P. 1
Ulasan Pasar Juni 2013

Ulasan Pasar Juni 2013

|Views: 5|Likes:
Published by Aditya Abinya Aiham

More info:

Published by: Aditya Abinya Aiham on Jun 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2014

pdf

text

original

Market Update Juni 2013

PT Danareksa Investment Management

6% di bulan Mei. • Indeks Kepercayaan Konsumen di Eropa meningkat dari sebelumnya 22. • Indeks PMI Manufaktur Amerika di bulan Mei kembali menurun dari sebelumnya 50. Kondisi Perekonomian Eropa Eropa • Indeks PMI Manufaktur Eropa di akhir bulan Mei meningkat cukup signifikan dari sebelumnya 44. Peningkatan harga perumahan diharapkan akan menjadi penggerak perekonomian melaui sektor konstruksi dan meningkatkan jumlah inventory.2 di bulan April menjadi 46.000. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan pada sektor manufaktur walaupun belum mencapai fase ekspansi. Hal ini dipengaruhi pula oleh stimulus-stimulus yang dilakukan oleh Eropa seperti program pembelian obligasi yang tidak dibatasi dan pemotongan tingkat suku bunga sebesar 25bps.2 dari sebelumnya 69. • Data Non Farm Payroll Amerika di bulan Mei meningkat cukup signifikan dari sebelumnya 149.ULASAN PEREKONOMIAN AMERIKA & EROPA MEI 2013 Kondisi Perekonomian Amerika IDR Bonds Amerika Serikat • Tingkat pengangguran Amerika di bulan Mei sedikit meningkat dari sebelumnya 7. Namun terlihat bahwa lapangan kerja di bulan Mei tetap meningkat.7 di bulan April menjadi 49.000 menjaadi 175.8.3 di bulan Aprim menjadi -21. yakni menjadi 76. Sumber: Bloomberg . Sumber: Bloomberg • Consumer confidence index di Amerika juga mengalami peningkatan tertinggi semenjak tahun 2008 seiring meningkatnya outlook dari ekonomi Amerika. Dari data tersebut terlihat bahwa kegiatan manufaktur Amerika berada pada fase kontraksi.5% di bulan April menjadi 7. • Indeks perumahan mengalami peningkatan di bulan Mei setelah sebelumnya di bulan April mengalami penurunan.9 di bulan Mei. Hal ini menunjukkan meingkatnya kepercayaan para konsumen pada pemulihan ekonomi Eropa.

pemerintah China memiliki ruang untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonominya. Namun pernyataan The Fed yang menyatakan ingin meninjau kembali keberlangsungan stimulus membuat kekhawatiran investor akan adanya penghentian stimulus. Angka ini masih di bawah target pemerintah yakni sebesar 3. Dari sisi fiskal pun.5%. Hal ini Sumber: Bloomberg Data Ekspor. Namun pemerintah China menginginkan kenaikan peranan konsumsi vs investasi (selama ini) Sumber: Bloomberg . Impor dan Neraca Perdagangan memperlihatkan bahwa stimulus yang dilakukan memberikan dampak yang cukup baik pada berbagai sektor. Hal ini menunjukkan aktivitas manufaktur di China masih dalam tahap ekspansi. • Walaupun masih berada pada resesi. • Pertumbuhan ekonomi China hingga bulan Mei 2013 masih cukup baik.16. perokonomian Eropa sedikit demi sedikit menunjukkan perbaikan. Outlook : • Perekonomian Amerika tumbuh cukup baik hingga bulan Mei 2013. • Pada bulan Mei China kembali mengalami surplus neraca perdagangan sebesar $20. belum cukup kuat untuk menghentikan stimulus. China memiliki cukup banyak ruang untuk menstimulus ekonominya.ULASAN PEREKONOMIAN CHINA & PROSPEK EKONOMI GLOBAL MEI Indeks PMI Manufacturing dan Inflasi IDR Bonds • Data Indeks manufaktur China di bulan April kembali meningkat dari sebelumnya di 50. Walaupun ekonomi AS terus membaik namun menurut pandangan kami.43 milyar.8. • Indeks harga konsumen (CPI) Cina di bulan Mei berada pada level 2.1% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yakni pada 2. Hal ini dikarenakan perlambatan import di China pada bulan Mei. Dari sisi moneter. Hal ini juga merupakan hasil dari berbagai stimulus ekonomi yang dilakukan seperti pembelian obligasi secara tak terbatas dan pemotongan tingkat suku bunga.6 menjadi 50. bank sentral China memiliki ruang yang lebar untuk mendorong kenaikan pertumbuhan ekonominya melalui penurunan suku bunga dan GWM. lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni $18. Inflasi China akan dijaga pada level yang cukup rendah dengan tujuan menggenjot pertumbuhan kredit.4%.

22%. Kenaikan harga BBM kedepannya akan mengurangi porsi subsidi energi pada APBN dan mengurangi defisit anggaran.59% dibanding impor Maret 2013 yang besarnya US$14. • Nilai ekspor Indonesia April 2013 mencapai US$14.03% di bulan Mei.70 miliar atau mengalami penurunan sebesar 2.89 miliar.47% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan didorong oleh adanya penurunan impor pada sektor migas sebesar 7.6 milyar karena penurunan ekspor lebih besar dibandingkan penurunan impor. sedangkan jika dibanding impor April 2012 (US$16. Data Ekspor-Impor Indonesia • Bank Indonesia menaikkan BI rate sebanyak 25 bps menjadi 6% pada tanggal 14 Juni setelah sebelumnya menaikan FASBI rate sebesar 25bps menjadi 4. Dengan kata lain kenaikan harga BBM akan memberikan dampak yang baik bagi Indonesia. Sumber: Bloomberg • Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Maret 2013 mengalami surplus sebesar USD 1.37% mom. • Kenaikan BI Rate dan FASBI rate dalam jangka pendek akan berdampak negatif pada pasar obligasi namun positif terhadap nilai tukar Rupiah.77% mom terutama pada komponen impor gas.18% dibanding ekspor Maret 2013. Deflasi di bulan April didorong oleh penurunan harga bahan makanan sebesar 0. • Nilai impor Indonesia April 2013 sebesar US$16. Sumber: Bloomberg . Pemerintah pada tanggal 17 melakukan berdiskusi mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilisasi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.11%.83% dan sandang sebesar 1.94 miliar) turun 3. Outlook: • Pengumumuman keputusan kenaikan harga BBM belum juga dilakukan.1% di bulan April dan 0.1% menjadi 3.99%.68%. Inflasi inti juga mengalami penurunan dari 4. Penurunan ekspor didorong oleh penurunan ekspor non migas sebesar 18.ULASAN PEREKONOMIAN INDONESIA MEI 2013 IDR Bonds Inflasi dan Inflasi Inti • Selama dua bulan berturut-turut Indonesia mengalami deflasi sebesar 0. Sementara bila dibanding April 2012 mengalami penurunan sebesar 9.25%.31 miliar atau meningkat 9. Secara tahunan inflasi Indonesia tercatat sebesar 5.

Outlook: • Pasar obligasi masih mengalami penurunan akibat ekspektasi kenaikan inflasi karena adanya kenaikan harga BBM dan meningkatnya supply dari pemerintah.PASAR OBLIGASI INDONESIA: Pasar SUN dan Obligasi Dollar Terus Mengalami Penurunan Karena Faktor Global dan Dalam Negeri Performa Harga SUN Berdasarkan Tenor (Jun-13) Selama bulan Juni 2013. Rp 270. hal ini dikarenakan: • US Treasury mengalami penurunan di seluruh tenor (ditunjukkan oleh US Treasury 9 tahun mengalami penurunan harga sebesar -3. • Ekspektasi inflasi dari kenaikan harga BBM karena adanya rencana pemerintah untuk meningkatkan harga sebesar Rp 1000-2000.82% (SUN 10 thn) yang membuat yield menjadi 6.98% dibandingkan dengan posisi akhir tahun 302.52 T).4%-0. Selain itu adanya perubahan tahun dasar inflasi pada Juni 2013 akan berpotensi membuat inflasi semakin volatil sebesar 0.98% dan yield 3.94 T vs.5%. Sentimen positif masih datang dari: • Kepemilikan asing di SUN mengalami peningkatan masing-masing Performa Harga Obligasi Berdenominasi Dollar (Jun-13) sebesar 11. 2012 (Rp Selain itu. Kondisi ini terjadi dikarenakan ketidakpastian akan dihentikannya Quantitative Easing III. Sumber: Bloomberg .61%). pasar obligasi IDR Indonesia (SUN) mengalami penurunan harga sebesar -2. pasar obligasi USD Indonesia (INDO) mengalami penurunan harga sebesar -4. Pandangan kami: tekanan terhadap pasar obligasi akan terus berlanjut sebelum adanya keputusan mengenai kenaikan harga BBM.00% (Fr63). • Pelemahan rupiah terhadap menjadi salah satu faktor terjadinya penurunan harga obligasi Rupiah.73% (INDO 22). Sentimen negatif datang dari: • Persepsi risiko Indonesia yang meningkat ditunjukkan oleh premi CDS (Credit Default Swap) 5 tahun Indonesia yang meningkat dibandingkan akhir Desember 2012 (175 vs. 136).

LPKR. ICBP. Thailand.51%) di Juni 2013.17 Triliun selama tahun 2013. Malaysia.54x. PGAS. 14. Pandangan kami: dalam periode jangka pendek (paling tidak 1 bulan) secara teknis pasar saham akan mengalami penurunan. sektor properti menjadi sektor dengan performa terbaik (+17.76x vs. Filipina. Namun potensi penghentian stimulus di Amerika akan berisiko pada pasar saham Indonesia. Sumber: Bloomberg . BBCA selama Juni 2013. • Investor asing melakukan pembelian bersih Rp 19. Hal ini dikarenakan tingginya valuasi IHSG dan banyak nya dana asing yang masuk selama tahun 2013. • Saham-saham yang menjadi penggerak IHSG adalah UNVR.08%). dan sektor pertambangan menjadi sektor dengan performa terburuk (-12.69%.PASAR SAHAM INDONESIA: Kinerja Pasar Saham Negara Maju Masih Lebih Baik Negara Berkembang Selama Juni 2013 Kinerja Pasar Saham Beberapa Negara per Jun-13 Pasar saham Indonesia membukukan kinerja positif +0. Outlook: Kinerja Sektor IHSG per Jun-13 • Pasar saham di bulan Mei mengalami peningkatan yang cukup besar didorong oleh besarnya likuiditas di pasar. sedangkan saham-saham yang menjadi penghambat pergerakan IHSG adalah BMRI. Singapore) yaitu 13. • Valuasi harga/EPS (Earning per share) untuk forward 12 bulan mendatang Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nilai harga/EPS 12mo ASEAN-5 (Vietnam.

31% 0.85% -0.73% 3.24% 0.52% Year-to-date 3.PRODUK: Kinerja Produk Fokus DIM Juni 2013 Kinerja Reksadana Pasar Uang RD Danareksa Seruni Pasar Uang II (RD SPU II) Benchmark RD SPU II RD Danareksa Gebyar Dana Likuid (RD GDL) Benchmark RD GDL Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap RD Danareksa Melati Platinum Rupiah (RD MPR) Benchmark RD MPR RD Danareksa Melati Pendapatan Utama (RD MPU) Benchmark RD MPU 1 Bulan 0.94% 0.94% 0.32% 0.35% Tahunan 4.34% -0.37% -0.82% N/A N/A .96% 1.07% 0.25% -0.87% Year-to-date 1.67% 1.32% 0.65% 4.65% Tahunan 6.65% -1.52% 1.15% -2.94% 3 Bulan 0.74% 3 Bulan 1.99% -2.78% 1.32% 1 Bulan -0.66% -2.18% 3.

35% 5.50% 28.20% 3.74% 14.69% 0.42% 21.62% 15.83% 11.16% -0.59% 13.63% 17.69% -0.71% 2.60% 26.42% 21.69% 5.PRODUK: Kinerja Produk Fokus DIM Juni 2013 (Lanj.75% Tahunan 20.22% 7.93% 3 Bulan 14.89% 3 Bulan 5.04% 1.16% 0.61% Year-to-date 24.29% 4.24% 30.69% 3.42% 13.86% .08% 32.83% 24.69% 11.00% 0.16% 0.69% 2.86% Year-to-date 12.24% N/A N/A 39.34% 17.) Kinerja Reksadana Campuran RD Danareksa Anggrek Fleksibel (RD ANGFLEK) Benchmark RD ANGFLEK RD Danareksa Syariah Berimbang (RD DSB) Benchmark RD DSB Kinerja Reksadana Saham RD Danareksa Konsumer 10 (RD MK) Benchmark RD MK RD Danareksa Mawar Rotasi Strategis (RD MaRSS) Benchmark RD MaRSS RD Danareksa Mawar Fokus 10 (RD MF) Benchmark RD MF RD Danareksa Indeks Syariah (RD DINAR) Benchmark RD DINAR 1 Bulan 1.69% 9.14% 17.28% 1 Bulan 4.99% 32.90% Tahunan 42.03% 5.92% -0.61% 8.89% 5.

14 Jakarta 10110 www.TERIMA KASIH PT Danareksa Investment Management Gedung Danareksa Lt.com .danareksaonline.1 Jl. Medan Merdeka Selatan No.

Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Meskipun seluruh informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya. BUKAN merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. pajak dan akuntasi. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi.DISCLAIMER PERHATIAN Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. menyalin. Reksa Dana adalah produk pasar modal dan BUKAN merupakan produk perbankan. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana. . Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->