You are on page 1of 1

Definisi Preeklamsia Preeklampsia merupakan sindrom spesifik-kehamilan berupa berkurangnya perfusi organ akibat vasopasme dan aktivasi

endotel, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan proteinuria (Cunningham et al, 2003, Matthew warden, MD, 2005). Preeklampsia terjadi pada umur kehamilan 37 minggu, dapat juga timbul kapan saja pada peertengahan kehamilan. Preeklampsia dapat berkembang dari preeklamsia yang ringan sampai preeklamsia yang berat (George, 2007). Faktor Risiko Preeklampsia Walaupun belum ada teori yang pasti berkaitan dengan penyebab terjadinya preeklampsia, tetapi beberapa penelitian menyimpulkan sejumlah faktor yang mempengaruhi terjadinya preeklampsia. Faktor risiko tersebut adalah: 1. Riwayat preeklampsia Seseorang yang mempunyai riwayat preeklamia atau riwayat keluarga dengan preeklamsia maka akan meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia. 2. Primigravida Karena ada primigravida pembentukan antibodi penghambat (blocking antibodies) elum sempurna sehingga meningkatkan risiko terjadinya preeklampsia. Perkembangan preeklampsia semakin meningkat pada umur kehamilan pertama dan kehamilan dengan umur yang ektrem, seperti terlalu muda atau terlalu tua. 3. Kegemukan 4. Kehamilan ganda Preeklampsia lebih sering terjadi pada wanita yang mempunyai bayi kembar atau lebih. 5. Riwayat Penyakit Tertentu Wanita yang mempunyai riwayat penyakit tertentu sebelumnya, memiliki risiko terjadinya preeklampsia. Penyakit tersebut meliputi hipertensi kronik, diabetes, penyakit ginjal atau penyakit degeneratif seperti reumatik arthritis atau lupus.