You are on page 1of 2

KESETARAAN GENDER DALAM ISLAM

َ ‫م ْوسِ مًا ل ِْل‬ ُ ْ‫حم‬ ‫مٌْعً ا‬ ِ‫ج‬ ِ َّ‫هلل ال‬ ِ ِ‫د‬ َ ‫ض‬ َ ‫ل لَ َنا‬ َ ‫ع‬ َ‫ج‬ َ‫و‬ َ ،ِ‫ْرات‬ َ ٌ‫خ‬ َ َ‫ل ْاألَعْ ٌَاد‬ َ ‫ع‬ َ‫ج‬ َ ْ‫ذي‬ َ ‫اَ ْل‬ ِ ْ‫ما فًِ ْاألَر‬ ْ ‫زرْ ع‬ ْ َ‫وأ‬ ْ َ‫ أ‬،ِ‫س َنات‬ ّ َ‫ه إِال‬ َ َ‫دهُ ال‬ ُ‫ه‬ ُ‫ه‬ َّ‫د أَن‬ َ ْ‫وح‬ ِ ‫ارا‬ ِ ‫ل ِْل‬ َ‫ش‬ َ ,ُ‫ك لَه‬ َ ٌْ ‫ر‬ َ ُ ‫للّا‬ َ ‫د أَنْ الَ إِل‬ َ‫ش‬ َ ‫ح‬ َ ‫ال‬ َ ‫ت‬ َ ‫م‬ َ‫ع‬ ِ‫ش‬ ِ َ‫و‬ َّ ‫هذاَ ال‬ َ ‫بًِّ ْال‬ ً ‫ُحم‬ ُ ‫ع ْب‬ ْ ‫رس‬ ِّ ‫ص‬ ‫ه‬ ُ ّ‫ اَلل‬.ُ‫ُولُه‬ ِ ِ‫علَى آل‬ َ ‫و‬ َ ‫ْم‬ َ ‫علَى‬ َ ْ‫ارك‬ َ ‫م‬ َ ‫و‬ َ ‫ل‬ َ ‫م‬ َ‫و‬ َ ُ‫ده‬ َ ‫َّدا‬ َ ‫م‬ ْ ِّ‫سل‬ َّ ‫ه‬ ِ‫ن‬ ِ‫ك‬ ِ ‫و َب‬ ِ ٌ‫ر‬ ْ ‫ها‬ َّ‫تنَّ إِال‬ ُ ‫ُو‬ ُ ‫ق‬ َّ ‫ن ا‬ َ‫ت‬ َ ‫د‬ َّ ‫ح‬ ُ ْ‫ أَمَّا َبع‬.‫ْن‬ ْ ‫والَ َتم‬ ْ ‫المُسْ لِم‬ ِ‫ت‬ ِ ‫قا‬ ِ‫م‬ ِ‫ب‬ َ ‫ه‬ َ ‫للّا‬ َ ‫ُو‬ َ ُّ ‫ف ٌَآءٌـ‬ َ ٌ‫ع‬ َ ْ‫ه أَج‬ َ ‫و‬ َ َ ‫تقُ ْوا‬ ِ ْ‫صح‬ ُ ‫وأَ ْن‬ ْ ‫م مُسْ لِم‬ .‫ن‬ َ ‫ُو‬ َ ْ‫ت‬

Jama'ah Jum'ah Rahimakumullah
Marilah kita bersama sama meningkatkan takwa kepada Allah SWT, takwa dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah, sebab dengan bekal taqwa kepada Allah akan mengantarkan kita untuk memperoleh sa'adah fi dunya hatta al-akhirah, amin.
JAMA'AH JUM'AH RAHIMAKUMULLAH

Kita diingatkan dalam tarikh Islam bagaimana peradaban masyarakat Arab sebelum kedatangan Islam khususnya kesenjangan kehidupan antara kaum lakilaki dengan kaum perempuan. Kaum perempuan pada masa jahiliyyah dimata kaum lelaki tidak ada martabatnya sama sekali, sehingga pada saat itu seorang ibu apabila melahirkan seorang anak perempuan merupakan penyesalan dan aib yang besar bagi sang ayah dan ibu, praktek mengubur bayi perempuan merupakan hal yang biasa terjadi, bahkan dalam pembagian warisan pun perempuan tidak ada hak untuk itu. Sehingga layak kalau masa pra Islam mendapat sebutan zarnan kegelapan atau terkenal dengan sebutan masa jahiliyah. Oleh karena itu kalau saat ini masih ada orang tua yang membuang, menggugurkan anak yang dikandung ataupun dilahirkan maka layak bagi mereka mendapat sebutan orang jahiliyah di era modern, na’udzubillahi min dzalik .
HADIRIN JAMA'AH JUM'AT RAHIMAKUMULLAH

Melalui mimbar khutbah jum'at ini penting saya sampaikan bahwa sikap dan perilaku orang kafir quraisy memiliki pandangan yang rendah terhadap wanita, agar umat Islam tidak terjebak dalam peradaban jahiliyah yang bertentangan dengan risalah Islam yang menjunjung tinggi kesetaraan gender atau kesetaraan antara kaum laki-laki dengan perempuan. Islam secara jelas mengajarkan kesetaraan laki-laki dan perempuan, dinyatakan dalam hadits :

Artinya : Sesungguhnya kaum wanita adalah setara dengan kaum pria (HR. Abi Dawud dan al-Nasa'i) Firman Allah dalam surat al-Hujurat:l3

ِ َ‫ش‬ ِ ‫الرج‬ ‫ِم‬ )æ¦‫ال (رواه ابو داوود والنسا‬ َ ُ‫ِّساء‬ ُ ‫قائ‬ َ ِّ ‫ق‬ َ ‫إَّنَا الن‬

ِ ِ‫كم شعوباً وقَبائ‬ ِ‫د اهلل‬ ِ ‫ك‬ ٍ‫ك‬ ‫وا إِ م‬ ُ‫م‬ ْ َ‫ن أ‬ َ َ‫ن ذ‬ ْ َ‫خل‬ َ ‫م عِ ْن‬ َ ‫ماس إِنما‬ َ َ‫ل لت‬ َ‫ج‬ َ ُّ‫يَآ أَي‬ َ‫ر‬ َ‫و‬ ْ‫م م‬ ْ ُ‫ارف‬ ْ‫ك‬ ْ ُ ‫قنَا‬ َ‫ع‬ َ ‫وأُنْ ثَى‬ َ‫ر‬ ُ ‫ها الن‬ َ‫ك‬ َ َ َ ْ ُ ُ ْ ُ ‫ع ْلنَا‬ ِ َ ‫علِْيم‬ ‫م إِ م‬ )31:‫ر (احلجرات‬ ُ ‫قا‬ َ ْ‫أَت‬ ْ‫ك‬ ٌ ْ‫خبي‬ ٌ َ َ‫ن اهلل‬

( HR. ِ ‫كم اهلل ِِف أ‬ ِ ِ َ‫ذ‬ ِ ‫ي‬ ‫كم لِل م‬ ِ ْ َ‫ظ األُنْثَي‬ ِّ ‫ح‬ . kekerasan terhadap pembantu tidak akan terjadi lagi dikalangan umat Islam. sehingga laki-laki dan perempuan dihadapan Allah mendapat taklif hukum yang sama. dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim” .. maka Islam benar-benar akan membumi dan sebagai rahmatan lil'alamin.Artinya: “Hai manusia. Perjuangan kesetaraan gender berikutnya terlihat ketika masa jahiliyah wanita kedudukannya rendah serta tidak mendapat warisan. ‫ْي‬ ْ ْ ُ ُ ُ ‫وصْي‬ َ ‫ل‬ ُْ ْ ُ ‫َوالَد‬ ُ ْ‫كر مث‬ Artinya : Dari Annas.. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.. Allah SWT tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan keduanya sama.” (QS.. Inilah yang dinyatakan bahwa Islam dengan jelas mengajarkan kesetaraan gender. bukan untuk laki-laki saja atau sebaliknya. Hadits dan ayat tersebut jika dipahami akan tampak bahwa secara nyata menjelaskan Allah menciptakan manusia terdiri laki-laki dan perempuan. sehingga dengan menyadari nya maka akan menerima bahwa wanita adalah kaum hawa yang harus dihormati dan tidak diberlakukan sewenang-wenang. amin.. dan martabat wanita. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. bukan laki-laki atau perempuan saja yang mulia di sisi Allah. Perjuangan mengangkat wanita tersebut didasarkan bahwa penciptaan manusia berasal dari satu sumber yakni min sulalatin min thiin yaitu dari sari pati dari tanah. bertaqwalah kepada Tuhan -mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri. ِ ‫ك‬ ِ ‫مْن ها زوجها وب م‬ ِ َ‫دةٍ وخل‬ ِ ‫س‬ ِ ‫ك‬ ِ ‫هما‬ َ ً‫جاال‬ ْ َ‫ن ن‬ ً‫كثِريا‬ َ َ‫خل‬ ُ ‫ماس اتم‬ َ ‫ي‬ َ َ َ َ ‫واح‬ َ ُّ‫يَآ أَي‬ َ‫ر‬ َ َ َ َ َْ َ ‫ق‬ ْ‫م م‬ ْ ‫م المذ‬ ْ‫ق‬ ُْ‫ق‬ َ ‫وا‬ َ ُ ‫ث مْن‬ َ ٍ‫ف‬ ُ ‫ها الن‬ ُ ُ ‫ربم‬ ِ )3 :‫سآءً (النساء‬ َ َ ‫ون‬ Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu.. Al-Nisa':1) Perintah takwa dalam ayat di atas berlaku untuk seluruh manusia. Islam menyatakan adanya keterlibatan wanita dalam pembagian warisan. sebagaimana dinyatakan dalam hadits. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan. yang membedakan dari keduanya adalah tingkat ketaqwaannya. Kesamaan hak antara wanita dan laki-laki dalam membekali diri dengan ilmu. ِ ‫ل اهللِ صلى اهلل علَي‬ ٍ ِ‫سل‬ ِ ‫ طَلَب اْلعِْل‬:‫سلمم‬ ِ َ‫م ف‬ ٍ َ‫ن أَن‬ "‫م‬ ‫ع‬ ‫ة‬ ‫ض‬ ‫ي‬ ‫ر‬ ‫و‬ ‫و‬ ُ‫و‬ َ َ‫ قا‬:‫ال‬ َ َ‫س ق‬ ُ ‫لى‬ ٌ ِّ ‫ك‬ َ َ َ ْ َْ ُ ‫َ م‬ ُ‫ل‬ ْ ‫"ع‬ َ ُ‫ر‬ ْ‫س‬ ْ‫م‬ َ‫ل‬ َ ُ َ َ Jama'ah Jum'ah Rahimakumullah Melalui khutbah ini maka marilah kita bersama-sama menyadari dan menghormati kedudukan wanita. harkat. Hadirin jama'ah jum'at Rahimakumullah Islam sebagai risalah rahmatan lil'alamin dengan jelas memperjuangkan kedudukan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.. ِ ‫ن بِالْمعر‬ ِ ‫كن‬ ِ‫ر‬ ِ َِْ‫ْل‬ ِ ‫ح ْي‬ ِ‫س‬ ِ َ‫ن ع‬ ِ َ‫ْح‬ ‫ن‬ ْ ‫َل ا‬ ُ ْ‫من‬ َ ِ‫ن إ‬ ْ‫ر‬ َ‫و‬ َ‫و‬ ْ َ‫م أُمةٌ ي‬ ‫ن ال م‬ ‫م اهللِ ال م‬ َ ْ‫ويَن‬ ُْ ْ َ َ ‫و‬ ْ‫ر‬ ُ ْ‫ويَأ‬ ْ ُ َ‫ولْت‬ ْ‫ه‬ ْ ُ‫دع‬ ْ‫ك‬ ْ‫ب‬ َ ‫وف‬ َ ‫ري‬ َ ،‫م‬ ُ‫م‬ ِ‫غ‬ ِ‫فل‬ ِ ِ ‫فر وارحم واَنْت خي ر ال م‬ ِ‫ك‬ . sama kedudukannya dihadapan Allah. Dalam ayat lain Allah SWT berfirman: Artinya: “Hai sekalian manusia. sebagaimana firman Allah dalam surat al-Nisa' ayat 11. (al-Nisa' :11). kalau ini disadari maka kekerasan terhadap wanita..‫ْي‬ ‫ا‬ ‫ب‬ ‫ر‬ ‫ل‬ ‫ق‬ ‫و‬ ، ‫ن‬ ‫و‬ ‫ح‬ َ ‫م ْن‬ ْ ِّ ‫م‬ ْ‫م‬ ُ َ َ ِ‫وأُولَئ‬ َ ْ ‫رْح‬ َ ُ ‫ك‬ ْ َ ْ َ ُ ْ ْ ْ َ َ َ ُ ْ‫م ال‬ َ‫ر‬ ُ ْ‫ال‬ ْ ُ ُ‫ى‬ . tetapi ketaqwaannya yang menjadi ukuran mulia dan tidaknya di hadapan Allah. dan dari padanya Allah menciptakan istrinya. kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Baihaqi) Ketiga hal tersebut merupakan bagian yang menjadi dasar bahwa Islam secara jelas mengajarkan adanya kesejajaran antara laki-laki dan perempuan.