You are on page 1of 8

IUD (Intra Uterine Device) atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Posted on 16 October, 2008.

Filed under: Kep. Maternitas | Tags: kontrasepsi | adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim, yang harus diganti jika sudah digunakan selama periode tertentu. IUD merupakan cara kontrasepsi jangka panjang. Nama populernya adalah spiral. Jenis-jenis IUD di Indonesia a. Copper-T IUD berbentuk T, terbuat dari bahan polyethelene di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus. Lilitan kawat tembaga halus ini mempunyai efek antifertilisasi (anti pembuahan) yang cukup baik. IUD bentuk T yang baru IUD ini melepaskan lenovorgegestrel dengan konsentrasi yang rendah selama minimal lima tahun. Dari hasil penelitian menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak direncanakan maupun perdarahan menstruasi. Kerugian metode ini adalah tambahan terjadinya efek samping hormonal dan amenorhea. b. Copper-7 IUD ini berbentuk angka 7 dengan maksud untuk memudahkan pemasangan. Jenis ini mempunyai ukuran diameter batang vertikal 32 mm dan ditambahkan gulungan kawat tembaga (Cu) yang mempunyai luas permukaan 200 mm2, fungsinya sama seperti halnya lilitan tembaga halus pada jenis Copper-T.

c. Multi Load IUD ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri dan kanan berbentuk sayap yang fleksibel. Panjangnya dari ujung atas ke bawah 3,6 cm. Batangnya diberi gulungan kawat tembaga dengan luas permukaan 250 mm2 atau 375 mm2 untuk menambah efektivitas. Ada 3 ukuran multi load, yaitu standar, small (kecil), dan mini. d. Lippes Loop IUD ini terbuat dari bahan polyethelene, bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung. Untuk meudahkan kontrol, dipasang benang pada ekornya. Lippes Loop terdiri dari 4 jenis yang berbeda menurut ukuran panjang bagian atasnya. Tipe A berukuran 25 mm (benang biru), tipe B 27,5 mm 9 (benang hitam), tipe C berukuran 30 mm (benang kuning), dan 30 mm (tebal, benang putih) untuk tipe D. Lippes Loop mempunyai angka kegagalan yang rendah. Keuntungan lain dari pemakaian spiral jenis ini ialah bila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka

atau penyumbatan usus. walaupun IUD membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan mengurangi sperma untuk fertilisasi Efektifitas IUD sangat efektif. Yang banyak dipergunakan dalam program KB masional adalah IUD jenis ini.8 kehamilan per 100 pemakai wanita pada tahun pertama pemakaian. Nova T dan Copper T 200 (CuT-200) dapat dipakai 3-5 tahun. sebab terbuat dari bahan plastik. Cu T 380A dapat untuk 8 tahun . Cara Kerja · Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba falopii · Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri · IUD bekerja terutama mencegah sperma dan ovum bertemu. Indikasi Prinsip pemasangan adalah menempatkan IUD setinggi mungkin dalam rongga rahim (cavum uteri). Yang boleh menggunakan IUD adalah: · Usia reproduktif · Keadaan nulipara · Menginginkan menggunakan kontrasepsi jangka panjang · Perempuan menyusui yang menginginkan menggunakan kontrasepsi · Setelah melahirkan dan tidak menyusui · Setelah mengalami abortus dan tidak terlihat adanya infeksi · Risiko rendah dari IMS · Tidak menghendaki metoda hormonal · Tidak menyukai mengingat-ingat minum pil setiap hari · Tidak menghendaki kehamilan setelah 1 – 5 hari senggama · Perokok · Gemuk ataupun kurus . Misalnya. Saat pemasangan yang paling baik ialah pada waktu mulut peranakan masih terbuka dan rahim dalam keadaan lunak. 40 hari setelah bersalin dan pada akhir haid. Tipe Multiload dapat dipakai sampai 4 tahun. (efektivitasnya 92-94%) dan tidak perlu diingat setiap hari seperti halnya pil. Kegagalan rata-rata 0.

IUD mampu mengurangi risiko kanker endometrium hingga 40 persen. Pencegah kehamilan jangka panjang yang AMPUH. lalu setiap bulan selama tiga bulan berikutnya. · Sangat efektif. seperti dikutip News yahoo. servisitis) · Tiga bulan terakhir sedang mengalami atau sering menderita PRP atau abortus septik · Kelainan bawaan uterus yang abnormal atau tumor jinak rahim yangdapat mempengaruhi kavum uteri · Penyakit trofoblas yang ganas · Diketahui menderita TBC pelvik · Kanker alat genital · Ukuran rongga rahim kurang dari 5 cm Keuntungan Menurut Dr David Grimes dari Family Health International di Chapel Hill. Laporan tersebut diungkapkan dalam pertemuan di The American College of Obstetricians and Gynecologist. 0.8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama (1 kegagalan dalam 125 – 170 kehamilan). Carolina Utara.6 – 0. New Orleans. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan setiap enam bulan sekali.Pemasangan IUD dapat dilakukan oleh dokter atau bidan yang telah dilatih secara khusus. Pemeriksaan secara berkala harus dilakukan setelah pemasangan satu minggu. perdarahan di leher rahim. dokter sering kali melupakan manfaat IUD dalam pengobatan endometriosis. Kontraindikasi Yang tidak diperkenankan menggunakan IUD adalah · Belum pernah melahirkan · Adanya perkiraan hamil · Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak normal dari alat kemaluan. · Perdarahan vagina yang tidak diketahui · Sedang menderita infeksi alat genital (vaginitis. Perlindungan terhadap kanker ini setara dengan menggunakan alat kontrasepsi secara oral. dan kanker rahim. David mengatakan. paling tidak 10 tahun · IUD dapat efektif segera setelah pemasangan .

beberapa ibu mungkin mengeluh merasa nyeri dibagian perut dan pendarahan sedikit-sedikit (spoting). karena ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri dibagian perut. bisa langsung subur Kerugian Setelah pemasangan. 2. Tapi tidak perlu dirisaukan benar. Pada saat pemasangan.· Metode jangka panjang (10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti) · Tidak mempengaruhi hubungan seksual. Terjadi pendarahan yang lebih banyak (lebih hebat) dari haid biasa. semisal keputihan. Aman untuk ibu menyusui – tidak mengganggu kualitas dan kuantitas ASI · Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau abortus (apabila tidak terjadi infeksi) · Dapat digunakan sampai menopause · Tidak ada interaksi dengan obat-obat · Membantu mencegah kehamilan ektopik · Setelah IUD dikeluarkan. saat haid lebih sakit · Komplikasi lain: merasa sakit dan kejang selama 3 sampai 5 hari setelah pemasangan. Tetapi apabila setelah 3 bulan keluhan masih berlanjut. haid lebih lama dan banyak. pusing. perdarahan berat pada waktu haid atau diantaranya yang . karena biasanya setelah itu keluhan akan hilang dengan sendrinya. Efek Samping dan Komplikasi · Efek samping umum terjadi: perubahan siklus haid. mengigil. Mengalami keterlambatan haid yang disertai tanda-tanda kehamilan: mual. Dan harus segera ke klinik jika: 1. Ini bisa berjalan selama 3 bulan setelah pemasangan. dianjurkan untuk memeriksanya ke dokter. dan lain sebagainya. 4. Hubungan intim jadi lebih nyaman karena rasa aman terhadap risiko kehamilan · Tidak ada efek samping hormonal dengan CuT-380A · Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI. Sakit. misalnya diperut. perdarahan antar mensturasi. Segeralah pergi kedokter jika anda menemukan gejala-gejala diatas. 3. sebaiknya ibu tidak terlalu tegang. pada saat melakukan senggama. suhu badan meningkat. Terdapat tanda-tanda infeksi. muntah-muntah. Pendeknya jika ibu merasa tidak sehat.

memungkinkan penyebab anemia. termasuk pemeriksaan pelvik diperlukan dalam pemasangan IUD · Sedikit nyeri dan perdarahan (spotting) terjadi segera setelah pemasangan IUD. Biasanya menghilang dalam 1 – 2 hari · Klien tidak dapat melepas IUD oleh dirinya sendiri. PRP dapat memicu infertilitas · Prosedur medis. Waktu Pemasangan Pemasangan IUD sebaiknya dilakukan pada saat : · 2 sampai 4 hari setelah melahirkan · 40 hari setelah melahirkan · setelah terjadinya keguguran · hari ke 3 haid sampai hari ke 10 dihitung dari hari pertama haid · menggantika metode KB lainnya Waktu Pemakai Memeriksakan Diri · 1 bulan pasca pemasangan · 3 bulan kemudian · setiap 6 bulan berikutnya · bila terlambat haid 1 minggu . Petugas terlatih yang dapat melepas · Mungkin IUD keluar dari uterus tanpa diketahui (sering terjadi apabila IUD dipasang segera setelah melahirkan) · Tidak mencegah terjadinya kehamilan ektopik karena fungsi IUD mencegah kehamilan normal · Perempuan harus memeriksa posisi benang IUD dari waktu ke waktu. perforasi dinding uterus (sangat jarang apabila pemasangan benar) · Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS · Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau yang sering berganti pasangan · Penyakit radang panggul terjadi sesudah perempuan dengan IMS memakai IUD.

pada permulaan haid darah yang keluar jumlahnya lebih sedikit daripada biasa. (2002). Dengan pemberian obat analgetik keluhan ini akan segera teratasi. Diambil pada tanggal 20 Mei 2008 dari http://www.ibuhamil. reversibel dan berjangka panjang (dapat sampai 10 tahun: CuT-380A) Haid menjadi lebih lama dan lebih banyak Pemasangan dan pencabutan oleh tenaga medis (dokter atau bidan terlatih) Dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduksi Tidak boleh dipakai oleh perempuan yang terpapar pada Infeksi Menular Cara Kerja * Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba falopii * Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri .com/iud.php?prgid=2 Krisnadi.pkmi-online. Hal ini karena terjadi kontraksi rahim sebagai reaksi terhadap IUD yang merupakan benda asing dalam rahim. Diambil pada tanggal 20 Mei 2008 dari http://www. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Intra Uterine Device (IUD). Diambil pada tanggal 20 Mei 2008 dari http://pikas. keputihan dan infeksi juga dapat timbul selama pemakaian IUD. R. Kemungkinan lain yang terjadi adalah kejang rahim (uterine cramp). serta rasa tidak enak pada perut bagian bawah. Selain hal di atas. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim atau Intra Uterine Device (IUD).com/lihat_artikel. Daftar Pustaka EPO. Tetapi. pemakaian IUD harus dihentikan. kemudian secara mendadak jumlahnya menjadi banyak selama 1-2 hari. (2008). S.com Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD) kontrasepsi untuk wanita (Contraseptive for Female) Sangat efektif.bkkbn. Pengaruh lainnya terjadi pada perangai haid.php?asal=34&id=1 Unknown.go.id/jabar/program_detail. IUD Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (Contraseptive for womens). Selanjutnya kembali sedikit selama beberapa hari. jika perdarahan berlangsung terus-menerus dalam jumlah banyak.· perdarahan banyak atau keluhan istimewa lainnya Keluhan-keluhan pemakai IUD keluhan yang dijumpai pada penggunaan IUD adalah terjadinya sedikit perdarahan. Misalnya.ilmukeperawatan. bisa juga disertai dengan mules yang biasanya hanya berlangsung tiga hari.htm www.

2 hari .* AKDR bekerja terutama mencegah sperma dan ovum bertemu. perdarahan berat pada waktu haid atau diantaranya yang memungkinkan penyebab anemia.8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama (1 kegagalan dalam 125 .6 . haid lebih lama dan banyak.170 kehamilan) AKDR dapat efektif segera setelah pemasangan Metode jangka panjang (10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti) Tidak mempengaruhi hubungan seksual Tidak ada efek samping hormonal dengan CuT-380A kualitas dan volume ASI Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau abortus (apabila tidak terjadi infeksi) Dapat digunakan sampai manopouse Tidak ada interaksi dengan obat-obat Membantu mencegah kehamilan ekktopik Kelemahan Kontrasepsi IUD Efek samping umum terjadi: perubahan siklus haid. walaupun AKDR membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan mengurangi sperma untuk fertilisasi Keuntungan Kontrasepsi IUD Sangat efektif. Biasanya menghilang dalam 1 . PRP dapat memicu infertilitas Prosedur medis. perdarahan antar mensturasi. termasuk pemeriksaan pelvik diperlukan dalam pemasangan AKDR Sedikit nyeri dan perdarahan (spotting) terjadi segera setelah pemasangan AKDR.0. perforasi dinding uterus (sangat jarang apabila pemasangan benar) Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau yang sering berganti pasangan Penyakit radang panggul terjadi sesudah perempuan dengan IMS memakai AKDR. 0. saat haid lebih sakit Komplikasi lain: merasa sakit dan kejang selama 3 sampai 5 hari setelah pemasangan.

1995) . bukan saja anemia. kanker khusus wanita. seperti rahim dan payudara.pkmi-online. Penyakit lain.Klien tidak dapat melepas AKDR oleh dirinya sendiri. Sebagai contoh adalah pemberian pil besi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. berbagai penyakit lain yang terbilang lebih sulit pengobatannya akan menjadi masalah. Petugas terlatih yang dapat melepas Mungkin AKDR keluar dari uterus tanpa diketahui (sering terjadi apabila AKDR dipasang segera setelah melahirkan) Tidakmencegah terjadinya kehamilan ektopik karena fungsi AKDR untuk mencegah kehamilan normal Perempuan harus memeriksa posisi benang AKDR dari waktu ke waktu. http://www. menunjukan prevalensi yang semakin meningkat. namun masih gagal untuk mengurangi anemia wanita hamil.com/iud.htm Gender dan Kesehatan Kesehatan wanita memang menjadi dilema dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Banyak program pembangunan kesehatan yang ditujukan untuk wanita terbilang kurang berhasil. seperti HIV/AIDS juga akan lebih prevalen di tahun-tahun mendatang (Rahmat. Di masa mendatang.