Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau International Financial Reporting Standards (IFRS) adalah Standar dasar, Pengertian dan

Kerangka Kerja yang diadaptasi oleh Badan Standar Akuntansi Internasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada hari ini Selasa, 23 Desember 2008 dalam rangka Ulang tahunnya ke-51 mendeklarasikan rencana Indonesia untuk convergence terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS) dalam pengaturan standar akuntansi keuangan. Pengaturan perlakuan akuntansi yang konvergen dengan IFRS akan diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan entitas yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2012. Hal ini diputuskan setelah melalui pengkajian dan penelaahan yang mendalam dengan mempertimbangkan seluruh risiko dan manfaat konvergensi terhadap IFRS. Compliance terhadap IFRS telah dilakukan oleh ratusan Negara di dunia diantaranya adalah Korea, India dan Canada yang akan melakukan konvergensi terhadap IFRS pada tahun 2011. Data dari International Accounting Standard Board (IASB) menunjukkan saat ini terdapat 102 negara yang telah menerapkan IFRS dengan berbagai tingkat keharusan yang berbeda-beda. Sebanyak 23 negara mengizinkan penggunaan IFRS secara sukarela, 75 negara mewajibkan penggunaan IFRS untuk seluruh perusahaan domestik, dan empat Negara mewajibkan penggunaan IFRS untuk perusahaan domestik tertentu. Compliance terhadap IFRS memberikan manfaat terhadap keterbandingan laporan keuangan dan peningkatan transparansi. Melalui compliance maka laporan keuangan perusahaan Indonesia akan dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan perusahaan dari negara lain, sehingga akan sangat jelas kinerja perusahaan mana yang lebih baik. Selain itu, program konvergensi juga bermanfaat untuk mengurangi biaya modal (cost of capital), meningkatkan investasi global, dan mengurangi beban penysusunan laporan keuangan. International Financial Reporting Standards (IFRS) dijadikan sebagai referensi utama pengembangan standar akuntansi keuangan di Indonesia karena IFRS merupakan standar yang sangat kokoh. Penyusunannya didukung oleh para ahli dan dewan konsultatif internasional dari seluruh penjuru dunia. Mereka menyediakan waktu cukup dan didukung dengan masukan literatur dari ratusan orang dari berbagai displin ilmu dan dari berbagai macam jurisdiksi di seluruh dunia. Dengan telah dideklarasikannya program konvergensi terhadap IFRS ini, maka pada tahun 2012 seluruh standar yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI akan mengacu kepada IFRS dan diterapkan oleh entitas. Dewan standar akuntansi keuangan pada kesempatan ini juga akan menerbitkan Eksposur draft Standar Akuntansi Keuangan Usaha Kecil dan Menengah. Standar UKM ini akan menjadi acuan bagi usaha kecil dan menenggah dalam mencatat dan membukukan semua transaksinya. DSAK juga akan terus mengembangkan standar akuntansi keuangan untuk memenuhi kebutuhan pencatatan dan pelaporan keuangan transaksi syariah, yang terus berkembang di tanah air.Konvergensi terhadap IFRS merupakan milestone baru dari serangkaian milestone yang pernah dicapai oleh Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia dalam sejarah perkembangan profesi akuntansi, khususnya dalam pengembangan standar akuntansi keuangan. Sederetan milestone sebelumnya yang terkait dengan hal tersebut dapat dilihat dari dinamika kegiatan pengembangan standar akuntansi sejak berdirinya IAI pada tahun 1957 hingga kini. Setidaknya, terdapat tiga tonggak sejarah yang pernah diacapai sebelumnya dalam pengembangan standar akuntansi keuangan di Indonesia.Tonggak sejarah pertama, menjelang diaktifkannya pasar modal di Indonesia pada tahun 1973. Pada masa itu merupakan pertama kalinya IAI melakukan kodifikasi prinsip dan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia dalam suatu buku ”Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI)”. Kemudian, tonggak sejarah kedua terjadi pada

Munculnya IFRS tak bisa lepas dari perkembangan global. yang dilakukan sedini mungkin. Karena hal tersebut. belakangan menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Dengan deklarasi. praktek bisnis dan lingkungan ekonomi yang telah timbul dalam dua dekade atau lebih sejak konsep pertama kali dibentuk. dan nanti mulai 2012 beralih ke IFRS. terutama yang terjadi pada pasar modal. Proyek Kerangka Konseptual Gabungan bertujuan untuk memperbaharui dan merapikan konsep-konsep yang telah ada guna menggambarkan perubahan di pasar. Pada masa itu. mulai dari model dan standar . juga FASB (Financial Accounting Standard Board). Standar Laporan Keuangan Internasional mencakup: • Peraturan-peraturan Standar Laporan Keuangan Internasional Internasional Financial Reporting Standards (IFRS)) -dikeluarkan setelah tahun 2001 • Peraturan-peraturan Standar Akuntansi Internasional International Accounting Standards (IAS)) -dikeluarkan sebelum tahun 2001 • Interpretasi yang berasal dari Komite Interpretasi Laporan Keuangan Internasional International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC)) -dikelularkan setelah tahun 2001 • Standing Interpretations Committee (SIC)—dikeluarkan sebelum tahun 2001 • Kerangka Kerja untuk Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statements (1989)) Kerangka kerja gunan Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan menyampaikan prinsipprinsip dasar IFRS. IFRS dianggap sebagai kumpulan standar "dasar prinsip" yang kemudian menetapkan peraturan badan juga mendikte penerapan-penerapan tertentu. Tujuan keseluruhan adalah untuk menciptakan dasar guna standar akuntansi di masa mendatang yang berbasis prinsip. Berikutnya pada tahun 1994. perkembangan teknologi informasi (TI) di lingkungan pasar yang terjadi begitu cepat dengan sendirinya berdampak pada banyak aspek di pasar modal. Sejak tahun 1994. Indonesia setelah berkiblat ke Belanda. termasuk Inggris. (dewan) IASB dan FASB Amerika Serikat melaksanakan proyek secara bersama. IAI juga telah memutuskan untuk melakukan harmonisasi dengan standar akuntansi internasional dalam pengembangan standarnya. masih memakai US GAAP (Unites Stated General Accepted Accounting Principles). IAI kembali melakukan revisi total terhadap PAI 1984 dan mengkondifikasikannya dalam buku ”Standar Akuntansi Keuangan (SAK) per 1 Oktober 1994”. misalnya. Amerika Serikat. Negara-negara yang tergabung di Uni Eropa. yang skala perekonomiannya terbesar di dunia. ini kami berharap entitas memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam mengantisipasi tahap demi tahap proses konvergensi yang dilakukan oleh IAI.tahun 1984. Perpindahaan GAAP ke IFRS Selama ini. Mula-mula PSAK IAI berkiblat ke AS. menggunakan International Accounting Standard (IAS) dan International Accounting Standard Board (IASB). Kerangka kerja IASB dan FASB sedang dalam proses pembaharuan dan perangkuman. dunia mengenal beberapa standar akuntansi. konsisten secara internal dan diterima secara internasional. komite PAI melakukan revisi secara mendasar PAI 1973 dan kemudian mengkondifikasikannya dalam buku ”Prinsip Akuntansi Indonesia 1984” dengan tujuan untuk menyesuaikan ketentuan akuntansi dengan perkembangan dunia usaha.

pada awalnya standar akuntansi ditentukan oleh masing-masing manajemen perusahaan dengan pertimbangan yang membutuhkan standar tersebut memang pihak manajemen. China. Informasi adalah berupa laporan tentang aset. IASC. 85 dari negara-negara tersebut telah mewajibkan laporan keuangan mereka menggunakan IFRS untuk semua perusahaan domestik atau perusahaan yang tercatat (listed). terdapat dua kekuatan besar di bidang standar akuntansi. Perancis. resources. Australia. Sedikitnya. dan lainnya yang berhubungan dengan keadaan perusahaan yang dibuat oleh agent dan diserahkan kepada principles (pemilik). FASB dan IASB sepakat untuk melakukan konvergensi standar akuntansi US GAAP dan IFRS. Dengan kemajuan dan kecanggihan TI pasar modal jutaan atau bahkan miliaran investasi dapat dengan mudah masuk ke lantai pasar modal di seluruh penjuru dunia. Pada 2001.pelaporan keuangan. Inilah yang menjadi cikal bakal munculnya IFRS. Meksiko. negara-negara Uni Eropa menandatangani kesepakatan untuk menggunakan IAS. Russia dan beberapa negara di Timur Tengah memang tidak ada pilihan lain . Perkembangan yang mengglobal seperti ini dengan sendirinya menuntut adanya satu standar akuntansi yang dibutuhkan baik oleh pasar modal atau lembaga yang memiliki agency problem. Kanada dan 27 negara Uni Eropa. Bagi Perusahaan yang go international atau yang memiliki partner dari Uni Eropa. Fenomena inilah yang kemudian mendorong International Accounting Standard Boards (IASC) melakukan percepatan harmonisasi standar akuntansi internasional melalui apa yang disebut IFRS. yang mutakhir. Pada 1982. penyusunan standar akuntansi selalu melalui tahapan-tahapan yang cukup panjang. US-SEC (Badan Pengawas Pasar Modal AS) berinisiatif untuk mulai mengikuti GAS. bisa dipertanggung jawabkan. Pada 2001. hingga ketersediaan jaringan informasi ke seluruh dunia. IASB dan SIC mengadopsi IASB. Memang. standar kemudian ditentukan kalangan profesi yang tergabung dalam asosiasi. Jerman. Langkah itu untuk menjadikan kedua standar tersebut menjadi compatible. pihak profesilah yang bertugas menyusun dan mengaudit laporan keuangan. misalnya. Pergerakan mereka tak bisa dihalangi teritori negara. yang diacu adalah US GAAP yang dibuat oleh FASB. termasuk Jepang. Agency Problem adalah masalah jarak antara Principle dan agent yang dalam relasi membutuhkan jembatan antara pemilik dan buruh atau pekerja yang disebut agency relation. International Financial Accounting Standard (IFAC) mendorong IASC sebagai standar akuntansi global. hingga saat ini IFRS belum menjadi one global accounting standard. Saat ini. Pada 2002. Setahun kemudian. IASC dibentuk pada 1973 oleh badan-badan atau asosiasi-asosiasi profesi dari negara-negara Australia. Pada 1995. Kanada. Di AS. Akhirnya. Sejarahnya pun cukup panjang dan berliku. Barulah. Hal yang sama dilakukan Federasi Akuntan Eropa pada 1989. Biaya yang dikeluarkan untuk menjaga hubungan baik antara principles dan agent disebut agency cost. Komite ini kemudian menyepakati standar akuntansi internasional yang dikenal sebagai IAS. yaitu informasi. Namun standar ini telah digunakan oleh lebih dari 150-an negara. Era berganti. dan Inggris. yaitu US-GAAP dan IFRS yang sebelumnya dikenal sebagai International Accounting Standard Committee (IASC). Di tiap kawasan. comparable. Tujuannya untuk melakukan konvergensi ke GAS dengan kualitas yang meliputi prinsip-prinsip laporan keuangan dengan standar tunggal yang transparan. relativisme jarak dalam pergerakan modal. dibentuk IASB sebagai IASC. Belanda. Pada 1998 jumlah anggota IFAC/IASC mencapai 140 badan/asosiasi yang tersebar di 101 negara. pertemuan menteri keuangan negara-negara yang tergabung dalam G-7 dan Dana Moneter Internasional pada 1999 menyepakati dilakukannya penguatan struktur keuangan dunia melalui IAS. Jepang. Pertimbangannya. dan berguna bagi pasar modal.

or.selain menerapkan IFRS.wordpress.iaiglobal. Namun. Jika sebuah negara beralih ke IFRS. beralih ke IFRS bukanlah sekedar pekerjaan mengganti angka-angka di laporan keuangan. Proses yang panjang tersebut akhirnya menjadi apa yang disebut IFRS.com/2011/04/07/perbedaan-kerangka-konseptual-usgaap-dan-ifrs/ . dan level • Asumsi dasar. mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut. yang merupakan suatu tata cara bagaimana perusahaan menyusun laporan keuangannya berdasarkan standar yang bisa diterima secara global.com/berita/jawa/57233 http://www. Ada beberapa perbedaan dasar antara kedua standar tersebut sebagaimana dijelaskan dalam tabel-tabel dibawah ini. Referensi : http://beritadaerah. artinya negara tersebut sedang mengadopsi bahasa pelaporan keuangan global yang akan membuat perusahaan (bisnis) bisa dimengerti oleh pasar dunia. yaitu level • tujuan laporan keuangan. Sejalan dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). level • karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan.php?catid=&id=19 http://id.org/wiki/Standar_Pelaporan_Keuangan_Internasional http://akuntansibisnis.id/berita/detail. tetapi mungkin akan mengubah pola pikir dan cara semua elemen di dalam perusahaan.wikipedia. Pada dasarnya batang tubuh kerangka konseptual tersebut masih sama. Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dan IFRS Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Prinsip dan kendala.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful