You are on page 1of 2

PERSEKUTUAN HUKUM ADAT 1.

Pengertian Persekutuan adat adalah : Merupakan kesatuan-kesatuan yan mempunyai tata susunan yang teratur dan kekal serta memiliki pengurus sendiri dan kekayaan sendiri baik kekayaan materiil maupun imateriil. (Soeroyo W.P.). Djaren Saragih mengatakan : Persekutuan hukum adalah : Sekelompok orang-orang sebagai satu kesatuan dalam susunan yang teratur yang bersifat abadi dan memiliki pimpinan serta kekayaan baik berwujud maupun tidak berwujud dan mendiami alam hidup diatas wilayah tertentu. Van Vollenhoven mengartikan persekutuan hukum sebagai suatu masyarakat hukum yang menunjukkan pengertian-pengertian kesatuan-kesatuan manusia yang mempunyai : 1. Tata susunan yang teratur 2. Daerah yang tetap 3. Penguasa-penguasa atau pengurus 4. Harta kekayaan Beberapa contoh persekutuan hukum adalah : Famili di Minangkabau : Tata susunan yang tetap yang disebut rumah Jurai 32 - Pengurus sendiri yaitu yang diketuai oleh Penghulu Andiko, sedangkan Jurai dikepalai oleh seorang Tungganai atau Mamak kepala waris. - Harta pusaka sendiri Terbentuknya Persekutuan Hukum ada tiga asas atau macam, yaitu : 1. Persekutuan Hukum Geneologis. Yaitu yang berlandaskan kepada pertalian darah, keturunan. Persekutuan Hukum Geneologisdibagi tiga macam : a. Pertalian darah menurut garis Bapak (Patrilineal) seperti Batak, Nias,

Ada tiga macam persekutuan territorial yaitu : a.Sumba. Dayak. c. b. Perserikatan . Persekutuan Hukum Territorial Yaitu berdasarkan pada daerah tertentu atau wilayah. Peersekutuan Daerah Dimana didalamnya terdapat beberapa desa yang masing-masing mempunyai tata susunan sendiri. Aceh. Pertalian darah menurut garis Bapak dan Ibu (Unilateral) seperti di Pulau Jawa. Pertalian darah menrut garis Ibu (Matrilineal) seperti Minangkabau. 2. c. Persekutuan Desa Yaitu orang-orang yang terikat dalam satu desa b.