You are on page 1of 5

PERATURAN MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0577.

D TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN UMUM PENGELOLAAN DAN PERTANGGGUNGJAWABAN BELANJA BANTUAN SOSIAL BAGI PEMANGKU KEPENTINGAN KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 huruf a Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK.05/2012 tentang belanja bantuan sosial pada Kementerian/Lembaga, perlu ditetapkan Peraturan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga tentang Pedoman Umum Pengelolaan dan Pertangggungjawaban belanja bantuan sosial bagi Pemangku Kepentingan Kepemudaan dan Keolahragaan di Lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga; 1. 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara; 4. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional; 5. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara; 6. Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan; 7. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka; 8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan; 9. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan; 10. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga ;

Mengingat

:

Peraturan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Nomor 193 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pemudadan Olahraga. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II Periode 2009-2014. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Tugas.05/2012 tentang belanja bantuan sosial Pada Kementerian Negara/Lembaga. Tugas. 15.11. MEMUTUSKAN Menetapkan : PERATURAN MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA TENTANG PEDOMAN UMUMPENGELOLAAN DAN PERTANGGGUNGJAWABAN BELANJA BANTUAN SOSIAL BAGI PEMANGKU KEPENTINGAN KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA. . 20.06/2005 tentang Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara. yang dimaksud dengan : 1. 16. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Keolahragaan. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK. 12. Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. pelaksanaan. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kewirausahaan Dan Kepeloporan Pemuda. Pengelolaan adalah suatu proses yang meliputi perencanaan. pengawasan. 19. 17. 18. Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2004 Tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. pelaporan dan pertanggungjawaban untuk melakukan kegiatan belanja bantuan sosial di bidang kepemudaan dan keolahragaan. 13. 14. Serta Penyediaan Prasarana Dan Sarana Kepemudaan.

3. barang atau jasa yang diberikan oleh Pemerintah Pusat/Daerah kepada masyarakat guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. efisien dan akuntabilitas. Menteri adalah menteri yang bertanggungjawab menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan yang juga merupakan Pengguna Anggaran. Bantuan sosial di Kementerian Pemuda dan Olahraga diarahkan untuk pemberdayaan pemangku kepentingan kepemudaan dan keolahragaaan baik perseorangan maupun organisasi yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pelatihan. Pemangku Kepentingan adalah para pihak yang memilki kepentingan langsung dan tidak langsung dalam pengelolaan belanja bantuan sosial. pembinaan. (2) Pedoman ini bertujuan sebagai acuan dalam menyusun petunjuk teknis kegiatan belanja bantuan sosial pada masing-masing unit dan pertanggungjawabannya secara efektif. Bantuan Sosial adalah semua pengeluaran negara dalam bentuk transfer uang/barang yang diberikan kepada masyarakat melalui Kementerian Negara/Lembaga dan/atau pemerintah daerah guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya berbagai risiko sosial. BAB II MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 2 (1) Peraturan Menteri ini ditetapkan dengan maksud sebagai pedoman dalam pengelolaan belanja bantuan sosial bagi Pemangku Kepentingan Kepemudaan dan Keolahragaan di Lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga. dan bidang lainya yang terkait peningkatan kapasitas dan pengembangan dibidang kepemudaan dan keolahragaan. peningkatan kapasitas kelembagaan. Pasal 3 Pengelolaan dan pertangggungjawaban belanja bantuan sosial dilaksanakan dalam lingkup : a. 4. pambudayaan olahraga rekreasi dan tradisional. pendidikan. Kepemudaan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan potensi. 8. belanja bantuan sosial adalah pengeluaran berupa transfer uang. peningkatan prestasi olahraga. 7. c. 6. d. . aktualisasi diri. 5. b. tanggung jawab. dan kemampuan sumber daya manusia melalui bimbingan teknis sehingga secara mandiri mampu mengembangkan potensi secara berkelanjutan. Pemberdayaan Sosial adalah upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan pemangku kepentingan kepemudaan dan keolahragaan meliputi bantuan stimulan dalam bentuk uang.kapasitas.2. pemberdayaan pemuda. meningkatkan kemampuan ekonomi dan/atau kesejahteraan masyarakat. Keolahragaan adalah segala aspek yang berkaitan dengan olahraga yang memerlukan pengaturan. pengembangan. dan pengawasan. hak. karakter. dan cita-cita pemuda.

program kerja. d. berbadan hukum dan ijin domisili dari instansi yang berwenang. c. identitas diri. Pasal 4. . kepengurusan yang kompeten dan diakui oleh pemerintah. organisasi memiliki nomor rekening bank. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Penerima Bantuan. Pasal 5 Prosedur umum pemberian bantuan sosial : a. Nomor Pokok Wajib Pajak. Tim Verifikasi ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atas usulan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Penerima bantuan sosial bagi organisasi keolahragaan memiliki Aggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Penerima bantuan sosial bagi organisasi kepemudaan memiliki Aggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. memiliki nomor rekening bank. Nomor Pokok Wajib Pajak. Nomor Pokok Wajib Pajak. dan berprestasi di bidang olahraga. b. berbadan hukum dan ijin domisili dari instansi yang berwenang. dan berprestasi di bidang tertentu. organisasi memiliki nomor rekening bank. pelaporan. Pasal 6 Ketentuan lebih lanjut mengenai petunjuk teknis tentang persyaratan. d. Penerima bantuan sosial bagi perorangan dalam kategori keolahragaan memiliki nomor rekening bank. pengelolaan. program kerja. Menteri mendisposisikan permohonan bantuan kepada pejabat Eselon I pengelola belanja bantuan sosial. identitas diri. Permohonan bantuan diajukan oleh perorangan atau organisasi kepada Menteri dengan tembusan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). b. c. batas usia pengurus organisasi bersangkutan berumur 16 sampai 30 tahun. Nomor Pokok Wajib Pajak. Penerima bantuan sosial bagi perorangan dalam kategori kepemudaan meliputi batasan umur 16 sampai 30 tahun. Pejabat Eselon I pengelola belanja bantuan sosial memerintahkan pejabat Eselon II pengelola belanja bantuan sosial untuk memproses permohonan bantuan sosial sampai ditetapkan Penerima Bantuan oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). kepengurusan yang kompeten dan diakui oleh pemerintah. prosedur. dan Pasal 5 diatur dalam Peraturan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga selaku Kuasa Pengguna Anggaran. dan pertangggungjawaban belanja bantuan sosial bagi Pemangku Kepentingan Kepemudaan dan Keolahragaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3. e. mekanisme.Pasal 4 Persyaratan umum penerima bantuan sosial : a.

penetapan Pejabat Pemubuat Komitmen (PPK) yang disahkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terlebih dahulu harus mendapat persetujuan Menteri. penerima bantuan sosial. ttd ANDI A. Pasal 9 Segala pembiayaan sebagai akibat ditetapkannya Peraturan Menteri ini dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran Berjalan. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. d. tujuan penggunaan belanja bantuan sosial. sekurang-kurangnya memuat : a. pemberi bantuan sosial. g. alokasi anggaran. e. Agar setiap orang mengetahuinya. b. c. tata kelola pencairan dana belanja bantuan sosial. dan h.Pasal 7 Penyusunan Petunjuk Teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6. Pasal 8 Penyaluran dan pertangggungjawaban belanja bantuan sosial sebagimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf g dan h. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 5 November 2012 MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA. persyaratan penerima bantuan sosial. pertanggungjawaban belanja bantuan sosial. pelaksanaan penyaluran belanja bantuan sosial. MALLARANGENG . dengan nilai bantuan sosial di atas 100 (seratus) milyar. f. BAB III KETENTUAN PENUTUP Pasal 10 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.