DIARE TANPA DEHIDRASI

Anak yang menderita diare tetapi tidak mengalami dehidrasi harus mendapatkan cairan tambahan di rumah guna mencegah terjadinya dehidrasi. Anak harus terus mendapatkan diet yang sesuai dengan umur mereka, termasuk meneruskan pemberian ASI. Diagnosis Diagnosis Diare tanpa dehidrasi dibuat bila anak tidak mempunyai dua atau lebih tanda berikut yang dicirikan sebagai dehidrasi ringan/sedang atau berat. • • • • • • Gelisah/ rewel Letargis atau tidak sadar Tidak bisa minum atau malas minum Haus atau minum dengan lahap Mata cekung Cubitan kulit perut kembalinya lambat atau sangat lambat (Turgor jelek) Tatalaksana • • o o o o • • o Anak dirawat jalan Ajari ibu mengenai 4 aturan untuk perawatan di rumah: beri cairan tambahan beri tablet Zinc lanjutkan pemberian makan nasihati kapan harus kembali Lihat Rencana Terapi A Beri cairan tambahan, sebagai berikut: Jika anak masih mendapat ASI, nasihati ibu untuk menyusui anaknya lebih sering dan lebih lama pada setiap pemberian ASI. Jika anak mendapat ASI eksklusif, beri larutan oralit atau air matang sebagai tambahan ASI dengan menggunakan sendok. Setelah diare berhenti, lanjutkan kembali ASI eksklusif kepada anak, sesuai dengan umur anak. Pada anak yang tidak mendapat ASI eksklusif, beri satu atau lebih cairan dibawah ini: larutan oralit cairan rumah tangga (seperti sup, air tajin, dan kuah sayuran) air matang Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, nasihati ibu untuk memberi cairan tambahan – sebanyak yang anak dapat minum: untuk anak berumur < 2 tahun, beri + 50–100 ml setiap kali anak BAB untuk anak berumur 2 tahun atau lebih, beri + 100–200 ml setiap kali anak BAB. Ajari ibu untuk memberi minum anak sedikit demi sedikit dengan menggunakan cangkir. Jika anak muntah, tunggu 10 menit dan berikan kembali dengan lebih lambat. Ibu harus terus memberi cairan tambahan sampai diare anak berhenti. Ajari ibu untuk menyiapkan larutan oralit dan beri 6 bungkus oralit (200 ml) untuk dibawa pulang. Beri tablet zinc Ajari ibu berapa banyak zinc yang harus diberikan kepada anaknya: Di bawah umur 6 bulan : ½ tablet (10 mg) per hari selama 10 hari Umur 6 bulan ke atas : 1 tablet (20 mg) per hari selama 10 hari Ajari ibu cara memberi tablet zinc:

o    • o o •

• • o   o

atau timbul demam. nasihati ibu untuk kunjungan ulang pada hari ke-5. Jika anak tidak menunjukkan salah satu tanda ini namun tetap tidak menunjukkan perbaikan.  o • • Pada bayi: larutkan tablet zinc pada sendok dengan sedikit air matang. atau ada darah dalam tinja. . ASI perah atau larutan oralit. Lanjutkan pemberian makan – lihat konseling gizi pada bab 10 dan bab 12 Nasihati ibu kapan harus kembali untuk kunjungan ulang – lihat di bawah Tindak lanjut • • Nasihati ibu untuk membawa anaknya kembali jika anaknya bertambah parah. Pada anak-anak yang lebih besar: tablet dapat dikunyah atau dilarutkan Ingatkan ibu untuk memberi tablet zinc kepada anaknya selama 10 hari penuh. atau malas minum. atau tidak bisa minum atau menyusu. Nasihati juga bahwa pengobatan yang sama harus diberikan kepada anak di waktu yang akan datang jika anak mengalami diare lagi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful