Pentingnya membahas Hati

Poin penting seputar pentingnya membahas tentang hati: 1. HATI ADALAH TEMPAT JATUHNYA PANDANGAN ALLOH Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Alloh TIDAK MELIHAT JASAD dan RUPA kalian, tetapi Ia MELIHAT HATI kalian.” (HR.Muslim) Contoh sederhana: jika seseorang memakai pakaian yang terdapat kotoran,kemudian dia bermaksud menemui seseorang. Maka sebelum berangkat menemui orang tersebut, dia pasti akan kembali untuk membersihkan kotoran tersebut.mengapa? karena dia malu bertemu manusia dengan kotoran yang terdapat di pakaiannya. Karena pakaian adalah tempat jatuhnya pandangan manusia. Nah jika sekarang kita malu bertemu orang sedangkan di pakaian kita ada kotoran, bagaimana kita tidak malu untuk menghadap Alloh sedang kita menghadap-Nya dalam keadaan kotor hati kita? Padahal hati adalah tempat jatuhnya pandangan Alloh. HATI ADALAH RAJANYA ANGGOTA BADAN. Dialah yang memerintahkan seluruh anggota tubuh atau yang melarangnya. Seluruh anggota tubuh kita akan mengikuti hati tersebut. Jika hati baik, maka seluruh bagian tubuh pun akan baik. Sebaliknya jika hati kita dipenuhi hal-hal yang buruk maka tubuh pun akan mengerjakan hal-hal yang buruk. Hal ini senada dengan sabda Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam : “Ketahuilah bahwasanya dalam tubuh ini ada segumpal daging. Jika baik segumpal daging itu, maka baik pula seluruh tubuhnya. Dan jika rusak segumpal daging tersebut, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari Muslim). Kita harus bersungguh-sungguh memperhatikan hati, karena jika berhasil memperbaiki hati, maka akan terperbaiki pula seluruh anggota tubuh kita. Dan jika lalai memperhatikan hati kita, maka kita juga sudah melalaikan keseluruhan anggota tubuh kita.

2.

Sifat-Sifat Qolbun Salim
Alloh Subhanahu wata‟ala berfirman: “(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Alloh dengan hati yang bersih.” (Qs. Asy-Syu‟ara: 88-89) Hati yang Salim (Selamat) ada 3: 1. SELAMATNYA HATI DARI KEMUSYRIKAN DENGAN MEREALISASIKAN TAUHID. Alloh berfirman: “Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Alloh, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (Qs.An-Nisa:48) Bagaimana orang bisa menghadap Alloh sementara dalam hatinya ada kemusyrikan. Oleh karena itu maka setiap insan harus bersungguh-

Tirmidzi. “mengapa engkau menangis”? Apakah engkau menangisi dosa-dosamu? Beliau menjawab tidak. maka pasti Alloh menjagamu. Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam bersabda: “Tidak masuk surga orang yang di dalam hati ada kesombongan meskipun hanya sebiji sawi. sombong dengan merealisasikan Tawadhu’. dan dia berkata hadits hasan shohih). Kuncinya: Bergantunglah hanya kepada Alloh semata.” Sekalipun sedikit dan sekecil apapun penyakit takabur yang ada di dalam diri seseorang. Apa tanda orang-orang Tawadhu’ itu? ada 2 tanda: Menerima kebenaran dari siapapun datangnya. seandainya suatu umat berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu maka mereka tidak bisa memberi manfaat tersebut kecuali yang telah ditakdirkan Alloh untukmu dan apabila mereka berkumpul untuk memadharatkanmu maka mereka tidak bisa memadharatkanmu kecuali dengan apa-apa yang ditakdirkan oleh Alloh atasmu. jagalah Alloh pasti kau akan menjumpai-Nya dihadapanmu. telah diangkat pena dan telah kering tinta. ” (HR. Tidak menganggap sepele orang lain.Muslim). Disini Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam tidak mengatakan kalau engkau butuh pertolongan mintalah padaku. memohonlah hanya kepada Alloh semata. karena aku adalah seorang nabi. Kemudian sahabat-sahabatnya yang ada disekitarnya bertanya.” Na‟udzubillah. Selamatnya hati dari sifat takabur." (HR. 2. 1..sungguh/bermujahadah untuk membersihkan kemusyrikan dalam hati. ”aku menangis karena aku takut mati dalam keadaan tidak bertauhid. Oleh karena itu maka mulai sekarang bersungguh-sungguhlah. Tetapi Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam mengajarkan kepada ibnu abbas untuk selalu bergantung pada Alloh. bersihkanlah hati kita dari segala bentuk kemusyrikan. . siapapun orang itu dan tidak merasa lebih tinggi darinya. Ibnu Abbas adalah anak paman Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam (sepupu ) yang saat itu masih sangat kecil. jagalah Alloh.” Adalah musibah yang sangat besar tatkala ada orang yang meninggal sementara dalam hatinya ada kemusyrikan.” (HR. bisa menyebabkan orang tersebut terlarang atau diharamkan untuk masuk surga.. 2. dan dia berkata hadits hasan shohih). Sebagian orang-orang yang sholeh tatkala menjelang wafatnya mereka menangis. Beliau bersabda : “"Wahai anak kecil sesungguhnya aku ingin mengajarimu beberapa kata. Kemudian Rasul pun menguatkan lagi nasehatnya sambil bersabda: “Ketahuilah. Tirmidzi. Apabila kita menerima kebenaran dari siapapun dan tidak menyepelekan orang siapapun orangnya maka kita termasuk orang-orang yang tawadhu‟. Wajib bagi kita membersihkan hati kita dari sifat takabur karena takabur itu adalah penyakit yang sangat berbahaya. Apabila engkau meminta maka mintalah kepada Alloh dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Alloh. jadi kenapa engkau menangis? Dia menjawab. Kita lihat Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam mengajarkan kepada ibnu abbas bagaimana seseorang harus bergantung kepada Alloh semata. baik tatkala kita ingin terbebas dari kemudhorotan bergantunglah hanya pada Alloh.

Terhadap hati yang mati ini. Adalah hati orang mukmin yang melakukan kemaksiatan dan hal-hal yang buruk. Muslim) 3. Hati yang sakit. Macam-macam Hati dan penyakitnya Poin Penting seputar tema MACAM-MACAM HATI dan PENYAKIT-PENYAKIT HATI. Bagaimana caranya? Yaitu dengan cara mencintai kebaikankebaikan untuk orang lain. Karena hasud itu merupakan sifatnya iblis dan sifatnya orang-orang yahudi. 2. Hati yang hidup. Hati ini terbagi 3: 1. ibarat sebuah tameng / penjaga. maka keinginan dan semangat setan untuk menggoda dan menyesatkan akan semakin melemah. Manusia berbeda-beda itu dalam tingkat sakitnya hati mereka. Hati yang mati Ini adalah hati milik orang-orang kafir dan munafik. Sebagaimana penyakit jasad. Setiap bertambah amal sholeh maka bertambah pula keimanannya. Hati yang mati 3. InsyaAlloh dengan ketiga sifat inilah hati kita akan bersih dan kita akan selamat nanti pada hari kiamat. setiap manusia berbeda jenis penyakitnya. karena hati ini sudah rusak. Bagaimana agar hati yang sudah mati ini bisa hidup kembali? Hati ini bisa hidup dengan cara pemiliknya masuk iman dan islam dengan meninggalkan kemunafikan dan kekufuran. Seperti ada ungkapan “bagaikan seorang pencuri. Hati itu hidup dengan iman karena pemiliknya beriman kepada Alloh. Janganlah kita hasud kepada orang yang telah Alloh berikan nikmat kepadanya. artinya. dia tidak merasa butuh darinya. Maka pastikan diri kita bersih dari sifat hasud agar kebaikan-kebaikan kita tidak habis dimakan olehnya. Bersihnya hati kita dari sifat hasud dan dengki. apabila kita melihat saudara kita mendapat kebaikan dari Alloh maka kita ikut merasakan seakan-akan kebaikan itu juga datang pada kita dan kita ikut berbahagia. Kita do‟akan dia semoga diberkahi dan semoga Alloh memberikan kebaikan serupa kepada kita. Mengapa hati ini mati? karena hati ini gelap dengan kekufuran dan kemunafikan. sudah hancur. Setan menyukai hati-hati yang sakit seperti ini.Oleh karena itu maka Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam bersabda: “Kesombongan adalah menolak kebenaran dan melecehkan orang “ (HR. Tapi termasuk katagori yang akan mati karena terdapat syubhat dan syahwat.” 3. Hasud itu akan memakan dan menghabiskan kebaikan-kebaikan. untuk dijadikannya mati. Hati yang hidup 2. tetapi sebaliknya terhadap rumah yang tidak ada apa-apanya. Semakin kuat keimanannya seorang mukmin. juga akan semakin hidup hatinya. Ada penyakit yang . Tentunya adalah hati milik orang-orang beriman yang mereka senantiasa melaksanakan amal-amal yang sholeh dan meninggalkan amal-amal yang buruk. Hati yang sakit 1. seorang pencuri itu tidak pernah merasa cukup dan puas terhadap apa-apa yang ada di dalam rumah yang dijadikan targetnya. setan tidak butuh.

Sedangkan Obat Penyakit syahwat adalah Sabar. mengamalkan ilmu. Ketika jasad kita sakit. Disaat timbul dorongandorongan yang bisa menjerumuskan kita kepada nafsu syahwat maka kita harus senantiasa bersabar menghadapinya (dengan menahan diri). yang senantiasa bersandar kepada Alloh dan Rasul-Nya. bahkan bisa saja menyebabkan seseorang keluaran dari agamanya. Dan apabila hati kita terbebas dari penyakitpenyakit yang tadi. dia telah merusak hatinya.membuat seseorang masih bisa beraktifitas. Oleh karena itu sangatlah mengherankan dan menyedihkan. ada yang bergantung pada batu. Sekarang kita lihat dan renungkan hati kita masing-masing termasuk yang mana hati kita ? Sahabat. Diantara mereka ada yang bergantung pada orang yang sudah mati. Bisa jadi tidak sedikit dari manusia yang mampu menghadapnya. apakah ada obatnya? Ada !! Obatnya adalah dengan menuntut ilmu dan bersahabat dengan para ulama Rabbaniyyin. Ada kebisaaan cukup aneh yang terjadi disekitar kita. 1. insyaAlloh hati kita akan hidup kembali. agar senantiasa memohon kepada Alloh: “ Ya . Penyakit-penyakit hati dan bagaimana cara mengobatinya. Maka barang siapa yang lebih mementingkan dunia daripada akhirat. bukan pada diri atau perkataannya. Bagaimana hati itu bisa bersih kalo masih bergantung kepada selain Alloh. Dan penyakit syahwat itu bisa menyebabkan su‟ul khotimah. Yang Merusak Hati dan Yang Membersihkannya Poin Penting dari tema ”Perkara Yang Merusak Hati dan Yang Membersihkannya” Sesuatu yang paling merusak hati kita dan yang paling berbahaya dari sekian banyak itu adalah BERGANTUNG KEPADA SELAIN ALLOH. 2. Tatkala kita masih saksikan adanya segolongan manusia yang bergantung pada benda. Hati itu bisa sakit. Terutama ketika derasnya fitnah-fitnah di zaman ini. yaitu BERGANTUNG PADA SELAIN ALLOH. ada yang bergantung pada pohon. Naudzubillaah. Kalo begitu. dan bersabar. kapan hati tersebut bisa beres. ini hal yang mustahil. ada yang bergantung pada kait dan yang lainnya. ada orang yang sakitnya sudah terlalu berat sehingga tidak bisa beraktifitas. Tetapi tatkala hati kita sakit kenapa tidak segera mengobatinya. Inilah yang pertama merusak hati. Perusak yang ke 2 adalah CINTA DUNIA DAN BERGANTUNG KEPADANYA. kita akan dengan segera mengobatinya. maka insya Alloh hati kita akan bebas dari penyakit hati tersebut. Jika seperti itu keadaannya. Hati bisa dikenai 2 penyakit: Penyakit syubhat (kesamaran) Penyakit syahwat Penyakit syubhat bisa menyebabkan seseorang menyimpang dalam keyakinannya. Apabila kita setiap hari kita belajar. Suatu hal yang sangat bahaya sekali. Oleh karena itu Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam mengajarkan kita dalam do‟anya.

tidur tidak berdasarkan sunnah. Al A‟raf: 205) Mengapa? Karena Lalai itu akan merusak hati." (HR. bukan kefakiran (kemiskinan) yang aku khawatirkan atas kamu tetapi yang kukhawatirkan atas kamu ialah apabila dunia ini dibentangkan (dilapangkan) untuk kamu sebagaimana dilapangkan untuk orang-orang sebelum kamu. “Dan janganlah kamu Termasuk orang-orang yang lalai. dan mengajarkan kita ketika kita bodoh. (Menunda-nunda amal). Seperti banyak tidur. Setelah kita membicarakan hal-hal yang merusak hati. banyak makan.” (Qs. Dengan Qiyamul lail hati kita akan suci. 5. Oleh karena itu maka berhati-hatilah terhadap dunia. diantaranya : JUJUR DALAM MENCINTAI ALLOH. al-Bukhari dan Muslim) Perusak yang ke 3 adalah LALAI. BERSAHABAT DENGAN TEMAN-TEMAN YANG SHOLEH. mengutamakan Alloh daripada yang lainnya. Rasulullah Shallallohu „Alaihi Wasallam bersabda (yang artinya): "Demi Alloh. Perusak yang ke 5 adalah PERKATAAN TASWIF. Maka berhati-hatilah. KHUSUSNYA ANAK-ANAK YATIM. akan sehat. disaat kita berbaring Insya Alloh dengan cara seperti itu hati kita akan bercahaya. lantas kamu berlomba-lomba memperebutkannya. Demi Alloh apabila engkau jujur dalam mencintai Alloh maka hati kita akan bersih. Barang siapa yang melakukan itu maka berarti dia telah merusak hatinya." (HR. dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka. akan suci dan didalamnya akan terdapat cahaya. 1. MEMBACA AL QUR’AN di siang dan malam hari dan fahamilah. karena barangsiapa yang melakukan itu maka berarti ia telah merusak hatinya. Tirmidzi). muncul pertanyaan bagaimana agar hati itu bersih? Hati bersih dengan beberapa hal. Khususnya tatkala makannya tidak berdasarkan sunnah. Sahabat yang baik adalah yang bisa mengingatkan kita ketika kita lupa. Dan jujur dalam mencintai Alloh maka kita akan mendahulukan Alloh.Alloh jangan menjadikan dunia sebagai cita-cita kami yang terbesar dan akhir pengetahuan kami. Lalu Nabi memberi nasehat pada orang tersebut. QIYAMUL LAIL. Oleh karena itu maka tidak semestinya dan tidak layak bagi seseorang untuk lalai atau pergi ke tempat-tempat yang bisa mendatangkan kelalaian. 3. Jika ini diperbanyak maka akan merusak hati. Pernah datang seorang lakilaki kepada nabi. menegur kita ketika melakukan kesalahan. . Alloh Ta‟ala mengingatkan rasul-Nya dengan firmannya. Ini adalah hal-hal yang bisa merusak hati kita. Apabila kita terpaksa melakukan yang mubah maka lakukan itu sesuai kebutuhan kita saja kemudian luruskan niat kita dan perhatikan sunnahsunnahnya. hati kita akan bersih dan suci. 6. Jangan jadikan dunia sebagai cita-cita kita yang paling utama. Perusak yang ke 4 adalah MEMPERBANYAK AMALAN-AMALAN YANG MUBAH. 4. MENCINTAI ORANG-ORANG MISKIN. Perkataan inilah yang akan merusak hati kita. Seorang ulama ada yang mengatakan bahwa menunda-nunda adalah salah satu dari bala tentara iblis. akan bersih. 2. lantas kamu binasa karenanya sebagaimana mereka binasa karenanya. disaat kita duduk. agar mengusap kepala orang yatim. lembut terhadap mereka. Sahabat. yang mengeluh tentang kerasnya hatinya. MEMPERBANYAK DZIKRULLAH. Berdzikirlah pada Alloh disaat kita berdiri. Tujuan perjalanan kita adalah Alloh. jangan sampai ada hal-hal yang memutus perjalanan kita menuju Alloh.

Apabila lisan berbicara tentang dunia. Apabila telinga selalu mendengar tentang dunia maka hati akan terpengaruh sehingga hati bisa mencintai dunia. suka akan dunia. Apabila engkau melakukan ini maka Insya Alloh hati kita akan senantiasa baik dan seluruh tubuh kita akan baik. tentang hal-hal yang positif maka akan masuk pada hati. Coba kita lihat bandingkan dan mengambil pelajaran dari hal-hal tersebut. 1. ciptaan-ciptaan-Nya. Demikian pula jika mata kita. 2. Beberapa wasiat: Berdo‟alah kepada Alloh dengan sungguh -sungguh terus menerus agar Alloh menyelamatkan dan membersihkan hati kita. hati akan pengaruh seperti itu. Demikian juga mata. Maka barang siapa yang memohon kepada Alloh dengan bersungguh-sungguh. agar yang nanti masuk kedalam hatipun adalah kebaikan . maka hatipun akan terpengaruh buruk juga. film-film yang buruk yang berkaitan dengan syahwat. keagungan ciptaan Nya. pikiran jadikanlah setiap pikiran engkau tentang kebaikan dan apa yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat kita. 3.Kanal-Kanal Hati (Saluran-Saluran Hati) Sahabat. Atau misalnya telinga kita sering mendengar tentang lagu atau nyanyian-nyanyian yang menyesatkan atau yang berkaitan dengan syahwat. Demikian apabila apabila telinga sering mendengar tentang kebaikan .Sudah semestinya setiap insan harus senantiasa waspada dalam menjaga saluran-saluran hati tersebut agar senantiasa baik. maka hati akan terpengaruh. Sekali lagi.kita gunakan untuk melihat hal-hal yang buruk. Pikiran juga. Apabila mata selalu melihat tentang dunia. jadi ke 4 saluran ini akan memberikan sebab kepada hati dan akan merubah hati. Hati itu memiliki 4 kanal (Saluran). hal-hal yang hina. apabila lisan kita senantiasa berkata tentang kebaikan itu akan mempengaruhi hatinya. 4. hal-hal yang hina itu akan masuk kedalam hatinya. Demikian juga lisan. keempat saluran ini sangat mempengaruhi hati. Demikian juga apabila lisan berbicara tentang syahwat. Bermujahadah/bersungguh-sungguhlah untuk membersihkan hati kita dan yakinlah barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti Alloh memberikan taufiq padanya sebagaimana janji Alloh di ayat terakhir Al-Qur‟an surat Al „Ankabut: ”barangsiapa . maka dunia akan masuk dalam hatinya. maka pasti Alloh akan berikan jalan. maka hatipun akan terpengaruh. 2. 1. Tetapi apabila mata itu dipergunakan untuk merenungi makhluk-makhluk -Nya. Usahakan Mata tidak melihat kecuali kebaikan dan apa yang Alloh ridhai. Apabila pikiran selalu tentang dunia maka akan masuk dalam hatinya. Ke 4 saluran itu adalah: Mata Telinga Lisan Pikiran Telinga jika terbisa mendengarkan sesuatu maka hati akan terpengaruh dengan apa yang didengar oleh telinga. positif maka hatipun akan terpengaruh baik. lisan tidaklah berkata kecuali kebaikan atau diam. hal-hal yang baik. tidaklah kita mendengar kecuali kebaikan. jika digunakan untuk berpikir tentang kebaikan.

yang bersungguh-sungguh dijalanNya maka akan Aku tunjukkan kepada jalan menujuKu dan Alloh beserta orang-orang yang muslim.” .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful