You are on page 1of 13

Presentasi Kasus

KARSINOMA REKTUM

Diajukan Oleh : PUSPITA DEWI 0218011065

Pembimbing : Dr. Adyananto, Sp.BS

SMF BEDAH RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG NOVEMBER 2008

PRESENTASI KASUS I. II. Identitas Nama Umur Jenis kelamin Agama Pekerjaan Alamat Masuk RSAM Anamnesa : : : : : : : Ny. R 38 tahun Perempuan Islam Buruh Jalan raden saleh gunung sugih 26 November 2008

Autoanamesa, 28 November 2008 Keluhan utama Keluhan tambahan : : Susah Buang Air Besar Keluar lendir dari anus, sakit pada anus, benjolan pada perut kanan, perut terasa kencang dan sakit. Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang dengan keluhan susah buang air besar sejak 1,5 bulan yang lalu. Sebelumnya 7 bulan yang lalu, pasien mengeluh BAB menjadi cair disertai lendir dan darah berwarna merah segar. Semakin lama pasien 2

semakin susah BAB dan keluar lendir terus menerus berwarna putih dari disertai rasa sakit pada anus. Pasien mengeluh terdapat benjolan pada perut sebelah kanan sejak 3 bulan yang lalu. Sebelumnya sebesar telur ayam, semakin lama membesar disertai rasa kencang dan sakit pada perut. Pasien merasakan berat badannya menurun, nafsu makan berkurang. Oleh karena itu pasien akhirnya dating ke RSAM Abdoel Moeloek. Riwayat Penyakit Dahulu Pasien tidak pernah menderita sakit seperti ini sebelumnya. Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada keluarga pasien yang menderita penyakit seperti pasien. III. Pemeriksaan Fisik

Status Present Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi : : : : Tampak sakit sedang Compos mentis 90 / 60 mmHg 76 x/mnt

Pernapasan Suhu Tinggi badan Berat badan

: : : :

22 x/mnt 36,40 C 175 cm 48 kg 3

Keadaan gizi

Kurang

Status Generalis Kepala Bentuk Rambut : : Oval, normal, simetris Hitam bercampur uban, lurus, tidak mudah dicabut Mata : Palpebra tidak oedema, sklera tidak ikterik, konjungtiva anemis, pupil isokor, refleks cahaya (+ / +), penglihatan baik. Hidung : Bentuk norma, simetris, septum tidak deviasi, kavum nasi mukosa tidak hiperemis,

penciuman baik, sekret tidak ada Telinga Mulut : : Simetris, liang lapang, serumen (-) Bibir tidak sianosis, basah, tidak pecah pecah, lidah kotor, tremor (-), stomatitis (-)

Leher Inpeksi : Simetris, trakhea di tengah, tidak ada pembesaran kalenjar getah bening Palpasi : Tidak ada pembesaran kalenjar getah bening 4

dan kalenjar tiroid Thoraks Paru Inspeksi : Bentuk normal, pergerakan nafas simetris kiri kanan Palpasi Perkusi Auskultasi : : : Fremitus taktil kanan dan kiri sama Sonor pada kedua lapang paru Bunyi nafas vesikuler normal pada seluruh lapangan paru, ronkhi (-), wheezing (-) Jantung Inspeksi Palpasi : : Pulsasi iktus kordis tidak terlihat Iktus kordis teraba pada sela iga V midklavikula kiri Perkusi : Batas atas sela iga II garis parasternal kiri Batas kanan sela iga V garis midklavikula kiri Batas kiri sela iga IV midklavikula kiri Auskultasi Abdomen Inspeksi Palpasi : : Perut kanan lebih cembung dari perut sebelah kiri Teraba massa pada perut kanan 17 x 18 cm, : Bunyi jantung I II murni, murmur (-)

batas tidak tegas, konsistensi keras, permukaan rata, tidak mobile, nyeri tekan (+), nyeri lepas (-) Perkusi Auskultasi EKSTREMITAS Superior Inferior : : : Oedem (-/-), sianosis (-) Oedem (-/-), sianosis (-) Perempuan, tidak ada kelainan : : Pekak hati (+), timpani (+), shifting dullnes (-) Bising usus (+), lemah

GENITALIA STATUS LOKALIS Regio Anal Inspeksi

Lubang anus terlihat Terlihat lendir berwarna putih di sekitar anus

Rectal Toucher

Kontraksi sfingter ani tidak menjepit Massa pada jam 6 12, panjang 4 cm Nyeri tekan (+) Handschoend : lendir (+), darah (+), feses (-)

IV.

Pemeriksaan Penunjang

A. Darah Rutin 1. Darah Hemoglobin : 11,6 gr % 6

LED Leukosit Hitung jenis 2. Biokimia Ureum Creatinin SGOT SGPT 3. Kadar gula darah B. Radiologi RO Thoraks Pulmo Cor Kesan : : : : 19 Agustus 2005

: : :

42 mm/jam 8100 /ul 0/1/0/84/12/3

: : : : :

16 mg/dl 0,8 mg/dl 37 U/L 42 U/L 130 mg/dl

(10 50) (0,6 1,1) (6 30) (6 45)

Branchovaskular meningkat kasar, infiltrat (-) Besar normal Bronchitis, metastise (-) : Kontraksi sfingter ani tidak menjepit Massa pada jam 6 12, panjang 4 cm Nyeri tekan (+) Handschoend : lendir (+), darah (+), feses (-)

C. Rectal Toucher

RESUME

Pasien seorang perempuan, 38 tahun dengan keluhan susah BAB sejak 1,5 bulan yang lalu. Sebelumnya 7 bulan yang lalu, BAB pasien menjadi cair disertai lendir berwarna putih dan darah berwarna merah segar dan rasa sakit pada anus. Pasien mengeluh benjolan di perut sebelah kanan sejak 3 bulan yang lalu, disertai rasa sakit dan kencang pada perut. Sebelumnya benjolan sebesar telur ayam dan semakin lama dirasakan pasien semakin membesar. Pasien mengeluh nafsu makan berkurang dan berat badan berkurang Dalam pemeriksaan fisik ditemukan : 1. Status Present Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Suhu Tinggi badan Berat badan Keadaan gizi : : : : : : : : : Tampak sakit sedang Compos mentis 90 / 60 mmHg 76 x/mnt 22 x/mnt 36,40 C 175 cm 48 kg Kurang 8

2. -

Status Generalis Mata Abdomen Inspeksi Palpasi : : Perut kanan lebih cembung dari perut sebelah kiri Teraba massa pada perut kanan 17 x 18 cm, batas tidak tegas, konsistensi keras, permukaan rata, tidak mobile, nyeri tekan (+), nyeri lepas (-) Perkusi Auskultasi : : Pekak hati (+), timfani (+), shifting dullnes (-) Bising usus (+), lemah : Konjungtiva ananemis

3.

Status Lokalis

Regio Anal Inspeksi : Lubang anus terlihat Terlihat lendir berwarna putih di sekitar anus Rectal Toucher : Kontraksi sfingter ani tidak menjepit Massa pada jam 6 12, panjang 4 cm Nyeri tekan (+) Handschoend : lendir (+), darah (+), feses (-)

Pemeriksaan Penunjang A. Darah Rutin 1. Darah Hemoglobin LED Leukosit Hitung jenis 2. Biokimia SGOT SGPT 3. Kadar gula darah B. Radiologi RO Thoraks Pulmo Cor Kesan : : : : 19 Agustus 2005 Branchovaskular meningkat kasar, infiltrat (-) Besar normal Bronchitis, metastise (-) : Kontraksi sfingter ani tidak menjepit Massa pada jam 6 12, panjang 4 cm Nyeri tekan (+) Handschoend : lendir (+), darah (+), feses (-) : : : 37 U/L 42 U/L 130 mg/dl (6 30) (6 45) : : : : 11,6 gr % 42 mm/jam 8100 /ul 0/1/0/84/12/3

C. Rectal Toucher

10

Pemeriksaan Anjuran colonoscopy USG

Diagnosa kerja Susp. karsinoma rektum Diagnosa Banding Polip Rectum NeoPlasma rectum Penatalaksanaan 1. Umum Bed rest Diet TKTP Infus RL Tranfusi darah (Whole Blood) Rencana terapi operatif Rencana terapi paliatif Terapi suportif : : : : 20 tetes / menit : 500 cc

Colostomy Kemoterapi dan radiasi

Meneruskan dan menjelaskan penyakit kepada keluarga. Memberi semangat pada pasien untuk terus menjalani terapi tanpa putus asa.

11

Prognosa Quo ad vitam Quo ad functionam Quo ad sanationam : : : ad bonam ad malam dubia ad bonam

12

DISKUSI

Dari hasil autoanamnesis, pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang dapat ditegakkan diagnosa Carsinoma Recti. Pada autoanamnesa didapatkan BAB menjadi cair disertai lendir dan darah, sakit pada anus dan berat badan menurun. Pada pemeriksaan colok dubur ditemukan ujung jari tidak terjepit pada daerah rectum, massa pada jam 6-12, nyeri tekan (+), handschoend = lendir (+), darah (+), feses (-). Kemudian pada pemeriksaan penunjang

colonoscopy didapatkan massa pada rectum, mudah beradarah, berbenjol benjol, panjang 5 cm. Kesan susp. Carsinoma Rectum, dan dilakukan biopsi. Biopsi merupakan diagnosa pasti dari Carsinoma Rectum, Pasien mengeluh benjolan pada perut kanan, sebaiknya dilakukan

pemeriksaan USG untuk mengetahui apakah benjolan tersebut merupakan metastasis dari adenokarsinoma rekti tersebut. Karena dengan pemeriksaan USG, kita dapat mengetahui metastasis dari tumor tersebut dan dapat

menentukan prognosis pasien tersebut.

13