Modul 14 Tegangan Kritis Tekuk Lentur (AISC ‘05), Elemen Langsing

Tegangan Kritis Tekuk Lentur (AISC ’05 dan SNI)

Kuat Rencana Penampang Siku Ganda dan T (AISC ’05 Sec E4(a) dan SNI Butir 9)

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Ir. Edifrizal Darma, MT

STRUKTUR BAJA I

1

y = sumbu simetri Hitung Fcr1 (tekuk lentur) terhadap sumbu x Hitung Fcr2 (tekuk torsi lentur) terhadap sumbu y Fcry adalah tegangan kritis tekuk lentur yang didapat dari rasio kelangsingan terhadap sb y untuk profil T dan kelangsingan modifikasi. dengan menggunakan rasio kelangsingan modifikasi. untuk profil siku ganda. E5a. dan sumbu x dan y adalah sumbu sejajar kaki siku Hitung Fcr (tekuk lentur) terhadap sumbu r atau s yang mempunyai rasio kelangsingan terbesar Apabila di ujung siku terdapat sambungan hanya di satu kaki. b Fcr = Fcr terkecil ΦcPn = 0. Edifrizal Darma. Sumbu x = sumbu tak simetri.90FcrAg Penampang lainnya (AISC ’05 Sec E4(b) Simetri ganda (tekuk torsi) PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Fcrz adalah Kuat Rencana Penampang Siku Tunggal (AISC ’05 Sec E5) Sumbu r dan s adalah sumbu utama. MT STRUKTUR BAJA I 2 . hitung Fcr (tekuk lentur) terhadap sumbu berat x yang sejajar dengan kaki yang disambung. sesuai AISC ’05 Sec.

y sumbu simetri: Tanpa sumbu simetri (tekuk torsi lentur): Penampang lainnya (AISC ’05 Sec E4(b) (lanjutan) Faktor Panjang Efektif Hitung G di kedua ujung komponen tekan. Edifrizal Darma. Simetri tunggal (tekuk torsi lentur). GA dan GB PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. MT STRUKTUR BAJA I 3 .

MT STRUKTUR BAJA I 4 . Dapatkan k dari alignment chart Alignment Chart untuk mendapatkan k dari GA dan GB K untuk kolom yang berdiri sendiri PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Edifrizal Darma.

MT STRUKTUR BAJA I 5 . Edifrizal Darma.Balok (Profil I) Pengelompokan Penampang Batas-batas λp dan λr profil WF (dirol) PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.

Edifrizal Darma. MT STRUKTUR BAJA I 6 .Batas-batas λp dan λr (lanjutan) Daftar Profil WF Standar JIS yang Non Kompak (berdasarkan kelangsingan flensnya) PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.

Jadi tidak ada yang langsing flensnya. Semua web kompak Kondisi Batas Momen Lentur Tercapainya Momen Plastis (yielding) Momen yang menyebabkan terjadinya Tekuk Torsi Lateral (LTB) Momen yang menyebabkan terjadinya Tekuk Lokal di Flens Tekan (FLB) Momen yang menyebabkan terjadinya Tekuk Lokal di Web (WLB) Momen yang menyebabkan terjadinya leleh pada flens tarik (TFY) Momen Leleh dan Momen Plastis (terhadap sumbu kuat x) PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. MT STRUKTUR BAJA I 7 . Edifrizal Darma.

dsb Lb = jarak antara tumpuan lateral (simbol: x) Kekuatan LTB diperiksa di setiap segmen Lb Momen nominal Mn untuk Tekuk Torsi Lateral PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Edifrizal Darma.6SyFy) Untuk profil WF hot rolled Standar JIS: Zy < 1.6 Sy.Momen Plastis Terhadap sumbu x: Mpx = ZxFy Terhadap sumbu y: Mpy = min(ZyFy dan 1. maka Mpy = ZyFy Tekuk Torsi Lateral (LTB) Dapat dicegah dengan memasang tumpuan lateral (cross frame. diafragma. MT STRUKTUR BAJA I 8 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful