You are on page 1of 18

PENDAHULUAN Buku Teaching with the brain in mind karangan Eric Jensen terdiri dari sebelas bab.

Kelompok tiga membahas bab 1 era pembaharuan, bab 2 pembelajaran tentang otak, bab 3 mempersiapkan siswa untuk belajar, bab 4 memperkaya lingkungan dan otak, bab 7 motivasi dan imbalan, bab 11 daya ingat dan mengingat dan bab 12 perkembangan psikologi anak yang merupaka artikel review. Pembahasa masing-masing bab dilengkapai dengan kritik yang terdiri dari strong points, weak points plus suggestion dan pembahasan diakhiri dengan kesimpulan.

Summary Era pembaharuan1


1. Latar belakang dan teori terkini penelitian tentang otak. Kita berada diambang revolusi dimana pengaplikasian penelitian baru tentang otak sangat penting untuk diterapkan dalam pengajaran dan pembelajaran. 2. Pembagian dan arah penelitan sekarang. Model pendidikan yang mendominasi sejarah manusia tidak rumit. Revolusi industri mengubah arah ini, model pembelajaran barupun muncul dengan gagasan baru yaitu kurikulum. Paradigma sekolah mulai berkembang pada tahun 1800an dan mulai popular pada abad 20M model pendidikan pada masa ini dikenal dengan model perusahaan atau factory model.Corak khas paradigm sekolah muncul pada tahun 1950an dan didominasi oleh pengaruh teori prilaku manusia dengan doktrin psikolinguist jhon Watson dan B.F.Skinner. 3. Alat-alat yang terkait dengan pembelajaran tentang otak. a. Peralatan penggambaran otak Mesin penggambaran gema magnetic adalah peralatan kualitas tinggi seperti radiasi otak tanpa sinar X. b. Komputer elektroda Alat ini berfungsi untuk mendeteksi pola gelombang abnormal otak, dan jejak otak.

4. Bagaimana menginterpretasikan penelitian baru tentang otak. Level 1: Otak/teori pembelajaran Level 2: Penemuan Laboratorium Level 3: Studi Clinis Level 4: Konteks penerapan

Kritik: Strong Points Teori teori terkini penelitian tentang otak yang menyingkap misteri otak manusia. Weak Points Interpretasi hasil penelitian tentang otak dalam konteks aplikasi, interpretasi penerapan hasil penelitian tersebut akan berbeda pada setiap disiplin ilmu. Seperti yang dinyatakan oleh (Robert Sylwester, A Celebration of Neurons) akibat dari penelitian tentang otak adalah tidak ada cara sederhana untuk mendesain lingkungan pembelajaran yang efektif tetapi yang terjadi adalah memaksakan lingkungan pembelajaran yang efektif. Suggestion Diterapkannya sistem kurikulum dan penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang tidak mempertimbangkan materi yang sesuai dengan kebutuhan mental siswa. Kesimpulan: Teori dan hasil penelitian tentang otak akan memperkaya ilmu pengetahuan. Pengaplikasiannya bermuara pada pengajaran.Teori-teori terkini penelitian tentang otak masih menimbulkan pro dan kontra. Bahwa diperlukan cara yang efektif untuk mendesain lingkungan pembelajaran dimana teori-teori tersebut bisa diterapkan.

Summary Pembelajaran Tentang Otak


1. Bagian utama otak: ukuran, isi, bentuk dan kerja dasar otak Otak manusia beratnya sekitar 3 pon (1.300-1.400 Gram). Otak manusia terdiri dari persentasi air terbanyak yaitu 78 persen, lemak 10 persen, dan protein 8 persen.

Bentuk otak manusia dari dalam tampak seperti lilitan atau lipatan, bagian ini disebut cerebral cortex atau kulit otak. Manusia memiliki dua bagian otak utama, yaitu otak kiri dan otak kanan keduanya terhubung dengan ikatan serat saraf yang terbesar yaitu Corpus Callosum. Belahan otak sebelah kanan mengenal dengan cepat emosi negative dan belahan otak sebelah kiri menandai dengan cepat emosi positif. Ilmuan membagi otak kedalam empat area yaitu, Lobes yang terdiri dari Occipital, Frontal, Parietal dan temporal. 2. Kunci pembelajaran tentang otak a. Energi untuk belajar Otak membutuhkan 8 galon darah setiap jam dan membutuhkan 8 12 air setiap hari untuk mengoptimalkan fungsinya. b. Dimana mulai belajar Ada dua jenis sel otak; yaitu neorous dan glia. Bagian ini meliputi pembatas antara aliran darah dan otak, menutrisi, dan mengatur sistem kekebalan tubuh. c. Stimulus, stimulus adalah melakukan sesuatu yang baru dari stimulus ini signalnya akan diteruskan ke bagian spesifik dari otak. Pada saat input diterima maka sel otak akan beraksi seperti baterei elektrik. 3. Bagaimana sebenarnya belajar dan mengingat? Belajar adalah mengubah otak karena otak dengan sendirinya akan mengikat setiap stimulus baru, pengalaman dari sikap. Belajar dan mengingat adalah dua bagian yang tidak dapat dipisahkan. Jika kita mempelajari sesuatu maka buktinya adalah kita mengingat apa yang telah kita pelajari. Ingatan adalah sesuatu yang bersifat sementara keberadaanya akan nyata selama proses fisik pembelajaran berlangsung.

Kritik: Strong points. Pembahasan utama bab ini adalah bagian utama dan cara kerja otak manusia. Weak points. Pada stimulus tidak dijelaskan secara detail apabila stimulus tersebut terlambat mendapat respon. Hal ini penting karena setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam merespon stimulus. Suggestion: Kelompok kami sangat setuju bahwa salah satu tehnik instruksional yang

menghubungkan antara otak dan pembelajaran adalah mencoba untuk menghilangkan rasa takut pada anak, karena pada saat rasa takut itu muncul maka anak anak akan bereaksi secara emosional untuk menolak lingkungan belajarnya dan cenderung antipati. Kesimpulan: Pada dasarnya otak belajar dan bekerja pada takaran porsi tertentu. Sebagai pengajar kita perlu berbagi kepada siswa tentang bagaimana cara kerja otak dan cara untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan aktifitas otak.

Summary Mempersiapkan Siswa Untuk Belajar


1. Siswa bersiap untuk kesekolah Mempersiapkan otak anak sejak dini, menurut (Lyelle Plamer) 1977, otak manusia adalah organ yang sangat responsive dari yang kita bayangkan. Menurut (Kotulak 1996, p. 7) menyatakan bahwa pada usia empat tahun adalah masa paling utama membentuk otak pada anak. Daya tangkap otak berkembang pada usia empat hingga 6 bulan. Terdapat lebih dari 30 daya tangkap yang berbeda pada area otak termasuk warna, gerak, corak, dan kedalaman. Otak berkaitan dengan pendengaran menurut (Begley 1996, p. 56) menyatakan bahwa bayi berkembang di tahun tahun pertama dimana system kerja sarafnya telah direspon oleh pendengarannya.

2. Apa yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu mempersiapkan anak anak mereka kesekolah.

0 18 Bulan
Memberikan cinta, kepedulian, rasa aman Menitikberatkan taggapan terhadap kesehatan, memeluk, tertawa, tersenyum, ada pertalian dengan anak dan hindari ancaman.

18 60 Bulan
Mulai berperan dan merasakan empati mulai merasa senang, menolak teriakan.

Terdorong untuk merangkak, duduk, menunjuk, Menunjukkan bagaimana menggunakan bola, Mainan bayi, berbagai mainan, mobil mobilan, Sentuhan dan sering menganggu anak

Terdorong untuk bermain (seperti petak umpet, memutar, menggambar, berjalan, berlari, kegiatan keseimbangan, memberi anak kebebasan untuk mengeksplor diri mereka, bermain dengan permainan musik. Memainkan permainan yang butuh perhatian dan kegiatan yang melibatkan mata dan tangan; mengajarkan bagaiamana bisa focus, menyediakan Jadwal diluar pintu menghidari TV; Jadwal tugas yang menarik perhatian.

Menggunakan beberapa objek, variasi gerakan, Identifikasi warna, jadwal tugas yang menarik Perhatian; menghindari TV

Menyediakan Frase pendek dan Volume yang Tinggi Sebagai suatu input yang masuk akal, Mengulangi Suara, menggunakan melodi, Memonitor Peradangan Pada telinga.

Menyediakan kalimat panjang, bahasa kedua, memperbanyak kosa kata, variasi konteks, jadwal latihan pendengaran.

Selalu ingin tahu tentang dunia anak anak Lakukan Perhitungan sederhana, tunjukkan Penyebab dan Akibat.

Gunakan pertunjukkan, tanyakan banyak pertanyaan, ajarkan dasar dasar matematika dan prinsip - prinsp Gerakan dan volume.

Lagu klasik, berikan anak mainan, mengulangi Nada Menyediakan lagu lagu tradisional dan Mainan Lainnya di kamar tidur anak.

menyanyi: memainkan alat, music, mendengarkan tata bahasa, harmoni music, menyediakan variasi Jenis musik.

ASI yang terbaik: hindari Jus berikan nutrisi terbaik Memperkenalkan variasi makanan yang lebih Dan cukup lemak. banyak: awali dengan keseimbangan makanan tinggi serat, sayuran dan gunakan vitamin.

Kritik: Strong points. Bab ini menjelaskan tentang kesiapan anak sebelum mulai bersekolah serta keterlibatan dan peran orang tua dalam mempersiapkan anak ke sekolah. Weak points. Salah satu hal yang menjadi kesiapan orang tua dalam mempersiapkan anak ke sekolah adalah mempersiapkan auditory dan music, pembahasan kedua hal ini dijelaskan terpisah sehingga menimbulkan kebingungan. Suggestion Anak anak cenderung lebih mudah diarahkan dan memahami sesuatu bukan hanya melalui aktifitas fisik tetapi juga harus melibatkan auditorinya dan senantiasa melatih setiap bagian indra yang dimiliki oleh anak. Kesimpulan: Kita membutuhkan keterlibatan antara sekolah dan sumber komunikasi untuk melibatkan orang tua dalam mempersiapkan anak kesekolah karena banyak orang tua yang tidak memiliki informasi tentang hal ini.

Summary Memperkaya Lingkungan Dan Otak


1. Hal - hal yang memperkaya otak a. Pengaruh Lingkungan Mulai menata lingkungan pembelajaran dengan menghilangkan ancaman dari lingkungan pembelajaran dan menerapkan unsur positif dalam lingkugan

pembelajaran. b. Membaca dan bahasa Semakin banyak kosa kata yang anak-anak dengar dari guru maka kosa katanya akan semakin bertahan Membaca tanpa paksaan adalah cara yang efektif untuk mengembangkan kosa kata. c. Stimulus Stimulus disarankan untuk tiap tingkatan sekolah dengan tetap mengintegrasikan aktivitas fisik dan kurikulum. d. Pemikiran dan penyelesaian masalah Melalui tantangan dan penyelesaian masalah akan menghasilkan hubungan karena otak sejak 1 2 tahun telah siap secara sederhana untuk menyelesaikan masalah. e. Seni Nilai sebuah musik adalah komponen yang memperkaya pembelajaran, musik melibatkan dua sisi otak, otak kanan membaca, mengubah atau bermain musik sementara otak kiri akan ikut terlibat. f. Lingkungan Sekitar Banyak simbol disekitar lingkungan kita yang bisa menjadi bagian untuk memperkaya otak.

2. Kondisi yang bisa memperkaya otak yaitu tantangan dan umpan balik Tantangan mental bisa berasal dari materi baru yang diberikan, menambahkan tingkat kesulitan materi atau membatasi sumber materi. Termasuk membatasi waktu, akses materi, harapan atau dorongan dalam proses pembelajaran. Tantangan juga berarti pemecahan masalah, pemikiran kritis, projek yang sesuai dan aktivitas yang kompleks. Umpan balik akan meningkatkan kemampuan dalam merespon stimulus. Menurut (Hennessy, King, McClure, and Levine1977) menyatakan bahwa otak didisain dan dioperasikan untuk melakukan umpan balik baik secara internal dan external. Kritik: Strong points. Bab ini menjelaskan bahwa lingkungan adalah tempat yang sangat kaya dengan berbagai hal sebagai stimulus bagi otak. Weak points. Dalam pembahasan ini ada beberapa faktor kunci yang mempengaruhi perkembangan dan pencapaian akademik seperti nutrition, pembawa sifat bawaan dan cinta yang tidak dijelaskan pada bab ini. Hal lain yang dikembangkan dalam memperkaya otak adalah dengan menggabungkan intruksi social dengan latihan fisik serta kegiatan yang menantang mental. Sugestion Kami sependapat bahwa penggabungan antara cognitive, interaksi social dan memperkaya lingkungan sangat penting bagi perkembangan otak yang lebih baik. Kesimpulan: Dua hal utama penelitian tentang otak dan pencapaian yakni menghilangkan ancaman dan memperkaya bagian positif bagi perkembangan otak. Memperkaya lingkungan sangat penting bagi perkembangan otak, lingkungan bukan hanya menyangkut keadaan diluar personal tetapi lebih pada keinginan untuk menerapkan gaya hidup sehat bagi otak.

10

Summary Motivasi dan Imbalan


1. Penelitian baru tentang motivasi Menurut (Colvin mengetahui materi 1996) menyatakan bahwa banyak siswa yang sebenarnya diberikan tetapi mereka tidak termotivasi untuk

yang

menyampaikannya. 2. Penyebab terhambatnya motivasi a. Karena pergaulan pada masa lalu bisa menimbulkan sesuatu yang negatif. b. Alasan kedua terhambatnya motivasi adalah apa yang dialami siswa sekarang. c. Motivasi dihubungan dengan waktu yang akan datang Siswa memiliki rasa percaya bahwa dia mempunyai kemampuan untuk mempelajari pelajaran tersebut menurut (Ford 1992). 3. Penelitian tentang otak yang menjelaskan tentang imbalan Para peneliti tentang otak memberi gambaran berbeda tentang imbalan yaitu: a. Otak memproduksi imbalan. b. Menurut (Kotulak 1996, p. 114) menyatakan bahwa kelemahan genetik akan mempengaruhi sistem imbalan. c. Menurut (Kohn 1993) menyatakan bahwa dari konteks pendidikan sosial. 4. Alternative Praktis untuk menggunakan imbalan Terdapat lima strategi guna membantu siswa menemukan hakikat motivasi. a. Menghilangkan ancaman. b. Membuat tujuan. c. Mengaktifkan dan melibatkan emosi positif. d. Meningkatkan umpan balik. e. Suasana Positif yang kuat.

11

Kritik: Strong points Bab ini membahas tentang motivasi dan imbalan. Menurut kami, motivasi adalah keinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu yang diyakini mampu untuk dilakukan, dan imbalan berdasar pada kebutuhan. Menurut Maslow yang mengklasifikasikan kebutuhan kedalam dua kategori; kebutuhan psikologi yaitu keamanan, kebutuhan sosial yaitu kebutuhan sendiri yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Weak poins Motivasi disebutkan sebagai satu hal yang berbeda dengan imbalan tanpa ada penjelasan tentang defenisi motivasi dan perbedaannya dengan imbalan. Suggestions Menurut kami imbalan bukan hanya berupa hadiah, tetapi imbalan bisa berupa nasehat dan dua bagi kesuksesan seorang anak didik.

Kesimpulan: Untuk menghindari siswa yang tidak termotifasi dalam belajar maka perlu adanya kesadaran terhadap penerapan model, pengaturan dan mengembangkan peralatan pembelajaran yang lebih baik untuk memahami cara kerja untuk memotivasi otak.

12

Summary Daya Ingat Dan Mengingat


1. Faktor penyebab siswa tidak bisa mengingat lebih banyak a. Ketidakstabilan Menurut (Schacter 1992) menyatakan bahwa tempat dan system daya ingat ganda bertanggung jawab terhadap pembelajaran terbaik dan mengingat dengan baik. b. Formasi Menurut (Calvin 1996) menyatakan bahwa pada pola yang besar, seluruh bagian saraf bisa bekerja secara aktif. c. Secara Kimia Menurut (Cahil, Prins, Weber dan McGaugh 1994) menyatakan bahwa tindakan yang memicu adrenaline akan mengunci daya ingat terhadap kejadian traumatik. d. Rekontruksi Adanya indexes yang berisi instruksi kepada otak bagaimana mengaktifkan kembali daya ingat yang beku dan akan aktif kembali ketika signal muncul. e. Variasi Pembagian daya ingat merupakan cara yang digunakan oleh jenis-jenis daya ingat yang berbeda. f. Pencarian Informsi Dengan menerapkan sistem yang benar, siswa akan konsisten mengingat kembali pengalamannya dengan baik dalam pembelajaran mereka. 2. Alur Memori a. Daya ingat Explisit Daya ingat explicit terbagi dua yaitu: Semantik Pathway Semantik pathway adalah bagian dari sistem deklaratif dan termasuk didalamnya adalah nama, Fakta, bentuk dan buku teks informasi.

13

Episodik Pathways Sistem ini disebut juga lokasi (tempat), spatial, kejadian atau proses mengingat kembali secara kontekstual. b. Daya ingat Implicit Daya ingat implicit terbagi dua yaitu: Procedural Procedural dikenal pula dengan motor memori, body learning atau kebiasaan daya ingat. Reflexive Reflexive menyangkut respon emosional terhadap sesuatu. Menurut ( Chill ef.1994) menyatakan bahwa daya ingat dari suatu kejadian terasosiasi dengan peningkatan emosional. 3. Apikasi dari Explisit Declarative Strategi Episode Keberhasilan pembelajaran dilakukan dengan mengubah lokasi dan kedaan, didalam kelas. Strategi Procedural Membuat kesan pada awal dan akhir pembelajaran. Strategi Refleksive Semakin banyak praktek secara otomatis pembelajaran itu pun akan berlangsung.

14

Kritik: Strong Point. Bab ini menjelaskan tentang daya ingat dan mengingat serta proses mendapatkan kembali informasi. Weak point. Selain penerapan memory pathways untuk merancang formasi daya ingat dan mengingat, perlu diterapkan dual Coding Theory yaitu teori yang menyatakan bahwa, ketika kedua element Verbal dan Visual begitu tegas dan kompak terlibat dalam proses yang aktif maka formasi daya ingat akan lebih kuat dan mendukung. Source: Memory, Recall, the brain and learning 2005 By : Dr. Robert K. Great eaf www.Greenleaflearning.com Suggestion Daya ingat dan ingatan adalah bagian dari pengalaman belajar yang perlu dilatih agar tetap bertahan. Kesimpulan: Dan daya ingat dan mengingat adalah dua hal yang senantiasa membutuhkan latihan agar bisa bertahan, sehingga keterlibatan elemen verbal dan visual sangat penting untuk melatih daya ingat dan ingatan

15

Summary Perkembangan Psikologi Anak


Introduction Frekuensi ketidakmampuan anak dalam memperoleh keahlian di jelaskan berbeda oleh para ahli menurut W.Srern by Piaget menyatakan bahwa keberadaan mental secara khusus sangat berbeda pada tiap tingkatan dan selama perkembangan mental itu terjadi dari satu tingkatan ketingkatan selanjutnya maka akan terjadi dalam rangkaian yang sama. Meskipun perkembangan mental anak mengisyaratkan adanya jenis jaringan factor internal dan eksternal tetapi hal ini masih mungkin untuk di urai dengan peran yang teratur factor internal merespon fase perkembangan yang merupakan salah satu factor penting dalam perkembangan yaitu pertumbuhan bagian tubuh. 1. Bermain Menurut charlotte Buhler, bermain adalah tahapan penuh dari perkembangan seorang anak jika hal tersebut tidak berlangsung pada periodenya maka tingkatan perkembangan ini dikatakan tidak berhasil. 2. Beberapa aspek peniruan Dua hal yang bertentangan yang merupakan elemen dasar dari keseluruhan peniruan. Menirukan sekumpulan hal tanpa mengabaikan dasarnya. Aspek aktif terkait dengan internal prototype yaitu bentuk asli dari sesuatu yang akan ditiru. 3. Aspek penting dalam perkembangan anak a. Emosi Emosi berarti afektif yang berasal dari aspek pribadi yang dinamis dan melibatkan suatu bentuk ekspersi dan tendensi. b. Bahasa Bahasa memaknai apapun dan akan menimbulkan interpretasi yang berbeda. 4. Masalah terhambatnya perkembangan Terhambatnya perkembangan menimbulkan adanya kesulitan mengidentifiksi objek.

16

5. Tahapan dalam perkembangan TINGKATAN 07 3 bulan 6 Bulan PERKEMBANGAN Sepenuhnya membutuhkan tidur dan makan Anak terkadang tidak menunjukkan aktifitasnya atau bertindak secara spontan. Akan muncul bahasa tubuh yang baru Perkembangan pada masa ini akan menarik karena anak mulai sibuk Anak akan menangis pada saat meminta makan dan mulai terdiam jika merasa ingin tidur Anak mulai mengekspresikan emosinya dan mulai tangap dengan lingkungan sekitar. Aspek mental mulai berkembang Bahasa tubuh yang di gunakan spesifik. Mulai mendefinisikan dan memahami dirinya Mulai memperkaya dirinya dengan berbagai inisial disekitarnya Anak mulai menunjukkan ketertarikannya pada warna. Pola sensorimotor anak mulai bekerja sistematis Mulai menemukan hal hal baru Mulai menyaring suara yang didengarnya Mulai mengidentifikasi objek dan membedakannya Kemampuan bahasanya mulai berkembang Mulai menunjukkan kemampuan dirinya

7 Bulan

1 Tahun

2 Tahun

3-4 Tahun

5 Tahun 6 Tahun

Anak anak mulai menentang dan selanjutnya meniru. Anak mulai memilih objek berdasarkan warna, bentuk, dimensi, dan kualitas. Mulai menunjukkan dirinya dengan menunjukkan muka memerah saat merasa begitu malu. Senang tertawa Mulai terpola dalam pikirannya tentang namanya, umur dan tempat tinggalnya. Tidak membatasi dirinya untuk memperluas pengetahuannya tentang objek dan kualitas Anak mulai bersekolah Anak akan menyerap gerakan gerakan dan kegiatan menarik yang dialaminya. Anak mulai menggunakan intuisinya Mulai bisa menyelesaikan masalahnya Memiliki kekuatan untuk menyusun, memodifikasi dan mengubah sesuatu Pada masa ini anak akan menemukan detail hubungan dan variasi sebanyak mungkin Anak mulai memperhatikan keadaan dan situasi disekitarnya.

7 14 Tahun

17

Kritik: Strong Point Bab ini menjelaskan tentang perkembangan psikologi anak dan menekankan pada perkembangan mentalnya dalam berbahasa. Ada hal yang tidak dijelaskan dalam artikel ini yaitu pendapat Erik Erikson tentang personality dalam Psychology, bahwa salah satu elemen utama tahapan perkembangan Psychlogi adalah perkembangan ego identity. Ego identity adalah perkembangan Indra yang terjadi secara sadar yang dikembangkan melalui interaksi sosial. Menurut Erikson Ego identity secara constant berubah tergantung pada pengalaman baru dan informasi yang didapatkan sehari-hari dengan orang lain (Kendra Chery. About. Com guide) Weak Point Pada penjelasan tahapan perkembangan penjelasannya meluas tidak spesifik pada aspek psikologi. Suggetions Tahapan perkembangan psikologi berbeda untuk setiap tahapan pertumbuhan anak dan perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor yang begitu kompleks. Kesimpulan: Dari langkah langkah perkembangan anak menunjukkan bahwa perkembangan mental anak didasari oleh fungsi dan factor yang begitu kompleks. Dalam perkembangan usianya anak menunjukkan aktivitas yang tampak natural.

www.facebook.com/riduantenggangtengganglopi

18