor kognitif berupa spektasi/penerimaan siswa untuk meraih keberhasilan, faktor sosial telah mencakup pengamatan siswa terhadap perilaku orang tuanya . Albert Bandura merupakan salah satu perancang teori kognitif sosial.

Menurut Bandura ketika siswa belajar mereka dapat mengimbas kembali atau transformasikan pengalaman mereka secara kognitif

. Bandura mengembangkan model deterministicresipkoral yang terdiri d ari tiga faktor utama iaitu perilaku, person/kognitif danlingkungan. Faktor ini biasa saling berinteraksi dalam proses pembelajaran.

1

Faktor lingkungan mempengaruhi perilaku, perilaku mempengaruhi lingkungan,faktor pelaku/kognitif mempengaruhi perilaku. Faktor pelaku Bandura tidak mempunyai kecenderungan kognitif

terutama pembawaan personaliti dan Kebudayaan.Faktor kognitif mencakupi ekspektasi keyakinan strategi pemikiran dan kecerdasan.

Mengikut model pembelajaran Bandura, faktor person (kognitif)me mainkan peranan penting. Faktor pelaku (kognitif) yang dimaksudkan

adalah self-efficasy atau efikasidiri. Reivich dan Shatté (2002) mendefinisikan diri sebagai keyakinan pada kemampuan dan pada diri dengan sendiri untuk menghadapi efektif. sendiri dan Malahan juga dan Berjaya

menyelesaikan masalah

Efikasi diri juga bererti meyakini diri akan . mampu Individu berhasil

dengan efikasi diri tinggi memiliki

komitmen dalam menyelesaikan masalahnya dan tidak akan menyer ah kalah ketika

menemukan bahawa strategi yang sedang digunakan itu tidak berha sil. Menurut Bandura (1994), individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi akan sangatmudah dalam menghadapi tentangan. Malah,

2

Individu tidak

merasa

ragu kerana ia

memiliki kepercayaan yang penuh dengan kemampuan dirinya. Individu ini Menurut Bandura (1994) akan cepat menghadapi masalah dan mampu membangkitkan dari kegagalan yang ia alami. Menurut Bandura proses mengamati dan meniru perilaku dan sikap orang lain sebagai model merupakan tindakan belajar. Teori Bandura menjelaskan perilaku manusia dalam konteks interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku dan pengaruh lingkungan. Kondisi lingkungan sekitar individu sangat berpengaruh pada pola belajar social jenis ini. Contohnya, seseorang yang hidupnya dan dibesarkan di dalam lingkungan judi, maka dia cenderung untuk memilih bermain judi, atau sebaliknya menganggap bahawa judi itu adalah tidak baik.

2.0 LATAR BELAKANG TOKOH Albert Bandura dilahirkan di Mundare Northern Alberta Kanada, pada 04 Desember 1925. Masa kecil dan zaman remajanya dihabiskan di desa kecil dan juga mendapat pendidikan di sana. Pada tahun 1949 beliau mendapat pendidikan di University of British Columbia, dalam jurusan psikologi. Dia memperoleh gelar Master dalam bidang psikologi pada tahun 1951 dan setahun kemudian ia juga meraih gelar doctor (Ph.D). Bandura menyelesaikan program doktornya dalam bidang psikologi klinik, setelah lulus ia bekerja di Standford University. Beliau banyak terjun dalam pendekatan teori pembelajaran untuk meneliti tingkah laku manusia

3

Bandura berpendapat. Pada tahun 1964 Albert Bandura dilantik sebagai professor dan seterusnya menerima anugerah American Psychological Association untuk Distinguished scientific contribution pada tahub 1980. Bandura sudah mula meneliti tentang agresif pembelajaran sosial dan mengambil Richard Walters. 3. Pada tahun berikutnya. dan evaluasi. prinsip itu harus memperhatikan dua fenomena penting yang diabaikan atau ditolak oleh paradigma behaviorisme. Bandura bertemu dengan Robert Sears dan belajar tentang pengaruh keluarga dengan tingkah laku social dan proses identifikasi. Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran sosial.0 TEORI PEMBELAJARAN SOSIAL 4 .dan tertarik pada nilai eksperimen. pemahaman. Sejak itu. muridnya yang pertama mendapat gelar doctor sebagai pembantunya. salah satu konsep dalam aliran behaviorime yang menekankan pada komponen kognitif dari pemikiran. walaupun prinsip belajar cukup untuk menjelaskan dan meramalkan perubahan tingkah laku.

dan pada proses – proses mental internal. Teori pembelajaran sosial ini dikembangkan oleh Albert Bandura (1986). Dalam pandangan belajar social “ manusia “ itu tidak didorong oleh kekuatan – kekuatan dari dalam dan juga tidak dipengaruhi oleh stimulus – stimulus lingkungan. sebagaimana dikutip oleh (Kard. lingkungan – lingkungan itu kerap kali dipilih dan diubah oleh orang itu melalui perilakunya sendiri. Jadi dalam teori pembelajaran sosial kita akan menggunakan penjelasan – penjelasan reinforcement eksternal dan penjelasan – penjelasan kognitif internal untuk memahami bagaimana belajar dari orang lain.S.Teori Pembelajaran Sosial merupakan perluasan dari teori belajar perilaku yang tradisional (behavioristik). dan pemodelan ini merupakan salah satu langkah paling penting dalam pembelajaran terpadu. Inti dari pembelajaran social adalah pemodelan (modelling). Teori belajar social menekankan bahawa lingkungan – lingkungan yang dihadapkan pada seseorang secara kebetulan . Teori ini menerima sebahagian besar dari prinsip – prinsip ataupun teori – teori belajar perilaku. Menurut Bandura. 5 . tetapi memberikan lebih banyak penekanan pada kesan dan isyarat – isyarat perubahan perilaku.1997:14) bahawa “sebagian besar manusia belajar melalui pengamatan secara selektif dan mengingat tingkah laku orang lain”.

maka ia kemudian meniru melakukan perbuatan lain bagi tujuan yang sama ingin dipuji oleh gurunya. Kedua.Ada dua jenis pembelajaran melalui pengamatan .Pertama. Pembelajaran melalui pengamatan dapat terjadi melalui kondisi yang dialami orang lain. Model tidak harus diperagakan oleh seseorang secara langsung. pendekatan teori pembelajaran terhadap keperibadian. pembelajaran melalui pengamatan meniru perilaku model meskipun model itu tidak mendapatkan penguatan positif atau penguatan negatif saat mengamati itu sedang memperhatikan model itu mendemonstrasikan sesuatu yang ingin dipelajari oleh pengamat tersebut dan mengharapkan mendapat pujian atau penguatan apabila menguasai secara tuntas apa yang dipelajari itu. teori – teori sebelumnya kurang memberi perhatian pada konteks social dimana tingkah laku ini muncul dan kurang 6 .1998. dan prinsip pembelajaran sudah cukup untuk menjelaskan bagaimana tingkah laku berkembang. tetapi kita dapat juga menggunakan seseorang pameran atau visualisasi tiruan sebagai model (Nur. teori pembelajaran sosial berdasarkan pada penjelasan yang diutarakan oleh Bandura bahwa sebagian besar daripada tingkah laku manusia adalah diperoleh dari dalam diri. M. Sebagaimana yang kita ketahui.a:4). Kejadian ini merupakan contoh dari penguatan melalui pujian yang dialami orang lain. Akan tetapi.Contohnya : seorang pelajar melihat temannya dipuji dan ditegur oleh gurunya kerana perbuatannya.

1. Determenisme resipokal itu sendiri merupakan konsep penting dalam teori belajar sosial kerana menjadi pijakan untuk lebih memahami tingkah laku seseorang. 7 .memperhatikan bahwa banyak peristiwa pembelajaran terjadi dengan perantaraan orang lain. Determensme Resipokal Determenisme resipokal: Pendekatan yang menjelaskan tingkah laku manusia dalam bentuk hubungan interaksi timbal balik yang terus menerus. sewaktu melihat tingkah laku orang lain.0 KONSEP POKOK Teori Pembelajaran Sosial konsep pokok. tetapi orang tersebut juga dikawal oleh kekuatan lingkungan. 4. Maksudnya. iaitu: dari Bandura dapat dibahagikan kepada 3 4. Orang menentukan ataupun mempengaruhi tingkah lakunya dengan mengawal lingkungan . individu akan belajar meniru tingkah laku tersebut atau dalam hal tertentu menjadikan orang lain sebagai model bagi dirinya.

tingkah laku. Orang dapat belajar melakukan sesuatu hanya dengan mengamati dan kemudian mengulangi sesuatu yang diamati dari sebelum ini yang telah lihat.4. menciptakan dukungan kognitif.3 Kognisi dan regulasi diri Kognisi dan regulasi diri. tetapi itu bukan merupakan satu-satunya pembentuk tingkah laku seorang individu. konsep bandura akan membantu membentuk manusia sebagai peribadi yang mengatur diri sendiri (self regulation). dan faktor lingkungan. 4. Dalam proses determenisme maklumbalas inilah terletak kesempatan bagi manusia untuk mempengaruhi nasib nya maupun batas-batas kemampuannya untuk memimpin diri sendiri (self direction). menurut Bandura reinforcement penting dalam menentukan apakah suatu tingkah laku akan terus terjadi atau tidak. mengadakan konsekuensi bagi tingkah lakunya sendiri. mempengaruhi tingkah laku dengan cara mengatur lingkungan. Konsepsi tentang cara manusia berfungsi semacam ini tidak 8 . Bandura menjelaskan bahawa teori belajar sosial berusaha menjelaskan tingkah laku manusia dari segi interaksi feedback ataupun maklum balas yang berkesinambungan merupakan antara faktor kognitif .2 Ganjaran Tanpa reinforcement atau juga dikenali sebagai tanpa penguatan.

di peroleh.menempatkan orang semata-mata sebagai objek tak berdaya yang dikontrol oleh pengaruh-pengaruh lingkungan ataupun sebagai pelakupelaku bebas yang dapat menjadi apa yang dipilihnya.yaitu: • Pengalaman menguasai suatu prestasi(performance accomplishment) • Pengalaman vikarius (vicarious experience) • Persuasi social (social persuation) • Pembangkitan emosi 6.0 EFIKASI Efikasi atau keyakinan kebiasaan diri itu dapat dirubah. Manusia merupakan factor yang saling menentukan secara timbabalik(Bandura.0 FACTOR-FAKTOR PENTING DALAM BELAJAR MELALUI OBSERVASI:     Perhatian Representasi Peniruan tingkah laku Motivasi dan penguatan 9 .1977). ditingkatkan atau diturunkan maelalui salah satu dari 4 sumber efikasi diri. 5.

dimana seseorang belajar melalui proses pemerhati atau pengamatan terhadap perilaku lain terutama pemimpin atau orang yang dianggap memiliki nilai lebih dibanding dirinya. Modeling lebih dari sekedar peniruan atau mengulangi perilaku model.iaitu seseorang akan bertingkah laku berdasarkan situasi yang dipilih secara aktif. 10 . lingkungan(E:environmental). proses Satu konsep penting yang dikemukakan Bandura. Namun. adalah resiprokal determinism. dimana orang belajar melalui pengamatan.1Pengamatan Teori belajar sosial ini menjelaskan bagaimana keperibadian seseorang berkembang melalui proses pengamatan. Istilah yang sering dikenal dengan dalam teori belajar sosial adalah modeling (peniruan). Dalam menganalisis tingkah laku seseorang. tapi lebih dari itu semua bahawa peniruan perilaku modeling melibatkan penambahan atau pengurangan tingkah laku yang diamati. serta perilaku individu itu sendiri (B:behaviorisme). individu akan bertindak setelah adanya proses kognisi.7. kemudian menggeneralisasikan berbagai-bagai sekaligus melibatkan maklum balas tersebut kognitif. ada tiga komponen yang harus dinyatakan iaitu individu itu sendiri (P: person).

sehingga mereka bukan semata-mata hanya objek yang dijadikan pengaruh lingkugan. Konsep dasar teori pembelajaran sosial. • Bandura menyatakan bahawa banyak aspek fungsi keperibadian yang melibatkan interaksi orang satu dengan orang yang lainnya. kerana manusia dan persekitaran adalah dua komponen yang saling mempengaruhi. 7. 7.4. 11 .3. iaitu: • Bandura berpendapat bahawa manusia dapat berfikir dan mengatur tingkah lakunya sendiri. meskipun prinsip belajar sosial secara keseluruhan menjelaskan dan meramalkan mengenai perubahan tingkah laku sebagai akibat dari proses modeling. namun prinsip itu harus memperhatikan dua fenomena penting. Sifat ini bukan dimiliki oleh lingkungan semata.2. Hal-hal yang paling dominan dibahas oleh Albert Bandura dalam teori pembelajaran sosial adalah efikasi diri dan penelitian pemerhatian (penelitian modeling).7. EFIKASI TEORI Bagi Albert Bandura.

1 Efikasi diri atau efikasi ekspektasi(self effication-efficacy expectation) adalah persepsi diri sendiri seberapa bagus diri sendiri dapat berfungsi dalam situasi tertentu. Efikasi itu sebenarnya merupakan penilaian diri.2 Ekspektasi hasil (outcome ekspectation) adalah pengiraan atau estimassi diri bahawa tingkah laku yang dilakukan diri itu akan mencapai hasil tertentu. dalam sistem teori pembelajaran sosial Abert Bandura hal yang paling utama adalah perubahan ekspektasi efikasi 12 .apakah dapat melakukan tindakan yang baik atau buruk. Efikasi diri berhubungan dengan keyakinan bahawa diri memiliki kemampuan melakukan tindakan yang diharapkan. tepat atau tidak tepat dalam mengerjakan sesuai dengan yang disyaratkan.0. Sumber-sumber efikasi diri dapat dinyatakan: Perubahan tingkah laku. 8.8. iaitu: 8. EFIKASI DIRI Menyatakan dalam dua pengertian penting.

iaitu: • Pengalaman menguasai suatu prestasi(performance accomplishment) • Pengalaman vikarius (vicarious experience) • Persuasi social (social persuation) • Pembangkitan emosi Efikasi yang tinggi atau rendah. di peroleh. Tinggi tidak bertanggungjawab. depresi melihat orang lain berjaya pada sesuatu yang dianggapnya sulit. dikombinasikan dengan lingkungan yang tanggungjawab atau tidak bertanggungjawab. akan menghasilkan 4 kemungkinan prediksi tingkah laku. melaksanakan tugas sesuai dengan kemampuanya. ditingkatkan atau diturunkan maelalui salah satu dari 4 sumber efikasi diri.(efikasi diri). akan berusaha keras mengubah 13 . Efikasi atau keyakinan kebiasaan diri itu dapat diubah. Rendah tidak bertanggungjawab. Efikasi lingkungan prediksi hasil tingkah laku dapat memungkinkan: Tinggi tanggungjawab yang berjaya.

Selain itu. Pelaku manusia bukan semata – mata tindakbalas atas stimulus ( S-R bond). Pendekatan teori belajar social lebih ditekankan pada perlunya mengikut situasi ( pembiasan merespon ) dan menjadi mimik ( peniruan ). pendekatan belajar sosial menekankan pentingnya penelitian empiris dalam mempelajari perkembangan anak – anak.3 Belajar melalui pemerhatian. melakukan pelindung. Dalam penelitiannya ternyata orang dapat mempelajari respon baru dengan melihat respon yang lain. Belajar melalui observasi memang lebih efisien disbanding kan dengan belajar berdasarkan pengalaman langsung. 8. dan tidak mampu pada lingkungan yng dihadapi. bahkan memaksa sebuah perubahan.lingkungan menjadi tanggungjawab. orang menjadi aktif. melainkan juga akibat reaksi yang timbul akibat interaksi antara lingkungan dengan kognitif manusia itu sendiri. Rendah tanggungjawab. Menurut Bandura. faktor sosial dan kognitif. kebanyakan belajar terjadi tanpa reinforcement yang nyata. Penelitian ini berfokus pada proses yang menjelaskan perkembangan anak – anak. 14 . aksi sosial.

Perilaku peniruan manusia berlaku kerana manusia telah memperoleh tambahan ketika kita meniru orang lain. Albert Bandura dan Richard Walters (1959.0 PROSES MODELING/PEMODELAN Menurut teori pembelajaran social. Proses belajar semacam ini disebut “observation learning” 10. 15 . penghasilan dan motivasi. perbuatan melihat saja menggunakan gambaran kognitif dari tindakan.1963) telah melakukan eksperimen pada anak-anak yang juga berkenaan dengan peniruan.0 TEORI PENIRUAN (MODELING) Peniruan merupakan hasil proses pembelajaran yang ditiru dari orang lain.Proses belajar tersebut dinamakan “social learning”. dan memperoleh hukuman ketikakita tidak menirunya. Menurut Bandura sebahagian besar tingkah laku manusia dipelajari melalui peniruan. peyimpanan. Proses pembelajaran modeling dapat diringkas dalam 4 tahap iaitu perhatian.pembelajaran social”.9. Hasil eksperimen mereka mendapati bahawa peniruan dapat berlaku hanya melalui pengamatan terhadap perilaku model meskipun pengamatan itu tidak dilakukan terus menerus .

Contohnya seorang pemain muzik meniru gaya pemuzik yang terkenal. 10. 3 Penghasilan Setelah mempelajari sesuatu tingkahlaku .1 Perhatian Subjek harus perhatikan tingkah laku model untuk dapat mempelajarinya. Setelah subjek memerhati model dan menyimpan informasi. langkah seterusnya adalah melakukan perilaku yang diamatinya.4 Motivasi Motivasi adalah penggerak individu untuk terus melakukan sesuatu. sikap dan lain-lain yang dimiliki. harga diri. 16 .2 Peyimpanan Subjek yang memperhatikan merakam peristiwa dalam system ingatannya Ini membolehkan subjek melakukan peristiwa itu kelak bila diperlukan.10. 10. Kemampuan untuk menyimpan informasi penting dalam proses pembelajaran. Subjek memberi perhatian kepada nilai. subjek dapat menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan apa yang disimpan dalam bentuk tingkah laku. 10.

misalan dan .2 Peniruan Tak Langsung Peniruan Tak Langsug adalah melalui imaginasi atau perhatian secara 17 .11. 11.. peniruan dengan tingkah laku yang sesuai dan diakhiri dengan penguatan yang positif.0 CIRI-CIRI PEMODELAN BANDURA 11. 11.1 Unsur pembelajaran utama ialah pemerhatian dan peniruan.3 Pelajar meniru sesuatu kemampuan dari kecekapan yang didemonstrasikan guru sebagai model. 12. 11.teladan.1 Peniruan Langsung Ciri khas pembelajaran ini adalah modeling iaitu seseorang memodelkan sesuatu atau mencotohkan sesuatu melalui demontrasi bagaimana ketrampilan itu dilakukan.5 Proses pembelajaran meliputi perhatian.0 JENIS-JENIS PENIRUAN 12.2 Tingkah laku model boleh dipelajari melalui bahasa.mengingat. 11. 12.4 Pelajar memperoleh kemampuan jika memperoleh kepuasan dan penguatan yang positif.

.0 PRINSIP PERLAKSANAAN TEORI PEMBELAJARAN SOSIALl 13. Pelajar meniru gaya bahasa gurunya.13.1 Tingkat tertinggi belajar dari pengamatan diperoleh dengan cara mengorganisasikan sejak awal dan mengulangi perilaku secara simbolik kemudian melakukan. Meniru gaya gurunya melukis dan cara mewarnai daripada buku yang dibacanya.5 Peniruan Tak Sekat Laluan Tingkah laku yang ditiru boleh ditonjolkan dalam apa-apa situasipun.3 Peniruan Gabungan Peniruan jenis ini adalah dengan cara menggabungkan tingkah laku yang berlainan iaitu peniruan langsung dan tidak langsung. Meniru watak yang dibaca dalam buku. Proses ingat menjadi lebih baik jika subjek meniru dan melakukan apa yang ditirunya.tidak langsung. 12. Contohnya belajar gerakan tari dari pelatih memerlukan pengamatan dari berbagai sudut yang dibantu oleh 18 .4 Peniruan Sekat Laluan Tingkah laku yang ditiru hanya sesuai untuk situasi yang tertentu sahaja. 12. 12.

kemudian proses meniru akan menjadi efektif jika gerakan tari didukung denganpenayangan video. 14. 13. gambar atau kaedah yang ditulis dalam buku panduan.0 TEORI PEMBELAJARAN MENGATUR DIRI Teori Pembelajaran Mengatur Diri merujuk kepada keupayaan mengawal kesemua pengajian seseorang dari perancangan lanjutan kepada bagaimana seorang menilai prestasi kemudian.4 Motivasi banyak ditentukan oleh kesesuaian antara peribadi pengamat dan modelnya. 19 . Anak-anak cenderung meniru model yang sama prestasinya dalam jangkauan. 13.cermin dan seterusnya ditiru oleh pelajar pada masa yang sama.3 Individu akan menyukai perilaku jika model tersebut disukai dan dihargai serta perilakunya mempunyai nilai yang bermanfaat. 13. Imitasi juga dipengaruhi oleh interaksi antara ciri model dan observernya.2 Individu lebih menyukai perilaku yang ditiru jika sesuai dengan nilai yang dimilikinya.

Metakognitif melibatkan pengetahuan tentang peraturan kognisi.Metakognitif adalah kesedaran berfikir tentang apa yang diketahui dan apa yang tidak diketahui. mengetahui kemampuan dan mengetahui strategi belajar terbaik untuk belajar secara efektif.Teori Pembelajaran Mengatur Diri melibatkan 3 komponen teras iaitu:   A) Metakognitif B) Strategi C) Kawalan Motivasi 14.2 Strategi 20 . dalam konteks pembelajaran . Contohnya. Pelbagai jenis pengetahuan ini membolehkan pelajar memilih strategi terbaik untuk sesuatu peristiwa itu dan memantau keberkesanan dengan satu darjah ketetapan tinggi.Flavell pada tahun 1979. pelajar mengetahui bagaimana untuk belajar. 14.Diperkenalkan oleh John H.1 Metakognitif Metakognitif adalah satu aspek kemahiran berfikir yang sangat penting dan mula mendapat perhatian pada awal 1970-an.

14.Pelajar beranggapan mapping”. Sebahagian daripada peraturan sendiri kerana menyediakan cara yang mana pelajar-pelajar mengekod. prestasi dan dengan penuh perasaan menyesuaikan kepada tuntutan belajar.3 Kawalan Motivasi Merujuk kepada keupayaan untuk menyediakan matlamat. menyusun dan mengurus sesuatu rancangan supaya boleh menghasilkan pencapaian yang optimum. 21 . Contohnya.Di samping jadikan proses pembelajaran itu berlangsung dalam keadaan bermakna. berfaedah dan menggembirakan.Strategi boleh didefinisikan sebagai kebijaksanaan memilih. Strategi membolehkan pelajar-pelajar mahir untuk menggunakan sumber terhad mereka dengan cekap yang mungkin.Dengan ini pelajar pilih strategi belajar terbaik mereka untuk dapat mencapai target yang diingini. andaikan apakah strategi belajar yang harus dipilih oleh sesorang pelajar untuk mendapatkan keputusan yang baik. Dalam proses pengajaran dan pembelajaran (P&P). motivasi dianggap sebagai satu unsur yang penting yang bolehkan pelajar-pelajar melibatkan diri secara aktif. mewakili dan mendapatkan semula informasi. menimbulkan kepercayaan yang positif tentang kemahiran .Pelajar A mungkin berpendapat “ Saya lebih merasa sesuai B belajar pula dengan menggunakan dengan cara teknik “ mind- menghafal”.

2 Guna pakar dan pemodelan mahir . mewujudkan suasana bilik darjah yang kondusif dan merancang aktiviti P&P mengikut kebolehan pelajar.Pengajian Mengatur Diri mengemukakan satu langkah penting dalam memahami bagaimana pelajar-pelajar membangunkan kebebasan berintelektual. usaha yang meningkat dan prestasi lebih baik antara kanak-kanak dan orang dewasa. Beberapa kajian telah mendapati bahawa peringkat lebih tinggi peraturan sendiri ialah berkaitan dengan lebih besar menilai tugas.1 Meningkatkan kecekapan diri. 15. 22 . kecekapan diri.0 IMPLIKASI MENINGKATKAN KECEKAPAN DIRI Beberapa cadangan untuk melakukan teori ini adalah seperti berikut:- 15. kesedaran pelajar-pelajar tentang konsep Matlamat setiap guru ialah menerima tanggungjawab untuk menekankan akibat positif tentang kemujaraban tinggi. 15. Guru harus memastikan keperluan asas pelajar telah dipenuhi. menggunakan strategi. menggambarkan bagaimana kemujaraban membangun dan merosot.

23 .Pelatih diharap berkebo lehan buat modifikasi yang perlu bagi capai sasaran tadi. 15.Guru perlu memastikan bahawa persekitaran latihan.Dengan ini murid lain boleh belajar daripada pelajar yang dipilih ini dengan meniru idea-idea yang berkualiti.Guru hendaklah cekap dan menarik supaya menjadi role model yang boleh dicontohi oleh pelajar.4Membina keberkesanan diri daripada mengurangkan jangkaan. kelengkapan dan menyediakan maklumat maklum balas kepada pelajar semasa latihan.Guru juga boleh memilih dan menunjukkan contoh seorang pelajar yang baik dari segi hasil sebagai role model. kemudahan.Contohnya.kerjanya.Segala tindakan yang ditunjukkan oleh guru hendaklah yang boleh dicontohi oleh pelajar.3 Memberi maklum balas. dalam sesi latihan memanah sasaran supaya anak panah kena pada bull’s eye. Maklum balas merupakan maklumat yang pelajar peroleh daripada perlakuan yang kemudian membolehkan pelajar dapatkan hasil daripada setiap pengalaman.Cara ini dapat meningkatkan keyakinan pelajar lain dan memudahkan mereka untuk belajar melalui kaedah rakan sebaya 15. Kelakuan dan maklum balas alam sekitar ialah 2 daripada pengaruh paling penting dalam kecekapan diri.

membina hubungan positif dan memberi ganjaran bagi tingkah laku yang sesuai.mampu menangani situasi dalam bilik darjah. Guru harus menjadi prihatin bahawa mengajar kemahiran-kemahiran individu seperti kesedaran dan strategi metakognitif hanya satu aspek dalam proses pendidikan. 24 . melibatkan pelajar dalam aktiviti pembelajaran .Bandura telah menegaskan pentingnya meningkatkan kecekapan diri dengan menggabungkan kemujaraban pengalaman di dalam bilik darjah daripada mengurangkan tugas berat.Guru harus memastikan pelajar menguasai kemahiran dan memperoleh fakta dengan tepat. 15.Guru perlu menimbangkan cara-cara di kelas mana mempunyai pelajar yang mencabar dan dapat dicapai objektifnya.Guru juga perlu memberi peluang kepada pelajar mengaplikasikan apa yang dipelajari. Guru juga harus menyedari apa yang berlaku dalam bilik darjah .Guru harus menggunakan teknik menyoal untuk menggalakkan pelajar berfikir.5 Menggalakkan peraturan sendiri. Guru harus memantau tingkah laku pelajar di samping menggalakkan mereka untuk berdikari dari segi pemikiran dan perlakuan.Kecekapan diri boleh berkurangan sekiranya pelajar melihat bahawa guru mempunyai kurang keyakinan terhadap diri mereka.

1 Metakognitif A) Metakognitif B) Strategi C) Kawalan Motivasi 25 . Ini menjadi satu cabaran hebat kepada ibu bapa. guru-guru dan masyarakat. 16.Guru akan menjalankan aktiviti kumpulan untuk memupuk sikap seperti kerjasama. hormat dan toleransi. Walaupun tiada loronglorong mudah membawa kepada matlamat ini. Aspek lebih penting ialah membantu pelajar-pelajar menyepadukan kesemua kemahiran ini dalam satu cara yang membolehkan mereka mengatur diri sebaik sahaja mereka meninggalkan alam persekolahan. Teori Pembelajaran Mengatur Diri melibatkan 3 komponen teras iaitu:    16. tolong-menolong.0 TEORI PEMBELAJARAN MENGATUR DIRI Teori Pembelajaran Mengatur Diri merujuk kepada keupayaan mengawal kesemua pengajian seseorang dari perancangan lanjutan kepada bagaimana seorang menilai prestasi kemudian. perancangan teliti dan gambaran bermakna tentang mengatur diri menjadi tidak syak akan menguntungkan pelajar dan guru.

dalam konteks pembelajaran . pelajar mengetahui bagaimana untuk belajar. andaikan apakah strategi belajar yang harus dipilih oleh sesorang pelajar untuk 26 . Pelbagai jenis pengetahuan ini membolehkan pelajar memilih strategi terbaik untuk sesuatu peristiwa itu dan memantau keberkesanan dengan satu darjah ketetapan tinggi. 16.2 Strategi Strategi boleh didefinisikan sebagai kebijaksanaan memilih. Metakognitif melibatkan pengetahuan tentang peraturan kognisi.Diperkenalkan oleh John H. menyusun dan mengurus sesuatu rancangan supaya boleh menghasilkan pencapaian yang optimum. mewakili dan mendapatkan semula informasi.Metakognitif adalah satu aspek kemahiran berfikir yang sangat penting dan mula mendapat perhatian pada awal 1970-an. Contohnya. mengetahui kemampuan dan mengetahui strategi belajar terbaik untuk belajar secara efektif.Flavell pada tahun 1979. Contohnya. Strategi membolehkan pelajar-pelajar mahir untuk menggunakan sumber terhad mereka dengan cekap yang mungkin.Metakognitif adalah kesedaran berfikir tentang apa yang diketahui dan apa yang tidak diketahui. Sebahagian daripada peraturan sendiri kerana menyediakan cara yang mana pelajar-pelajar mengekod.

Dalam proses pengajaran dan pembelajaran (P&P).mendapatkan keputusan yang baik. menimbulkan kepercayaan yang positif tentang kemahiran . usaha yang meningkat dan prestasi lebih baik antara kanak-kanak dan orang dewasa.3 Kawalan Motivasi Merujuk kepada keupayaan untuk menyediakan matlamat. 16. motivasi dianggap sebagai satu unsur yang penting yang bolehkan pelajar-pelajar melibatkan diri secara aktif.Pelajar A mungkin berpendapat “ Saya lebih merasa sesuai belajar dengan menggunakan teknik menghafal”. prestasi dan dengan penuh perasaan menyesuaikan kepada tuntutan belajar. menggunakan strategi.Pelajar B pula beranggapan dengan cara “ mind- mapping”. 27 . berfaedah dan menggembirakan.Di samping jadikan proses pembelajaran itu berlangsung dalam keadaan bermakna. Pengajian Mengatur Diri mengemukakan satu langkah penting dalam memahami bagaimana pelajar-pelajar membangunkan kebebasan berintelektual. kecekapan diri.Dengan ini pelajar pilih strategi belajar terbaik mereka untuk dapat mencapai target yang diingini. Beberapa kajian telah mendapati bahawa peringkat lebih tinggi peraturan sendiri ialah berkaitan dengan lebih besar menilai tugas.

mewujudkan suasana bilik darjah yang kondusif dan merancang aktiviti P&P mengikut kebolehan pelajar. Guru harus memastikan keperluan asas pelajar telah dipenuhi.17.1 Meningkatkan kecekapan diri. 17.Guru juga boleh memilih dan menunjukkan contoh seorang pelajar yang baik dari segi hasil kerjanya. kesedaran pelajar-pelajar tentang konsep Matlamat setiap guru ialah menerima tanggungjawab untuk menekankan akibat positif tentang kemujaraban tinggi.Segala tindakan yang ditunjukkan oleh guru hendaklah yang boleh dicontohi oleh pelajar.2 Guna pakar dan pemodelan mahir .Dengan ini murid lain boleh belajar daripada pelajar yang dipilih ini dengan meniru idea-idea yang berkualiti. Guru hendaklah cekap dan menarik supaya menjadi role model yang boleh dicontohi oleh pelajar. menggambarkan bagaimana kemujaraban membangun dan merosot.Cara ini dapat meningkatkan 28 .0 IMPLIKASI MENINGKATKAN KECEKAPAN DIRI Beberapa cadangan untuk melakukan teori ini adalah seperti 17.

Maklum balas merupakan maklumat yang pelajar peroleh daripada perlakuan yang kemudian membolehkan pelajar dapatkan hasil daripada setiap pengalaman. Kelakuan dan maklum balas alam sekitar ialah 2 daripada pengaruh paling penting dalam kecekapan diri. 29 . keberkesanan diri daripada mengurangkan Bandura telah menegaskan pentingnya meningkatkan kecekapan diri dengan menggabungkan kemujaraban pengalaman di dalam bilik darjah daripada mengurangkan tugas berat. 17. kemudahan.Pelatih diharap berkebolehan buat modifikasi yang perlu bagi capai sasaran tadi. 17.Guru perlu memastikan bahawa persekitaran latihan.Contohnya.keyakinan pelajar lain dan memudahkan mereka untuk belajar melalui kaedah rakan sebaya sebagai role model. dalam sesi latihan memanah sasaran supaya anak panah kena pada bull’s eye.Kecekapan diri boleh berkurangan sekiranya pelajar melihat bahawa guru mempunyai kurang keyakinan terhadap diri mereka. kelengkapan dan menyediakan maklumat maklum balas kepada pelajar semasa latihan.4 Membina jangkaan.3 Memberi maklum balas.

Guru perlu menimbangkan cara-cara di kelas mana mempunyai pelajar yang mencabar dan dapat dicapai objektifnya. Guru juga harus menyedari apa yang berlaku dalam bilik darjah .Guru harus memastikan pelajar menguasai kemahiran dan memperoleh fakta dengan tepat.mampu menangani situasi dalam bilik darjah. 17. Guru harus menjadi prihatin bahawa mengajar kemahiran-kemahiran individu seperti kesedaran dan strategi metakognitif hanya satu aspek dalam proses pendidikan. Aspek lebih penting ialah membantu pelajar-pelajar menyepadukan kesemua kemahiran ini 30 .Guru harus memantau tingkah laku pelajar di samping menggalakkan mereka untuk berdikari dari segi pemikiran dan perlakuan.Guru juga perlu memberi peluang kepada pelajar mengaplikasikan apa yang dipelajari. hormat dan toleransi.Guru harus menggunakan teknik menyoal untuk menggalakkan pelajar berfikir.5 Menggalakkan peraturan sendiri. Guru akan menjalankan aktiviti kumpulan untuk memupuk sikap seperti kerjasama. membina hubungan positif dan memberi ganjaran bagi tingkah laku yang sesuai. melibatkan pelajar dalam aktiviti pembelajaran . tolong-menolong.

termasuk perlakuan yang tidak diterima dalam masyarakat. jika manusia belajar atau membentuk tingkah lakunya dengan hanya melalui peniruan ( modeling ). guru-guru dan masyarakat. teknik pemodelan Albert Bandura adalah mengenai peniruan tingkah laku dan adakalanya cara peniruan tersebut memerlukan pengulangan dalam mendalami sesuatu yang ditiru. perancangan teliti dan gambaran bermakna tentang mengatur diri menjadi tidak syak akan menguntungkan pelajar dan guru. Bandura sangat sesuai jika diklasifikasikan dalam teori behavioristik. Walaupun tiada lorong-lorong mudah membawa kepada matlamat ini. Ini menjadi satu cabaran hebat kepada ibu bapa. 31 . Selain itu juga. sudah pasti terdapat sebahagian individu yang menggunakan teknik peniruan ini juga akan meniru tingkah laku yang negative . Ini karena.dalam satu cara yang membolehkan mereka mengatur diri sebaik sahaja mereka meninggalkan alam persekolahan.

melainkan juga akibat reaksi yang timbul akibat interaksi antara lingkungan dengan kognitif manusia itu sendiri. Selain itu. Pendekatan teori belajar social lebih ditekankan pada perlunya mengikut situasi ( pembiasan merespon ) dan menjadi mimik ( peniruan ). 32 . Penelitian ini berfokus pada proses yang menjelaskan perkembangan anak – anak. Bandura memandang tingkah laku manusia bukan semata – mata tindakbalas atas stimulus ( S-R bond). faktor sosial dan kognitif. kerana itu menekankan bahawa lingkungan dan perilaku seseorang dihubungkait melalui sistem kognitif orang tersebut.18.0 Kelebihan Teori Albert Bandura Teori Albert Bandura lebih lengkap dibandingkan teori belajar sebelumnya . pendekatan belajar sosial menekankan pentingnya penelitian empiris dalam mempelajari perkembangan anak – anak.

Pemerhatian membolehkan kadang kala meniru beberapa perilaku hanya melalui pengamatan terhadap perilaku model. Teori pembelajaran sosial ini menjelaskan bagaimana keperibadian seseorang berkembang melalui proses pengamatan. 33 . Istilah yang sering dikenal dengan dalam teori pembelajaran sosial adalah modeling (peniruan). dimana orang belajar melalui pengamatan.18. bahkan kadang kala tanpa adanya penguatan (reinforcement) yang diterima.0KESIMPULAN Teori belajar social learning oleh Albert Bandura menyatakan bahawa manusia belajar banyak perilaku melalui peniruan . dimana sesorang belajar melalui proses pemerhatian atau pengamatan terhadap perilaku lain terutama pemimpin atau orang yang dianggap memiliki nilai lebih dibanding dirinya.

34 .