Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029

)

UJIAN KASUS GERIATRI MEDIK
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha YKBRP – Cibubur IDENTITAS PASIEN  Nama  Jenis Kelamin  Tempat/Tanggal lahir  Umur  Status Perkawinan  Pendidikan  Alamat  Suku Bangsa  Agama  Tanggal Masuk STW : Oma H : Perempuan : Palembang, 4 Juni 1943 : 69 Tahun : Menikah : S1 Psikologi : Jl. Legenda Wisata, Depok : Indonesia : Islam : 28 Desember 2010

ANAMNESA ( AUTOANAMNESA) Tanggal Pemeriksaan Keluhan Utama Keluhan Tambahan : 16 Juli 2012 : Hidung tersumbat saat pagi dan malam hari : Pilek, penglihatan berkabut, nyeri pada paha kanan

Riwayat Penyakit Sekarang : Sejak 1 bulan yang lalu pasien mengeluh hidung tersumbat dan pilek saat pagi dan malam hari ataupun ketika terkena udara dingin hingga pasien tidak dapat tidur. Hal ini memang sudah sering dialami pasien sejak pasien masih muda, tetapi seiring bertambahnya umur pasien merasa pilek dan hidung tersumbatnya bertambah parah dan bisa mengganggu tidur bila tidak minum obat pilek. Pasien juga mengeluh sering bersin-bersin jika ada hembusan udara yang dingin dan debu. Selama ini pasien tidak mengalami demam, sakit kepala (-), batuk (-), sesak nafas (-), pilek (+), ingus warna putih kental, darah (-). Pasien tidak merasakan adanya nyeri ataupun rasa tertekan pada sekitar wajah dan hidung. Saat muda pasien
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti, Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012

Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029)

pernah 1 kali berobat ke dokter THT dan dilakukan tindakan penyedotan cairan dalam hidung, tetapi setelah itu pasien tidak pernah berobat lagi ke dokter THT dan hanya mengkonsumsi obat-obat pilek bila hidung tersumbatnya sampai menggangu tidur. Pasien juga mengeluh pandangannya seperti berkabut sejak 1 tahun yang lalu, terutama pada mata sebelah kiri. Pasien sudah beberapa kali memeriksakan matanya ke dokter spesialis mata di RS Medistra dan didiagnosa terdapat katarak pada mata kiri pasien, tetapi karena jarak rumah sakit yang jauh ditambah dengan kondisi pasien yang belum lama menjalani operasi patah tulang, pasien menjadi tidak mau ke dokter spesialis mata lagi karena takut merepotkan orang sekitar. Sehari-hari pasien hanya menggunakan obat tetes mata Catarlens yang didapatkan dari dokter di STWKB. Pada bekas luka operasi patah tulang di paha kanan pasien kadang-kadang merasakan nyeri terutama ketika pasien mencoba untuk belajar jalan sendiri tanpa bantuan. Untuk mengurangi rasa nyeri tersebut pasien memiliki obat pereda rasa nyeri Asam Mefenamat yang diberikan oleh dokter yang mengoperasi yang dikonsumsi bila sedang terasa sakit. Pasien juga menjalani fisioterapi yang dilakukan di STWKB untuk membantu memulihkan kondisi kaki kanan pasien setelah operasi.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti, Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012

konsistensi lunak. Riwayat BAB : Lancar. Diabetes Mellitus 5. Riwayat BAK : Lancar. darah (-). porsi cukup. warna kuning jernih. teratur. Riwayat Operasi : Operasi fraktur intertrochanter dextra (Tahun 2010) Riwayat makanan : Nafsu makan baik. nyeri (-). darah (-). penyakit jantung.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Riwayat Penyakit Dahulu : 1. Sinusitis : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : (+) Tahun 1965 Riwayat Penyakit Dalam Keluarga :  Riwayat hipertensi. Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Hipertensi 2. Stroke 6. Jantung 3. tidak sakit. dan diabetes mellitus pada keluarga pasien disangkal. lendir (-). lendir (-). 3x sehari. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Kolesterol 4.

Kehidupan masa kecil hingga remaja pasien dipenuhi dengan kegiatan sekolah dan bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Beliau adalah anak ke-4 dari 7 bersaudara. pasien mengasuh anak perempuan kakak dari orangtua Bapak Akbar Tandjung mulai sejak kecil hingga dewasa. Riwayat masa dewasa a. 2. b. Riwayat Pekerjaan Pasien pernah bekerja sebagai staf HRD sekaligus sebagai pengasuh di keluarga kakak dari orangtua Bapak Akbar Tandjung. Anaknya tinggal dan bekerja di Eropa. suami beliau meninggal akibat serangan jantung. Riwayat Keluarga Pasien adalah anak ke-4 dari 7 bersaudara. Menurut beliau. masa kanak-kanak dan remaja Pasien adalah seorang perempuan berusia 69 Tahun dan lahir di Palembang. Riwayat Kehidupan Sosial Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Pasien sudah menikah dan memiliki 1 anak lakilaki. . perinatal. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Riwayat prenatal. 3. Riwayat Perkawinan Pada tahun 1965 beliau menikah di Jakarta dan dikaruniai 1 orang anak laki-laki yang sekarang tinggal di Eropa. Riwayat Pendidikan Pendidikan terakhir pasien adalah sarjana fakultas psikologi. c. Beliau sangat terpukul akibat kematian suaminya. beliau tetap tegar menghadapi masalah yang dihadapinya. Saat anak beliau baru berumur 4 tahun. Saat pasien bekerja merangkap sebagai pengasuh.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Riwayat Kehidupan Pribadi 1. 4 Juni 1943. d. Suami pasien meninggal pada tahun 1970. Tetapi keadaan tersebut tidak menghambat beliau untuk tetap bersosialisasi dan melakukan kegiatan seharihari. dengan menjalani kegiatan sehari-hari dan bekerja beliau dapat melupakan masalah-masalah yang pernah dihadapinya. sehingga anak perempuan tersebut sudah dianggap seperti anaknya sendiri dan menjadi anak asuh pasien.

rekreasi. Situasi Kehidupan Sekarang Pasien masuk ke STW karena kemauan sendiri atas saran dari anak asuh pasien agar dalam kehidupan sehari-hari bisa lebih terawat. tetapi untuk kegiatan sehari-hari pasien harus dibantu oleh care giver karena keadaan pasien yang pernah operasi patah tulang 2 tahun yang lalu. main angklung.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Selama tinggal di STW pasien dapat membina hubungan baik dengan sesama penghuni dan perawat. dan bersosialisasi . anak kandungnya yang ada di luar negeri masih mengunjungi pasien 1 tahun 2-3 kali. g. Hubungan pasien dengan keluarga baik. Pasien juga merasa jika beliau tinggal di STW. dan pengajian yang diadakan oleh STW dengan bantuan care giver. pengajian. Pasien biasanya mengisi waktu sehari-hari dengan menonton tv. Pasien masih aktif mengikuti kegiatan senam. Riwayat Agama Pasien beragama Islam. sering shalat dan membaca AlQuran. dan mandiri. Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. beliau tidak akan merepotkan keluarga-keluarga yang lainnya. sedangkan anak asuh pasien mengunjungi setiap bulan bersama dengan kakak atau adik pasien. f. e. Pasien biasanya hanya bertegur sapa singkat dengan penghuni sekitar. Persepsi Pasien Tentang Diri dan Kehidupannya Pasien merasa dirinya merupakan orang yang mudah bergaul. suka bekerja. Pasien merasa puas dengan kehidupan dan pekerjaan yang sudah dijalaninya dahulu. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Sejak kecil pasien rajin beribadah. Pasien menikmati tinggal di STW karena banyak teman dan banyak aktivitas yang dapat dilakukan seperti senam . tidur di dalam kamar dan jarang mengobrol dengan penghuni lainnya.

00 .5 – 22.24.5 kg/m2 ( N : 18. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .5 : 18.5-23 )  Status Gizi Berat Badan Normal BMI berdasarkan kriteria WHO Asia Pasifik : Underweight Normoweight BB lebih Obesitas grade I Obesitas grade II : < 18.9 : ≥ 30 Dengan resiko : 23.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) STATUS INTERNIS Pemeriksaan Tanggal : 16 Juli 2012 KEADAAN UMUM • • • • • • • • • • Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Suhu Status gizi Usia klinik Berat badan Tinggi badan IMT : Compos mentis : 120 / 80 mmHg : 84 x / menit : 24 x / menit : 36.9 : ≥ 23 : 25 – 29.9 Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti.7˚C : Baik : Sesuai : 50 kg : 160 cm : 19.

faring hiperemis ( . tidak teraba benjolan. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . shadow test -/+ OD= lensa jernih. arkus faring simetris. lidah tidak kotor. refleks cahaya +/ +. pupil bulat isokor diameter 3 mm. ronkhi -/-. arcus senilis +/+. Cor Inspeksi Palpasi Perkusi : Pulsasi ictus cordis tidak tampak : Pulsasi ictus cordis teraba di ICS V midclavicula line sinistra : Redup Batas atas : ICS III parasternal line sinistra Batas kanan : ICS V sternal line dextra Batas kiri : 2 jari medial ICS V midclavicula line sinistra Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. warna putih kental. VOS 5/60.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) KEADAAN REGIONAL * Kulit * Kepala * Mata : kulit keriput. liang telinga lapang. mukosa hiperemis (+). : trakea di tengah. wheezing -/- Kesimpulan : Pulmo dalam batas normal. rambut putih terdistribusi merata. sklera ikterik (-). pada pemeriksaan hidung didapatkan sekret +/+ dengan mukosa hiperemis. *Telinga * Hidung * Mulut * Leher Kesimpulan : bentuk normal. tonsil T1-T1 tenang.). keadaan regional lain dalam batas normal THORAX Pulmo Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : Simetris dalam statis dan dinamis : Stem fremitus kanan dan kiri sama kuat : Sonor pada kedua lapang paru : Vesikuler. massa (-) : bentuk simetris. VOS= 5/60. sekret -/: deviasi septum (-). OS= lensa keruh. tidak mudah dicabut : bentuk normal. sianosis (-) : bentuk bulat. : Pada pemeriksaan Mata didapatkan OS= lensa keruh. warna kuning langsat. palpebra superior et inferior tidak edema. tidak ditemukan adanya kelainan . VOD = > 6/60. ikterus (-). tiroid dan kelenjar getah bening tidak teraba membesar.). sekret + / +. konjungtiva anemis (-). shadow test -/+ VOD >6/60. bibir tidak kering. perioral sianosis ( .

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. terdapat bekas luka operasi pada lateral femur dextra.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Auskultasi Kesimpulan ABDOMEN Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultas : BJ I&II normal. nyeri tekan (-). reguler. sianosis (-). murmur (-). Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . : Datar. soepel. tidak tampak gambaran vena dan usus. gallop (-) : Cor dalam batas normal : Tampak cembung. hepar dan lien tidak teraba membesar : Timpani : Bising usus (+) normal (6x/menit) Kesimpulan : Abdomen dalam batas normal EXTREMITAS Akral hangat.

Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) STATUS NEUROLOGIS 1. refleks cahaya +/+ : Baik : Baik : 5555 Tidak dapat dinilai Ataxia Tes Rhomberg Jari-Jari Jari-Hidung Tumit-Lutut 8. Mata 5. Fungsi cerebellum dan koordinasi : Compos Mentis. Kesadaran 2. Tanda-tanda perangsangan meningeal 3. Tanda-tanda peningkatan TIK 4. Nn. GCS 15 ( E4M6V5 ) : (-) : (-) : Pupil. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Refleks fisiologis 10. diameter 3mm/3mm. Craniales 6. Kekuatan motorik 7. Refleks patologis 11. Bulat. Sistem sensorik 7. isokor. Tanda-tanda regresi dan demensia Kesimpulan : Kesan baik : Baik : +/+ : -/: Tidak ada 5555 5555 : (-) : (-) : (-) / (-) : (-) / (-) : Tidak dilakukan : Fungsi Cerebellum dan Koordinasi Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Fungsi luhur 9.

Afektif dan Keserasian 1. Ilusi : tidak ada : tidak ada : tidak ada Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Keadaan Mood. Setiap pagi berkebun. Sikap terhadap pemeriksa Pasien kooperatif terhadap pemeriksa. berperawakan sedang. STATUS MENTAL a. Tanpa menggunakan kacamata. 6. Halusinasi auditorik 2. menonton berita dan tidur. Deskripsi Umum 1. cara berpakaian rapi. dan bersih. Mood 2. tidak menolak dilakukan pemeriksaan tertentu. Gangguan Persepsi dan Gangguan Kognitif 1. panjang. Pembicaraan Pasien berbicara dengan suara yang cukup jelas menggunakan bahasa Indonesia. karena banyak kegiatan yang dapat dilakukan. Halusinasi visual 3. tersisir rapi. 3. Perkataan dan kalimat jelas. 3. lalu lebih banyak menghabiskan waktu mengobrol dengan penghuni panti . Pengendalian motorik Pasien dapat menggerakkan ekstremitas superior dan inferior. Afek : normotim : baik rambut hitam beruban. Kemampuan baca tulis Baik. 4. lurus. 2. Perilaku dan aktifitas psikomotor Pasien betah tinggal di Panti STW. b. Penampilan Seorang wanita berusia 69 tahun. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) D. 5. Keserasian : serasi c.

Taraf pendidikan 2. Pasien dapat dapat mengulang dengan benar 3 : baik. f. Fobia b. Apraksia 6. Inkoherensi e. Bentuk Pikir a. Ambivalensi c. : baik.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) 4. Pengendalian Impuls Pasien dapat mengendalikan emosinya. Pasien ingat kapan Ia masuk ke STW Cibubur. Depersonalisasi 5. Memori jangka pendek 5. Waham e. Memori jangka sedang : sesuai dengan latar belakang pendidikan : baik (orang. Flight of Ideas d. Asosiasi Longgar b. Persevarasi 3. Produktivitas b. Ideas of referance e. Verbigerasi f. Kontinuitas pikiran : tidak ada : tidak ada : tidak ada : baik : baik : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada c. Memori segera 4. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Pasien dapat mengingat menu sarapannya. macam benda yang disebutkan oleh pemeriksa Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. waktu. Hendaya dalam bahasa 2. dan tempat) : baik. Orientasi 3. Arus Pikir a. Agnosia d. Fungsi Intelektual 1. Pikiran 1. Obsesi c. Isi Pikir a. Kompulsi d.

Memori segera. Kemampuan baca dan tulis 9. Daya konsentrasi dan kalkulasi 8. Pasien ingat masa mudanya. Bahasa 11. afek baik. Nilai . produktivitas pikiran baik. Kemampuan visospasial 10. : baik : baik : tidak ditemukan Tilikan derajat 6 (emotional insight) h.nilai dan Tilikan Nilai sosial Uji daya nilai Penilaian realita : baik : baik : baik : baik. Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Memori jangka panjang 7. : baik : Pasien dapat membaca dengan bantuan kacamata. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . daya konsentrasi dan kalkulasi baik. Kesan : Ditemukan mood normotim. jangka sedang. jangka pendek.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) 6. dan jangka panjang baik. Agnosia g. Taraf Dapat Dipercaya Secara umum didapatkan kesan bahwa Pasien dapat dipercaya. kontinuitas pikiran baik.

Tanggal berapa hari ini ? 2. Kapan anda lahir ? 5. Hari apa sekarang ? 3. Kurangi 1 dari 10 dan seterusnya ? Kesimpulan : Benar Semua → Fungsi intelektual utuh Interpretasi hasil : Salah 0-3 Salah 4-5 Salah 6-8 Salah 9-10 : Fungsi intelektual utuh : Kerusakan intelektual ringan : Kerusakan intelektual sedang : Kerusakan intelektual berat Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Siapa nama teman di sebelah kamar anda ? 9. Berapa saudara yang anda miliki ? 8. Berapa umur anda ? 7.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONER ( SPMSQ ) 1. Siapa nama kakak anda ? 10. Di mana tempat anda lahir ? 6. Apa nama tempat ini ? 4. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .

Apakah anda takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda ? 7. Apakah anda pikir bahwa orang lain lebih baik keadaannya drpd anda? Total score: 1 Jawaban Ya untuk butir 9 mendapat skor 1 .Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) SKALA DEPRESI GERIATRI -15 (GDS) 1. Apakah anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada harapan? 15. Apakah anda pikir hidup anda ini menyenangkan? 12.Skor >10 Kesimpulan : tidak depresi : kemungkinan besar depresi : depresi : Tidak depresi Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 1 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 2. Apakah anda merasa bahagia untuk sebagian besar hidup anda? 8. Apakah anda merasa anda penuh semangat? 14. Apakah anda merasa hidup anda kosong? 4. Apakah anda sering merasa bosan? 5. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Apakah anda lebih senang tinggal dirumah daripada keluar & mengerjakan sesuatu yang 10. Apakah anda merasa tidak berharga seperti perasaan saat ini? 13. Apakah anda sebenarnya puas dengan kehidupan anda? Ya Tidak → 0 Ya Tidak → 0 3. Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap hari? 6.Skor <5 . Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan daya ingat anda dibanding Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Apakah anda sering merasa tidak berdaya? baru? banyak orang? 11. Apakah anda telah meninggalkan banyak kegiatan dan minat atau kesenangan? 9.Skor 5-9 .

Test ORIENTASI Sekarang (tahun). (rumah sakit).”bila”. (musim). 3. koin) tiap benda 1 detik. 8. buku) Klien disuruh mengulang kata-kata: 1 3 1 1 1 1 3 1 1 1 3 2 3 2 5 5 Nilai Max 5 5 3 Nilai 5 5 3 “namun”.”tanpa”. (hari) apa? Kita berada di mana? (Negara). lipatlah menjadi 2 dan letakan di lantai Klien disuruh membaca dan melakukan perintah “pejamkan mata Anda” Klien disuruh menulis dengan spontan Klien disuruh menggambarkan bentuk di bawah ini Skor JUMLAH : Nilai 24 – 30 : normal 30 30 Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . (pensil. Klien disuruh melakukan perintah: “ambil kertas dengan tangan anda. 6. tersebut dengan benar dan catat jumlah pengulangan ATENSI DAN KALKULASI Kurangi 100 dengan 7. Hentikan setelah 5 jawaban. 9. klien disuruh mengulangi ketiga nama benda 4. Atau disuruh mengeja kata “ WAHYU “ (Nilai diberikan pada huruf yang benar 5. (bulan). sebelum kesalahan misalnya = 2) MENGINGAT KEMBALI (RECALL) Klien disuruh mengingat kembali 3 nama benda di atas BAHASA Klien disuruh menyebutkan nama benda yang ditunjukan 7. 10. Nilai 1 untuk setiap jawaban yang benar. 2. meja.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) PEMERIKSAAN STATUS MENTAL MINI ( MMSE ) Item 1. (lantai/ kamar) ? REGISTRASI Sebutkan 3 buah nama benda (apel. (tanggal). (propinsi). 11. (kota).

Seberapa sering dalam 1 bulan terakhir anda + merasa tenang dan damai C. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 Sering Kadangkadang Jarang Tidak pernah + + . Interpretasi hasil : Jika kedua jarum jam di kedua belahan jarum jam yang sama. Seberapa sering dalam 1 bulan terakhir anda merasa Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Nilai 17 – 23 : Probable gangguan kognitif Nilai 0 – 16 : Definite gangguan kognitif Kesimpulan : Tidak ada gangguan fungsi kognitif CLOCK DRAWING TEST ( CDT ) Komponen yang dinilai Menggambar lingkaran yang tertutup Meletakan angka – angka dalam posisi yang benar Ke – 12 angka komplit Meletakan jarum-jarum jam dalam posisi yang tepat Total nilai Nilai 1 1 1 1 4 Instruksi : Klien diminta membuat jam dinding bulat lengkap dengan angka-angkanya. kemudian klien diminta menggambarkan jarum jam yang menunjukkan pukul tiga. Seberapa sering dalam 1 bulan terakhir anda merasa cemas dan gelisah B. Nilai 1 : Jika klien dengan tepat dengan benar melakukan apa yang diintruksikan Kesimpulan : Klien dapat melakukan yang diperintahkan dengan benar DETEKSI TERHADAP DEPRESI Setiap saat A. maka ada indikasi hemispasial neglect atau hemianopsia Nilai 0 : Jika Klien tidak dapat dengan tepat melakukan apa yang diintruksikan.

Seberapa sering dalam 1 bulan terakhir anda merasa bahagia E.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) sedih D. Seberapa sering dalam 1 bulan terakhir anda merasa rendah diri dan tidak ada yang dapat menghibur anda F. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . + + + Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Seberapa sering dalam b1 bulan terakhir anda merasa hidup ini tidak berarti lagi Jawaban seperti “ setiap saat “ atau “ sering “ mengindikasikan kecurigaan adanya depresi ( kecuali untuk pertanyaan B dan D ) Kesimpulan : Tidak terdapat depresi.

Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) STATUS FUNGSIONAL A. Indeks ADL Barthel Fungsi 1. sisir rambut. Membersihkan diri ( lap muka. tetapi beberapa aktivitas masih dapat dikerjakan sendiri 5. Aktivitas Sehari – hari / ADL Mandiri Mandi Transfer Berpakaian Kebersihan Ke toilet Makan Menyiapkan makanan Mengatur keuangan Mengatur pengobatan Menggunakan telepon Apakah pasien inkontinensia ? Urin : tidak Alvi : tidak Kesimpulan: ADL Mandiri B. sikat gigi ) 1 0 1 4. Toiletting 2 0 Mandiri Tergantung pertolongan orang lain Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas. Mengontrol BAB Nilai 0 1 2 0 2. Makan Mandiri Tidak mampu 1 2 0 Keterangan Incontinence Kadang-kadang incontinence Continence teratur Incontinence Kadang-kadang incontinence Continence teratur Butuh pertolongan orang lain + Memerlukan bantuan orang lain Bergantung orang lain pada + + + + + + + + + Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Mengontrol BAK 3.

Berpakaian 1 2 0 9. Mobilisasi / berjalan 1 2 3 0 8. Naik turun tangga 1 2 10. Mandi Total Nilai Nilai ADL : 20 12. Berpindah tempat dari kursi ke tempat tidur 1 2 3 0 7.8 0.4 0 1 18 : Mandiri : Ketergantungan ringan : Ketergantungan sedang : Ketergantungan berat : Ketergantungan total Butuh pertolongan orang lain Mandiri Tidak mampu Perlu pertolongan untuk bisa duduk Bantuan minimal 2 orang Mandiri Tidak mampu Bisa berjalan dengan kursi roda Berjalan dengan bantuan orang lain Mandiri Tergantung pertolongan orang lain Sebagian dibantu Mandiri Tidak mampu Butuh pertolongan Mandiri Tergantung pertolongan orang lain Mandiri Mandiri Kesimpulan : Index ADL = 18 (Ketergantungan ringan) Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .19 9.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) 1 2 0 6.11 5.

2 – 17.4 26. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .8 9 23 105 215 72 65 136 13.4-37.000 35 86 28 33 13 30.0 (Resiko Tinggi Osteoporosis) LABORATORIUM Hasil Pemeriksaan Hemoglobin Hematokrit Leukosit Thrombosit LED MCV MCH MCHC Hemostasis PT APTT Fungsi Hati Protein Total Albumin Globulin SGPT SGOT GDS Lemak Kolesterol total Trigliserida HDL LDL 04/01/11 12.8 <2 0-50 0-50 <200 <200 40-155 30-63 <130 g/dL % ul Ul mm/jam fl Pg g/dl Detik Detik g/dL g/dL g/dL U/L U/L mg/dL mg/dL mg/dL mg/dL mg/dL Nilai Normal Satuan Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti.8 8 3.3.3 40-52 3800 – 10600 150.000 <15 80-100 26-34 32-36 11.9-14.000 – 440.2 37 3630 180.4-4.6 6–8 3.6 4.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) PEMERIKSAAN PENUNJANG Foto Thorax (22 Desember 2010) Kesan : Cor dan pulmo dalam batas normal Foto Pelvis (3 januari 2011) Kesan : Fracture intertrochanter dextra Densitas tulang sangat menurun  Osteopenia BMD / Bone Mass Density (Oleh Anlene) (1 Juni 2011) T-score = .

5 2-7 mg/dL mg/dL mg/dL RESUME  Telah diperiksa seorang perempuan berusia 69 tahun. gizi baik.6 3. diabetes mellitus. Pemeriksaan fisik : Kulit tampak keriput. masuk STW pada tanggal 28 Desember 2010 dengan keluhan utama hidung tersumbat sejak 1 bulan yang lalu. massa (-). penglihatan berkabut pada mata kiri. VOS 5/60. kolesterol.9 20-40 0. Riwayat makan 3x sehari.5 kg/m2 ( N : 18.17-1. jantung. dan stroke disangkal.2 0.  Keadaan umum : Dari pemeriksaan fisik didapatkan : • • • • • • • • • • Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Suhu Status gizi Usia klinik Berat badan Tinggi badan IMT : Compos mentis : 120 / 80 mmHg : 84 x / menit : 24 x / menit : 36. porsi cukup. mukosa hiperemis (+).Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) Fungsi Ginjal Ureum Kreatinin Asam Urat 41. shadow Test -/+ VOD > 6/60. pada pemeriksaan mata didapatkan OS= lensa keruh. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Hipertensi. Riwayat BAB dan BAK normal. keadaan Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. post operasi fraktur femur dextra. pada pemeriksaan hidung ditemukan sekret pada kedua rongga hidung warna putih kental.5-23 )  Status gizi berat badan normal Riwayat penyakit dahulu : • • Riwayat sinusitis tahun 1965.7˚C : Baik : Sesuai : 50 kg : 160 cm : 19.

produktivitas pikiran baik. kontinuitas pikiran baik. Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 . Memori segera. jangka pendek. Thoraks. pulmo.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) regional lain dalam batas normal. Pemeriksaan status mentalis : Ditemukan mood baik. afek baik. Short Portable Mental Status Questioner (SPMSQ) Salah 0  Fungsi intelektual utuh Pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE) Skor MMSE 30 (tidak ada gangguan kognitif) Clock Drawing Test Hasil 4  Tidak terdapat gangguan fungsi kognitif Geriatric Depression Scale (GDS) Skor 1 (tidak depresi) Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel) Skor 18 (ketergantungan ringan) Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. abdomen. jangka sedang. Pada pemeriksaan ekstrimitas terdapat luka post operasi fraktur pada femur dextra. dalam batas normal. cor. dan jangka panjang baik. daya konsentrasi dan kalkulasi baik.

Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) PERMASALAHAN SAAT INI • Biologis: • • Tidur terganggu akibat hidung tersumbat. Sosial: Dapat bersosialisasi dengan penghuni lain Lingkungan: .Tempat aktivitas pengajian pasien adalah di ruang ber-AC yang membuat hidung pasien tersumbat saat melakukan aktifitas pengajian. Nyeri post operasi pada paha kanan. DIAGNOSA KERJA Diagnosa Utama Diagnosa Tambahan •  : Rhinitis Alergi Kronik : Katarak imatur OS Nyeri post operasi fraktur intertrochanter dextra PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN  Pemeriksaan hitung jenis darah tepi  Pemeriksaan Foto Polos Sinus  Pemeriksaan tekanan bola mata  Kontrol ke dokter spesialis mata  Kontrol ke dokter spesialis orthopedi  Pemeriksaan BMD Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti.

Fenilmerkuri Nitrat 0.Catarlent eye drop 3 x 2 tetes OS (Per 15 ml : CaCl2 anhidrat 0.075 gram.Operasi pengangkatan lensa Farmakologis : . Tidur dengan posisi bantal yang lebih tinggi. Kalium Iodida 0.Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) RENCANA PENGELOLAAN Rhinitis Alergi Kronik • Non farmakologis : • Menghindari daerah berdebu dan ber-AC.075 gram.3 mg) Nyeri Post Operasi Fraktur Intertrochanter Dextra • Non farmakologis : • Menggunakan kursi roda saat beraktifitas Konsumsi makanan dan susu tinggi kalsium Sering berjemur dibawah sinar matahari pagi Fisioterapi Asam mefenamat 500 mg 2-3 kali sehari pada saat terasa nyeri sesudah makan Kalsium 500 mg 1 kali sehari Farmakologis : Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti. Natrium Tiosulfat 0. Farmakologis : . Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .Nasal dekongestan: Pseudoefedrin 60 mg 2x1 Katarak Imatur OS • • Non farmakologis : .0075 gram.

Cibubur Periode 25 Juni 2012 – 28 Juli 2012 .Ujian Kasus Geriatri Andreas Wijaya (406101029) PROGNOSIS Rhinitis Alergi Kronik Ad vitam : bonam : dubia ad malam : dubia ad malam Ad functionam Ad sanationam Katarak Imatur OS Ad vitam Ad functionam Ad sanationam : bonam : dubia ad malam : dubia ad bonam Nyeri Post Operasi Fraktur Intertrochanter Dextra Ad vitam Ad functionam Ad sanationam : bonam : dubia ad malam : dubia ad malam Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Karya Bakti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful