You are on page 1of 29

KUMPULAN SOAL FISIKA III

Jurusan Fisika
Universitas Brawijaya Malang
Departemen Pendidikan Nasional

Ujian Akhir Semester Genap 2010/2011 FMIPA UB
Mata Kuliah : Fisika Matematika 3
Waktu : Selasa 04/01/2011
Dosen : Adi Susilo, Ph.D, Dr rer nat M Nurhuda
Waktu : 90 menit
Sifat : buku tertutup

1. Hitunglah :
a.

, b. ∫ √

, c. ∫

2. Cari penyelesaian umum dari persamaan Legendre berikut.

3. Cari penyelesaian umum dari persamaan Bessel berikut.

Selamat Mengerjakan




























UJIAN TENGAH SEMESTER
MATA UJIAN : FISIKA MATEMATIKA III
DOSEN PENGUJI : DR. M. NURHUDA

KERJAKAN SOAL BERIKUT INI PADA KERTAS YANG DISEDIAKAN

Persamaan gerak dari sebuah partikel yang terjebak dalam potensial 3D secara umum dapat
dinyatakan dalam bentuk:

Dengan Ψ adalah fungsi gelombang dan λ adalah eigenvalue dari persamaan gerak diatas.
1. Nyatakan persamaan differensial diatas dalam koordinat bola
2. Dari tampilan persamaan dalam koordinat bola tersebut, tentukan persamaan differensial
yang nerupakan bagian radial dan bagian tangensialnya.
3. Nyatakan solusi bagian tangensialnya dalm variabel (θ,φ). Syarat batas apa yang harus
dipenuhi olehΨ?



































Kementrian Pendidikan Nasional
Universitas Brawijaya
Jurusan Fisika

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2010/2011

Mata Kuliah : Fisika Matematika 3 (Kelas B)
Dosen : Dr. Sukir Maryanto
Hari : Selasa, 04 Januari 2010
Waktu : Maks. 100 menit
Sifat : Closed Book

1. Buktikan persamaan-persamaan Bessel berikut :
a.

b.

c.

2. Selesaikan persamaan differensial berikut ke dalam persamaan Bessel :

3. Tentukan beberpa fungsi Hankel pertama, jika dimisalkan l=0 dan l=1 menggunakan
contoh kasus differensial linier pada gelombang spheris!
4. Jika n bukan suatu bilangan bulat, maka tunjukkan bahwa

5. Ekspansikan f(x) ke dalam deret Polinomial Legendre !

,





&&&&&&&& Selamat bekerja, semoga sukses &&&&&&&



Kumpulan Soal-Soal Termodinamika

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS MIPA

Mata Kuliah : Termodinamika Nama Dosen : Lailatin N, M.Si.
Hari/Tanggal : Senin, 12 April 2010
Waktu : 90 menit Sifat : Catatan 1 halaman
UJIAN TENGAH SEMESTER
Kerjakanlah dengan jujur, yakinlah dengan kemampuan saudara sendiri!

Soal-soal:

1. Suatu gas ideal dengan tekanan mula-mula p
1
dan volume V
1
dipanasi pada volume
konstan hingga tekanannnya menjadi dua kali tekanan awal. Kemudian dibiarkan
mengembang secara isotermal hingga tekanan turun ke tekanan mula-mula, kemudian
dikompresi lagi pada tekanan konstan hingga volumenya turun ke harga mula-mula.
a. Gambarkan sketch diagram p-V dan diagram p-T dan proses tersebut.
b. Hitung kerja yang dihasilkan dari proses tersebut, bila p
1
=2 atm, V
1
=4 liter dan n=1
2. Buktikan bahwa

,(

)

- (

)

3. a. Pada diagram p-V gambarkan siklus Diesel
b.Tentukan kalor masuk dan kalor keluar
c. Hitung efisiensi mesin kalor Diesel
4. Turunkan β untuk gas Van Der Waals


Selamat Mengerjakan, Semoga Berhasil




















DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIOANAL
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS MIPA

Mata Kuliah : Termodinamika Naman Dosen : Lailatin N.,M.Si.
Hari/Tanggal : Senin, 22 Juni 2009 S.J. Iswarin, M.Si.
Waktu : 100 menit Sifat : Catatan 1 lembar

UJIAN AKHIR SEMESTER

Kerjakan dengan JUJUR, YAKINLAH pada kemampuan saudara sendiri!

1. Kalau suatu potensial termodinamika A didefinisikan sebagai
2. Udara dalam tabung piston, mula-mula tekanannya 100 kPa, kemudian ditekan secara
perlahan agar temperatur dalam Piston 28
0
C. Volume mula-mula dalam Tabung 0,2 m
3

ditekan menjadi 0,02 m
3
. Bila udaradianggap sebagai gas ideal, Hitung:
a. Kerja Sitem
b. Kalor (kedalam atau keluar sistem?)
3. Turunkan: *

+

4. Sebuah mesin pendingin akan mendinginkan sebuah benda bersuhu T
1
menjadi T
2
.
Untuk ini diperlukan kerja luar W. Tentukan W paling kecil yang diperlukan untuk ini.










5. Tuliskan judul tugas makalah yang telah saudara kumpulkan.

SELAMAT MENGERJAKAN SEMOGA BERHASIL
JANGAN LUPA BERDOA SEBELUM MENGERJAKAN




Q
W
Benda
RK-1









Universitas Brawijaya
Fakultas MIPA Jurusan Fisika
Ujian Akhir Semester

Mata Kuliah : Termodinamika
Dosen : Ir. H. M. Djamil, M.T.
Hari/tanggal : Rabu, 25 Juni 2007
Waktu : 90 (sembilan puluh) menit
Sifat : Open Books

1. Data-data :
P
1
= 1200 kPa; T
1
=700C
x= 100%; T
2
= 450C
P
3
= 250 kPa
P
4
= 200 kPa; T
4
= 00C
Rate of flow of Freon=0.025 kg/s
Power input to Compressor = 3kW






Hitung :
a. Heat transfer dari Condensor (Q
c
);
b. Heat transfer dari Compressor (Q
com
);
c. Heat transfer ke Evaporator (Q
E
);
d. Coefficient of Preformed (COP) System

2. Heat Engine dioperasikan antara Temperatur 1100
0
K dan 900
0
K; Panas yang diambil
dari heat Source sebesar 200 kJ dan panas yang dibuang ke heat Sink sebesar 150kJ.
Jika mesin tersebut menghasilkan Kerja sebesar 50 kJ. Apakah mesin tersebut bekerja
secara I rreversible, Reversible, atau I mposible. Jelaskan alasan saudara!



W
Condensor
1
2
Evaporator
4
3
Compresor
Expansion Valve















DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS MIPA

Mata Kuliah : Termodinamika Nama Dosen : Lailatin N., M.Si
Hari/Tanggal : Senin, 20 April 2009
Waktu : 90 menit Sifat : Catatan 2 halaman
UJIAN TENGAH SEMESTER
Kerjakanlah dengan jujur, yakinlah dengan kemampuan saudara.
Soal nomor 2 dan nomor 4 pilih salah satu.
Soal-Soal:

1. Gas Helium mula-mula bervolume 75 liter, bertekanan 10
5
N/m
2
, bertemperatur 300 K.
Namakanlah keadaan ini keadaan A. Anggap gas helium adalah gas ideal. Gas ini
mengalami proses adiabatik sampai volumenya 125 liter (keadaan B), berapakah:
a. Temperatur dan tekanan gas dalam keadaan B?
b. Usaha yang dilakukan gas dari A ke B
c. Kalor yang diserap gas dari A ke B
2. Dari dU= T dS – p dV dapat diperoleh 6 differensial parsial yang semuanya dapat
dinyatakan dalam besaran-besaran eksperimental. Yakni :(U/ S)v = T; (U/ V)s=
p; (
2
U/
2
)v = T/Cv; (
2
U/ S V)= 1/Vβs.
3. Suatu mole gas ideal melakukan perubahan dari p = 1 atm dan T=273 K, menjadi p=0,5
atm dan T = 546 K dalam proses ishotermal reversibel. Kemudian diikuti oleh proses
isobar reversibel. Keadaaan ini kemudian dikembalikan ke keadaan semula dalam
proses isokhorik reversibel, kemudian diikuti oleh proses adiabatik reversibel. (C
v
=
3R/20)
a. Gambar proses siklus ini dalam diagram P-V
b. Untuk masing-masing proses dan seluruh siklus, tentukan perubahan dalam T, V, p,
W, Q, dan U
4. Tuliskan salah satu dari persamaan Maxwell, kemudian turunkan 3 persamaan yang lain
dengan menggunakan hubungan-hubungan penting dari persamaan differensial parsial.

SELAMAT MENGERJAKAN



KUMPULAN SOAL-SOAL ELEKTRONIKA DASAR II

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2008/2009
JURUSAN FISIKA – FMIPA
Mata kuliah : ElektronikaDasar II Sifat : Tutupbuku
Hari / Tanggal : senin / 29 Juni 2009 Dosen : 1. Dr.Eng. Didik R. Santoso
Jam : 07.30 – 09.00 WIB 2. Ir. Aniwati

Catatan :1. Tidakadakertas lain selainkertaskerja (soal&lembarjawaban) di kursikerjasaudara.
2. bolehmenggunakankalkulator

Soal :
1. (30%). Untukrangakaianpadagambar 1,
a. Gambarlahgarisbeban DC dan AC –nya
b.Hitungdayatenang yang dilepaskan transistor dandayabeban AC maksimumnya.
c. HitungTeganganKeluaran (V
out
) dangambarbentuknya.
d.Hitungefisiensinya.
2. (30%). Untukrangkaianpadagambar 2, lakukanhal yang samasepertipadasoal no. 1.
3. (20%). Buatlahranngkaian filter aktifmenggunakan Op-Amp dengankemiringan 20
dB.Jenis filter adalah Band Pass Filter (filter lolosjalur) padafrekuensi10 kHz – 100
kHz. Gambarkanrangakaiannyadanjuga diagram responfrekuensinya.
4. (20%). Sebuahrangkaianlogikamempunyai table kebenaransepertipada Tabel-1.
Gambarkanrangkaiantersebutdalambentukaslidansederhananya.


Tabel-1
Masukan Keluaran
A B C Y
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 1
0 1 1 1
1 0 0 0
1 0 1 1
1 1 0 0
1 1 1 1

























UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2009/2010
JURUSAN FISIKA – FMIPA
MATA KULIAH : ELEKTRONIKA DASAR II
DOSEN : Dr.Eng. Didik R. Santoso, M.Si.
SIFAT : TUTUP BUKU, Bolehmenggunakankalkulator
WAKTU : 90 menit

Soal:
1. (40%). Untukrangkaianpadagambar 1, (r
e
transistor = 10 ohm)
a. Gambarlahgarisbeban DC dan AC-nya.
b.Hitungdayatenang yang dilepaskan transistor dandayabeban AC maksimumnya.
c. HitungTeganganKeluaran (V
out
) dangambarbentuknya.
d.Hitungefisiensinya.
2. (40%). Untukrangkaianpadagambar 2, Nyatakanfungsitransfernya,
sertagambarlahsinyal input danoutputnyasebagaifungsiwaktu.
3. (20%). Gambarkansebuahosilatorberbasis Op-Amp (bebas), danjelaskancarakerjanya.




KUMPULAN SOAL-SOAL GELOMBANG
Jurusan Fisika - FMIPA- UB
Ujian Tengah Semester (UTS)

Mata kuliah : Gelombang Tempat : RF
Down : Abdurrouf Tanggal : 15 April 2009
Sifat Ujian : Buka buku Waktu : 90 menit

1. Tinjau sebuah rangkaian RLC (rangkaian yang terdiri atas tahanan R, kuraparan L, dan kapasitor C).
Sebutkan syarat yang harus dipenuhi supaya terjadi getaran osilasi teredam.
2. Sebuah gelombang dengan fungsi
) 5 ( sin 02 , 0 ) , ( t t ÷ = _ t _ ¢
menjalar melalui tali dengan spat massa 0.01 kg/m
2
Tentukan
(a) amplitudo, panjang gelombang, periode, dan arah penjalaran gelombang
(b) tegangan tali pada saat kedudukan setimbang T
0

(c) impedansi gelombang
3. Carilah transforniasi Fourier dari
(a) Fungsi f (t) = sin ) (
0
t e
(b) Fungsi Gaussian: f (t) = exp ( ) { } ( ) { } ( )
2 2
2
2 exp 2 : . 2 e t e r r g jawab
r
t
÷ = ÷
4. Untuk gelombang pernmkaan di daerah perairan yang kedalamannya jauh melebihi panjang
gelombang bersangkutan, kecepatau lasenya ditentukan oleh
ì
t
t
ì
p
T g
v
2
2
+ =
Tentukan rasio antara kecepatan gugus v
g
pada scat A cukup pendek dan kecepatan gugus pada saat
ì cukup besar ) , / , ( panjang Vg pendek Vg ì ì .


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS MIPA – JURUSAN FISIKA
UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2005-2006
Mata Kuliah
Sifat
: Gelombang
: Buku Tertutup
Dosen
Waktu
: Drs. Adi Susilo, M.Si.., P.hD.
: 2 Jam

1. Gelombang tranversal pada tali, pada saat t= 0 (nol) didefinisikan sebagai:
2
1
1
x
v
+
= , dimana x dan
y dalam meter. Titik puncak awal dari gelombang tersebut terdapat di t=0 (nol). Jika kecepatan
gelombang adalah 2m/detik dan gelombang bergerak ke arah x positif, tuliskan persamaan dan
gambar dari gelombang tersebut pada t=1 detik, t=2 detik dan untuk sembarang t.
2. Cari/hitung transformasi fourier dari :
3. Diketahui suatu singal modulasi adalah ) 2 cos( ) ( t f t m
n
t = + , dengan frekuensi yang diambil sama
dengan 4 kali besarnya Nyquist frekuensi. Gelombang pencuplik didefinisikan
) ( ) (
s
n
nT t o t s ÷ = +
¿
·
· =

Hitung kandungan frekuensi dari modulasi amplitude pulsanya (PAM)
(petunjuk : gunakan rumus konvolusi)

==**Selamat Mengerjakan**==
















DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
FAKULTAS MIPA JURUSAN FISIKA

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2008/2009

Mata Kuliah
Sifat
Program Studi
: Gelombang
: Buku Tertutup
: Fisika
Dosen
Hari, Tanggal
Waktu
: Dr. Abdurrouf, Gancang Saroja, S.Si.
: Rabu, 24 Juni 2009
: 120 menit
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jawaban yang singkat, jelas, dan benar!
Silahkan PILIH pertanyaan yang Anda anggap mudah untuk dikerjakan terlebih dahulu!
1. Sebuah GE (dalam MKS) memenuhi persamaan, E
y
= 0, E
x
= 6 cos ]
2
) / ( 10 2 [
14
t
t + ÷ c z t x .
a. Tentkan frekuensi, panjang gelombang, arah rambat gelombang, amplitude, dan terapan
phase.
b. Tentukan kerapatan fluks magnetiknya.
2. Medan listrik maksimum di suatu titik yang berjarak 8 meter dari suatu sumber gelombang
elektromaknetik adalah 2,3 V/m. Hitunglah medan magnetik maksimumnya, intensitas rata-rata,
dan daya sumber gelombang elektromagnetik.
3. Asumsikan program TV kita dapat ditangkp di α-Centauri, bintang terdekat dari bumi. Jarak
bumi ke bintang tersebut 4,3 tahun cahaya. Jika stasiun di bumi mempunyai daya output 1000
kW, hitunglah intensitas sinyal yang diterima di α-Centauri.
4. Sebutkan dan jelaskan jenis modulasi yang sering digunakan dalam media transmisi.
5. Sebuah antena radar menerima
gelombang radio secara langsung dan
pantulan seperti pada gambar.
Tentukanlah besar sudut α dimana antena
menangkap maksimum pertama (terjadi
inferensi maks).
6. Pada suatu difraksi celah tunggal seperti
pada gambar, tuliskan persamaan beda
fase
1
dititikP | A . Bilamana terjadi
inferensi maksimum dan minimum?
Gerak Osilasi Dan Osilasi Bergandeng
1. Sebuah benda dengan masa m,
digantungkan pada tali elasts dengan
panjang l, luas penampang A, dan
modulus Young Y (lihat gambar). Jika
benda m ditarik ke bawah, maka dia
akan berosilasi harmonis. Tentukan
frekuensi pribadi .
0
nya ÷ e
) : (
0
ml
AY
Jawab = e





2. Sebuah pendulum dengan massa m,
panjang l, dan jari-jari girasi k. Jika
momen inersia akibat pendulum
tersebut adalah
l
g
=
0
e .
Hitunglah frekuensi pribadi nya ÷
0
e .
Jika massa pegasa diperhitungkan.
(Jawab:
l k / 1
9
2
0
+
= e )
3. Sebuah pegas dengan massa M dan
konstanta kekakuan k, dihubungkan
dengan benda dengan massa m. Jka
massa pegas diabaikan, diperoleh
frekuensi pribadi sistem pegas tersebut
adalah
m
k
=
0
e . Hitunglah
frekuensi pribadi nya ÷
0
e jika massa
pegas diperhitungkan. (jawab:
3 /
0
M m
k
+
= e )
4. Sebuah benda dengan massa m dan
panjang L, digantungkan pada dua
pegas dengan konstanta k, yang
disusun secara pararell dengan jarak d,
seperti diperlihatkan pada gambar.
Tentukan frekuensi pribadi nya ÷
0
e
jawab:
L
d
m
k
dan
m
k 6 2
2 1
= = e e




5. Gambar di bawah adalah cuplikan
osiloskop untuk pengukuran tegangan
sebagai fungsi waktu, dari sebuah
rangkaian HC. Berikan penjelasan
kenapa bentuk tegangannya seperti itu.






Getaran Teredam
1. Carilah frekuensi w dari rangkaian
RLC, seperti yang ditunjukkan pada
gambar di bawah.




2. Gambar di bawah menunjukkan tiga
jenis getaran teredam. Aspek fsis
apakah yang membedakan ketiga
getaran tersebut?







Gelombang Tali
Gelombang bunyi
Gelombang Pola Bidang Batas
Superposisi Gelombang
Deret Fourier
1. Nyatakan fungsi berikut
1 untuk 0 < x < t
f (x) =
-1 untuk t < x < 2t
dalam deret Fourier.
2. Gunakan hasil (1) untuk menentukan nilai
........
7
1
5
1
3
1
1 + ÷ + ÷ (jawab:
4
t
)
3. Gunakan fungsi berikut
x untuk 0 < x <
2
t

f (x) =
t - x untuk
2
t
< x < 2t
untuk menentukan nilai ÷ + ÷
5
1
3
1
1
........
7
1
+ (jawab:
8
2
t
)
4. Kecepatan sebuah gelombang diberikan
oleh
( )
2 2
1
2 2
1
0
0
o
u
u
o
< ÷
=
> ÷
x untuk
x
x untuk


Dengan menggunakan deret Fourier,
hitunglah energi yang terkandung dalam
gelombang tersebut pada t = 0, jika y
0
(x)
= 0. (jawab:
l
n
n
m
n
2
sin
4
2
2 2
2
to
t
u
= E )


Transformasi Fourier
Delta Dirac
1. Hitunglah nilai integral berikut :
(a) ( ) ( )
}
÷
+ ÷ +
3
3
2
2 2 5 dx x x x o
(b) ( ) ( )
}
÷
÷ ÷ +
3
3
2
2 2 5 dx x x x o
(c) ( ) ( )
}
÷
÷ +
3
3
2
2 5 dx x x x o
(d) ( ) ( )
}
÷
÷ ÷ +
3
3
2
5 2 5 dx x x x o








UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
FAKULTAS MIPA-JURUSAN FISIKA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Mata Kuliah : Gelombang Dosen : Drs. Ach. Agus Dardiri, M.Si
Ir. Wiyono, M.Si
Hari/Tgl : Kamis, 12-01-2012 Sifat : buka 2 halaman
Kelas : A/B Waktu : 100 Menit

Jawablah Pertanyaan di bawah ini dengan singkat, jelas dan kerjakan 4 soal saja!
1. Sebuah bandul bergetar dengan amplitudo a. Jika
(a) x (0) = a
(b) x (0) = -a,
carilah konstanta fase ¢ untuk masing-masing solusi berikut
( ) ¢ e + = t a x sin
( ) ¢ e + = t a x cos
( ) ¢ e ÷ = t a x sin
( ) ¢ e + = t a x cos
Untuk masing-masing kasus, carilah nilai t e yang menghasilkan
2 a x =
2 a x =
0 = x
2. Tunjukkan bahwa
( )
( )t m r
e t x
2 ÷
B + A =
Memenuhi persamaan m 0
..
2
2
= + + sx
dt
dx
r
dt
x d
ketika
m
s
m
r
=
2
2
4
.
3. Sebuah tegangan bolak-balik dengan amplitudo V
0
dipakai pada rangkaian seri LCR.
Perlihatkan bahwa tegangan arus resonansi sepanjang induktor atau kapasitor adalah QV
0
.
4. Pada gambar di bawah, dua massa m
1
dan m
2
dihubungkan dengan pegas yang panjangnya l
dan kekakuannya s, Jika pertambahan panjangnya adalah x, tunjukkan bahwa
.
2
2
1
1
sx
dt
dx
m
sx
dt
dx
m
=
=

Tunjukkan juga bahwa penggabungan kedua
persamaan menghasilkan nilai frekuensi
µ e s =
dimana µ adalah massa tereduksi dan besarnya adalah
2 1
2 1
m m
m m
+
= µ
Gunakan persamaan tersebut untuk menunjukkan bahwa nilai s untuk NaCl adalah s = 120
Nm
-1
. (m
Na
= 23 a.m.u, m
Cl
= 35 a.m.u, 1 a.m.u = 1,67 x 10
-27
kg, dan v
NaCl
= 1,14 x 10
13

Hz).
5. Suatu jam bandul matematis mempunyai waktu yang tepat, bila ditempatkan disuatu tempat
dengan g = 980 cm/s
2
. Ternyata ditempat yang baru waktunya bergeser dan bertambah besar
dengan 10 detik perhari. Tentukan harga g ditempat yang baru?
Catatan:
Pertambahan waktu dT menyebabkan perubahan perc.gravitasi dg.
6. Y(x,t) = 0,02 sin t (5x-t)
P = 0,01 kg/m
Tentukan : a) Tegangan tali pada kedudukan setimbang, T
0
?
b) Impedansi gelombang tali tsdb?
7. Tunjukkan dengan bantuan gambar yang jelas, bahwa rumus arus energi gelombang tali dan
rumus impedansi adalah :

P = T
0
/v (ƏY/Ət)
2
= T
0
v (ƏY/Ə
x
)
2
dan Z = T
0
(ƏY/Ə
x
) / ƏY/Ət.

8. Jelaskan proses penjalaran gelombang EM dan bedanya dengan gelombang mekanik!








UTS MK. Gelombang Jurusan Fisika Fmipa-UB.
Semester Genap 2009/2010
Dosen Penguji : DR. Eng. Agus Naba, MT.
Waktu : 100 menit
Sifat Soal : Semi Openbook

1. Jika amplitudo suatu gerak harmonic asilator diperbesar dua kali, maka apa pengaruhnya
terhadap besaran-besaran berikut:
a) Frekuensi
b) Fase
c) Kecepatan maksimum
d) Percepatan maksimum
e) Energi total.
2. Andaikan sebuah massa mempunyai gerak harmonik sederhana di sekitar titik x = 0 dengan
posisi mula-mula pada x = x
0
dan kecepatan awal v
o
pada t = 0. Jika frekuensi angular gerak
ini adalah e :
a) Tunjukkan bahwa amplitudo gerak ini adalah ( )
2 2
0
2
0
e v x + = A
b) Tunjukkan bahwa Konstanta Fase Gelombang adalah
0 0
v x e
3. Sebuah partikel bermassa 100 g yang bergerak dengan mode GHS memerlukan waktu 0.6
detik untuk bergerak bolak-balik antara dua titik yang berjarak 24 cm. Tentukan frekuensi
angular, amplitudo, dan energi mekanik total.
4. Sebuah massa ditempelkan pada sebuah pegas horizontal dengan konstanta pegas = o.85
Nm
-1
. Saat bergerak, ada gaya peredam yang besarnya berbanding lurus dengan kecepatan
gerak, dengan ¸ = 0.2 kg.s
-1
. Pada t = 0, massa berada di x=0 dan kecepatannya sebesar 50
cm s
-1
. Tentukan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai simpangan maksimum dari x=0!




GETARAN TERKOPEL
1. Problem 4.4
Pada gambar di bawah, dua massa m1 dan m2 dihubungkan dengan pegas yang
panjangnya l dan kekakuannya s. jika pertambagan panjangnya x, tunjukkan bahwa
m
1
̇

= s
m
2
̇

= s
tunjukkan juga bahwa penggabungan kedua persamaan menghasilkan

nilai frekuensi
mω = s/µ
di mana µ adalah massa tereduksi dan besarnya µ = m
1
x
1
/ m
2
x
2.
Gunakan persamaan
tersebut untuk menunjukkan bahwa nilai s untuk NaCl adalah s = 120 Nm
-1
(m
Na
= 23
a.m.u, m
Cl
= 35 m.a.u, 1 m.a.u = 1,67 x 10
-27
kg, dan v
NaCl
= 1,14 x 10
13
Hz.
>----- ----<
m
1
m
2
x
1
Penyelesaian x
2
Anggap pertambahan panjang x bernilai positif. Gaya yang bekerja yang bekerja pada m1
berarah ke x-positif, sedangkan gaya pada m2 mengarah ke x-negatif. Dengan demikian
persamaan geraknya adalah
m
1
x
1
= sx
m
2
x
2
= sx
karena x = x2 – x1 – l, maka persamaan di atas membentuk persamaan terkopel yang tidak dapat
dipecahkan secara langsung. Sebagai alternative, persamaan di atas harus dipisahkan dalam
bentuk perubahan variable. Karena gaya pada pegas hanya bergantung pada jarak antara kedua
massa, maka kuantitas x2 – x1 lebih bermakna secara fisis. Kita dapat menuliskan
̈ =

̈ =

̈ -s (1/m1 + 1/m2)
persamaan terakhir memberikan getaran dengan frekuensi
ω
2
= s 1/m1 + 1/m2) = s ( (m1 + m2) / m1m2) = s / [ m1m2/ (m1 + m2) ] = s/µ
untuk molekul NaCl,
µ = [(23 x 35)/(23 + 35)] x a.m.u = 2,3 x 10
-26
kg
dan ω = 2π x 1,14 x 10
13
. menggabungkan dua hasil tersebut , didapatkan kekauan molekul
NaCl s = 118 Nm
-1
.

2. Problem 4.5
Dua buah massa yang sama (seperti ditunjukkan pada gambar di bawah) berosilasi dalam
arah vertical. Tunjukkan bahwa frekuensi dari mode normal dari osilasi adalah
ω
2
= (3 ± √5) s/2m
perlihatkan juga bahwa dalam mode yang lebih lambat, rasio dari amplitudo massa atas
terhadap amplitudo massa bawah adalah ½ (√5 – 1), sedangkan kuantitas yang sama
untuk mode yang lebih cepat adalah -½ (√5 + 1).





m





m




Penyelesaian
Satu-satunya pengaruh gravitasi pada system adalah menggeser posisi kesetimbangan
massa, sehingga dapat diabaikan dalam perhitungan. Misalkan pergeseranmassa atas dan
bawah berturut-turut adalah x1 dan x2. Analog dengan prob;lem sebelumnya, persamaaan
geraknya adalah

1
= -s
1
– s (x
2
– x
1
)
m ̈
2
= s (x
1
– x
2
)
kedua persamaan trsebut dapat ditulis sebagai

m (d
2
/dt
2
) (

) = s (


) (

)

dengan mengasumsikan baik x1 maupun x2 bervariasi terhadap waktu mengikuti pola
e
iωt
, maka persamaan di atas menjadi

-(mω
2
/s) (

) = (


) (

)

Jel;as sekarang bahwa permasalahannya adalah permasalahan nilai eigen. Misalkan nilai
eigennya adalah . Maka persamaan eigennya adalah

Det (


) = 0

Yang memberikan nilai eigen

=

(3 √5). Sebagai konsekuensinya, mode osilasi
system memiliki frekuensi
ω
2
= (3 ± √5) s/2m

Untuk mode yang lebih lambat ( =

(3 √5), didapatlkan
- ½ (3 ± √5) (

) = (


) (

)

Sehingga didapatlan x1 = ½ (√5 – 1) dan x2 = 1, sehingga
x1/x2 = ½ (√5 – 1)

untuk mode yang lebih cepat ( =

(3 √5), didapatkan

- ½ (3 + √5) (

) = (


) (

)

Hasil ini dapat diperumum untuk sebarang system terkopel : (i) pada mode yang lebih
lambat atau mode yang kurang energik, kedua massa cenderung bergerak ke arah yang
sama, sedang (ii) pada mode yang levbih cepat atau mode yang lebih energik, kedua
massa cenderung bergerak kearah yang berlawanan.

3. Problem 4.10
Perhatikan gambar di bawah ini. Gaya sebesar F
0
cos ωt bekerja pada bandul kanan. Jika
terdapat redaman dengan konstanta r, tunjukkan bahwa persamaan geraknya adalah

̇

̈

Perkihatkan juga bahwa persamaan gerak untuk modenormal X = x + y dan Y = x-y
adalah getaran teredam dengan gaya F
0
cos ωt. Pecahkan persamaan untuk X dan Y, dan
abaikan r, untuk menunjukkan bahwa

[

]

[

]

Dimana

dan

perlihatkan juga bahwa

Dan skets perilaku osilator sebagai fungsi frekuensi untuk menunjukkan bahwa pada
jangkau frekuensi

gerak sepanjang teratenuasi.

Penyelesaian
Persamaan gerak system adalah
̈ ̇

̈ ̈

Dengan

penjumlahan kedua persamaan tersebut, dan dengan mendefinisikan X =
x + y, menghasilkan

̈

̇

Selanjutnya pengurangan persamaan pertama dengan persamaan kedua, dan dengan
mendefinisikan Y = x – y, menghasilkan

̈

̇

Dimana

Persamaan terakhir adlah persamaan getaran terpaksa dan
solusinya adalah

*(

)

+

(4.1)

Dan

*(

)

+
(

) (4.2)

Selanjutnya kita diminta untuk mengabaikan pengaruh r atau menganggap r -> 0,
sehingga

{

Sehingga

*(

)

+

|

|

{

Dengan demikian penjumlahan pada penyebut persamaan (4.1-4.2) saling menghilangkan
dan

[

]

Dan

[

]



Dengan demikian, mengingat bahwa x = ½ (X + Y) dan y = ½ (X – Y), maka

[

]

Dan

[

]

Selanjutnya, rasio keduanya adalah

4. Problem 4.12
Gambar di bawah memperlihatan 2 rangkaian LC identik yang digabungkan dengan
kapasitor C, dengan arah arus ditunjukkan oleh anak panah. Persamaan tegangan adalah

V
1
– V
2
=

Sedangkan persamaan arusnya adalah

Pecahkan persamaan tegangan untuk koordinat mode normal I
a
+ I
b
dan I
a
- I
b
untuk
menunjukkan bahwa osilasinya diberikan oleh

pada

pada

Perlu dicatat bahwa ketika I
a
= I
b ,
kapasitor penghubung dapat dihilangkan dan q
1
= -q
2
.
ketika I
a
= -I
b,
q
2
= -2q
1
= -2q
3

V
2
V
3


I
a
I
b
q
1
q
2
q
3
C C C




Penyelesaiian
Kita bermodalkan persamaan tegangan

V
1
– V
2
= LI
a
, V
2
– V
3
= LI
b

Dan persamaan arus

q
1
= -I
a
, q
2
= I
a
– I
b
, q
3
= I
b

perlu dicatat bahwa

LI
a
= V
1
– V
2
=

-

Diferensisasi terhadap t dan perkalian dengan C, menghasilkan

̈

̈

̈

(4.3)


Denga cara yang sama, didapatkan

̇

V
2
– V
3
=

Diferensiasi terhadap t dan perkalian dengan C, menghasilkan

̈

̈

̈

(4.4)

Kita tulis kembali persamaan (4.3) dan persamaan (4.4), sebagai berikut

̈

̈

Penjumlahan kedua persamaan dengan I
1
= I
a
+ I
b
menghasilkan

̈

Pengurangan kedua persamaan dengan I
2
= I
a
- I
b
menghasilkan

̈

Dengan demikian , pada waktu I
2
= 0 maka I
a
= I
b
dan sistem berosilasi dengan modus
normal I
1
dengan frekuensi
1.
Ketika I
1
= 0, maka I
a
= - I
b
dan system berosilasi dengan
modus normal I
12
dengan frekuensi
2.

5. Problem 4.19
Gambar di bawah ini menunjukkan molekul triatomik dengan molekul berat M terikat
pada dua atom dengan massa m pada kedua sisinya, dimana m < M. ikatan antar molekul
diperikan dengan pegas dengan kekakuan s dan pada keadaan setimbang pusat atom
berada sepanjang garis lurus. Gerak harmonis sedrhana dianggap terjadi sepanjang sumbu
linier dan diberikan oleh

e

Dimana

adalah pergeseran atom ke-J dari posisi kesetimbangannya. Dengan menata
persamaan yang ada dan memecahkannya dengan metode matrix, tunjukkan bahwa mode
normal memiliki frekuensi

= 0,

=

,

=

Deskripsikan gerakan atom dalam setiap mode.

m M m

Penyelesaian
Persamaan gerakan system adalah

1
+ s (

-

) = 0

+ s (

-

) + s (

= 0
m

+ s (

= 0


dengan mengasumsikan

=

, didapatkan

(

) (

) = (

)

Atau

|

| = 0


Persamaan determinan menghasilkan

[

] = 0

Dengan menset suku pertama pada persamaan di atas sama dengan nol didapatkan

. selanjutnya dengan menset suku kedua sama dengan nol

dan dengan sedikit penataan atas suku-sukunya didapatkan

(

) = 0

Yang memberikan nilai frekuensi

= 0

=

Sekarang kita masukkan nilai ke dalam persamaan matriks (pers. (4.5)). Untuk

= 0, persamaan matriksnya adalah

(



) (

) = (

)


Persamaan di atas menghasilkan

=

=

=


=



Karena
2 =
0 berarti tidak ada vibrasi, yang ada hanya translasi. untuk

, persamaan matriksnya adalah

(

) (

) = (

)

Persamaan di atas menghasilkan


,


Yang berarti atom tengah diam, sedang dua atom yang lain bervibrasi secara simetris.
Untuk

, persamaan matriksnya adalah

(



)(

) = (

)

Persamaan di atas menghasilkan

(

)

Dalam mode ini, dua atom ujung bervirbrasi secara simetris, sedang atom tengah
bervibrasi dengan fase yang berlawanan.