P. 1
Presentation1 Edit

Presentation1 Edit

|Views: 1|Likes:
Published by Aim Aimma

More info:

Published by: Aim Aimma on Jun 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2014

pdf

text

original

REFERAT CARDIOMIOPATI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Pembimbing

: dr. Nur Hidayat, Sp.PD

Disusun Oleh : Zahrotul aimah J500 070 048
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

A. Latar Belakang • Adanya perubahan definisi dan klasifisikasi penyakit ini dariwaktu ke waktu • Meningkatnya insidensi kardiomiopati • Di beberapa negara, penyakit ini bahkan merupakan penyebab kematian sebesar 30% atau lebih daripada semua kematian akibat penyakit jantung. B. Tujuan Penulisan • Tujuan penulisan referat ini antara lain adalah untuk memperoleh informasi ilmiah tentang kardiomiopati • memenuhi salah satu syarat penilaian pada masa kepaniteraan klinik pada stase Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta di RSUD Karanganyar

.

Definisi K A R D I O M I O P T I Melemahnya kekuatan otot jantung yang disebabkan oleh perubahan struktur otot jantung yang sering dikaitkan dengan tidak adekuatnya kekuatan pompa jantung ataupun abnormalitas fungsi jantung yang lain. 1968 penyakit karena sebab yang tidak diketahui dengan manifestasi yang dominan berupa kardiomegali dan gagal jantung penyakit-penyakit miokardium yang berhubungan dengan disfungsi kardia serta mencakup adanya aritmogenik dari kardiomiopati / displasia ventrikular dan kardiomiopati restriktif primer untuk pertama kalinya 1995 .

fungsi dinamis ventrikel yang meningkat dan menjadi tidak normalnya fungsi diastolik .Kardiomiopati Hipertropik (Hypertrophic cardiomyopathy/HCM) Definisi Merupakan kelainan genetik dominan pada otot jantung (myocardium) yang berhubungan dengan disfungsi kontraktilitas protein pada otot jantung Suatu kondisi yang dicirikan dengan pembesaran (hipertropi) dari otot jantung baik secara idiopatik maupun karena hal lain yang tidak diketahui sebabnya yang menyebabkan ukuran ventrikel mengecil ataupun normal.

.. .HCM cont. HCM tipe asimetrik biasanya diturunkan secara genetik kelainan pada gen pengatur pertumbuhan otot jantung. Patofisiologi Penyebab utama dan patogenesis dari penyakit ini sebagian besar belum diketahui. sebagian otot jantung lebih tebal dari bagian yang lain.

diantaranya : Sakit / nyeri dada Pingsan. terutama saat berolah raga Rasa sempoyongan (Light-Headedness). toleransi aktivitas yang berkurang • Pemendekan nafas / sesak ketika berbaring Secara garis besar HCM dapat menunjukkan berbagai gejala... terutama setelah aktivitas atau berolah .HCM cont. • • • raga • Pusing • Sensasi merasakan detak jantung (jantung berdebar) • Pemendekan nafas / sesak • Kegagalan Hati ( pada beberapa pasien) • Hipertensi Gejala tambahan yang bisa terjadi adalah: • Kelelahan. Gejala dan Tanda Gejala klinis yang ada tidaklah khas dan sangat bervariasi.

Pada 40% pasien didapatkan systolic thrill.. diikuti oleh gelombang lebih lambat. terdengar paling baik di tepi sternal kiri bawah dan apeks (holosistolik dan meniup) yang disebabkan regurgitasi mitral . Jantung sedikit membesar.. Pemeriksaan Fisik Pada pemeriksaan fisik didapatkan impuls carotid bisferiens (peningkatan cepat diikuti drop midsistolik) secara bergantian.HCM cont. Tanda utama HCM adalah bising sistolik yang kasar.

Akibat dari pembesaran ventrikel hampir tidak terlihat karena ukuran kavitas jantung tidak meningkat. Pemeriksaan Penunjang Pada pemeriksaan EKG akan ditemukan Hipertropi ventrikel kiri Inversi gelombang T yang nyata. .HCM cont. 2. Ukuran atrium kiri juga normal atau sedikit meningkat Echocardiografi Dapat mengevaluasi ketebalan otot jantung pada bagian septum interventrikuler dan dinding posterior dari ventrikel kiri serta pergerakannya saat terjadinya sistol. namun hal ini dapat ditemukan pada kardiomiopati jenis lainnya 1.. 4. P-R interval yang pendek Inversi gel T yang dalam pada sandapan precordial bisa sebagai tanda adanya HCM apical. ukuran saat akhir diastol dan ukuran saat akhir sistol dari ruang ventrikel kiri 3.. poor R wave progresif dan gelombang Q pada sadapan inferior (pseudoinfark). Foto thorax Pada foto thorax posisi PA dan lateral biasanya menunjukkan tandatanda normal.

Penatalaksanaan Penatalaksanan ditujukan untuk memperbaiki kualitas hidup dengan cara mengurangi keluhan dan komplikasi. mengurangi iskemia miokard dan mengurangi obstruksi jalur keluar Disopiramid efektif untuk penatalaksanaan aritmi ventrikel dan supraventrike Amiodaron efektif untuk mengatasi takiaritmi ventrikel dan supraventrikel. mengurangi keluhan utama seperti nyeri gradien jalur keluar. sesak. efek antiaritmi. Beta Blocker bermanfaat untuk memperbaiki semua mengurangi denyut jantung. memperbaiki pengisian diastolik kematian mendadak ventrikel kiri. pusing atau dengan penurunan kebutuhan oksigen pingsan serta mencegah miokard. membatasi gejala dan memperlambat progresifitas penyakit dan mencegah kematian mendadak. mengurangi beban ventrikel kiri Penghambat saluran kalsium digunakan pada HCM karena bersifat inotropik negatif dan kronotropik negatif serta memperbaiki komplians diastolik (relaksasi dan pengisian ventrikel). mengurangi angina dada. .

Etiologi Penyebab yang tersering adalah penyakit jantung iskemik atau penyakit katup jantung. disfungsi kontraktilitas pada salah satu atau kedua ventrikel.Kardiomiopati Dilatasi (Dilated Cardiomiopati/DCM) Definisi Merupakan jenis kardiomiopati yang paling banyak ditemukan. Dapat juga diakibatkan oleh konsekuensi lanjut infeksi virus. parasit atau proses autoimun. aritmia. bakteri. . Dengan deskripsi kelainan yang ditemukan : dilatasi ventrikel kanan dan atau ventrikel kiri. emboli dan sering kali disertai gejala gagal jantung kongestif (CHF).

disritmia.. Palpitasi.DCM cont. Tanda-tanda gagal jantung kongestif timbul secara bertahap pada sebagian besar pasien.. Beberapa pasien mengalami dilatasi ventrikel kiri dalam beberapa bulan bahkan sampai beberapa tahun sebelum timbul gejala. sinkop merupakan gejala yang biasa. Kongesti pulmonal sering didapati namun edema pulmonal jarang ada. Gejala Klinis Gejala klinis yang menonjol adalah dyspnoe dan fatigue. Pada beberapa kasus sering ditemukan gejala nyeri dada yang tidak khas .

.DCM cont. Pemeriksaan Fisik Pada pemeriksaan fisis jantung dapat ditemukan tandatanda sebagai berikut: •Prekordium bergeser ke arah kiri •Impuls pada ventrikel kanan •Impuls apikal bergeser ke lateral yang menunjukkan dilatasi ventrikel kiri •Gelombang presistolik pada palpasi. serta pada auskultasi terdengar presistolik gallop (S4) •Split pada bunyi jantung kedua •Gallop ventrikular (S3) terdengar bila terjadi dekompensasi jantung ..

. Pada lapang paru akan terlihat gambaran hipertensi pulmonal serta edema alveolar dan interstitial.. Pemeriksaan Penunjang  Ro Thorax Terlihat pembesaran jantung akibat dilatasi ventrikel kiri. abnormalitas segmen ST yang tidak spesifik dan kadangkadang tampak gambaran gangguan konduksi intraventrikular .DCM cont. EKG menunjukkan gambaran sinus takarkadi atau fibrilasi atrial. abnormalitas atrium kiri. aritmia ventrikel. walaupun seringkali terjadi pembesaran pada seluruh ruang jantung.

. vasodilator.DCM cont.. dan diuretik. Istirahat total dianjurkan untuk perawatan jangka panjang agar terjadi penurunan beban kerja jantung yang melemah. Penatalaksanaan Ditujukan untuk pengurangan garam dan penggunaan digitalis glikosida. Antikoagulan diberikan untuk mencegah emboli sistemik atau pulmonal. .

Kardiomiopati Restriktif Adanya gangguan pada fungsi diastolik. hipertrofi atau infiltrasi pada otot-otot jantung yang menyebabkan gangguan fungsi diastolik tersebut . dinding ventrikel sangat kaku dan menghalangi pengisian ventrikel Definisi Pada pemeriksaan patologi-anatomis ditemukan adanya fibrosis.

Etiologi Kardiomiopati restriktif idiopatik Loeffler kardiomiopati • Pada pasien ini ditemukan adanya fibrosis dan berbagai macam variasi hipertrofi selular • Usia rata-rata yang mengalami kardiomiopati ini adalah sekitar 20-30 tahun. kebanyakan di antaranya adalah wanita. . • kardiomiopati yang berhubungan dengan eosinofilia. Lakilaki lebih banyak terkena kardiomiopati ini. Fibrosis endokardial tropik • Manifestasi berupa gagal jantung dengan asites serta edema yang sering terjadi pada masa akhir anak-anak dan masa dini dewasa.

Hemokromatosis dan Hemosiderosis . Kebanyakan berhubungan dengan kardiomiopati dilatasi.Amyloidosis • Pasien dengan gejala gagal jantung yang disebabkan amyloidosis kardiak ini akan meninggal dalam jangka waktu 6 bulan Inborn error metabolik • Gambaran kardiomiopati restriktif didapati juga pada glicogen storage disease. • Dapat menyebabkan kardiomiopati restriktif. gaucher disease. Fabry disease. dan mukolpolisakaridase. namun merupakan manifestasi yang jarang.

Sarkoidosis Radiationinduced fibrosis • Manifestasinya biasa berupa aritmia dan konduksi yang abnormal. namun dapat juga menyebabkan kardiomiopati restriktif . • Lebih sering menyebabkan perikarditis konstriktiva.

paroxysmal nocturnal dyspnoe. orthopnoe.Gejala Klinis • Manifestasi klinis berdasarkan kepada kelainan hemodinamik yang mengakibatkan adanya gejala-gejala gagal jantung kongestif. dan lemas . dan gejala umum lainnya seperti lemah. Gejala yang sering meskipun tidak spesifik antara lain dyspnoe. oedem perifer. ascites.

dan letargi . dapat ditemukan pemeriksaan fisis dalam batas normal sampai didapatkan keadaan gagal jantung kongestif yang berat. ascites. hipotensi. antara lain edema perifer. dan volume cardiac output yang rendah dengan manifestasi berupa ekstremitas yang dingin.Pemeriksaan Fisik • Tergantung derajat penyakitnya.

Pemeriksaan Penunjang • Pada rontgen thorax ditemukan kongesti vena pulmonalis dan efusi pleura .

terapi terhadap irama. dan komplikasi tromboemboli. serta pengobatan terhadap kelainan lain yang mendasari jika ada. sistem konduksi. Umumnya aritmia dapat menyebabkan kematian mendadak . Obat-obat anti aritmia diberikan bila ada gangguan irama.Penatalaksanaan • Prinsip penatalaksanaan untuk kardiomiopati ini yaitu.

Tanda khas untuk kardiomiopati ini adalah adanya gangguan pada fungsi diastolik. septum interventrikuler (kadang-kadang ventrikel kanan). BAB III KESIMPULAN . emboli dan sering kali disertai gejala gagal jantung kongestif (CHF). Dengan deskripsi kelainan yang ditemukan : dilatasi ventrikel kanan dan atau ventrikel kiri. gangguan workload. pada dasarnya kardiomiopati ini bermanifestasi klinis berupa penyakit gagal jantung kongestif seperti. dan lain-lain. sesak. dengan penurunan volume sistolik. aritmia. gangguan konduksi. ditandai dengan hipertrofi masif ventrikel kiri. • Merupakan kelainan yang amat jarang dan sebabnya tidak diketahui. dinding ventrikel sangat kaku dan menghalangi pengisian ventrikel • Dari seluruh etiologi yang diketahui. peningkatan kekuatan kontraksi dan gangguan relaksasi • Kardiomiopati dilatasi adalah jenis kardiomiopati yang paling banyak ditemukan. gangguan kontraksi. disfungsi kontraktilitas pada salah satu atau kedua ventrikel. diturunkan secara dominan autosomal.• Kardiomiopati hipertrofik adalah kelainan primer pada miokard yang tidak diketahui penyebabnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->