Tumor Payudara

Oleh : Febiansyah., dr. Pembimibing : dr. Kiki R., SpB(K)Onk

Identitas
Nama Umur Kelamin Status Alamat Pekerjaan Pendidikan : Ny. E : 42 tahun : Wanita : Menikah : Kp. Cimahi RT 01 RW 01 : Ibu rumah tangga : SLTA

Anamnesis
Keluhan Utama: Benjolan di payudara kanan Riwayat penyakit sekarang : 2 tahun yang lalu pasien mengeluh adanya benjolan pada payudara kanan yang awalnya sebesar kelereng kemudian membesar menjadi seukuran bola tenis. Keluhan tidak disertai nyeri. Keluhan tidak disertai puting susu tertarik (-) atau adanya borok di payudara (-). Keluhan keluar cairan dari puting susu (-). Keluhan sering demam (-), keluhan keringat malam (-), keluhan batuk-batuk lama (-). Keluhan timbul benjolan di ketiak (-). Keluhan nyeri tulang belakang tidak ada. Keluhan sesak napas atau batuk darah (-). Keluhan rasa penuh di daerah perut kanan atas tidak ada. Keluhan nyeri kepala, kejang, atau muntah menyemprot tidak ada.

dan pasien masih menstruasi dengan siklus teratur.. Pasien pernah dilakukan biopsi di RS. haid teratur. riwayat menyusui (+). yaitu selama 16 tahun dilanjutkan dengan steril sampai sekarang. Riwayat penyakit yang sama pada keluarga tidak ada.Anamnesis Usia pertama kali menstruasi usia 12 tahun. Riwayat pemakaian kontrasepsi suntik setiap 3 bulan diakui. Pasien melahirkan anak pertama pada usia 14 tahun. Slamet Garut pada bulan agustus 2012 dan sudah dilakukan kemoterapi FAC sebanyak 4x .

8 C .Pemeriksaan Fisik Keadaan umum : tampak sehat Kesadaran : kompos mentis Tensi : 110/70 mmHg Nadi : 82 x / menit Respirasi : 20 x / menit Suhu : 36.

wheezing -/-.Pemeriksaan Fisik Status generalis: T : 120/70 mmHg N : 80 x/m R: 22x/m S : 37. Bunyi Jantung SI dan SII murni regular. Hepar tak teraba membesar. Lien tak teraba BU (+) normal Ekstremitas : Tidak ada kelainan . Rh -/-. lembut. VBS kiri = kanan.6 Kepala : Konjunctiva tak anemis Sklera tak ikterik Leher : KGB (-) Thoraks : Pengembangan dada simetris. murmur (-) Abdomen : Datar.

mobile. retraksi puting (-). peau d’orange (-). ukuran 6x5x5 cm Palpasi areola : sekret (-) . konsistensi keras.Pemeriksaan Fisik Status lokalis A/r mammae sinistra: a/r kuadran kiri atas dan bawah: Inspeksi: Simetris dengan mammae dekstra. skin dimpling (-). tidak terfiksir ke dinding dada Palpasi: Teraba massa permukaan licin. nodul satelit (-). batas tegas. NT (-). ulkus (-).

kenyal. scar (+) post biopsi kering. peau d’orange (-). venektasi (-) Palpasi: Massa (+) uk. ulkus (-). skin dimpling (-). 5x4x3cm.Pemeriksaan Fisik A/r mammae dekstra: Inspeksi: Retraksi nipple (-). batas tidak tegas A/r aksilla sinistra: Palpasi: tidak teraba pembesaran KGB A/r aksilla dekstra: Palpasi : tidak teraba pembesaran KGB . mobile (+).

Foto Klinis .

Gambar Skematis .

tidak ada metastasis ke KGB regional. tidak tampak retraksi puting. ke dinding dada. skin dimpling. ulkus . . Pada pasien tidak ada gejala infiltrasi ke kulit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pada mammae dekstra tampak scar post biopsi. konsistensi kenyal. dan tidak ada metastasis jauh. tidak ada metastasis jauh. teraba massa.Resume Seorang wanita berusia 42 tahun. ukuran 5x4x3 cm. tidak teraba adanya pembesaran KGB aksila dekstra. batas tidak tegas. tidak terfiksir ke dinding dada. peau d’orange. datang dengan keluhan utama tumor payudara sinistra sejak 2 tahun yang lalu dengan TDT kasar 146 hari.

belum metastasis ke KGB regional dan metastasis jauh belum diketahui yang sudah dilakukan BI (Agustus 2012) (T4b N0 Mx)  Tumor mamae dekstra suspek benign .Diagnosis Banding  Tumor Mamae dekstra suspek maligna yang belum menginfiltrasi ke kulit dan dinding dada.

Diagnosis Klinis Onkologis Tumor mamae dekstra suspek maligna yang belum menginfiltrasi ke kulit belum menginfiltrasi ke dinding dada. belum metastasis ke kelenjar getah bening regional. dan metastasis jauh belum diketahui yang sudah dilakukan BI (Agustus 2012) (T4b N0 Mx) .

Pemeriksaan Penunjang  X-ray thoraks  USG hepar .

M-kes) . SpPA. Gita N..Hasil Pemeriksaan Penunjang • X-ray thoraks : Tidak tampak metastasis intra-pulmonal • USG hepar : Tidak tampak metastasis intra-hepatal • Biopsi eksisi : IDCM dx gr. dr.II (Dr.

belum metastasis ke kelenjar getah bening regional.Diagnosis Akhir Tumor mammae maligna dekstra yang belum infiltrasi ke kulit belum ke dinding dada. dan belum metastasis jauh (T4b N0 M0) .

Rencana Terapi MRM Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam Ad functionam : ad malam .

Tinjauan Pustaka .

nulliparity. & late menopause) Obesity (major source of estrogen in postmenopausal women is the conversion of androstenedione to estrone by adipose tissue) • Non-hormonal Radiation exposure Alcohol consumption (increase serum levels of estradiol) Long-term consumption of foods with a high fat content (increasing serum estrogen levels) .Risk Factors for Breast Cancer • Hormonal Exposure to estrogen (early menarche.

regional lifestyle.Epidemiology • • • • • The most common site-specific cancer in women Leading cause of death from cancer for women 20 – 59 26% of all newly diagnosed cancers in females 15% of the cancer-related deaths in women Variations by geography. racial or ethnic .

.

.

Natural History .

.TINJAUAN PUSTAKA Tumor payudara Klassifikasi stadium TNM Union Internationale Contra Le Cancer (UICC) / American Joint Committee on Cancer Staging and End Results Reporting (AJCC) tahun 2002.

.

.

Pasien ini T4bN0M0 .

“Schwartz 9th ed” .(Locally advanced breast cancer).

T-A (menurut PERABOI 2010) AC: Adriamycin (doxorubicin) 80 mg/m2 hari 1 Cyclophosphamide 600 mg/m2 hari 1 Diulang tiap 3 minggu / 21 hari  CAF: cyclophosphamide 500 mg/m2 hari 1 Adriamycin = doxorubicin 50 mg/m2 hari 1 5 fluoro uracil 500 mg/m2 hari 1 Diulang tiap 3 minggu / 21 hari hari 1  CEF: cyclophosphamide 500 mg/m2 Epirubicin 60 mg/m2hari 1 5 fluoro uracil 600 mg/m2 hari 1 Diulang tiap 3 minggu / 21 hari .Dalam hal ini dapat diberikan : AC. CAF/CEF.

Taxanes-doxorubicin (T-A) Paclitaxel 170 mg/m2 Doxorubicin 90 mg/m2 Docetaxel 90 mg/m2 Doxorubicin 90 mg/m2 hari 1 hari 1 hari 1 hari 1 Diulang tiap 3 minggu / 21 hari .

modified radical mastectomy (Locally advanced breast cancer).“Schwartz 9th ed” .

Adjuvant therapy Setelah dilakukan mastektomi. . diikuti dengan pemberian kemoterapi untuk mengurangi terjadinya metastasis jauh. Hormonal terapi diberikan jika ER dan PR positif. dan radiasi untuk mengurangi terjadinya rekurensi lokal.

Follow up Tahun 1 dan 2 : kontrol setiap 2 bulan Tahun 3 – 5 : kontrol setiap 3 bulan Tahun > 5 : kontrol setiap 6 bulan Atau 6 bulan pertama: kontrol setiap 1 bulan 6 bln – 3 tahun : kontrol setiap 3 bulan > 3 thn – 5 thn : kontrol setiap 6 bulan > 5 thn : kontrol setiap tahun .

terutama jika hasil awal tinggi dan menurun setelah pengobatan (monitoring rekurensi) . kecuali jika ada indikasi  Tumor marker CA 15-3 : setiap 2-3 bulan.Pemeriksaan meliputi SADARI setiap bulan (oleh pasien sendiri)  Pemeriksaan oleh dokter  Pemeriksaan imaging Mammografi setiap 6 bln selama 3 thn pertama  Thoraks foto setiap 6 bln selama 3 thn pertama  USG Liver setiap 6 bln selama 3 thn pertama  Bone Scan setiap 2 thn.

 Dengan bertambahnya usia resiko terjadinya karsinoma payudara pada wanita akan semangkin meningkat. 1 diantara 70 pada wanita usia 40 tahun.  Riwayat adanya anggota keluarga yang menderita karsinoma payudara atau karsinoma ovarium adalah faktor resiko utama yang sangat berperan untuk timbulnya karsinoma payudara pada usia muda (terutama first degree family). 1 diantara 230 pada wanita usia 30 tahun. .  Statistik mengatakan bahwa resiko terjadinya karsinoma payudara : 1 diantara 1.800 pada wanita usia 20 tahun.

.Meskipun demikian 5-10 % terkait dengan adanya mutasi dari kromosom 17 dan 13 (BRCA1 dan BRCA2). seperti adanya riwayat radiasi didaerah dada pada masa kanakkanak (radiasi mantle untuk Hodgkin disease). 15-20 % dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Kebanyakan kanker payudara pada usia muda terjadi spontan (sporadik) karsinoma payudara pada usia muda lebih proggresif.

Menurut penelitian angka lokoregional recurrent rate pada usia < 35 tahun adalah 15. Prognosis pasien kanker payudara pada usia muda lebih buruk.Karsinoma payudara pada usia muda kebanyakan datang dengan stadium lanjut dan memerlukan kemoterapi dan radioterapi selain terapi bedah. maka batas sayatan harus bebas tumor . dan untuk usia antara 45-49 adalah 3 %.4 %. Untuk mengurangi terjadinya rekurensi lokal.

PROGNOSIS 1983-1987 5-years survival rates  Stadium I  94%  Stadium II A  85%  Stadium II B  70%  Stadium III A  52%  Stadium III B  48%  Stadium IV  18% 2 dekade terakhir 5-years survival rates  Stadium I  100%  Stadium II A  92%  Stadium II B  81%  Stadium III A  67%  Stadium III B  54% .

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful