You are on page 1of 11

Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan

BAB I GAMBAR KERJA
1.1. Uraian Gambar kerja adalah gambar yang terdiri dari gambar sketsa yang dilengkapi beberapa gambar tampak dan potongan yang dianggap penting. Oleh karena itu, gambar ini bisa digunakan sebagai dasar/pelengkap dalam menentukan biaya antara perencana, pemberi proyek dan kontraktor. Dengan adanya gambar kerja, maka kontraktor dapat membayangkan bentuk dan rupa bangunan yang diinginkan oleh prinsipal atau powheer dan bagaimana untuk melaksanakannya. 1.2. Cara Membaca Gambar Kerja Karena kita tahu bahwa setiap kontraktor akan mengajukan anggaran biaya mereka masing masing, maka kita berusaha membuat suatu “Estimate” atau perhitungan seteliti mungkin, sehingga diharapkan nanti penawaran kita mendekati atau melebihi sedikit dari anggaran yang telah dibuat oleh direksi. Gambar kerja itu kita perhatikan dan teliti benar benar ukurannya. 2.1.1. Gambar Tampak Dari gambar tampak, dapat diketahui bidang bidang mana yang terletak disamping dan diatas serta penjelasan keadaan. 2.1.2. Gambar Potongan Dari gambar potongan, dapat diketahui ukuran tinggi dan lebar dari gambar tersebut. 2.1.3. Gambar Detail Dari gambar detail, dapat diperlihatkan bagian – bagian struktur yang tidak terlihat atau tidak jelas pada gambar tampak dan potongan.

tebal 30 cm 7) Talud kali.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan Keterangan dari gambar kerja : 1) Balok lantai 2) Lantai lantai 3) Railing 4) Angker angker 5) Mor baut 6) Tembok pengaman kali. tebal 30 cm 8) Tulangan atas balok gelagar 9) Tulangan bawah balok gelagar 10)Tulangan atas balok diafragma 11)Tulangan bawah balok diafragma 12)Balok gelagar 13)Balok diafragma 14)Tulangan utama 15)Tulangan sengkang = = = = = = = = 4 buah 5 buah 4 buah 4 buah 30/40 20/25 φ16 φ 8 – 150 = Pasangan batu = = = = = = 10/15 (Kelas I) 4/20 (Kelas I) 4/6 φ16 – 1000 φ16 Pasangan batu .

terhitung sejak tanggal dimulainya pekerjaan. Pelaporan Pihak kontraktor harus menyerahkan kepada direksi teknik suatu laporan progres mobilisasi menurut detail dan waktu yang ditentukan. 2. meliputi : . 2.1. pembuangan hasil galian. Periode Mobilisasi Mobilisasi dari seluruh pekerjaan yang terdaftar harus diselesaikan tepat pada waktunya.1.2. 2. Lokasi Pekerjaan Lokasi pekerjaan terletak pada Desa Banua Baru Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polmas.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan BAB II SPESIFIKASI 2.1. Ruang Lingkup Pekerjaan jembatan kayu sepanjang 790 cm meliputi galian tanah.2.2. plesteran.1. Program Pelaksanaan Program mobilisasi harus menetapkan waktu dari semua kegiatan mobilisasi dan informasi.1.1.2. 2.3. Umum 2. Mobilisasi dan pemasangan peralatan konstruksi dari suatu lokasi asalnya ketempat yang digunakan sesuai kontrak.2. Kontraktor harus menyediakan semua peralatan yang dibutuhkan dan fasilitas lainnya guna keperluan base camp kontraktor dan kegiatan pelaksanaan.1.1. pasangan batu. dan lainnya.

Bench Marks Tanda dasar proyek merupakan bench mark yang terletak berdekatan dengan jembatan ketinggian Bench Mark adalah didasarkan pada titik utama. 2. berdasarkan atas hasil kemajuan pekerjaan mobilisasi yang telah dicapai.1.2. apabila terjadi keraguan dari kontraktor kebenarannya dari muka tanah.3.1. Permukaan Tanah Asli Muka tanah akan dianggap betul sesuai dengan kontrak. Survey dan Pengukuran Pekerjaan Kontraktor harus menyediakan dan memelihara peralatan perlengkapan untuk dipakai oleh direksi. .1.4.2. Pengukuran dan Pembayaran Pengukuran atas kemajuan mobilisasi akan ditentukan oleh direksi teknik. Pembayaran kegiatan mobilisasi harus didasarkan atas lump sump menurut jadwal dimana sudah termasuk segala biaya yang diperlukan untuk pengadaan dan pemasangan dan seluruh buruh buruh. 2. 2. Rencana pengiriman peralatan yang menunjukkan lokasi saat ini dari seluruh peralatan yang terdaftar dalam penawaran.3. kontraktor memberitahukan kepada direksi secara tertulis untuk melaksanakan pengukuran kembali ketinggian muka tanah tersebut. sekurang kurangnya 30 hari sebelum mulai kerja. 2.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan   Lokasi Base Camp kontraktor.3. bahan bahan perlengkapan dan kebutuhan biaya tak terduga lainnya.1.1.

penggalian dimulai dari muka tanah dengan mengambil lebar yang cukup sesuai gambar. Yang dimaksud dengan ketinggian tanah dalam sfesifikasi adalah “tinggi permukaan tanah” setelah pembersihan lapangan sebelum pekerjaan tanah dimulai.2. Pekerjaan Pembersihan Kontraktor harus membersihkan lapangan kerja untuk jembatan dan bangunan dari kotoran – kotoran dan semua tumbuhan dan gangguan termasuk pohon pohon. Ukuran yang berhubungan dengan ketinggian kepada tanah direksi atau jarak terusan dahulu harus ditunjukkan terlebih sebelum memulai pekerjaan tanah pada setiap tempat.1. 2.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan 2.4. Pekerjaan Tanah 2.2.2.1. 2. Dokumentasi Kontraktor harus menyerahkan kepada direksi foto foto yang dibuat oleh orang yang berpengalaman. Kegiatan dokumentasi dibayar atas dasar lump sum. Semua pekerjaan tanah dari beberapa bagian harus dilaksanakan menurut ukuran kedalaman tanah atau jarak terusan harus ditunjukkan dalam gambar.2.2. Garis sumbuh dari saluran harus diletakkan dengan teliti dan tidak boleh dipengaruhi oleh tolenransi tersebut diatas.2.1. . Pekerjaan Galian Biasa Luasnya penggalian sesuai kebutuhan dan keputusan direksi. Pekerjaan Pembuangan Hasil Galian Tanah galian dari suatu sungai penggalian harus dibuang diluar tanggul atau suatu tempat yang telah ditentukan oleh direksi.1.1. 2. Spesifikasi Teknik 2.3.1.

bahan adukan kecuali air harus dicampur terlebih dahulu dalam mesin selama 2 menit. 2. Batu Batu terdiri dari batu sungai atau batu gunung yang mempunyai berat antara 6 kg – 25 kg. 2.1. Bila pengadukan menggunakan cara manual.2.2.3. Cara dan Alat Cara dan alat yang dipakai untuk mencampur haruslah sedemikian rupa sehingga jumlah dari setiap bahan adukan bisa dikontrol dan ditentukan secara tepat sesuai persetujuan direksi.2. Sebagai contoh batu ukuran 0.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan Semua permukaan harus diselesaikan dengan rapi dan halus.2. bahan adukan harus didalam semacam kotak diaduk 2x secara kering dan akhirnya 3x setelah diberi air sampai adukan sewarna semua dan merata. Ukuran maksimum harus diperhatikan tebal dinding.2.20 x 0. berat ssesuai tetapi yang harus memperhatikan batasan tercantum diatas. Perbandingannya 1 : 2 atau seperti yang ditentukan dala gambar untuk tiap jenis pekerjaan. Adukan Adukan untuk pasangan batu harus dibuat dari semen portland produksi dalam negeri dan sesuai dengan PBI – 1971 dan pasir yang mempunyai gradasi yang baik dan kekasaran yang memungkinkan untuk menghasilkan adukan yang baik.2.20 x 0. Pekerjaan Pasangan Batu 2. . Kandungan maksimum terhadap lempung dan debu tidak boleh lebih dari 3 % perbandingan. 2.2.2.2.25 m 3 akan mempunyai berat kira kira 25 kg. Apabila mesin yang digunakan untuk mencampur.

Pemakaian kembali adukan tersebut tidak diperkenakan. Pekerjaan Plesteran Permukaan atas pasangan batu harus diplester dengan adukan 1 pc : 2 pasir.5 cm sesuai dengan gambar. 2. Tinjauan Umum Pekerjaan konstruksi beton dapat dibagi dalam beberapa bagian : 1. lurus dan halus setelah pekerjaan plesteran cukup kering. Penulangan dihitung dalam ton atau Kg 5. Sebelum pekerjaan plesteran dilakukan maka bidang dasar harus dibuat kasar dan bersih.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan Adukan harus dicampur sebanyak yang diperlukan untuk digunakan dan adukan yang tidak dipakai selama 30 menit harus dibuang. .2.3. Pengukuran plesteran untuk pembayaran dalam meter persegi sebagai volume pekerjaan yang diselesaikan dan diterima dihitung sebagai volume teoritis yang ditetapkan oleh garis dan penampang yang disyaratkan dan disetujui.3. Pembayaran kuantitas dari plesteran diukur dalam meter persegi pada harga yang dimasukkan dalam daftar penawaran dimana harga dan pembayarannya sudah mencakup biaya lainnya. kemudian harus dipelihara dengan siraman air secara rutin. 2. Spesifikasi Pekerjaan Beton 2.1. Pekerjaan penyelesaian dalam m2 6. Beton dihitung dalam m3 4. Kotak pengaduk atau mesin harus dibersihkan setiap akhir hari kerja. Kayu cetakan (bakesting) dihitung dalam m3 3.3. Pekerjaan ini dikerjakan secara berlapis sampai dengan ketebalan 1. Lantai kerja disiapkan 2. Pekerjaan pemeliharaan beton setelah dicor. Pekerjaan plesteran harus rata.

3. pasir . jenis campuran beton terdiri dari semen. air. Pembagian pekerjaan di atas dapat dibagi sebagai berikut : a. maka campuran haruslah campuran beton yang direncanakan dan dilengkapi data – data otentik dan pengalaman – pengalaman pelaksanaan beton pada masa lalu. Kekuatan beton. kerikil dalam perbandingan 1 : 2 : 4 dengan mutu beton seperti K175 atau K225. Kekentalan Campuran disebut kental bila mempunyai slump sebesar 5 cm atau kurang. Satuan yang dipakai biasanya m3. Biaya pembengkakan / pembersihan g. Keuntungan f.3.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan Pekerjaan penyediaan alat pengaduk dan lain – lain. Biaya peralatan d. pasir dan kerikil. Bahan – bahan b. Campuran dianggap sedang bila mempunyai slump sebesar 5 cm sampai 10 cm. Upah buruh c. 2. keawetannya dan mudahnya dikerjakan tergantung dari perbandingan campuran dan juga dari nilai factor air semen (f pas) Campuran nominal yang dipakai yaitu semen . Biaya pemeliharaan .dimana campuran sejenis dijumlahkan volumenya dengan jenis campuran lain yang sama pula. e. Biaya tak terduga 2. bagian – bagiannya dukur dengan berdasarkan beratnya atau berdasarkan volume.2.3. keuntungan. biaya tidak terduga dan pekerjaan pembersihan semuanya dimasukkan dalam perhitungan biaya. Menghitung Biaya Campuran Beton Langkah pertama untuk menghitung biaya adalah menghitung volume dari campuran – campuran beton.

sifat datar. Konstruksi Ringan : a. Derek pengangkut. paku. Bila pekerjaan cukup besar maka diperlukan juga gergaji mesin.4. Pekerjaan Kayu Konstruksi kayu dapat dibagi menurut jenis dari pekerjaan atau bangunannya. palu.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan 2. gergaji. dinding kayu 2. pembantu tukang dan buruh biasa.satuan dalam m3 . 2. segitiga.5. tukang. mesin penghalus permukaan kayu dan sebagainya. mandor. pekerjaan kayu kasar b.satuan dalam m3 . kerangka berat b.  Buruh : pada pekerjaan kayu biasanya para pekerja sendiri dari pengawas. sekrup. Konstruksi Berat : a.harga satuan berdasarkan analisa BOW . pekerjaan kayu halus jenis kayu dan kekuatannya berlainan dan harganya pun berbeda – beda.1Galian tanah untuk abutment . seperti : 1.cara menghitung : timbunan dibawah abutment = luas dasar galian X tebal lapisan tanah . Biasanya tukang kayu telah memiliki alat – alat tersebut.  Alat – alat : semua pekerjaan pasti memerlukan alat – alat tamgan yang terdiri dari . pahat. kunci dan lain-lain. meteran. baut.cara menghitung : penampang galian X jumlah panjang pondasi . Pekerjaan tanah : 1. Cara menghitung volume 1. bor tangan.2Pekerjaan timbunan tanah .harga satuan berdasarkan analisa BOW 1.  Bahan – bahan yang tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan konstruksi kayu adalah : perekat. engsel.

dengan mata pembayaran .2 Pekerjaan talud 5. 2.1 Lantai roda 1.3 Pekerjaan Tembok pengaman 3. pekerjaan kayu : 1.2 Diafragma 5.luas bidang tembok X tebal luas bidang 2.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan 2.6. 4. 3.6. Pasangan batu kali : 5. Tipe Kontrak Tipe kontrak adalah Unit Prices.2 Pekerjaan talud 2. 1.1 Pekerjaan abutment 5. Pekerjaan beton : 4. Spesifikasi Administrasi 2. ITEM PEKERJAAN Pekerjaan Tanah  Galian  Timbunan Pekerjaan Kayu  Balok balok gelagar  Papan papan lantai Pekerjaan Pasangan  Pasangan batu kali  Plesteran Pekerjaan Struktur  Beton bertulang  Pembesian SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 m2 m3 kg .satuan dalam m3 .2 Papan lantai 1.1 Tembok pengaman .1 Gelagar beton 4.1.3 Pekerjaan tembok pengaman 2. Pekerjaan pasangan dan plesteran : 2.Cara menghitung : .3 railing 4.

Pembayaran berdasarkan prestasi yang dicapai dalam laporan sertifikat bulanan. direksi keet. dokumentasi.4.5.6.3.6. pengukuran dan mobilisasi/demobilisasi.2. Pekerjaan persiapan seperti papan proyek. dihitung secara lump sum setinggi tingginya 5 % dari harga penawaran. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% dari harga total seluruh mata pembayaran. Keuntungan dan overhead tidak dihitung tersendiri dari harga yang ditawarkan tiap item pekerjaan dianggap sudah termasuk dengan keuntungan kontraktor. 2.6.6. 2.6.Administrasi Kontrak dan Anggaran Borongan 2. Uang muka 30% dari harga total seluruh mata pembayaran. yang dikembalikan secara berangsur tiap pembayaran termin. .6. 2. 2.