Kuliah Mandiri Kelompok 14

 Gangguan passase usus .

Non Mekanik  ileus obstruksi (ileus dinamik) .Berdasarkan Penyebab  1. Mekanik  ileus paralitik (ileus adinamik)  2.

 Definisi Merupakan peristaltik usus yang dihambat akibat pengaruh toksin atau trauma yang mempengaruhi pengendalian otonom motilitas usus. .

Pembedahan Abdomen 2. Ketidakseimbangan elektrolit. Mesenteric ischemia . khususnya natrium 8. Obat-obatan: Narkotika.1. appendicitis. Antihipertensi 10. diverticulitis 4. Infeksi: peritonitis. Trauma abdomen : Tumor yang ada dalam dinding usus meluas ke lumen usus atau tumor diluar ususmenyebabkan tekanan pada dinding usus 3. Pneumonia 5. Kelainan metabolik yang mempengaruhi fungsi otot 9. Serangan Jantung 7. Sepsis 6.

muntah .Distensi perut kembung .. .sembelit yang berat / defekasi (-) .kram perut.

3. Operatif • Ileus paralitik tidak dilakukan intervensi bedah kecuali disertai dengan peritonitis. • Operasi diawali dengan laparotomi kemudian disusul dengan teknik bedah yang disesuaikan dengan hasil explorasi melalui laparotomi . • Dekompresi dengan nasogastric tube. Konservatif • Penderita dirawat di rumah sakit ( bedrest ) • Penderita dipuasakan • Kontrol status airway. Farmakologis • Antibiotik spectrum luas untuk bakteri anaerob dan aerob. 2. • Analgesik apabila nyeri. • Intravenous fluids and electrolyte • Dipasang kateter urin untuk menghitung keseimbangan cairan. breathing and circulation.1. • Operasi dilakukan setelah rehidrasi dan dekompresi nasogastric untuk mencegahsepsis sekunder atau rupture usus.

Ileus Obstruksi Letak Rendah ( usus besar ) C. Ileus Obstruksi Letak Tinggi (usus Halus) Obstruksi Di Atas Pilorus. 2. Belum terjadi gangguan vaskularisasi 3. sambungan usus Adhesi. Distensi abdomen kurang Obstruksi Di Bawah Pilorus Sampai Ileocaecal Junction. gallstone ileus.  Gejala adalah muntah (rasa asam lambung). post radiasi.fekolit. LOKASI : atresia . hernia. intususepsi. Obstruksi Strangulasi Gangguan pasase isi usus disertai dengan adanya gangguan vaskularisasi . neoplasma. bezoar Bayi 2. nyeri perut jarang tapi perut lebih distensi.  Muntah faeculent (feses).ILEUS OBSTRUKTIF A. Crohn disease. GRADASI 1. Obstruksi Complete/Total(Simple ) sumbatan. Obstruksi Pada Lumen Usus(Intra Luminer) Polipoid tumor. sering nyeri. stenosis. Obstruksi Partial ( Incomplete) Sekum – anorektalà>> disebabkan oleh tumor ganas Sebagian makanan dan udara masih bisa lewat Seluruh isi usus tidak dapat lewat menumpuk pada bagian proksimal 2. warna kuning seperti tinja. radang. abses 1. duplikasi Dewasa : neoplasma. Kelainan Pada Dinding Usus(Intramural)àBiasanya Kongenital 3. Kelainan Di Luar Usus (Ekstramural) B. Mekanisme Obstruksi 1.

.

.

.

.

 Tujuan : 1. Menghilangkan penyebab ileus obstruksi . dekompresi bagian yang mengalami obstruksi untuk mencegah perforasi 2.

2007) : 1. oksigen dan kateter) . Strangulasi 2. Tidak ada perbaikan dengan pengobatan konservatif (dengan pemasangan NGT. karena tidak selalu mudah membedakan antara ileus obstruksi strangulata dan sederhana. Tetapi yang paling sering dilakukan adalah pembedahan sesegera mungkin.Pasien dipuasakan  Resusitasi cairan dan elektrolit untuk perbaikan keadaan umum  Setelah keadaan optimum tercapai barulah dilakukan laparatomi . Obstruksi lengkap 3.  Pemberian antibiotika spektrum lebar pada obstruksi strangulasi terbukti meningkatkan kelangsungan hidup. Tetapi. infus. Hernia inkarserata 4. Tindakan bedah dilakukan bila (Sabara. maka antibiotika harus diberikan pada semua pasien ileus obstruksi   Operasi dapat dilakukan bila sudah tercapai rehidrasi dan organ-organ vital berfungsi secara optimal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful