You are on page 1of 5

1. Cambarus sp (udang) Morfologi : Pembagian badan : terdiri dari chepalothorax ( kepala dan dada bersatu) dan abdomen.

Cephalothorax terdiri atas 13 ruas, Abdomen umumnyaterdiri atas 6 ruas. Bentuk badan : Tubuhnya beruas terdiri atas plat (lembaran) dorsal yang disebut tergum.Plat ventral disebut sternum, plat yang menggantung menyebelah disebut pleuron, platantara pleuron dan kaki disebut epineura. Terdapat 19 pasangan appendage dimana tiap-tiap segemn
tubuhnya mempunyai sepasang segmen.

Jumlah kaki : memiliki lima pasang kaki jalan pada bagian thorax dan lima pasang kaki renang yang memilki selaput yang terdapat pada Antena : Pada bagian appendage kepala terdapat sepasang antenna panjang dan besar (sungut) Alat mulut : Dua pasang antena, Satu pasang mandibula untuk menggigit mangsanya,
Satu pasang maksilla, Satu pasang maksilliped. Maksilla dan maksiliped berfungsi untuk menyaring makanan dan menghantarkan makanan ke mulut.

Habitat : sungai, biasanya menempel dengan di batu – batu, akar pohon, pohon – pohon mati, dan di batu cadas. Peranan : dikonsumsi sebagai sumber protein Anatomi : - pencernaan makanan terdiri atas mulut, oesophagus, lambung yang terdiri dari cardiac dan pylorus, usus dan anus. Alat ekskresi terdiri atas sepasang badan yang disebut kelenjar hijau yang terletak pada bagian ventral dari cephalothorax di muka oesophagus. Sistem saraf seperti cacing, sentralsnya terdiri atas gas ganglion yang disebut otak. Reproduksi : diocious 2. Scylla serrata (kepiting) 3. Morfologi : epiting bakau Scylla serrta memiliki bentuk morfologi yang bergerigi, serta memiliki karapas dengan empat gigi depan tumpul dan setiap margin anterolateral memiliki sembilan gigi yang berukuran sama. Kepiting bakau memiliki capid yang kuat dan terdapat beberapa duri (Motoh 1979 dan Perry 2007). 4. Pembagian badan : abdomen , cephalothorax 5. Bentuk badan : tubuh yang unik dan tubuhnya berwarna gelap yang dikenal dengan bentuk
tubuhnya yang melebar melintang, ciri khas yang dimiliki kepiting adalah kerapasnya berbentuk pipih, agak cembung, dan berbentuk heksagonal, atau agak persegi. jantan memiliki abdomen berbentuk agak lancip yang menyerupai segitiga sama kaki, sedangkan kepiting betina dewasa agak membundar, dan melebar,

6. Jumlah kaki : 10 buah (lima pasang) kaki, pasangan kaki pertama disebut capit yang berperan sebagai alat pemegang/penangkap makanan, pasangan kaki kelima berbentuk seperti kipas (pipih) berfungsi sebagai kaki renang dan pasangan kaki lainnya sebagai kaki jalan. Antena : 8. Alat mulut : 9. Habitat : di seluruh perairan pantai Indonesia, terutama di daerah mangrove, di daerah tambak air payau, muara sungai, tetapi jarang ditemukan di pulau-pulau karang. 10. Peranan : dikonsumsi sebagai sumber protein 11. Anatomi : 12. Libellula sp (capung)

serta bahan untuk pembuat ligament buatan. bahan perekat pada tendon. Sebagai gantinya. Laba-laba tidak memiliki mulut atau gigi untuk mengunyah. digantikan sepasang pedipalpus Alat mulut : tak memiliki mulut pengunyah. sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai bahan tekstil seperti rompi anti peluru. 19. pedipalpus pada hewan jantan dewasa membesar dan berubah fungsi sebagai alat bantu dalam perkawinan. 16. Araneus sp (laba2) 14. b) Sebagai bahan polimer yang ramah lingkungan Jaring laba-laba memiliki sifat bioaktif yang baik terhadap lingkungan sehingga sangat baik untuk bahan polimer pembuatan plastic atau fiberglass contohnya botol biodegradable. 18. dan perut(abdomen) Bentuk badan : Jumlah kaki : Antena : Alat mulut : Habitat : Peranan : Anatomi : 13. 17. Antara cephalothorax dan abdomen terdapat penghubung tipis yang dinamai pedicle atau pedicellus. sudut-sudut ruang. terdapat pula sepasang atau beberapa alat bantu mulut serupa tangan yang disebutpedipalpus. Habitat : Labah-labah banyak ditemukan di area seperti langit-langit. dan satu sampai empat pasang mata. Bentuk badan : Jumlah kaki : empat pasang kaki Antena : tidak memiliki. sehingga di sekitar area banyak terdapat sarang-sarangnya yang sangat mengganggu dalam hal kebersihan 21. Peranan : Sebagai bahan tekstil Jaring laba-laba mempunyai keistimewaan yaitu kuat dalam menahan tekanan dan memiliki elastisitas yang baik. Selain sepasang rahang bertaring besar (disebut chelicera). parasut dan jaring. pakaian yang resistant terhadap robekan. 15. Morfologi : cephalothorax melekat empat pasang kaki. 20. sabuk pengaman. mulut laba-laba berupa alat pengisap untuk menyedot cairan tubuh mangsanya. . Pada beberapa jenis laba-laba. sehingga dapat dimanfaatkan dalam medis sebagai benang jahit pada pembedahan. dada (thorax). c) Sebagai bahan biomedis Karena memiliki sifat anti bakteri dan biocompatible. Pembagian badan : sefalotoraks ( kepala dan dada (thorax)dan abdomen yang tidak bersegmen.Morfologi : Pembagian badan : kepala.. mulut serupa tangan yang disebut pedipalpus. dsb.

sekum. Alat mulut : mulut menggigit dan menjilat Habitat : Peranan : membantu penyerbukan (polinator). Anatomi : esophagus. Pembagian badan : kepala. Peranan : 33. Periplaneta (kecoa) 25. Jumlah kaki : 29. Gonad pada bagian ventral abdomen (Brotowidjojo. Tabung Malphigi sebagai sistem eksresi 4.1. Vespa sp (tawon) Morfologi : "pinggang" berukuran ramping yang menghubungkan bagian dada dengan perutnya (kecuali pada lalat gergaji famili Tenthrenidae) sehingga tubuhnya bisa menekuk dengan mudah. Pembagian badan : 27. Ganglion ventral dan ganglion dorsal sebagai sistem saraf dan perasa 5. dan abdomen Bentuk badan : Jumlah kaki : Antena : di kepala tawon adalah sepasangantena yang berbuku-buku untuk mendeteksi rangsangan kimia. Antena : 30. 23. Alat mulut : 31. rectum. kelenjar-kelenjar hepatic. Paru-paru yang terdiri dari lamel-lamel yang berlipat dalam ruang pernafasan. menghasilkan madu untuk dikonsumsi manusia. Darah dipompa keluar melalui pembuluh-pembuluh terus masuk ke sinus-sinus tubuh. lambung penghisap. Valanga sp (walang) Morfologi : Pembagian badan : Bentuk badan : Jumlah kaki : . Anatomi : 34. Habitat : kamar mandi dan disekitar tempat sampah 32. sarana pengobatan alternatif Anatomi : 24. saku kloaka dorsal dan anus sebagai sistem digesti. Sinus ventral menghubungkan sinus-sinus itu dengan paru-paru buku 3. 22. jantung pada bagian dorsal abdomen yang terletak di ruang pericardial dan menerima darah melaluli sepasang ostium. 1989). Beberapa jenis tawon semisal tawon sarang lumpur dari famili Spechidae bahkan memiliki ruas [2] pinggang yang panjang. Bentuk badan : 28. thorax. 2. Morfologi : 26.

Pembagian badan : 49. Antena : 52. Habitat : 43. Anatomi : 45. Pembagian badan : 38. Morfologi : 48. Habitat : 54. Peranan : 44. Anatomi : 56. Alat mulut : 53. Musca domestica (lalat) 47. Jumlah kaki : 51. Scuitigera sp (labang kayke) Morfologi : Pembagian badan : Bentuk badan : Jumlah kaki : . Morfologi : 37. Gryllus sp (jangkrik) 36. Antena : 41. Spirobillus sp (kaki banyak) Morfologi : Pembagian badan : Bentuk badan : Jumlah kaki : Antena : Alat mulut : Habitat : Peranan : Anatomi : 46. Jumlah kaki : 40.Antena : Alat mulut : mulut menggigit dan mengunyah Habitat : Peranan : Anatomi : 35. Peranan : 55. Bentuk badan : 39. Bentuk badan : 50. Alat mulut : mulut menggigit dan mengunyah 42.

Anatomi : 67. Alat mulut : tipe mulut menggigit mengunyah 64. Oryctes sp (kumbang) 58. Peranan : 66. Lepidoptera sp Morfologi : Pembagian badan : Bentuk badan : Jumlah kaki : Antena : Alat mulut : mulut seranga bertipe pengisap. Antena : 63.Antena : Alat mulut : Habitat : Peranan : Anatomi : 57. Bentuk badan : 61. abdomen. Pembagian badan : caput. thorax. Habitat : 65. 60. Morfologi : 59. Habitat : Peranan : Anatomi : . Jumlah kaki : 62. sedang larvanya memiliki tipe penggigit.