1.

Gejala klinis syndrome influenza Gejalanya itu berupa nyeri kepala, menggigil, batuk kering, demam tinggi, nyeri otot, malaise, dan anoreksia. Demam biasanya terjadi selama 3-5 hari. 3-4 hari berikutnya biasanya pada gejala pernafasan. Batuk dan kelemahan akan bisa menetap 2-4 minggu setelah gejala utama menghilang. 2. Karakteristik virus influenza Berbentuk sferis, dan berdiameter lebih kurang 100 nm. Genom RNA virus influenza A dan B untai ganda sense -, memiliki 8 segmen yang terpisah. Virus influenza C mengandung 7 segmen RNA, tidak memiliki gen Neuraminidase. Partikel virus influenza mengandung 9 protein structural yang berbeda, 3 protein yang besar (PB 1, PB 2 dan PA) terikat pada RNA virus dan berperan dalam transkripsi dan replikasi RNA. 3. Subtype virus influenza Subtype influenza ini adalah A, B, dan C. 4. Pengelolaan influenza Influenza ini disebebklan oleh virus. Virus merupakan suatu penyakit yang bersifat Unlimitted Desease yitu suatu penyakit yang bisa sembuh sendiri. Jadi, pengelolaannya itu hanhya bersifat supportif, yaitu mengtasi gejala yang simptomatik. Influenza hanya perlu meningkatkan daya tahan tubuh pasien. 5. Pencegahan penyebaran influenza Pencegahan virus ini adalah dengan edukasi kepada penderita karena virus ini menyebab melalui droplet, maka penderita sebaiknya menutup mulut mereka ketika batuk dan bersin. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan vaksin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful