ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA IBU HAMIL

Latar Belakang
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insidennya yang tinggi dan komplikasi yang dapat timbul baik pada ibu maupun pada janin. Ibu hamil aterm cenderung menderita ADB karena pada masa tersebut janin menimbun cadangan besi untuk dirinya dalam rangka persediaan segera setelah lahir Anemia defisiensi besi sering dialami oleh ibu hamil, namun terkadang penderita tidak menyadarinya karena gejalanya yang samar dan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang anemia itu sendiri.

.

L Blum. Mencari alternatif pemecahan masalah untuk mengatasi penyakit anemia defisiensi besi pada ibu hamil.Tujuan Tujuan umum Mengetahui dan menganalisa factor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit anemia defisiensi besi pada ibu hamil berdasarkan pendekatan H. Tujuan khusus Mengetahui kondisi lingkungan pasien Mengetahui perilaku pasien Mengetahui keadaan pelayanan kesehatan Mengetahui keadaan genetik Menganalisa penyebab masalah penyakit anemia defisiensi besi pada ibu hamil pada pasien dengan pendekatan HL Blum. .

Sebagai media yang dapat mengembangkan keterampilan sebagai dokter. Masyarakat mengetahui mengenai penyakit anemia defisiensi besi pada ibu hamil Membangun kesadaran masyarakat tentang pencegahan terhadap kejadian penyakit anemia defisiensi besi pada ibu . Mahasiswa menjadi terbiasa melaporkan masalah mulai penemuan masalah sampai pembuatan Plan of action Sebagai media yang menambah wawasan pengetahuan tentang ilmu kesehatan masyarakat.Manfaat Bagi Msyarakat Bagi Mahasiswa Mahasiswa mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di lapangan. Sebagai modal dasar untuk melakukan penelitian bidang ilmu kesehatan masyarakat pada Masyarakat mengetahui manfaat perilaku makan makanan sehat dan bergizi.

• Data Primer • Data Sekunder • Home visite tanggal 8 maret 2013 . 3. 2.ANALISIS SITUASI 1.

Status Penderita .

Nafsu makan pasien pun menjadi berkurang.Anamnesis KELUHAN UTAMA Badan terasa lemah. Saat merubah posisi dari berdiri menjadi duduk maupun sebaliknya pasien sering merasa berkunangkunang. . RPS Semenjak ± 2 minggu yang lalu pasien sering merasa cepat lelah saat beraktivitas.

suami serta adiknya. Biaya pengobatan ditanggung Jampersal. Tinggal serumah dengan ibu.Riwayat anemia (+) Riwayat hipertensi (-) Riwayat diabetes (-) Riwayat alergi (-) RPD R. Kesan ekonomi : Kurang . ayah. SOSEK pasien seorang ibu rumah tangga.

Pemeriksaan Fisik .

Pemeriksaan Laborat Hb : 8 mg/dL Ht : 32 Leukosit : 6300 Trombosit : 235000 Status Kehamilan Terapi: Tablet Fe 1x1 tablet Vitamin C 3x1 tablet Rujuk ke Rumah Sakit .

.

Analisis DATA INDIVIDU Pasien seorang ibu rumah tangga. Pasien sebelumya pernah mengalami sakit seperti ini. . suami dan adiknya. ibu. pasien tinggal bersama ayah.

EKONOMI Suami pasien bekerja sebagai buruh kasar dengan pendapatan Rp 500. sebulan .000.

Pada halaman depan rumah tampak kurang bersih dan bagian dalam rumah tampak tak terawat dan kebersihannya tidak terjaga. tampak baju berserakan dan perabotan yang tidak tertata rapi. . kamar tidur dan tidak terdapat ventilasi pada daerah dapur. Lingkungan sekitar rumah tidak terlalu padat namun tidak terjaga kebersihannya. Rumah pasien disertai ventilasi dibagian depan.KEPADATAN RUMAH Rumah pasien luasnya ± 5 m x 9 m = 45 m2 yang dihuni oleh 5 orang sehingga didapatkan kepadatan rumah 9 m2/orang.

.

HARI terutama makanan yang mengandung zat besi. Kurangnya pengetahuan pasien tentang makanan bergizi .Perilaku sadar gizi PASIEN JARANG MENGKONSUMSI MAKANAN 4 SEHAT 5 SEMPURNA UNTUK MENU SEHARI.

Genetik Tidak ada faktor genetik yang mempengaruhi karena anemia defisiensi besi bukan penyakit keturunan melainkan penyakit tidak menular. PELAYANAN KESEHATAN TIDAK ADA MASALAHAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN. PELAYANAN KESEHATAN TERDEKAT ADALAH PUSKESMAS BANGETAYU. YANG BERJARAK KURANG LEBIH 3 KM. CARA TEMPUH DENGAN KENDARAAN UMUM .

.

Alternatif Pemecahan Masalah .

.

Simpulan .

.

.

Terima Kasih .