10/6/2011

METODOLOGI PENELITIAN
PERTEMUAN – 2 Oleh : NK. Caturwati

Langkah penelitian sesuai langkah berfikir ilmiah :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Membuat perumusan dan pembatasan masalah serta tujuan penelitian. Merangkai dan menerapkan kerangka teori sebagai dasar pemikiran melalui kegiatan penelaahan atau studi kepustakaan. Merumuskan kerangka konsep pemecahan masalah. Merumuskan hipotesis sebagai dugaan pemecahan yang bersifat sementara. Memilih dan menetapkan metode atau cara kerja lengkap dengan teknik dan alat pengumpul data. Mengumpulkan dan mengolah/menganalisis data. Menguji hipotesis untuk merumuskan kesimpulan penelitian Mengadakan publikasi hasil penelitian dengan tata tulis ilmiah agar mudah dikomunikasikan dengan pihak lain yang memerlukan.

1

Mendefinisikan dan merumuskan masalah – Hal-hal yang dapat dipermasalahkan dalam penelitian adalah masalah atau peluang. – Sedangkan peluang merupakan suatu kondisi eksternal yang menguntungkan jika dapat diraih dengan usahausaha tertentu. tetapi juga dapat menjadi ancaman bila peluang itu dapat dimanfaatkan oleh pesaing. Menguji hipotesis. 2 . 4. – Masalah diartikan sebagai suatu situasi dimana suatu fakta yang terjadi sudah menyimpang dari batas-batas toleransi yang diharapkan. 5.10/6/2011 Langkah Sistematis dalam Metodologi Penelitian : 1. Membuat kesimpulan. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah. dimana pendefinisiannya harus jelas baik keluasannya maupun kedalamannya. Menyusun kerangka fikir/landasan teori Merumuskan hipotesis. Langkah-langkah Riset 1. 6. 3. 2. Melakukan Pembahasan.

 Tidak semua riset menggunakan hipotesis. 3 . Hal ini merupakan keharusan. Menyusun landasan teori atau melakukan studi kepustakaan – Untuk melakukan penelitian seperti pembuatan suatu model atau ingin membandingkan apa yang seharusnya terjadi dengan kejadian sebenarnya maka digunakanlah teori. – Penggunaan teori dapat mengacu pada bukubuku teks ataupun penelitian orang lain.10/6/2011 Langkah-langkah Riset 2.  Kegunaannya untuk membantu peneliti untuk mencapai hasil penelitiannya. Memformulasikan hipotesis  Hipotesis merupakan anggapan sementara tentang suatu fenomena tertentu yang akan diselidiki. Langkah-langkah Riset 3. khususnya riset yang menggunakan desain deskriptif dan desain eksploratori.

10/6/2011 Langkah-langkah Riset 4. – Dalam melakukan pengumpulan data harus menggunakan teknik-teknik yang tepat. 4 . maka akan mengakibatkan informasi menjadi salah. sehingga hasil penelitianpun tidak dapat dipertanggungjawabkan. mendalam dan luas. Menguji hipotesa (colecting data) – Data merupakan bahan baku informasi yang sangat penting dalam melakukan penelitian. tujuannya dan desain penelitiannya. – Jika pengumpulan data dilakukan dengan cara yang salah. Langkah-langkah Riset 5. – Alat-alat analisis kuantitatif maupun kualitatif dapat dipilih sesuai dengan bidangnya. Menganalisis dan menginterpretasi – Setelah data diolah. kemudian informasi hasil olahan di analisis lebih lanjut dengan menggunakan alat-alat analisis yang sesuai dengan tujuan riset agar menghasilkan kajian yang cukup tajam.

10/6/2011 Langkah-langkah Riset 6. – Selain itu juga perlu menyajikan saran. Membuat kesimpulan dan rekomendasi (saran) – Setelah melakukan analisis dan interpretasi. karena penelitian biasanya memiliki keterbatasanketerbatasan atau asumsi-asumsi. selanjutnya peneliti membuat generalisasi (kesimpulan umum) berdasarkan batasanbatasan penelitian yang ada dan sesuai dengan hipotesis yang diajukan. 5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful