You are on page 1of 8

Tugas

PERENCANAAN BANDAR UDARA

OLEH :

RIZAL MINGGELE D111 02 775-1


JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK PROGRAM NON REGULER UNIVESITAS HASANUDDIN 2004

Soal : Bandar Udara


1. Sebutkan karakteristik pesawat terbang dan jelaskan secara singkat kegunaannya dalam merencanakan geometric Bandar udara. 2. Jelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan lokasi bandar udara 3. Sebutkan masing-masing tugas dan fungsi grup pengguna yang dilibatkan dalam pembangunan suatu Bandar udara. 4. Jelaskan secara singkat kemampuan pesawat di dalam penentuan panjang landas pacu 5. Jelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penentuan panjang landasan berdasarkan ARFL 6. Sebutkan dan jelaskan konfigurasi runway dan gambar salah satu contoh lengkap dengan penempatan taxiway, apron dan terminal 7. Jelaskan fungsi dari masing-masing berikut ini : Runway Taxiway Apron Terminal Holding apron Taxiway kecepatan tinggi Exit taxiway

PENYELESAIAN 1. Karakteristik pesawat terbang serta kegunaannya dalam merencanakan geometric Bandar udara ada 6 macam yaitu : a. Operating Weight Empty: Adalah berat dasar pesawat termasuk didalamnya Crew dan peralatan pesawat yang biasa disebut No Go Item tetapi tidak termasuk bahan baker dan penumpang/barang yang membayar. Operating Weight Empty tidak tetap untuk pesawat-pesawat komersiil, besarnya tergantung konfigurasi tempat duduk. Pay Load Adalah produksi muatan (barang/penumpang) yang membayar, diperhitungkan menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Termasuk didalamnya penumpang, barang, surat-surat, paket-paket, Excess bagasi. Zero Fuel Weight Adalah batasan berat, spesifik pada tiap jenis pesawat, di atas batasan berat itu tambahan berat harus berupa bahan bakar, sehingga ketika pesawat sedang terbang, tidak terjadi momen lentur yang berlebihan pada sambungan. Maximum Ramp Weight Berat maximum pesawat diizinkan untuk taxi. Pada saat pesawat taxiing dari apron menuju ujung landas pacu dia berjalan dengan kekuatannya sendiri, membakar bahan bakar sehingga kehilangan berat. Maximum Structural Landing Weight Adalah kemampuan Structural pesawat pada waktu mendarat. Main gear (Roda pendaratan) utama yang strukturnya direncanakan untuk menyerap gaya yang lebih besar tentu harus dengan gear yang lebih kuat. Main gear direncanakan untuk menahan berat yang lebih kecil dari maximum structural take off weight terutama pada pesawatpesawat Transport.

b.

c.

d.

e.

f.

Maximum Struktural Take Off Weight Adalah berat maximum pesawat termasuk crew, berat pesawat kosong, bahan bakar, pay load yang diizinkan oleh pabrik, sehingga momen tekuk yang terjadi pada badan pesawat, rata-rata masih dalam batas kemampuan material pembentuk pesawat.

2.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi Bandar udara adalah : a. Tipe pengembangan lingkungan sekitar Faktor ini menjadi penting sebab kegiatan sebuah lapangan terbang terutama dilihat dari kebisingan, inilah yang paling banyak mengganggu lingkungan dari sebuah lapangan terbang. b. Kondisi atmosfir Adanya kabut, asap kebakaran mengurangi jarak pandang pilot, kabut (fog), asap (smoke), campuran keduanya mengurangi jarak pandang bahkan sampai ketinggian muka laut campuran ini sangat membahayakan dinamakan SMOG. Kemudahan untuk mendapat transport darat Waktu yang dibutuhkan untuk keluar dari tempat penumpang berangkat ke bandar udara merupakan hal terpenting sebab dikotakota besar waktu di darat lebih banyak daripada diudara dalam suatu perjalanan. Tersedianya tanah untuk pengembangan Perkembangan angkatan udara sangant dinamis, tentulah pelabuhanpelabuhan udara juga harus menyesuaiakan dengan permintaan, landas pacu diperpanjang, taxiway diperlebar dan ditambah, apron diperluas tempat parkir kendaraan serta terminal juga diperluas, semua tentu memerlukan tanah untuk pengembangan. Adanya lapangan terbang lain Ketika akan dibangun lapangan terbang baru perlu dipertimbangkan adanya lapangan terbang lain disekitarnya. Lapangan terbang harus mempunyai jarak yang cukup jauh satu sama lain untuk memberikan ruang lingkup yang cukup untuk manuver saat akan mendarat pada

c.

d.

e.

satu lapangan terbang dan gangguan gerakan naik atau turun pesawat dilapangan terbang lain. f. Halangan sekeliling (Surrounding Obstruction) Lokasi Bandar udara harus dipilih sedemikian, hingga bila diadakan pengembangan bebas halangan atau halangan mudah dihilangkan. g. Pertimbangan ekonomis Lokasi yang berada pada tanah rendah, lebih rendah dari sekelilingnya membutuhkan penggusuran dan seterusnya, maka perlu berbagai alternative perhitungan volume serta biaya yang ekonomis. Tersedianya utilitas. Sebuah lapangan terbang yang besar tentu memerlukan pula utilitas yang besar, perlu tersedia air minum dan air gelontor, tenaga listrik, sambungan telepon dan bahan bakar minyak.

h.

3.

Tugas dan fungsi grup pengguna yang dilibatkan dalam pembangunan suatu Bandar udara yaitu : a) Pabrik pesawat b) Group Warga sekitar lapangan terbang c) Kepala Bandar Udara d) Perusahaan penerbangan e) General Aviation f) TNI AU g) Pemerintah pusat h) Pemerintah daerah i) Group Pilot Kemampuan pesawat di dalam penentuan panjang landas pacu maksudnya adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh pesawat menurut perhitungan pabrik seperti Balanced Field Length termasuk berat pesawat, temperature yang kesemuanya dapat dilihat dan dihitung berdasarkan tabel yang dikeluarkan yang sudah standard disebut ARFL.

4.

5.

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penentuan panjang landasan berdasarkan ARFL adalah : a. Elevasi Lapangan Terbang Panjang landas pacu yang didapat dari grafik adalah tinggi diatas muka laut. Untuk ketinggian yang lain harus diadakan penyesuaian. Temperatur Temperatur standar adalah temperature rata-rata harian dari bulanbulan yang terpanas disekitar lokasi lapangan terbang. Data bisa didapat pada BMG. Take off Weigh Data berat take off yang digunakan dalam memakai grafik, diambil harga yang terkecil dari dua perhitungan : Zero fuel weight ditambah pay load ditambah BBm yang dibutuhkan untuk menerbangi lapangan terbang tujuan, ditambah BBM cadangan untuk terbang 1,5 jam. Maksimum landing weight ditambah pay load tambah BBM untuk terbang ke lapanagn terbang tujuan. Distance Jarak yang ditunjukkan pada grafik ini adalah jarak yang dapat diterbangi pesawat dari suatu lapangan terbang ke lapangan terbang yang lain dengan maksimum pay load dan minimum berat BBM yang dibutuhkan untuk jarak itu. Konfigurasi runway ada beberapa macam yakni : Landasan tunggal Landasan Pararel Landasan dua jalur Landasan berpotongan Landasan terbuka V

b.

c.

d.

6.

Gambar konfigurasi runway lengkap dengan penempatan taxiway, apron dan terminal
3200

RUN WAY

HOLDING APRON AREA TAXIWAY TERMINAL

TAMAN

7.

Jelaskan fungsi dari masing-masing berikut ini : Runway Berfungsi sebagai tempat landing atau take off suatu pesawat. Taxiway Berfungsi sebagai jalan keluar masuk pesawat dari landas pacu kebangunan terminal dan sebaliknya atau dari landas pacu ke hangar pemeliharaan. Apron Berfungsi untuk menempatkan pesawat terbang agar pesawat terbang tersebut dapat memuat atau menurunkan penumpang, angkutan surat, barang atau kargo, parkir serta kegiatan pemeliharaan. Terminal Berfungsi sebagai tempat transit atau ruang tunggu bagi penumpang pesawat terbang. Holding apron Berfungsi untuk melayani dua sampai empat pesawat dan cukup ruang bagi pesawat satu menyalip pesawat yang lain. Taxiway kecepatan tinggi Berfungsi untuk menambah kapasitas landasan guna menampung arus gerak mendarat dan lepas landas pesawat. Exit taxiway Berfungsi untuk menekan sekecil mungkin waktu penggunaan landasan oleh pesawat mendarat.