Proses Pembuatan dan Pemanfaatan Komposit Tungsten Carbide-Cobalt Sebagai Komponen Otomotif dan Perkakas Pemotong

Anggota Kelompok

:

Daniel Wilhelmus Adityatama (0906513384) Eric Tanoto (0906556515) Hadi Sahal Fadly Daulay (0906513453) Hendri (0906633344) Melissa Niken Wincana (0906633483) Muhammad Ikhwan (0906633501) Rizky Nurdin (0906633571)

DEPARTEMEN TEKNIK METALURGI DAN MATERIAL

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA 2012

. i Daftar Isi………………………………………………………………………..ii Abstrak…………………………………………………………………………iii Bab I Pendahuluan……………………………………………………………..Daftar Isi Halaman Judul…………………………………………………………………..5 Bab III Kesimpulan……………………………………………………………11 Daftar Pustaka…………………………………………………………………12 Abstrak .1 Bab II Isi……………………………………………………………………….

karburisasi dan dilanjutkan dengan coating. Suatu pembahasan dan penelitian lebih lanjut diperlukan dalam menghasilkan suatu proses pembuatan yang efisien sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung dapat memperluas ranah penerapan komposit WC-Co. Bab I .Perkembangan dunia material sekarang ini melaju dengan pesat. Penerapannya luas di dalam komponenkomponen tahan aus dan dioperasikan pada temperatur yang ekstrim. Proses pembuatan yang berbasiskan pencampuran. Demi mendapatkan sifat-sifat material yang unggul. WC-Co sebagai komposit bermatriks keramik dengan reinforcement cobalt dapat dijadikan suatu acuan dalam penerapan komposit di bidang komponen tahan aus. perkembangan komposit menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi. Salah satu bidang penerapan komposit-komposit tersebut yaitu pada komponen tahan aus yang bukan hanya membutuhkan kekuatan melainkan ketangguhan.

Co dan TiC. Komposisi starting powders yang digunakan memproduksi fuctionallly graded material Dengan komposisi diatas merupakan berbentuk powders. Seringkali Ti ditambahkan kedalam sistem komposit untuk membentuk TiC atau TiN yang meningkatkan kekerasan. Struktur mikro dari kedua material tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Nilai kekerasan Rockwell menurun dari 93 ke 43 untuk sampel dengan tidak ada Co dan 90 vol. Area yang terang menggambarkan area yang lemah dan area gelapmenggambarkan WC.% Co. Gambar diatas merupakan cross-section dari (a) FGM68 dan (b) FGM39 (dietsa dengan reagen murakami). dan memiliki sifat yang merupakan kombinasi dari ketahanan aus Tungsten Carbide (WC) dengan peningkatan toughness dari Cobalt (Co). terdapat graded zone yang mengandung variasi WC serta variasi kedalaman Co yang dikontrol oleh proses difusi. ketahanan oksidasi maupun aus.Pendahuluan WC-Co composite sering digunakan sebagai material cutting tool. Co diharapkan akan terlarut sempurna pada W dan C yang bervariasi terhadap kedalaman proses difusi. Cross-section of (a) FGM68 and (b) FGM39 (etched with Murakami’s reagen) reagent). sebuah investigasi menemukan bahwa kekerasan menurun seiring peningkatan butir WC dan peningkatan kandungan Co. Gambar 1. Namun untuk fracture toughness akan meningkat seiring dengan peningkatan kandungan Co dan meingkatkan ukuran butir WC (dari 0. Terjadi peningkatan linear dari kekerasan yaitu dengan memperkecil ukuran butir WC dari 6 ke 1 µm dan penurunan kandungan Co.5 ke 9 µm) Untuk melihat kecenderungan komposit WC-Co kita melakukan percobaan dengan dua buah sampel dengan komposisi sebagai berikut : Tabel 1. . Kekerasan meningkatkan peran penting dalam material cutting tool.

Sifat fisika dan kimia dari Tungsten Karbida dan Cobalt Kekerasan . Sehingga dalam komposit kita mengenal adanya dua interface yaitu : WC/Co interface dan WC/WC grain boundaries. Berikut merupakan data yang menunjukkan sifat-sifat yang dimiliki oleh kedua material tersebut Tabel 2.optical Mikrostruktur WC-Co dari WC-Co composite gambar 2. WC-Co digabungkan untuk mendapatkan suatu material yang memiliki kelebihan masing-masing dari Tungsten karbida dan Cobalt. Selayaknya komposit lainnya.Berikut ini adalah optical micrograph yang umum dari WC-Co composite. Typical micrograph Dari gambar di atas kuning gelap menggambarkan butir WC dan kuning terang merupakan fasa Co. Gambar 2.

(a) Grafik pengaruh ukuran butir terhadap Modulus Young (b) Grafik pengaruh kandungan Co terhadap Modulus Young . Kekerasan pada WC-Co juga dipengaruhi oleh kandungan cobalt dan ukuran butir dari tungsten carbide. Grafik pengaruh kandungan kobalt terhadap kekerasan WC-Co Dari grafik di atas. Modulus Young (a) (b) Gambar 4. kekerasan dari WC-Co meningkat. Gambar 3. kita dapat menyimpulkan bahwa pada saat ukuran butir tungsten carbide kecil dan kandungan cobalt diturunkan.Kekerasan pada WC-Co tidak hanya dipengaruhi oleh kandungan tetapi juga dipengaruhi dari tingkat porositas dan mikrostrukturnya.

ini ditingkatkan dengan kandungan cobalt ddengan kisaran 2-12 ketika nilai vakum sama dengan 1. Kandungan Co akan mempengaruhi dari densitas WC-Co dimana apabila kandungan Co besar akan menurunkan densitas dari WC-Co tersebut. Compressive Strength WC-Co menurun seiring dengan pertambahan % Co. Permeabilitas Meskipun WC-Co mengandung fasa pengikat feromagnetik. Kekuatan tekan dan fatik Kekuatan tekan pada WC-Co akan meningkat pada saat ukuran butir menurun dan kandungan Co nya rendah.7 g/cm3 dan cobalt sebesar 8. pada saat butir berukuran 3 sampai 23 mikro. Pada WC-Co ini densitasnya dilihat dari masing-masing unsurnya. modulus young berada di sekitar 570 GPa. Densitas dari WCCo ini lebih besar 50-100% daripada baja. besar kekuatan tekannya adalah 7000 N/mm2. (a) Grafik compressive strength WC-Co (b) Grafik compressive fatigue strength WC-Co Kekuatan fatik akan menurun dengan semakin banyaknya pembebanan berulang yang diberikan kepada WC-Co. (a) (b) Gambar 5. Untuk kandungan cobalt dimana dengan penambahan cobalt akan mempengaruhi dari modulus young sehingga modulus young menurun seiring penambahan cobalt. untuk besar densitas WC adalah 15.Bisa dilihat dari kedua grafik diatas dimana untuk pengaruh ukuran butir WC terhadap modulus young. biasanya WC-Co ini memiliki permeabilitas magnetic yang rendah. lalu setelah ukurannya bertambah diatas 23 mikro modulus youngnya menurun.9 g/cm3 . Densitas Sebagaimana kita ketahui densitas akan mempengaruhi sifat dari suatu material. .

Tanpa adanya penambahan senyawa senyawa tersebut dapat bereaksi dengan besi (apabila saat digunakan untuk memotong logam – logam ferrous). Tujuan dari pencampuran dari ball mill ini selain untuk menghaluskan ukuran tungsten carbide yang ada juga digunakan untuk memberikan persebaran yang lebih merata atara campuran tungsten carbide dengan logam cobalt yang akan digunakan. Pada fase ini beberapa material lain seperti TiC (Titanium Carbide). TaC (Tantalum Carbide). Setelah terbentuk butiran – butiran tungsten carbide kemudian butir-butir tungsten karbida siap untuk dicampur dengan matrix cobalt.5 mikron sampai 10 mikron. pada ball mill juga umumnya ditambahkan bola – bola cemented carbide untuk menggerus dan mengecilkan ukuran butiran tungsten carbide. umumnya menggunakan alat berupa spray dryer yang menyemprotkan gas – gas inert seperti nitrogen atau argon sehingga akan membantu mempercepat pengeringan campuran tungsten carbide tadi yang sekarang telah berbentuk seperti . dan oksida logam matrix (biasanya cobalt) 2) Memanaskan campuran tersebut (proses karburisasi untuk mensenyawakan tungsten dengan carbon) 3) Melakukan pencampuran dengan menggunakan ball mill Kekuatan dan kekerasan dari cemented tungsten carbide yang ingin diperoleh sangat bergantung kepada ukuran dari butiran tungsten carbide yang terbentuk. logam tungsten. Proses Pencampuran Semua bahan – bahan yang sudah ada tersebut kemudian ditambahkan dengan cairan seperti alcohol atau heksana untuk kemudian dicampur ke dalam tempat pemcamuran yang biasanya berbentuk drum berputar yang lazim dikenal dengan ball mill. dengan ukuran umumnya berkisar dari 0. dan seberapa lama dan seberapa panas proses pencampuran tungsten dengan karbon dilakukan. cairant yang ditambahkan tadi harus dihilangkan dari campuran. dan NbC (Niobium Carbide) biasa ditambahkan untuk meningkatkan properties material saat beroperasi sebagai cutting tools. Serbuk cobalt yang ada akan berfungsi sebagai matrix yang akan mengikat butiran tungsten carbide. Selain campuran di atas. Partikel dari tungsten carbide tidak lebih besar dari butiran pasir. Tungsten carbide yang ada kemudian dicampur dengan bahan lain yang diperlukan seperti logam cobalt. setelah pencampuran selesai dilakukan.Bab II Isi Proses pembuatan komposit tungsten carbide tersebut sebagai berikut : 1) Pencampuran carbon (dalam bentuk grafit umumnya).

Proses ini dilakukan sampai semua serbuk cobalt yang ada meleleh dan mengikat butiran tungsten carbide yang memiliki melting point yang lebih tinggi. biasanya pada butiran halus tungsten carbide yang telah dicampur ditambahkan wax sebagai binder dan juga membuat semacam lapisan pada pasir yang akan membuat mereka tidak akan lengket pada permukaan sebelum proses. tungsten carbide tadi dikeluarkan dari mold dan diletakkan ke atas wadah yang terbuat dari grafit atau molybdenum. Dengan adanya pemanasan ini.mengikat butiran – butiran tungsten carbide sehingga memadat dan terjadi reduksi volume menjadi lebih kecil. . walaupun pada beberapa produk ada yang tidak dilakukan machining dan cutting ulang untuk didistribusikan as-sintering ke industri. untuk alat potong biasanya sebelum dilakukan sintering akan dilakukan pressing untuk forming pembentukan bentuk produk yang akan dibuat. Proses pressing ini dilakukan di dalam mold khusus yang telah memperhitungkan penyusutan volume yang terjadi akibat kompaksi butiran tungsten carbide tersebut. diperolehlah produk cemented tungsten carbide yang sangat keras dan padat. logam cobalt yang ditambahkan akan meleleh dan . Setelah dilakukan pressing.butiran halus pasir. Setelah selesai dicampur. Setelah selesai dilakukan sintering tungsten carbide yang mengeras tadi dikeluarkan dari dalam tungku dan didinginkan. (a) (b) Gambar 6. dan dimasukkan ke tungku sintering untuk dipanaskan pada suhu 1100 – 1300 o C pada kondisi tekanan rendah dengan atmosfer kaya hidrogen. (a) Skema pencampuran dalam pembentukan WC-Co (b) Ilustrasi pencampuran powder WC-Co Proses Sintering Setelah dilakukan pencampuran dan pemberian wax. Setelah terbentuk produk tungsten carbide as-sintering tadi dilakukan quality control untuk mengecek dimensi serta dilakukan machining atau trimming untuk memperoleh ukuran yang tepat.

Kebanyakan. seperti hidrogen. • Satu lapis titanium nitride. banyak jenis dan kombinasi coating yang telah dikembangkan. metana. nitrogen. dan aluminum chloride. yang mempertahankan kekerasan pada temperatur tinggi dan sangat stabil secara kimia. titanium tetrachloride. material . 1) Chemical Vapor Deposition Untuk CVD. yang mencegah penggabungan logam dari fragmen-fragmen hasil pengelasan pada alat. dikarenakan operasi tersebut membutuhkan permukaan akhir yang baik dan alat-alat tersebut akan menghadapi beban impak yang lebih besar. Berikut merupakan skema khas dari tiga lapisan penyusun tersebut: • Satu lapis titanium carbo-nitride untuk kekerasan dan ketahanan abrasi. Pada proses tersebut. 1) Physical Vapor Deposition Ketebalan coating PVD umumnya berkisar 2-4 mikron.Coating Untuk memperpanjang masa pakai alat pada kondisi potong yang beragam. Pada aplikasi pembentukan alat. Coating dapat dilakukan dengan dua cara: dengan deposisi uap kimia (Chemical Vapor Deposition/CVD) atau deposisi uap fisik (Physical Vapor Deposition/PVD). Reaksi kimia yang terjadi akan membuat lapisan deposisi coating pada permukaan alat. alat ditempatkan pada penampan dan ditutup di dalam tanur. Gas yang sesuai dimasukkan ke dalam tanur untuk setiap lapisan. coating CVD tersusun dari beberapa lapisan. biasanya tiga lapisan yang berbeda. ketebalan coating biasanya berkisar 5-20 mikron. panas dan abrasi menjadi hal yang lebih diperhatikan. Perusahaan yang berbeda akan menggunakan jumlah lapisan yang berbeda. Setiap perusahaan memiliki “resep” masing-masing untuk coating. sehingga alat-alat tersebut membutuhkan ketangguhan permukaan yang lebih baik. Coating ini berwarna emas dan membuatnya mudah untuk mengidentifikasi aus pada tepi alat. tetapi tidak semua. coating biasanya berada dalam rentang 8-20 mikron. Untuk mengaplikasikan coating CVD. Coating PVD cocok diaplikasikan pada pemotongan temperatur tinggi. Tanur kemudian dikondisikan menjadi vakum. Lapisan ini penting pada aplikasi kecepatan tinggi. • Satu lapis aluminum oksida. Pada aplikasi penggilingan dan pengeboran biasanya digunakan ketebalan 5-8 mikron.

Nitrogen dan metana ditambahkan untuk mencapai coating dengan tipe yang berbeda-beda. plastik. juga kebutuhan akan masa pakai alat yang lebih panjang dan biaya produksi yang lebih rendah dengan cara meningkatkan desain alat potong tungsten carbide secara terus-menerus dan mengembangkan teknologi coating yang semakin baik. titanium nitride dan titanium aluminum nitride digunakan secara luas pada coating PVD. Nozzle dan homogenizer karbida digunakan pada sektor perusahaan susu. Sandvik Hard Materials menyediakan parts dari cemented carbide untuk mesin daur ulang. dll. sehingga seluruh permukaan alat akan terekspos pada proses deposisi. . pemrosesan makanan dan tekstil. dan sipil. alat-alat tersebut dapat ditanahkan kembali. pompa bahan bakar dan komponen hidrolik pada mesin jet. Parts Komponen karbida dapat menaikkan produksi aplikasi pada aplikasi di bidang metal-cutting. kayu. kertas. Ion-ion ini akan tertarik pada alat yang bermuatan negatif. Perusahaan manufaktur alat potong menghadapi tantangan berupa peningkatan umpan dan kecepatan. dll. Alat disusun pada rak yang terpisah satu sama lain. Komponen cemented carbide juga dipilih untuk tahan aus di beberapa aspek pada pemrosesan makanan. dan terkadang baja dan stainless steel.nickel-based. Cemented carbide juga dipilih untuk aplikasi sebagai bearing parts dari helikopter. Logam kemudian diuapkan dengan busur listrik atau tembakan elektron sehingga membebaskan ion logam yang bermuatan positif. pertambangan. bagian crusher carbide untuk produksi cocoa dan sebagai pisau pemotong. Namun untuk industri luar angkasa membutuhkan performance yang berbeda dibandingkan untuk industri-industri di atas dengan tingkatan tertinggi dari operasionalnya. karet. Muatan negatif yang sangat kuat diaplikasikan pada alat. atau titanium dan aluminum dipasang di dinding atau dasar tanur. Setiap rak akan berputar dan seluruh rangkaian rak berputar mengitari tanur. Penggunaan Cemented Carbide 1. Titanium carbo-nitride. Sepotong titanium. cobalt-based atau titanium-based. Contoh lain adalah recycling dan transformasi barang bekas menjadi bahan mentah sekunder yang dapat dimasukkan lagi ke proses manufaktur. teknik mineral. Ketika alat dikeluarkan dari tanur. atau langsung dikemas dan dikirim. agrikultur. Lapisan terluar adalah coating PVD dengan lapisan yang paling keras dan paling stabil secara kimia. Pengunaan cemented carbide ini menjadikannya memiliki umur yang panjang untuk komponen yang digunakan untuk menghancurkan limbah gelas.

compressive stress yang tinggi. Cemented carbide memberikan ketahanan pada temperatur tinggi. cermets. korosi. Kombinasi unik dari semua sifat material telah membuat cemented carbide adalah material carbide tool yang paling luas digunakan sebagai pump seals dan bearing di sektor limbah. dan komponen carbide memberikan industri otomotif solusi dari peralatan carbide untuk variasi yang luas di aplikasi otomotif. ketangguhan. dan aus. cemented carbide dan cermet memberikan sifat yang luas sehingga membuatnya sangat cocok sebagai tantangan di industri otomotif. Carbide tool membuat komponen carbide lebih keras dan kaku dengan konduktivitas termal yang superior jika dibandingkan dengan baja. Komponen carbide sudah lama dikembangkan dan dicarikan solusi untuk industri otomotif. dan proses. Carbide Rotary Cutters Dalam menggunakan carbide rotary cutter. Cemented carbide telah sukses digunakan pada variasi di aplikasi otomotif seperti fuel pumps. Tidak ada deformasi pada ujung cutting dan ada kenaikan dari beban potong jika dibandingkan dengan baja. dan ketahanan terhadap thermal shock adalah kunci dari sifat material yang dibutuhkan untuk penggunaan yang lama dan fungsi pompa yang sempurna. cemented carbide memberikan beberapa sifat berguna untuk aplikasi-aplikasi ini. Komponen otomotif Cemented carbide tidak umum digunakan pada material otomotif. compressors. dan beberapa kondisi keras lainnya. Sifat cemented carbide membuat carbide rotary cutter melampaui performance cutter konvensional. semuanya memiliki satu hal yang sama: kebutuhan kritis untuk tahan impak. fuel injectors.Walaupun parts dapat ditemukan pada banyak bagian di industri dan sektor domestik. tambang. ketahanan korosi. 3. Kemudian tidak ada batas kecepatan karena performance yang kuat pada ujung cutting. 2. Dengan tekanan biasanya mencapai 1600 bars dan direncanakan untuk dapat naik sampai 2000 bars dan lebih. Rings dan Bushing Ketahanan aus. 4. sehingga membuat cemented carbide ideal untuk carbide rotary cutters. converting line harus tidak ada pembatasan pada fungsi cuttingnya (sampai 1800 potongan per menit). Lebih . Cemented carbide. lingkungan korosif. Carbide rotary cutters juga dapat ditajamkan kembali pada beberapa waktu di umurnya. Pada kenyataannya. fatigue. dan valve kereta.

b. Melalui pengenalan dari jenis DC (anti-corrosive) dan DH (generasi lebih lanjut). misalnya aplikasi cutting logam non-ferrous. Bab III Kesimpulan Tungsten karbida yang diperkuat oleh Cobalt memiliki kombinasi dari ketahanan aus Tungsten Carbide (WC) dengan peningkatan toughness dari Cobalt (Co). erosi. ketepatan tekan dan pengeleman – 1. Jenis yang disarankan untuk wood cutting telah dikembangkan dari penelitian dan pengembangan pada sifat cutting yang dibutuhkan untuk circular saws. dimana pisau dari saw memotong materials sebagai UPVC dan aluminum. umur tool yang sangat baik. ketepatan penyusutan. Jenis-jenis ini cocok untuk aplikasi cutting yang luas. dapat diberikan material yang memiliki performance yang optimum untuk cutting tools. dan shock yang sangat baik – Permukaan yang kuat dan agak kasar (robust) – Koefisien gesek yang rendah dan kekuatan mekanis yang tinggi – Konduktivitas termal yang tinggi dan ketahanan panas yang sangat baik – Ketahanan untuk handling dan mudah untuk assembly – Mendukung pematrian. terdapat potensi yang lebih jauh dalam desain cemented carbide untuk penggunaan yang luas dalam aplikasi di lingkungan. assembly mekanis. dan kemudahan fabrikasi tool. Wood Cutting Jenis cemented carbide dan cermet yang memberikan kualitas ujung yang telah dinaikkan tanoa pengurangan dari sifat brazing and grinding.lanjut lagi. Metal Cutting Jenis cemented carbide dan cermet memberikan solusi produktivitas bagi pembuat tool untuk aplikasi dan kondisi cutting yang berbeda. seperti untuk aplikasi cutting yang terinetupsi. Sebagai salah satu kelemahan dari Ceramic Matrix Composite yaitu . Sawing applications a. Sandvik memberikan set sifat-sifat yang komplit: – Kekuatan / ketangguhan yang sempurna yang dapat menjamin ketahanan aus.

com/ . Oleh karena itu.51.40_5258. coating dapat diterapkan pada proses lanjutannya. pengembangan dari sisi efisiensi proses pembuatan tentunya masih akan menjadi fokus pengembangan WC-Co di masa yang akan datang.gov/files/Hard_MetalsBD-FINAL_(SCG-17Mar09).11. Perpaduan kedua material ini menghasilkan WC-Co yang memberikan solusi dalam aplikasi yang membutuhkan kekuatan dan ketangguhan secara bersamaan. Daftar Pustaka http://ntp. Setelah itu.nih.kegetasan dapat ditutupi dengan menggunakan reinforcement Cobalt. Kedua aplikasi ini tidak hanya membutuhkan kekuatan melainkan juga ketangguhan hingga material tersebut dapat dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama.pdf http://www. Pemanfaatan yang dominan dari WC-Co adalah sebagai komponen yang tahan aus yaitu komponen otomotif dan perkakas pemotong. Proses pembuatannya dengan mencampurkan karbon dengan logam tungsten beserta Cobalt.com/Upload/PicFiles/2009. yaitu dengan CVD ataupun PVD.pdf http://sino-carbide.allaboutcementedcarbide.niehs.5_10. Setelah itu. Kendala yang masih dihadapi adalah harga proses yang masih mahal. Demi memperpanjang umur pakai. pemanasan dilakukan hingga karbon dapat berdifusi yang akan berdampak pada terjadinya karburisasi. pencampuran dibantu dengan ball mill.

sandvik.com/sandvik/0130/HI/SE03411.http://www.com/uploads/media/Hard_metal_industry_study.pdf .unierlangen.nanopartikel.opus.nsf/88c2e87d81e31fe5c1256 ae80035acba/651f6e334db04c46c125707600562c88/$FILE/Cemented %20Carbide.pdf http://www.de/opus/volltexte/2009/1546/pdf/Thesis_Ndlovu.pdf http://www.ub.info/cms/lang/en/Wissensbasis/wolframcarbid http://www.directhotpressing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.