Mengenal Ikan Gurami Merah

Pendahuluan Ikan Gurami Merah adalah salah satu ikan air tawar yang banyak digemari orang, karena kelezatan dagingnya. Selain itu ikan ini menarik untuk dipelihara sebagai ikan hias. Di samping itu harganya pun cukup tinggi bila dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya. Ikan Gurami dapat dipelihara di kolam tadah hujan, antara lain karena ikan ini memiliki alat pernafasan tambahan yang disebut labyrinth sehingga tahan hidup pada kondisi air yang berkadar oksigen rendah. Lebih baik lagi kalau dipelihara di kolam yang berpengairan cukup. Kelemahan yang banyak diketahui orang adalah pertumbuhannya yang lambat. Tetapi sebenarnya ikan Gurami dapat tumbuh lebih cepat bila diberikan makanan yang bergizi. Agar usaha budidaya ikan Gurami lebih menguntungkan lagi, sebaiknya dipelihara dengan cara lebih intensif. Ciri dan Sifat Ikan Gurami Merah Bentuk tubuhnya pipih dan lebar, badannya lebih dari setengah kali panjang tubuhnya. Jari-jari pertama dari sirip perut lemah, merupakan benang yang panjang dan berfungsi sebagai alat peraba. Cocok dipelihara pada daerah yang mempunyai ketinggian 50-800 meter di atas permukaan laut. Diperairan umum memijah atau kawin pada musim kemarau, sedangkan di kolam pemijahan dapat terjadi sepanjang tahun. Pemijahan terjadi dengan membuat sarang terlebih dahulu. Sarang dibuat tersembunyi di antara tumbuhan air atau di antara rumputan di pinggir kolam pada kedalaman lebih kurang 20 cm di bawah permukaan air. Bersifat herbivora (pemakan tumbuh-tumbuhan).

Pembenihan 1. Pemilihan dan Perawatan Induk. Untuk mendapatkan telur dengan hasil memuaskan dipilih induk yang sudah berumur 4-5 tahun atau berat sekitar 2 kg. Induk betina dipijahkan sebaiknya tidak lebih dari 8 kali. Biasanya memijah 1 kali 4 bulan. Induk betina yang baik berwarna bersih (cerah) dan yang jantannya berwarna gelap, yang mana sisik-sisiknya tersusun rapi (teratur).

5 kilogram dapat menghasilkan anak ikan gurami sebanyak 1000-1500 ekor tiap satu sarang. Telur ikan dimasukkan ke dalam paso setelah dilepaskan dari sarangnya. Di dasar kolam. - - Kolam dikeringkan dan dijemur beberapa hari. dalam 2-3 hari pemijahan akan berlangsung pada sore hari. 3.3/4 bagian. Umumnya untuk pemijahan ini perbandingan induk jantan dan betina adalah 1 : 2. Juga cadangan makanan berupa daun talas atau daun singkong disediakan secukupnya. yaitu kehilangan atau kematian anak ikan menjadi lebih sedikit. di tanam tumbuhan air misalnya ganggang Hydrilla vertisilata sebagai tempat mencari makan benih-benih ikan karena banyak jasad renik di dekatnya. karena mudah dalam hal pengawasan dan pemeliharaannya. Untuk 1 sarang yang berisi telur dari 1 induk diperlukan 2 -3 paso. Persiapan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut 2. sebab benih-benih dapat terbawa keluar. induk dilepaskan. Di kolam khusus setiap induk memerlukan luas kolam 20 . sampai induk Gurami tersebut mencapai masa birahinya. Dasar kolam diratakan dan jika lumpur berlebihan dibuang (lebih dari 20 cm). Setelah persiapan tersebut selesai. rumputan kering atau sabut kelapa yang sudah diuraikan dipasang pada belahan bambu. dekat pintu pemasukan air. Masing-masing paso ini diisi air jernih kira-kira 1/2 . Ijuk. Induk-induk tersebut siap dipijahkan atau dikawinkan. karena air harus sering diganti.- Umumnya induk Gurami yang akan dipijahkan dipelihara terlebih dahulu. Bahan untuk pembuatan sarang dan kerangka sarang serta bambu diletakkan 20 cm di bawah permukaan air. terendam dalam air (seperti Gambar 1). Dari induk betina yang berukuran berat 2. Air dalam paso diganti 2 kali sehari. Kedalaman air kolam sekurang-kurangnya 75 cm dengan air yang tenang sedikit mengalir dan jernih. Pemijahan di Kolam Pemijahan dapat dilakukan di kolam khusus atau di kolam pemeliharaan induk. Pematang diperbaiki dan dihindari adanya kebocoran. Induk jantan kemudian akan membuat sarang yang berbentuk bundar. Salah satu cara penetasan telur adalah di dalam wadah (paso).30 m2. seekor induk betina akan meletakkan telurnya pada sarang yang telah disiapkan oleh induk jantan. Penetasan Telur Setelah selesai berpijah (kawin). Setelah itu sarang akan ditutup dengan sisa ijuk. Setelah sarang selesai. Saat induk Gurami birahi terlihat ketika induk Gurami tersebut saling berkejaran. kemudian diberi pelindung berupa daun-daunan. Tetapi ada keuntungannya. pagi dan . Menetaskan telur di paso sebenarnya membuat petani cukup sibuk.

Pendederan dan Pembesaran Persiapan kolam sama seperti pada jenis ikan lainnya yaitu pengeringan. ampas tahu. Pemberian Pakan Tambahan Terhitung sejak baru ditetaskan hingga ber umur kira-kira 2 minggu belum perlu diberi makanan tambahan. Kemudian ikan-ikan tersebut ditangkap dengan serok dan disimpan dalam wadah pengangkutan untuk siap dipasarkan. perbaikan pematang. antara lain dengan kombinasi: 15% ikan Tambakan. karena masih cukup bekal putih telur yang terkandung dalam badannya. 30% ikan Nilem dan 40% ikan Mas. Setelah 2 minggu lamanya. anak ikan Gurami dapat dipindahkan ke kolam pendederan atau dijual. dimana daun yang bergetah dijemur terlebih dahulu. . Kemudian sampai berumur 2 bulan dapat diberikan makanan tambahan dedak halus. pakis air. Usaha pembesaran sebaiknya dilakukan secara polykultur. pemupukan. Pendederan pertama dengan padat penebaran 20-40 ekor/m2 dipelihara selama 3 bulan. Umur 4 bulan sampai 1 tahun sudah boleh diberikan cincangan dedaunan seperti daun pepaya. tepung kepala udang. akan dipanen ikan ukuran 2-3 cm. bungkil kelapa dan lain-lain. Umur 1 tahun dan seterusnya dapat ditambahkan makanan yang mengandung protein hewani seperti ulat. daun singkong dll. daun talas. Lama pemeliharaan 3-4 bulan. yang ditebarkan dekat saluran masuk air. pemasangan saringan pada pintu pemasukan dan pengeluaran air. telur semut merah atau rayap beserta sarangnya. serangga dll.sore. biasanya akan diperoleh benih ikan ukuran 5-8 cm. Umur 2 bulan sampai 3-4 bulan dapat ditambahkan tumbuh-tumbuhan halus seperti selada air. Pendederan kedua pada kolam yang luasnya 16-20 kali luas kolam pendederan pertama. Panen Secara umum pemungutan hasil dilakukan dengan mengurangi tinggi air di kolam dan menggiring ikan ke saluran kamalir atau bagian terendah sehingga mudah memungut ikannya.

TIDAK DIPERDAGANGKAN Agdex : Nomor : Serie : Sasaran : Oplah : Sumber Dana : 492120 01/F/Kan/ER/NAEP/89-90 Perikanan. Penyuluhan Pertanian Pusat . Kontak Tani 6.000 Eksemplar. Proyek Pengembangan /NAEP/1989-1990.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful