Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi

SISTEM KONTROL OTOMATIK

MATA KULIAH

Sistem Kemudi Otomatik pada Lokomotif
Kelompok 3 Erfina M. Erliana F. Fajar Bagus P. Feri Ferdiansyah

PROLOQUE Pendahuluan • Perkembangan IPTEK mendorong perubahan sesuatu hal dari manual menjadi otomatik. • Masinis dan Pengendali adalah dua orang yang berperan penting dalam urusan Perka. • Karakteristik kendaraan rel lebih mudah & memungkinkan dalam pengembangan sistem otomatik. .

deselerasi. pelistrikan. Sistim kemudi otomatik ini tidak jauh berbeda dengan kemudi otomatik yang digunakan pada pesawat terbang. .PROLOQUE Pendahuluan Pada dasarnya prinsip utama dari kemudi lokomatif adalah mengenai akselerasi. Pada sistem ini nantinya merupakan pengembangan dan penggabungan dari beberapa sistem otomatik yang telah ada sebelumnya. dan suling lok.

KABIN MASINIS  Tij j 1 n  Tij i 1 n .

dan sangat memungkinkan untuk diterapkan pada kereta api. . • Sistem kemudi otomatik pada lokomotif merupakan pengaman untuk meminimalisir human error akibat kelalaian masinis.Latar Belakang • Masinis & PPKA sebagai pelaku utama PERKA perlu adanya pengamanan oleh suatu sistem. • Sistem serupa telah diterapkan pada Pesawat udara.

Maksud & Tujuan • Sebagai suatu sistem pengaman bagi masinis seperti halnya interlocking sistem yang merupakan pengaman bagi PPKA (Pengendali). • Untuk meningkatkan kehandalan dalam hal kemudi lokomotif agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam Gapeka. .

dan suling Lok terhadap semboyan 35. pengereman. meliputi penggerakan throttle.Pola Pikir Dasar Cara Kerja Sistem Mengubah hal-hal mengenai kemudi di kabin Lok dari yang manual menjadi otomatik. Penggunaan sistem-sistem yang sesuai dengan hal diatas sehingga menjadi suatu kesatuan Sistem kemudi otomatik .

.Beberapa Sistem yang Digunakan • Sistem kecepatan (kemudi) otomatik. Input data berasal dari informasi yang tertera pada Gapeka • Sistem pengereman otomatik (ATS) • Sistem Suling Lok otomatik terhadap semboyan35 di Lintas (menggunakan sensor yang dipasang di setiap semboyan35 yang terpasang di lintas.

dll. • Sering terjadi human error dalam setiap kecelakaan KA yang diakibatkan masinis mengantuk.Kondisi Saat Ini • Kemudi lokomotif sepenuhnya menjadi tanggung jawab masinis tanpa adanya suatu sistem pengaman. . seperti ATS. • Beberapa sistem yang ada saat ini belum bisa bekerja secara optimal. GPS.

Pemodelan Input Sistem Kemudi Otomatik Output Alat Ukur .

Penjelasan Umum Sistem Kecepatan Otomatik • Memasukkan data yang berupa seluruh keterangan mengenai kondisi jalan & taspat sesuai dengan di Gapeka. . • Sistem bekerja pada mesin diesel dan motor traksi sehingga output berupa kecepatan akan sesuai dengan yang diinginkan. • Dipasang suatu sensor di setiap lintas yang menggambarkan suatu kondisi jalan yang akan dilalui.

sinyal masuk dan sinyal utama yang memungkinkan kereta untuk berhenti.Sistem Pengereman Otomatik • Prinsip kerjanya seperti sistem ATS (Automatic Train Stop) • Sensor dipasang pada sinyal muka. • Sistem bekerja pada sensor tersebut sehingga output berupa kereta akan berhenti di depan sinyal beraspek Merah .

.Sistem Suling Lok Otomatik • Sensor dipasang pada setiap semboyan35 yang terdapat di Lintas • Sistem akan bekerja dimana pada saat melewati sensor tersebut output berupa bunyi suling Lok menghadapi Semboyan35.

Sistem ini akan bekerja layaknya kereta tanpa awak dimana masinis hanya mengawasi dan memantau apabila terjadi kegagalan sistem. .Penjelasan Umum Dari semua sistem tersebut kemudian dijadikan kesatuan dalam suatu microprocessor yang terpasang pada Lokomotif.

• Cocok digunakan untuk kereta jarak jauh yang memerlukan konsentrasi tinggi dari seorang masinis.Kelebihan Sistem Kemudi Otomatik • Merupakan suatu sistem back-up atau pengaman bagi masinis dalam pengoperasian lokomotif. • Dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi Sistem Kemudi tanpa awak (Remote Kontrol) .

• Biaya mahal. • Banyak terjadi gangguan sistem. . karena memerlukan banyak peralatan dari sistem-sistem yang terkait.Kekurangan Sistem Kemudi Otomatik • Setiap Lok menjadi terbatas pada suatu lintas tertentu sesuai input data yang dimasukkan.

KESIMPULAN • Kalau pada pesawat bisa diterapkan tentunya sistem ini akan lebih mudah untuk diterapkan di kereta api karena kereta berjalan diatas rel. • Perkembangan ilmu teknologi dapat mengurangi tingkat kesalahan manusia dan meningkatkan keamanan serta kehandalan moda transportasi. .

Terima Kasih Atas Perhatiannya Thank you for your attention .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful