Hamot

Hamot Hamot adalah keterbukaan menerima pengaruh dan masukan dari dalam dan luar. Salah satu sifat yang arti dalam kehidupan ini memang sangat perlu untuk bersikap terbuka. Siap menerima otokritik yang mampu membangun kehidupannya sehingga menjadi lebih baik. Manusia dalam kehidupan butuh untuk mempelajari cara hamot dalam wayang, sebab apabila manusia tidak bisa terbuka terhadap segala sesuatu yang ada di hadapannya, mereka akan selalu bentrok, akan bersikap ekstrem terhadap segala sesuatu yang ada di hadapannya. Salah satu penyebab orang bersikap keras adalah pikiran mereka terlalu mengklaim dirinya yang paling benar dan paling baik, sehingga mereka tidak mampu bersikap hamot dalam hidupnya. Anda bisa melihat, bagaimana wayang bisa bertahan hidup sampai sekarang, karena wayang mampu bersikap terbuka, bisa menerima masukan dari dalam dan luar. Sejak zaman animisme dan dynamisme, wayang mampu bertahan sampai sekarang, bahkan wayang kini semakin berkembang seiring dengan perkembangan waktu. Akan tetapi jika Anda akan memilih sikap hamot dalam diri Anda sebagaimana yang dimiliki oleh

wayang, maka Anda harus mampu melakukan filtralisasi (penyaringan) dengan baik. Sebab apabila Anda tidak mampu menyaring semua masukan, Anda akan kehilangan identitas diri Anda. Segala sesuatu yang akan membuat kehidupan Anda menjadi lebih buruk, hendaklah Anda hindari. Anda bisa memilih cara hidup yang lebih baik dan lebih efektif. Manusia hanya mampu memilih cara hidupnya sendiri yang terbuka dan mampu memilih sesuatu yang cocok untuk dirinya. A. Ruhan (1998:62) mengatakan bahwa dalam dunia wayang, ada nuansa pendidikan untuk manusia yang penting untuk dipelajari, utamanya tentang kearifan yang terus menerus berkembang. Tentu saja ketika Anda mampu memetik nilai-nilai pendidikan di dalamnya, Anda akan mampu mengubah hidup Anda dari aksi-aksi yang tidak terdidik, menuju sebuah aktivitas yang lebih baik dan terdidik. Hanya saja Anda akan mampu menciptakan sebuah ruang hidup yang lebih sempurna ke depan, sepanjang Anda memiliki cara hidup yang paling tepat. Orang-orang yang mampu menjadikan ruang hidupnya terbuka atas berbagai kemungkinan di dunia ini, tentu saja mereka akan memiliki nilai-nilai kehidupan yang fleksibel, inovatif dan lebih bermutu. Zaman modern telah mengantarkan manusia pada

gerbang yang lebih maju, teknologi informasi kian berkembang, suasana sosial politik juga kian berkembang. Karena itulah wajar kalau Slamet Gundono me-launching wayang suket yakni wayang yang mampu mendobrak zamannya dengan baik, dan mampu menerima kenyataan dengan cara yang lebih baik. Cara yang demikian sangat sesuai dengan prinsip dalam wayang yakni prinsip hamot. Orang yang mampu mempertimbangkan segala sesuatu yang ada dalam kehidupannya akan memiliki sebuah ruang keterbukaan yang tidak banyak dimiliki oleh orang lain. Jiwa yang terbuka itu kemudian bisa membentuk sebuah cara yang tepat untuk menjadikan kehidupan Anda menjadi lebih baik dan lebih sempurna. Agar Anda bisa memiliki jiwa terbuka terhadap segala kemungkinan dalam kehidupan ini, Anda harus memiliki pribadi: A. Rasionalistik B. Tidak EGOIS C. “TRUST CLAIM”