You are on page 1of 30

TUGAS UNTUK MINGGU DEPAN

Buatlah tulisan ilmiah tentang SUNGAI yang mencakup: 1. Asal mula perkembangan sungai 2. Klasifiaksi sungai ditinjau dari berbagai ”aspek klasifikasi” 3. Pola aliran sungai dan pemanfaatannya dalam analisa bentanglahan (form of origin). 4. Dinamika alur sungai ditinjau dari morfologi sungai, sedimen transport,

Literatur bacaan: 1. 2. 3. 4. Principle of Geomorphology : W.D. Thornbury Geomorphology an Introduction to Study of Landscape) : A.K. Lobeck Physical geography : A.N. Strahler. Bahan kuliah

DIKUMPULKAN MINGGU DEPAN SAAT KULIAH GEO DASAR

BENTUKAN PROSES FLUVIAL

AKTIVITAS SUNGAI

EROSI

TRANSPORTASI

SEDIMENTASI

Three phases of single activity

Erosi oleh sungai: penglepasan secara progresif material dasar dan tebing alur sungai Transportasi oleh sungai: terangkutnya partikel yang telah tererosi secara melompat (traction), menggelinding (rolling), suspensi dan larutan, Sedimentasi/deposisi: akumulasi secara progresif material sungai yang terangkut pada dasar sungai maupun dataran banjir atau tubuh perairan dimana sungai terhenti.

Korasi/ abrasi: pelepasan secara mekanis material alur sungai (tenaganya lebih lemah daripada hydraulic action). dan lempung dapat terangkut. kerikil.Erosi Oleh Sungai 1. Salah satu bentuk akibat abrasi sungai yang memusat pada lengkung dalam. disebut POTHOLE) . pasir. terutama terjadi pada batugamping (limestone). 2. Hysraulic action: menumbuk dan menggerus (scouring) material sungai sehingga amterial aluvial yang tidak kompak seperti kerakal. 3. Korosi: proses pelapukan secara kimia.

Pot hole dan point bar POT HOLE POINT BAR .

sehingga terjadi slumping. Inilah yang menyebabkan Perpindahan alur sungai kesamping (lateral shifting) V . “hydraulic action” Dapat melepaskan dan mengangkut Banyak material sedimen. Tidak hanya Dasar sungai sungai tetapi bagian Bawah tanggul.Transportasi Sungai Dissolved load Suspended load Bed load Disaat air banjir . Proses ini disebut “bank caving.

UMUR BENTANGLAHAN Initial Stage Middle Youth Stage Early Maturity Stage Full Maturity Stage Old Stage Keterangan L : levee O : Oxbow lake Y : Yazoo stream A : Alluvium B : Buff F : Flood palin S : Back swamp .

PERKEMBANGAN LEMBAH PELEBARAN LEMBAH PENDALAMAN LEMBAH PEMANJANGAN LEMBAH Morfologi dan Morfometri Lembah .

Pembentukan alur dan parit pada dinding lembah. Pelapukan dan gerak massa batuan/tanah pada dinding lembah.Pelebaran Lembah Erosi Lateral pada Dinding Lembah oleh hydraulic action. Masuknya cabang sungai kedalam lembah sungai utama. Pencucian dinding lembah oleh hujan (erosi lembar). .

korosi dan korasi pada dasar sungai Pembentukan pot hole Pelapukan dasar lembah Peremajaan lembah karena pengangkatan wilayah atau penurunan air laut (termini) .Pendalaman Lembah Hydraulic ection.

Pemanjangan Lembah Erosi mundur (backward erosion) Berkembangnya sunai menader Termini (pengangkatan dataran atau penurunan permukaan air laut) .

Lembah obsekuen d. Lembah konsekuen b. Atas dasar umur a. Lembah resekuen e. Dewasa c. Umur muda b. Tua  erosi  transportasi  sedimentasi B. Lembah subsekuen = lembah longitudinal c. Lembah insekuen . Atas dasar Genetik a.KLASIFIKASI LEMBAH A.

UJUNG LENGKUNG LUAR MEANDER DENGAN UNDERCUT YANG TERJAL DAN SLIP-OFF SLOPE YANG LANDAI .

Berdasarkan Struktur Pengontrol Lembah Lembah Lembah Lembah Lembah Lembah homoklinal = subsekuen antiklinal sinklinal sesar/ patahan garis sesar rekahan = joint .C.

.

I TIPE-TIPE LEMBAH SUNGAI C S R O I : SUNGAI KONSEKUEN : SUNGAI SUB SEKUEN : SUNGAI RESEKUEN : SUNGAI OBSEKUEN : SUNGAI INSEKUEN .

Berdasarkan Pemotongan pada Struktur (transvers valley) Memotong lipatan/ sesar pada basin Berkembang sepanjang zone lemah pada sesar dengan erosi mundur (lembah subsekuen) Lembah superposed/superimposed Lembah anteseden. .D.

.

sungai mengalami meander. . dimana dataran banjir berkembang.Keseimbangan Sungai (Stream Equilibrium) Sungai dikatakan mencapai keseimbangan : M = S Catatan: M = material yang masuk akibat erosi S = sedimen yang diangkut Tercapai disaat “ MATURITY STAGE” (umur dewasa).

Tali arus pecah menjadi beberapa alur dan dibebrapa tempat beremu satu sama lain. rombakan batuan akan tersebar pada dasar sungai.Sungai teranyam (braided river) Sungai memperoleh lebih banyak rombakan batuan daripada yang terangkut. .

Sifat aliran sungai yakni “disvergen” (memencar) APEX .KIPAS ALUVIAL (alluvial fan) Kipas aluvial terbentuk oleh sungai muda yang membawa banyak material sedimen. Kipas aluvial terletak pada tempat terjadinya perubahan lereng dari terjal kedatar.

Akibatnya erosi vertikal aktif kembali 1 2 BASE LEVEL .PEREMAJAAN SUNGAI Sungai yang telah mempunyai “profil graded". jika terjadi penurunan muka air laut atau pengangkatan daratan. akan merubah base level.

besar (gorge) dengan dinding terjal dan dasar lembah lebar dan datar serta membentuk dataran banjir. Meander yang berkembang tidak dapat bebas bergeser kekiri atau kekanan. akan membentuk terjun dan lembah sangat dalam dan lebar. sehingga perkembangan meander selanjutnya hanya berada didalam lembah yang dalam dan terjal tersebut. .ENTRENCHED MEANDER Apabila sungai telah mencapai phase dewasa.

Syarat Pembentukan DELTA Daerah Aliran Sungai Luas Daerah Hujan Tropis Debit Sungai Besar Sediment Transport Tinggi Topografi Dasar Laut Dekat Pantai Landai Pasang dan Surut Air Laut Kecil/Rendah Gelombang Laut kecil Arus Laut Rendah STRUKTUR DELTA .

Macam-macam Delta A. CUSPATE DELTA D. ESTUARI DELTA . ARCUTE DELTA B. BIRD FOOT DELTA C.

NECK CUT-OFF C. AVULSION .Proses Perpindahan Alur Sungai ACCRETION TOPOGRAPHY MEANDER NECK ABANDONED CHANNEL ABANDONED CHANNEL CHUTE CUT OFF OXBOW LAKE A. CHUT CUT-OFF B.

Tingginya kontribusi sedimen dari: a. sepreti danau atau laut B. . cabang-cabang lembah sungai pada material batuan yang mudah tererosi b. gangguan pada alur sungai d. menurunnya volume air sungai Penghentian aliran sungai akibat: a. 1. meningkatnya empasan air sungai c. Perubahan iklim 3. genangan aliran balik saat banjir c. aktivitas manusia 2. Pencucian besar-besaran akibat pencairan es (fluvio glacial) 2. Muatan sedimen yang berlebihan 1. tubuh perairan tetap.Penyebab Terjadinya Pengendapan Sungai A. Meningkatnya ersoi dari DAS akibat berkurangnya vegetasi penutup: a. Ulah/aktivitas manusia b. turunnya gradien sungai b. Hilangnya tenaga angkut Menurunnya kecepatan aliran akibat: a. kolam-kolam lokal sepanjang alur sungai b.

Endapan pada lengkung meander a. endapan delta d.Bentuklahan Hasil Endapan Sungai 1. 7. endapan didalam alur (channel bar)  sungai teranyam b. 5. dan neck cut off 3. Isian alur  pada alur terpotong  chute cut off. endapan didalam meander sungai c. 9. Dataran Banjir a. 4. tanggul alam 2. point bars b. 8. Endapan rawa belakang Endapan sungai teranyam Endapan datarn delta Delta sungai Kipas aluvial dan bajada (kerucut aluvial) Dataran aluvial Tanggul sungai (natural levee) . 6.

Muara Sungai Citanduy Dengan Sedimennya Dan Menyebab Terbentuknya Tombolo Nusa Were .