I.

Shock

Definisi :
  

Inedekuat oksigen Organ Tissue Preload Contraktility After load

Jantung :
 

 Shock karena perdarahan  Paling sering pada trauma  Organ yang terkena – Kulit   Ginjal CNS .

Septic shock – beberapa hari   Keterlambatan penanganan Luka tusuk abdomen . Shock karena perdarahan Cardiogenic shock :     C. Macam Shock A. Tension Pneumothorax     Memar Tamponade Emboli udara Myocard infark Sesak Suara nafas Trachea terdorong Hyper sonor Keadaaan emergency – tanpa “Ro” D. B.II.

SHOCK HEMORRHAGIC  Respons perdarahan     Vasoconstruksi kulit Otak Ginjal Jantung + Tachicardia  Cell – Aerobic – Anaerob metab – As Lactat – Aidosis .

9% BB 80% .90 cc/kg  Anak    Perhatikan :      Umur Beratnya trauma Lokasi trauma Waktu antara kejadian – treatmen Cairan yang sudah diberikan . VOLUME DARAH  Dewasa  – 7% BB 70 kg – 5 Lt – 8% .

Perdarahan klas I (15%)    maksimal 750 cc Donor darah Kelelahan minimal .

Perdarahan kelas II (15%-30%)   750 – 1500 cc Kelelahan klinis (+) .

Perdarahan kelas III ( 30%-40%)   Sampai 2000 cc Tanda klasik dari shock .

Perdarahan kelas IV > 40%   Keadaan darurat Bila > 50% :   Tidak sadar Tek darah o .

40 >120 menurun IV >2000 >40 >140 menurun Pulse pressure Urine N N (+) menurun (+) menurun (+) menurun Kesadaran Cairan N Cryst Sedikit gelisah Cryst Gelisah Cryst + darah Gelisah lemah Darah .30 >100 N III 1500-2000 30 .Perdarahan Blood los % Nadi Tek darah I <750 15 <100 N II 750-1500 15 .

PENANGANAN        Primary survey Pemberian cairan 2 abocath besar = -16 Vena ditangan Vena seksi Vena femoral Intra osseus (<6th)      Macam cairan Sebelum pasang infus harus diambil sampel darah !! Crystaloid / koloid Guyur 2000cc atau 20 cc/kg (anak) Evaluasi .

Respons Therapi   Membaik  turunkan tetesan Membaik  memburuk lagi   30 % -40 % blood loss Perlu darah !!  Operasi  Tidak ada respons  .

OBSTRUKSI (Ileus)    Definisi :        Penyebab : Faeses Benda asing Tekanan / Jepitan Tumor : Diluar Didalam Gangguan pasage usus Sumbatan .

Letak sumbatan   Proximal ( tinggi) Distal (Rendah) .

muntah  Phisik T/N/RR/t . flatus. bab. kembung. Anamnesa :  Nyeri . mual.

Gejala       Letak tinggi :    Sakit Mual Muntah Kembung Bab / Flatus Sakit Mual Muntah  Rendah :     Kembung Sakit Mual Muntah .

  Abdomen : Atas :     I.Teraba dilatasi lambung P.BU meninggi   RT : Collaps Ro : Dilatasi gaster / duodenum .Kembung minimal P.Tempani A.

Kembung   Darm contour Darm staifung     P.Nyeri tekan Defance P. tympanis A.  Abdomen : Bawah :  I. Awal BU meninggi Akhir metalik sound  RT : collaps .

 Lab :   Lekosid meninggi Gangguan Agr dan elektrolit abdomen Dilatasi usus Air fluid level  Ro :    .