CASE SKIZOFREN HEBEFRENIK

Danu Yuliarto Mustika Rohdiniyanti Nizlia Yusraini Pembimbing : dr. Tommy Hermansyah, Sp. KJ

KEPANITERAAN KLINIK STASE PSIKIATRI RSUD SYAMSUDIN, SH FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

IDENTITAS
• Nama : Tn. R. M

• Usia
• Jenis Kelamin • Status

: 25 tahun
: Laki-laki : Belum Menikah

• Agama
• Suku • Pekerjaan

: Islam
: Sunda : Tidak bekerja

• Alamat
• Tanggal MRS

: Purnawira Asri, Sukabumi
: 1 Juni 2012

Ibu Os mengatakan Os mempunyai masalah dengan perempuan.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Keluhan Utama : Marah-marah sejak 4 hari yang lalu. Ibu Os tidak menyetujui hubungan Os dengan teman wanitanya karena ibu Os mengira perempuan tersebut membawa . • Riwayat Penyakit Sekarang : 4 hari SMRS Os sering marah-marah dan sering berkata kasar kepada ibunya.

Os mengatakan hantu tersebut mengikuti os namun tidak berkata apaapa. . Keluarga os mengatakan os sulit tidur dan nafsu makannya berkurang.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) Os mengaku pernah melihat hantu yang berwujud seperti genderuwo di sekitar rumahnya. Hantu tersebut muncul hanya pada malam hari. Os tidak pernah terlihat tersenyum atau bicara sendiri dan tidak pernah berbicara kacau dan tidak nyambung. Os tidak pernah mendengar suara-suara yang aneh dan tidak ada waham.

Os mengaku tidak pernah ada ide dan usaha untuk bunuh diri. Ibu os mengatakan os mengeluh sakit gigi sehingga os tidak meminum obat dengan rutin atau teratur. 2 minggu SMRS. ibu os juga . Os baru saja keluar dari perawatan jiwa Kemuning. Os 3 kali sebelumnya dirawat di perawatan Jiwa.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) Ibu os mengatakan os tampak murung dan sedih karena ibu os tidak menyetujui hubungan os dengan perempuan tersebut.

Kemuning dan terakhir 2 minggu yang lalu (Mei 2012) . pertama kali dirawat pada tahun 2004 di RS Bogor.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Riwayat Penyakit Dahulu : Gejala kejiwaan ini muncul pertama kali pada tahun 2004 saat Os SMA karena cinta Os bertepuk sebelah tangan dengan teman perempuan disekolahnya. dan pada tahun 2011 di RS Bunut. Os sudah 3 kali dirawat di perawatan jiwa.

Os sudah 3 kali dirawat di perawatan jiwa. Os juga tidak . cocain. pertama kali dirawat pada tahun 2004 di RS Bogor. dan pada tahun 2011 di RS Bunut. dan sebagainya. ganja. amfetamin.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Riwayat Penyakit Dahulu : Gejala kejiwaan ini muncul pertama kali pada tahun 2004 saat Os SMA karena cinta Os bertepuk sebelah tangan dengan teman perempuan disekolahnya. sabu. Kemuning dan terakhir 2 minggu yang lalu (Mei 2012) Os tidak pernah mengkonsumsi zat psikoaktif seperti heroin.

Os tidak menarik diri ataupun menutup diri terhadap lingkungan sekitar. cukup bulan. Pasien tidak mengalami gangguan dalam perkembangan fisik dan gizi pasien terpenuhi dengan baik. Pasien mengaku tidak pernah kekurangan makan. Os sering mengikuti kegiatan Karang Taruna dirumahnya.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Riwayat Perkembangan :  Riwayat perkembangan fisik Pasien lahir dengan persalinan normal. Riwayat perkembangan kepribadian: os merupakan seseorang mudah bergaul dan memiliki banyak teman. namun semenjak lulus .

Pasien bersekolah di sekolah SMK dan melanjutkan ke perguruan tinggi dan os di drop out karena mempunyai masalah dengan dosen. Riwayat pekerjaan .ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Riwayat Perkembangan : Riwayat pendidikan Pendidikan terakhir adalah SMK.

Latar belakang sosial ekonomi . Riwayat Keluarga Os merupakan anak ke 3 dari 5 bersaudara.ANAMNESIS (AUTO dan ALLOANAMNESIS) • Riwayat Perkembangan : Riwayat pernikahan Os belum menikah. Keluarga Os tidak ada yang mengalami keluhan seperti os.

PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum :Baik Kesadaran : Compos Mentis Tanda-tanda vital • TD : 110/70 mmHg • Nadi : 88x/ menit • Suhu : 36.6°C • RR : 22 x/menit .

sklera putih. pupil isokor ø 3mm/3mm Hidung : Septum nasi di tengah. sekret -/Mulut : Mukosa bibir basah .PEMERIKSAAN FISIK • Status Generalis Kepala : Normocephali Mata : konjungtiva merah muda.

membran timpani utuh Leher membesar : KGB tidak teraba Toraks : Paru dan jantung dalam batas normal .PEMERIKSAAN FISIK • Status Generalis Telinga : Serumen-/-.

Mood : tumpul : labil.Status Mentalis • Raut muka • Pikiran : Sedih : 1. Isi : waham tidak ada • Gangguan perhatian : distraktibilitas • Gangguan persepsi : halusinasi visual • Gangguan tingkah laku • Gangguan emosi • Dekorum : hipoaktif : 1. Jalan : autistik : flight of idea. Afek 2. blocking 3. Bentuk 2. anhedonia : cukup : baik 14 : Kebersihan : cukup Kerapihan Kesopanan • Tilikan :I .

Diagnosis Multiaksial • Aksis I episode : F20.0 Gangguan kepribadian skizoid • Aksis III : tidak ada gangguan organik • Aksis IV : masalah dengan lingkungan dan psikososial • Aksis V : GAF 60 – 51 • Diagnosis Banding 15 .0 Schizophrenia hebefrenik berulang • Aksis II : F60.

Tata Laksana • Rawat inap • Psikofarmako: Haloperidol Trihexyphenidyl Chlorpromazine 0-1 3 x 5 mg 3 x 2 mg 1 x 100 mg 0- 16 .

Tata Laksana • Rawat inap • Psikofarmako: Haloperidol Trihexyphenidyl Chlorpromazine 0-1 3 x 5 mg 3 x 2 mg 1 x 100 mg 0- 17 .

• Psikoterapi Penyuluhan : Suportif dengan dukungan keluarga agar lebih memperhatikan dan memberikan dukungan dalam proses penyembuhan pasien. • Psikoterapi Sugestif: meyakinkan pasien dengan tegas bahwa yang didengar dan dilihatnya itu tidak ada.Tata Laksana Psikoterapi Suportif • Psikoterapi Persuasi: motivasi pasien untuk minum obat secara teratur. • Psikoterapi Ventilasi: Membiarkan pasien 18 .

memberi dukungan kepada pasien dan tetap berkomunikasi baik dengan pasien 19 . tidak memberi tekanan pada pasien.Tata Laksana • Psikoterapi sosial : Melibatkan pasien dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan memberikan pengetahuan kepada keluarga pasien agar mengerti keadaan pasien.

Terima kasih Kansahamnida .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful