Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah RadioaktifBATAN Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan

Teknologi-RISTEK LIMBAH RADIOAKTIF YANG DITIMBULKAN 1000 MWe DARI OPERASIONAL

rSSN 1410-6086

PLTN PWR

Husen Zamroni, Jaka Rachmadetin Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BA TAN ABSTRAK LIMBAH RADIOAKTIF YANG DlTIMBULKAN DARI OPERASIONAL PL TN PWR 1000 MWe, Limbah radioaktif yang ditimbulkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PL TN) dengan daya 1000 MWe terdiri dari limbah aktivitas rendah, sedang dan aktivitas tinggi. lumlah limbah aktivitas rendah dan sedang dari PLTN setelah dilakukan pengolahan sekitar 300400 drum 200 liter pertahun. Bahan bakar bekas yang ditimbulkan dad PL TN selama satu tahun sebanyak 25-30 ton dengan volume sekitar 35-50 m3• Limbah radioaktif yang ditimbulkan dari PL TN telah dilakukan pengelolaan sesuai dengan standar keselamatan nuklir. Kata kunci : Limbah radioaktif, Bahan bakar bekas, Pembangkit listrik tenaga nuklir ABSTRACT RADIOACTIVE WASTES WERE GENERATED FROM NUCLEAR POWER PLANT PWR 1000 MWe. Radioactive wastes generated from operation nuclear power plant 1000 MWe generally consist of low level waste, intermediate level waste and high level waste. Amount of low and intermediate level waste from nuclear power plant after treatment was approximately 300-400 drum 200 litter every year. Spent fuel was generated from nuclear power plant as many as 25-30 tones with volume 35-50 m3 per year. The radioactive wastes generated from nuclear power plant (NPP) have been managed according to the nuclear safety standard Keywords: Radioactive waste, Spent fuel, Nuclear Power Plant PENDAHULUAN Pembangunan Indonesia yang berkembang pesat perlu didukung dengan peningkatan energi yang memadai. Dalam rangka memenuhi kebutuhan energi tersebut pemerintah bermaksud membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PL TN) pertama pada tahun 20 I6. Pembangunan PL TN yang rencananya akan dibangun di semenanjung Muria saat ini masih ada kendala non-teknis yang disebabkan oleh informasi yang diterima masyarakat kurang memadai. Memang pembangunan PL TN disamping akan mencukupi kebutuhan energi yang sangat diperlukan untuk menunjang pembangunan tetapi tidak dapat di pungkiri dampak pembangunan PL TN ini juga akan menimbulkan limbah radioaktif. Informasi mengenai limbah radioaktif yang ditimbulkan oleh PL TN baik dari segi kualitatif maupun kuantitatif yang sampai ke masyarakat sangat beragam terutama yang datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sehingga tidak memberikan informasi yang sepenuhnya benar. Banyak sekali pertanyaan dari masyarakat kalau PL TN dibangun mau di kemanakan limbah yang ditimbulkan atau pertanyaan apakah bangsa Indonesia sudah dapat mengelola limbah radioaktif atau pertanyaan-pertanyaan yang sejenis. Pertanyaan-pertanyaan ini tidak bisa di jawab hanya dengan kata-kata tetapi memang memerlukan jawaban yang lebih konkret baik dari segi software maupun hardwarenya. Software artinya kita hams punya data-data konkret mengenai jumlah dan jenis limbah radioaktif yang ditimbulkan dad sebuah PL TN dan pengalaman pengelolaannya selama ini dan tentunya pengalaman negara lain yang sudah mempunyai PLTN, sedangkan hardware yaitu perlunya fasilitas yang cukup untuk latihan penanganan limbah radioaktif yang ada. Studi mengenai jumlah dan jenis limbah yang ditimbulkan dad PLTN sangat diperlukan sehingga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ten tang kesiapan menangani limbah PL TN jika nanti jadi di bangun. Juga sangat diperlukan studi bagaimana pengaIaman negara-negara yang sudah banyak mempunyai PLTN mengeloIa limbah selama predisposal sampai disposal. Limbah yang ditimbulkan dari operasi PL TN dilihat dari bentuk fisiknya dibagi menjadi menjadi tiga bagian yaitu : Limbah radioaktif

92

2 1.13 104kg) (J q> m.9 x lOll Bq/siklus. Secara umum gas yang Iodin timbul antara lain adalah gas mulia (nobble gas). deuterium.7 x 1011 Bq/siklus. No = 7. sedang dan tinggi.a)C14.5 x 1. No = 1. LIMBAH PLTN RADIOAKTIF GAS DARI Fluks netron (6. Hal ini disebabkan oleh tam pang lintang dan/atau kelimpahan masing-masing unsur yang rendah sehingga dapat diabaikan.12 detik'l) Waktu operasi reaktor per siklus (4.A 2x 1013 (1000 1014 1014 Limbah 1. J umlah karbon-14 yang terbentuk dari sumber ini untuk satu siklus bahan bakar sebesar 5.25 cm2 dengan menggunakan persamaan diatas maka banyaknya karbon-14 yang terbentuk sebanyak 3.09 x 1013nlcm2 -detik) Konstanta peluruhan (3.88. Gas mulia yang terbentuk adalah dari produk fisi dan biasanya terbawa dalam bentuk gas antara lain Kr .6 x lOll Bq/siklus.87.4 XIOI1 lOll X lOll 2 x 1010 Limbah radioaktif gas dari PLTN biasanya berupa produk fisi (hasil belah) yang timbul karena reaksi fisi pada bahan bakar yang bisa lolos keluar dari kelongsong bahan bakar.9 ( Mwe) Mwe) 1000 108 X 1014 5 (900 MWe) 3. disamping aktivitas tritium yang ditimbulkan karena pembelahan inti dan tangkapan neutron di dalam CEAs yang selanjutnya keluar ke pendingin melalui kelongsong (cladding). dan dari Control Element Assemblies (CEAs). sedangkan tritium yang timbul karena reaksi no.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah RadioaktifBATAN Pusat Penelitian Jlmu Pengetahuan dan Teknologi-RlSTEK ISSN 1410-6086 padat. 6 (B-1 I dan N-14 sumber) tidak begitu banyak jumIahnya sehingga tidak memberikan banyak kontribusi penting. Jumlah Karbon-14 terbesar yang terbentuk disebabkan oleh reaksi 017(n. Dalam kondisi operasi normal. Iitium yang ada dalam air pendingin. dan tinggi baik dalam bentuk gas. Tabell. Tritium yang timbul di dalam pendingin secara langsung manambah keseluruhan aktivitas tritium. Pembakaran bahan bakar dari PL TN dibatasi sesuai batas burn-up yang sudah ditetapkan sehingga kerusakan kelongsong bahan bakar dapat dihindari dan peningkatan Iimbah gas hasil fisi dapat 14 108 Gas Mulia Iimbah (Bq/yr) gas KarbonTritium dicegah. Xe -135m.27 X 1022atom 017/kg-H20 dan (j' = 1.85. Kr .84 x 10. dan pad at termasuk bahan bakar bekas. Kr . Kr .9 x x PHWR BWR PWR N.138.A N. P)CI4 jauh lebih sedikit.2 x 3. Karbon-14 dan Tritium disajikan pada Tabel 1[1]. cair dan gas sedangkan dari aktivitasnya diklasifikasikan secara umum menjadi tiga kelompok juga yaitu Iimbah radioaktif aktivitas rendah. jumlah gas hasil fisi yang bisa lolos dari kelongsong bahan bakar sangat keci\. Jumlah tritium yang timbul karena reaksi aktivasi disajikan dalam Tabel 2. Contoh perhitungan banyaknya karbon14 yang timbul dari aktivasi Nitrogen-14. 5 dan no.I6 x 10'24 cm2 dengan menggunakan persamaan diatas maka banyaknya karbon-I4 yang terbentuk sebanyak 1.'"T R a M Sumber utama timbulnya tritium (IH3) didalam reaktor air tekan (PWR) adalah dari pembelahan rangkap tiga. sedangkan jumlah Karbon-I4 yang terbentuk dari reaksi NI4(n. Iodine.7 1. Xe -133 Xe -131m.48 x 10. Terbentuknya Karbon-I4 di dalam sistem pendingin reaktor disebabkan oleh adanya aktivasi isotop Oksigen-I7 dan Nitrogen-14 oleh netron. cair. Sumber utama tritium dalam 93 .11 x 107 detik) Contoh perhitungan banyaknya karbon14 yang timbul dari aktivasi Oksigen-17.85m.(2] Jumlah karbon-I4 yang terbentuk dari kedua sumber terse but dapat dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut [2]: Q = No Dimana: Laju produksi (Bq/siklus) Konsentrasi atom dalam air RCS (atom/kg-H20) Tampang Iintang (cm2) Masa air dalam teras (2. Di dalam makalah ini akan dipelajari jenis dan jumlah Iimbah radioaktif yang ditimbulkan dari operasi PL TN khususnya PL TN tipe PWR 1000 Me yang meliputi limbah radioaktif aktivitas rendah. Estimasi Iimbah gas yang ditimbulkan dari berbagai jenis PLTN 1. sedang. Xe -135 dan Xe. Xe -133m. reaksi tangkapan netron oleh boron.3 X 1020atom NI4/kg-H20 dan (j' = 1.

Laju peluruhan = Laju SPLG menggunakan cha}. pipa-pipa termasuk valve-valve dan instrumentasi. Tangki juga digunakan untuk mengumpulkan air kondensasi yang dipindahkan dari alat pengering Iimbah gas. dua alat pengering limbah gas.15(+1) <8.00(-1) mb Tampang Thermal Thermal 10. Radionuklidaradionuklida berumur pendek dan Iodium ditangkap untuk peluruhan di tangki karbon aktif awal.40(+5) I Ambang (-3) (-I) mb mb mb 3. satu Particlilate Air (HEPA) filter. Litium. empat tangki tunda berisi High Efficiency karbon aktif. kontrol. 94 . Setelah melewati tangki peluruhan.0 9. Pengelolaan Iimbah gas PL TN[2] Semua kondensasi cairan yang terbentuk di dalam proses gas utama pada bangunan pelengkap dan di dalam SPLG masuk melalui pipa-pipa dikumpulkan di dalam tangki drain utama pada SPLG. Dimana : L¢ t V A = Laju produksi (atom/cm3-detik) = Periode operasi reaktor (detik) = Effective Core Volume atau Volume CEA (cm3) = Konstanta peluruhan (detik-I) Gambar x~= - L. Tangki awal (guard bed) dipasang untuk melindungi tangki tunda charcoal utama dari banyaknya embun (moisture) yang mas uk.5 hari untuk waktu tunda Kripton.4 1. Gas-gas yang timbul diolah sampai konsentrasi dan kuantitasnya dapat diturunkan sehingga dosis yang diterima oleh publik di sekitar unit pembangkit akibat pembuangan Iimbah gas tersebut memenuhi standar yang ditentukan. 1 sid no. Sistem Pengolahan Limbah Gas (SPLG) dirancang berfungsi sebagai tempat peluruhan. Desain operasi banyaknya karbon aktif yang ditempatkan dalam tangki harus cukup untuk menyerap sedikitnya 45 hari untuk waktu tunda Xenon dan sedikitnya 3.50(0) 5. Tabel 2.8°C) sebelum gas masuk melalui penyaring awal. lumlah tritium yang terbentuk dapat ditentukan dengan persamaan sebagai berikut[2]: Laju pembentukan tritium produksi . 4 (B-I0. Alat pengering limbah radioaktif gas dingin dari kondensasi dan tangki penundaan digunakan untuk menghilangkan uap air pada titik embun di bawah 46°F (7.4 Me 3.9 4. pelepasan dU. limbah gas mengalir melalui penyaring partikulat (HEP A).(~Dal pad a suhu lingkungan untuk menunda gas radioaktif yang melintasi sistem. HEP A filter dan karbon aktif yang sudah jenuh akan diolah sebagai limbah padat.3 1. Sensor kelembaban alat pengering Iimbah radioaktif gas disediakan untuk mendeteksi kehilangan embun.50 9. Reaksi aktivasi tritium[2] Lintang Energy 1. Kondisi alat pengering limbah radioaktif dipasang pada pengolah gas untuk menjaga embun dan temperatur sehingga gas dapat mencapai tangki charcoal. '~'" y~ Limbah radioaktif gas yang timbul diolah melalui beberapa tangki yang berisi bahan penyerap seperti karbon aktif dan hepa filter [Gambar 1]. termasuk debu karbon aktif.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BATAN Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-RISTEK ISSN 1410-6086 Element pendingin dan Control Assemblies (CEAs) di sebabkan oleh reaksi-reaksi dari no. dan Deuterium). Reaksi SPLG terdiri dari satu tangki drain utama. Tangki awal yang berisi karbon aktif (Charcoal guard) dipasang sebelum gas masuk tangki tunda utama. dua tangki charcoal.

. Mn-54. i _. Cs-134. PLTN di sajikan Cair lain (Bq/yr) Total Tritium Limbah radioaktif ditimbulkan dari PL TN Tabel 3. Estimasi aktivitas Iimbah radioaktif cair yang Limbah radioaktif cair yang timbul dari PL TN jumlahnya cukup besar. Cs-137 dll. limbah dekontaminasi.. D••'" I PTD : P~nla+4n Ta"l9~i Or~i.. Sr-90.. 1-31. " I ( :--. Na-24. o. .v.a FQnQObhin Do-rr~ntr. Setelah mengalami pengolahan maka volumenya akan tereduksi (berkurang sangat banyak) di tunjukkan pad a Tabel 5. personil dekontaminasi (shower) dll.=~:~ b=< ke. Sistem pengelolaan limbah cair pada PLTN [2] 95 ..~ '--. 2n-65. Limbah radioaktif cair ini kebanyakan berasal dari pendingin reaktor baik pendingin primer maupun pendingin sekunder. pompa-pompa. Fe-59.-. '. ~ :~'-. Sr-89. Ni-63. --- .lrs~1 oeminerallga~1 . ICt:H.7 x Limbah (lOOOMW 2. penggunaan membran.•.. Cs136. pengendapan. filter dan resin penukar ion seperti ditunjukkan Gambar 2[2. HEP A filter dan karbon aktif yang sudah jenuh akan diolah sebagai limbah padat. LIMBAH PLTN RADIOAKTIF CAIR DARI ditimbulkan dari berbagai pada Tabel3. produk fisi yang lolos dan larut dalam air pendingin. Y-90.araOPDStS PC'1l:Ol\il:::J1QJn .. P.--. larutan regenerasi resin. bocoran pad a lantai.7 X 109 X 109 (1000 IOU nuklida Mwe) cair secara yang umum dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu aktivitas rendah dan aktivitas sedang.. kebocoran-kebocoran pada valve. 2r-95. Co-60.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah Radioak1if-BATAN Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-R1STEK ISSN 1410-6086 ditangkap kemudian dipindahkan ke sistem bangunan HV AC..-'< . dan prod uk korosi yang teraktivasi. Jenis radionuklida yang terdapat dalam Iimbah radioaktif cair antara lain H-3. Fe-55.Oari . Limbah cair yang telah diolah selanjutnya dilakukan immobilisasi (pengungkungan) limbah melalui proses solidifikasi (pemadatan) dengan semenlpolimer.•• iu:.' >--< I ". Co-58.8.2 xlO'2 Mwe) (900 e) 5 3. litrtglUca:wn 8!rSln f'l(J)t vrain -·r··_··l·---=1~) { /"'~ . 1-132. Sr-91.•. Cr51. Radionuklida dalam Iimbah radioaktif cair tersebut berasal dari aktivasi air pendingin. Mo-99. limbah laundry..cank PUuluttl'. Gambar 2. akan tetapi limbah radioaktif cair tersebut dapat diolah untuk reduksi volume Iimbah dengan berbagai cara seperti evaporasi. Estimasi aktivitas limbah radioaktif cair pada kondisi operasi normal[6] 7x PHW BWR R PWR 1013 2 x 1010 2. r:J i ..9]..

kertas. Secara umum komposisi limbah padat PL TN 1000 Mwe ditunjukkan pada Tabel 6.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah RadioakJif-BATAN Pusat Pene/itian I/mu Pengetahuan dan Teknologi-R1STEK ISSN 1410-6086 Prod uk fisi utama yang dihasilkan dari reaksi inti antara uranium dengan netron termal dari operasi PL TN PWR 1000 MWe terdapat dalam Tabel4. gamma 0. Limbah padat di bagi ke dalam limbah padat yang terbakar dan tidak terbakar.8% jam 6. Ag-llOm.61 20. Tabel 5.06 hari 10. Ru-106.53 0. Cs-I34. dimana prod uk fisi terse but sebagian akan meluruh dalam kelongsong bahan bakar. ada limbah padat hasil pengolahan dari limbah gas dan limbah cair serta limbah semi cair (Iimbah resin bekas) yang hasil pengolahan akhimya berbentuk kemasan limbah padat yang siap disimpan. Selain limbah padat tersebut di atas. sedangkan Fe-59 (45 hari. lumlah limbah radioaktif padat yang ditimbulkan tiap tahun dari operasi PL TN 1000/900 Mwe adalah sekitar 1200 m3• Limbah padat ini setelah diolah dengan kompaksi. Co-58dan Co-60. 1-131. lumlah limbah setelah Mwe diolah pada pada PWR 1000 kondisi normal[3] n (m3) Tahuna Aktivitas tahunan 1000-6000 100-115 25-30 (Ci) Tipe Volume 25-63 30-40 45130 Resin Sludge dari s rator mbah dari LIMBAH RADIOAKTIF PADAT DARIPLTN Limbah padat yang timbul dari PLTN cukup banyak.58 6. Zr-95.0 5. Nb-95. Ce-144.41 2. pakaian lab.083 jam 7 1 padat seperti kain.77% 3.9% 31. Produk fisi yang keluar dari kelongsong dalam bentuk gas akan tertangkap dalam sistem pengelolaan gas yang menggunakan karbon dan Hepa filter.7 30.63 % 5. Y-91. lumlah total limbah padat berkisar antara 300-400 drum/tahun dengan 10 % nya berisi tingkat sedang[3] .1 Mev) merupakan nuklida hasil aktivasi yang agak susah pengelolaannya untukjangka pendek. 96 . Radionuklida yang terdapat dalam limbah padat antara lain: Sr-90. gamma 1.76 tahun 2.8 jam 9. Tabel 4. Ru-l03. Cr51.6 Mev). lumlah limbah pad at hasil pengolahan yang ditimbulkan tergantung dari tipe reaktor dan kondisi operasi. Fe-59. Cs-136. Produk fisi berumur panjang yang dominan adalah Cs-137 (30 tahun.5 m Gy/h.29% % 6.84% 0.39 Kandungan Waktu paruh 2. Dari Tabel 4 menunjukkan bahwa produk fisi kebanyakan mempunyai umur paruh yang pendek.8 6. Mn-54 Fe-55. terkompaksi dan tidak terkompaksi.77% 5. Cs-137. filter bekas dari sistem zat cair dan filter bekas dari sistem sirkulasi udara dB. shoe cover. Data mengenai jumlah limbah yang ditimbulkan dari berbagai PL TN PWR dengn daya yang berbeda-beda di tunjukkan pad a Tabel7. bermacam-macam limbah Aktivitas spesifik dan karakteristik tipe limbah yang ditimbulkan dari operasi PLTN PWR dapat di lihat pada Tabel 8. kertas dan kotak/bungkusan kecil karbon aktif.9% tahun bulan 6. Te-I29m. Limbah padat yang timbul ini lebih 90 % termasuk dalam aktivitas sangat rendah dan hanya 10 % yang mengandung nuklida aktif dengan paparan kontaknya lebih kecil 0. insenerasi dan sementasi ditunjukkan dalam Gambar 3 [2]. Prosentase nuklida utama produk fisi [3] Nuklida 0.29 hari 8.97% 27.

000 menurunkan panas yang disebabkan oleh gamma heating maka bahan bakar bekas disimpan dalam kolam penyimpanan semen tara dimana airnya dapat berfungsi sebagai pendingin.3 MTUlTahun 333% U-235 --. Bahan bakar bekas tidak term as uk dalam limbah tingknt renclah clan seclang tet\\pi l1lasuk Bahan Bakar 27. 951 kg produk fisl dan 25 kg transuranium 3000 M~~h Kapasitas faktor 80% 97 .Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BATAN Pusat Penelitian llmu Pengetahuan dan Teknologi-RISTEK ISSN 1410-6086 Dari Proses Pengolahan limb~h Cair Evaporator Dan Kondensat Backwash Pre-Filter Filter Backwash Non Precoa! Tangki Penerima _ Tangki Settling sludge dan Filter AfCU Backwash T angki Penerirna --to RW:U (f ase ) Backwash RW:UiFPCU Pemisahan mer HVAC. lumlah volume bahan bakar bekas tiap tahun dari satu PLTN sebanyak 35-50 m3. Sistem pengelolaan limbah padat pada PLTN[2] Tabel 6.000-50. Karbon Aktif.83 % U-235. 246 Kg Plutonium. Panas peluruhan dan paparan yang ditimbulkan oleh bahan bakar bekas tiap metrik ton uranium dapat dilihat pada Tabel9. 951 kg produk fisi dan 25 kg transuranium.3 MT uranium dengan pengkayaan 3.83 % U235. Limbah radioaktif padat LL WilL W dari operasi PWR [I] kategori limbah aktivitas tinggi. 12 m3 wood) Evaporasi 375 m3(rubber. pertahun and limbah diolah akhir Volume sebelum conditioninI?) (treatment Pengolahan Volume pertahun Sementasi Insenerasi charcoal) 50 mJ (solidified spent liquid) Kompaksi poly-sheet.3 % akan menjadi bahan bakar bekas dengan komposisi 26 MT uranium dengan 0. 246 Kg Plutonium. HEP A Filter Gambar 3. Untuk sebesar 25. PL TN dengan daya 1000 Mwe yang beroperasi dengan kapasitas faktor sebesar 80% dan efisiensi 33 % dengan bahan bakar sekitar 27. Penyimpanan bahan bakar bekas dalam kolam sementara dekat reaktor ini selama kurang lebih 40 tahun sehingga panas dan radioaktivitasnya berkurang. (combustible Volume tiap tahun (n1) 300-400 drum 200 L rag. m3 4 m3 (spent resin) 30 jilter) 10 m3 pc (incombustible liquid 35 jilter) air (incombustible insulation) BAHAN BAKAR BEKAS Bahan bakar yang dipakai pad a PWR 1000 Mwe sebanyak 25-30 ton untuk satu siklus penggantian bahan bakar. Bahan bakar bekas yang baru keluar dari reaktor dengan daya 1000 Mwe masih menimbulkan panas 150-200 kW dan dosis permukaan bahan bakar bekas jarak I meter setelah 5 tahun mrem/jam. PL TN PWR 1000 Mwe Bahan Bakar bekas 26 MTUlTahun -·0.

--. pakaian sludge karbon Limbah (Ci/m3) Spesifikaktif Peluruhan 1000 100 \0 (tahun) \ (watt) Tabel 9.09 30. Panas peluruhan dan paparan tiap ton uranium pad a spent fuel [7] \0500 1470 1500000 60000 360 2500 65 timbul Dosis Panas 0..----.--. --~-.--------77.-.-' .-.36 PLTN Sistem Gas Tabel 8. Data limbah radioaktif Serikat[2].-----lan-Des '92 -----------. : Llmbah akhf I kering 22.-~~D~~~92-':. . ---.~ '-!------24~75----- Wolf Creek.-.I.5 Waktu Permukaan (Rem/Jam) yang Bahan bakar bekas secara umum dapat diperlakukan sebagai limbah aktivitas tinggi bagi negara yang menganut siklus bahan 98 .. l' N/D ' N/D --+. ._.---·-23~28--·--. 8..----..IO-L calr Limbah evaporator..South Te~~Pro' ect 1&2 J .--------•9...87 33.. 2160 Mwe lan-Des '93 ---------r------.19 9.45 2. 2296 Mwc -----·-----1-----------8.93.11 1 ~ 0 . ..._ .11 1 - 26..----. i i .69 i 1.72 i . Kertas...78 14. --'.93 15. N/D! -.-D" San Onofre 2&3 Units 2150 Mwe '90 3.--------.-.. -I.---.--·-.--..9-8'--. ! N/D i N/D ". 6..---.45 . -._ 46.--0---- Volume (m3) •• 'TOO m __ 0 r-" 0 Total aktlVItas tinggi 4.87 .__ --1' N/D .02 0 --.-. ---------. 000 .76 ------.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusal Teknologi Limbah Radioak/ifBATAN Pusal Penelitian IImll Penge/ahuan dan Teknologi-RISTEK ISSN 1410-6086 Tabel 7. buang kerja. . ! .. -------.-' J-.----------1-0 i .-..·-. . -.-------- I -.----. .'-.57 91. __________________ .~~~~~ ~=. --- lan-Des '92 '91 '93 5.89 0 ----. -----···---f· ---------···R-j-~~~D-e~-.. Karakteristik tipe limbah PWR[5]. \8.. yang ditimbulkan dad berbagai PLTN PWR di Amerika ----~----"-----------l-----"'--------PL TN I Periode I' .----------------- --.. ---------------------.89t·--· .-..------ 11..44 __ i 1 __ ...98 .-----~----.72 ---lan-Des lan-Des '9\ '92 lan-Des '93 Sequoyah 1&2 units.98 I 1.--r ..---. ---------.\02 Sistem Resin.26.46 51.------ 15.11! 35.53 i Filter Mekanik 0 1-: . --L--- oo I _u ••• __ lan-Des '90 .79 t __ ~ 0 -~-J--j 44.---N/D N/D -lan-Des '89 15.---I ---+-------.78 14.--. Konsentrat Aktivitas HEPA 2.. 17..--19~86-------~ C----3~.---- 30..10'> IO-L_\ I O-L_] _2.--.95 .~ m·------·~-·-·----·~l -..000_ ---.-.-'_.-----------{ -.06 Diablo Canyon 1&2 units._ . filter filter.-I :03~_-.82 63...-----._8?-.------. 1 Unit 1160 Mwe ..----------------- ·---------·l----j-.--- lan-Des '89 . .!-------------.._ ---- :. 000 .------0. -------.47 .37 I 69.: =~-~ .-~--. 35. 46.05 I Total aktlvltas 1 Rendah 7.53 i .---.81 u Units.13 .-.000. lan-Des '90 -----·-------------1-lan-Des '93 lan-Des '91 ·--0------..0\ 46. --.---..12 . -.:::=:+:i:::-I--:~.95 72. -----17.549 30. -------.. -I I i -.--'J' -----r--------------------.79 8.. 2500 MWe .' .----- 0 : __ 1.44 ---- 11. 102_5.-1i ------------f---0 3.

198.5% segar kemasan limbah padat yang siap disimpan. maka bahan bakar bekas tersebut dapat dilakukan proses olah ulang. Limbah gas. 8. "Guide to The Safe Handling of Radioactive Wastes at Nuclear Power Plants". 1996. "Management of Radioactive Wastes from Nuclear Power Plants". IAEA. Vienna. Selain itu dari proses olah-ulang diperoleh plutonium (Pu) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar nulir baru jenis bahan bakar campuran U dan Pu oksida yaitu janis bahan bakar "Mix Oxide" (MOX)[9]. I.bakar bakar 93% 1% Bahan Nuklida Bahan 95. 1985 6. Technical Reports Series No. NEWJEC Inc. Decommissioning of Nuclear Facilities. 2006 9. IAEA. KHNP. IAEA. IAEA. 1983. 2. "Waste Management and Decommissioning". 1991."Japan's Experiences in the Fundamental Management of Radioactive Wastes" JEPIC. IAEA. Feasibility Study of The First Nuclear Power Plants at Muria Peninsula Region. 223. IAEA. Komposisi Bahan bakar sebelum dan sesudah digunakan dalam PL TN dapat dilihat pada Tabel10. 7. Komposisi bahan bakar sebelum dan sesudah digunakan pada PLTN[IO] 5% 1% bekas . sedang dan tinggi. 1983. "Innovative Waste Treatment and Conditioning Technologies at Nuclear Power Plants". KHNP. Vienna. Tabel 10. 1996 4. "Preliminary Safety Analysis Report".5% 4. IAEA. cair dan semi cair serta limbah padat dilakukan pengolahan sehingga diperoleh limbah olahan berbentuk 99 . cair (dan semi cair / limbah resin bekas) dan padat dengan aktivitas rendah.. Selain itu ditimbulkan pula bahan bakar bekas yang merupakan kategori limbah aktivitas tinggi bagi negara yang menganut strategi daur (siklus) bahan bakar terbuka. Korea 200 I 3.Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BATAN Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-RISTEK ISSN 1410-6086 bakar terbuka maka bahan bakar bekas ini harus di simpan dalam penyimpanan tanah dalam (deep geological disposal). NEA/OECD. KESIMPULAN Sistem pengelolaan Iimbah yang ditimbulkan dari operasi PLTN dapat dilakukan dengan baik dengan keselamatan yang mantap oleh negara-negara yang sudah puny a PL TN. Limbah yang ditimbulkan dari operasi PL TN 1000 MWe sebanyak 300-400 drum 200 liter dan bahan bakar bekas sebanyak 35-50 m3• Limbah radioaktif dari PLTN telah dilakukan pengelolaan sesuai dengan standar keselamatan nuklir. Vienna. 2005. 2002 10. 5. "Status and Trends in Spent Fuel Reprocessing". Vienna. IAEA. Pada proses olah ulang akan didapatkan uranium (U) sisa yang dapat dipakai sebagai bahan bakar pada PLTN. Akan tetapi pad a proses olah ulang ini juga menimbulkan Iimbah berupa produk fisi dan Iimbah trans uranium. Technical Reports Series No. Paris."Treatment of Low and Intermediate Level Solid Radioactive Wastes". DAFTAR PUSTAKA NEWJEC. "Application of Ion Exchange Processes for the Treatment of Radioactive Waste and Management of Spent Ion Exchangers". Vienna. JEPIC. Iimbah yang ditimbulkan oleh PLTN PWR 1000 MWe terdiri dari Iimbah gas. Bagi negara yang menganut siklus bahan bakar tertutup. Vienna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful