You are on page 1of 8

Modul Pembelajaran Fiqih

Makalah Kelompok Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah: Pengembangan Media dalam PAI
Dosen Pengampu : Dr. Sukiman M.Ag.

Disusun Oleh :
Noor Ahmad Asidiq Mubarok (10411012)
Hamzah Ahmad Zakki (10411018)
Masruroh (10411026)
Untari (10411032)
Kelas V PAI A / Kelompok 3

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2012


Modul Fiqh
Untuk kelas VIII
Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Kegiatan Belajar 1 : Puasa
1. Kompetensi Dasar
Dengan mempelajari modul ini, anda bisa menjelaskan dan melaksanakan puasa

2. Indikator
Setelah membaca dan mempelajari pada bahasan kali ini nanti, anda akan mendapatkan
penjelasan tentang:
a) Menjelaskan arti puasa
b) Membedakan antara puasa wajib dan puasa sunah
c) Memberikan contoh puasa wajib dan puasa sunah
d) Menjelaskan manfaat puasa
e) Membiasakan puasa pada kehidupan sehari-hari

3. Materi pokok
Dalam bab ini, Anda akan mempelajari dan mengetahui tentang:
a) Makna puasa
b) Perbedaan puasa wajib dan sunah
c) Manfaat puasa
d) Belajar membiasakan diri puasa

4. Uraian materi
Pengertian Puasa
Puasa menurut bahasa arab artinya “menahan dari segala sesuatu”.Puasa menurut syariat
ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum,
hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya
matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan ridho-Nya
disertai syarat-syarat tertentu. Hukum Puasa
Puasa di bulan Ramadhan hukumnya wajib bagi semua umat Islam, bahkan umat
terdahulu juga melakukan puasa. Dalil yang menerangkan berpuasa adalah sebagai
berikut,
E_GCÒ^4C 4ׯg~-.- W-ONL4`-47
=Ug-7 Nª¬:^OÞU4× N¯4O´_¯-
E©E =Ug-7 OÞ>4N ¬-¯g~-.- }g`
¯ª¬:)U¯l·~ ¯ª7¯+UE¬·¯ 4pO¬³+-·>
^¯g@÷
Artinya : wahai sekalian orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa,
sebagamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu (al-Baqaroh: 183)
Puasa Wajib :
 Puasa karafat (denda karena melakukan pelanggaran)
 Puasa bulan ramadhan (satu bulan penuh)
Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran
pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran
itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan
(bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.
 Puasa nazar (karena keinginannya tercapai)
Puasa Sunah :
 Pada hari senin dan kamis
 Puasa 6 hari di bulan sawal
 Puasa 10 Muharam
 Puasa hari Arafah (setiap 9 dzulhijjah)
 Puasa „Asyura (tanggal 10 muharram)
 Puasa bulan Sya‟ban
 Puasa tengah bulan (tanggal13, 14 dan 15 ) dari tiap-tiap bulan Qomariah (tahun
Hijriah)
Puasa Haram :
 Puasa pada hari raya idul fitri
 Hari raya haji
Tiga hari sesudah hari raya haji, yaitu tanggal 11, 12 dan 13.
Syarat Wajib Puasa
1. Islam.
setiap orang yang telah mengucapkan duakalimah syahadat, maka orang tersebut harus
melakukan perkara yang diwajibkan dalam agama Islam termasuk berpuasa di bulan
Ramadhan.
2. Baligh
Orang yang baligh juga disebut orang yang mukallaf, yaitu dimana usia seseorang
telah mencukupi untuk melaksanakan puasa. Ciri-ciri orang baligh adalah, untuk lelaki
pernah mimpi dan keluar mani atau yang disebut mimpi basah. Sedangkan untuk
perempuan telah mengalami haid pada usia 9 tahun.
3. Berakal
Berakal adalah orang yang masih dalam keadaan sadar tidak dalam keadaan gila,
mabuk, pingsan dan masih bisa berpikir dan melakukan tindakan yang fositif.
4. Mampu untuk berpuasa
Mampu disini adalah kuat untuk menahan lapar, haus dan perkara yang dapat
membatalkan puasa, berbadan sehat tidak dalam keadaan sakit.
Fardhu Puasa
1. Niat
Niat letaknya di hati dan tidak disyaratkan dilafadhkan hanya disunnahkan. Niyat
dilakukan pada waktu malam setelah terbenam matahari dan sebelum datang fajar.
Niyat puasa ramadhan sebagai berikut

تْ ي
َ
وَن
َ
م ْ وَ ص دَ غ ْ نَ ع

ءاَ د
َ
أ

ضْ زَف

نا َ ض
َ
مَ ر

ه

ذَه

ةَنَ سلا

ل ى
َ
ل َ عَت

Artinya: Aku puasa besok pagi dari menunaikan fardhu bulan Ramadhan ini tahun
karena Allah ta‟ala
2. Menahan makan dan minum
Menahan makan dan minum dimulai ketika telah terbit fajar sampai terbenam
matahari atau waktu maghrib, apabila tidak sengaja makan dan minum maka tidak
membatalkan puasa.
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa
1. Memasukan sesuatu kekerongkongan dengan sengaja
Memasukan sesuatu kekerongkongan dapat membatalkan puasa, seperti memasukan
makanan, minuman, merokok dan lain-lain.
2. Menyuntikkan obat melalui dubur atau kubul
Kalau obat disuntikkan melalui dubur atau kubul maka puasa menjadi batal, agar tidak
batal maka disuntikan kebadan seperti di pinggang, tangan atau anggota badan lain.
3. Muntah disengaja
Muntah kalau sengaja seperti dengan cara memasukkan jari tangan kekerongkongan
maka puasa menjadi batal.
4. Jima‟
Jima‟ ialah melakukan hubungan badan, kalau dilakukan pada waktu siang hari maka
membatalkan puasa.
5. Keluar mani dengan sengaja
Keluar mani dengan sengaja seperti dilakukan dengan tangannya sendiri atau yang
disebut onani, atau dilakukan oleh tangan istrinya.
6. Haid
Haid adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita ketika telah usia Sembilan tahun
dan dalam keadaan sehat. Ketika darah ini keluar pada waktu siang hari maka puasanya
batal dan wajib diqodho pada hari-hari yang lain.
7. Nifas
Nifas adalah darah yang keluar ketika perempuan sehabis melahirkan. Ketika
datangnya pada waktu siang hari maka puasanya batal dan wajib qodho pada hari-hari
yang lain.
8. Gila
Gila artinya orang yang hilang akalnya, tidak bisa berfikir dan bertindak seperti
umumnya orang sehat.
9. Murtad
Murtad adalah keluar dari agama Islam atau menyatakan masuk keagama lain, maka
secara otomatis puasanya batal
Sunnah Puasa
1. Menyegerakan berbuka
Menyegerahkan berbuka adalah tuntunan Rasulullah SAW. dan diutamakan berbuka
dengan yang manis-manis seperti korma, pisang, jeruk dan lain-lain
2. Menghakhirkan sahur
Hikmanya menghakhirkan sahur adalah supaya kita lebih kuat menahan lapar dan haus,
waktu akhir sahur adalah ketika mendekati waktu fajar kurang lebih setengah jam lagi
waktu imsak.
3. Meninggalkan perkataan yang kotor
Berkata kotor atau yang tidak ada manfaatnya dapat mengurangi bahkan
menghilangkan pahala puasa. Perkatan kotor seperti berdusta, gosip menggunjing dan
lain-lain.
Hal –Hal Yang Merusak Puasa:
× Melakukan perbuatan atau perkataan tercela. Seperti berkelahi, berdusta, menghina,
hasud, dengki, dan memfitnah.
× Sengaja melihat gambar-gambar maupun video yangmembangkitkan nafsu syahwat
Golongan Yang Diperbolehkan Tidak Puasa :
× Orang sakit parah dan tidak kuat puasa
× Dalam perjalanan jauh
× Wanita hamil atau sedang menyusui
× Orang tua yang sudah lemah
Hikmah Puasa :
o Tanda terima kasih kepada Allah karena semua ibadah mengandung arti terima kassih
kepada Allah atas nikmat pemberian-Nya
o Didikan perasaan belas kasian terhadap fakir-miskin karena seseorang yang telah
merasa sakit dan pedihnya perut lapar
o Menjaga kesehatan karena dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita
lebih kurang selama 12 jam setiap harinya

5. Rangkuman
Nah kini waktunya anda merangkum. Tulisah ringkasan yang memuat tentang hal-hal
penting seputar puasa. Anda bisa menuliskannya dilembar berikut. Selamat bekerja.
RANGKUMANKU
........................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................


6. Latihan
setelah selesai mengerjakan soal-soal di atas, sekarang jawablah pertanyaan-pertanyaan
berikut ini dengan tepat.
1. Apakah pengertian puasa ?
2. Sebutkan syarat berpuasa ?
3. Apakah perbedaan puasa wajib dan puasa sunah ?
4. Sebutkan contoh puasa wajib dan puasa sunah ?
5. Apa hikmah dari puasa ?

7. Tes Mandiri
Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anda pada materi puasa, kerjakan latihan
berikut !
A. Pilihlah jawaban yang anda anggap paling benar sesuai dengan materi yang telah anda
pelajari.
1. Sarat wajib puasa, kecuali ........
a. Islam.
b. Baligh
c. Berakal
d. Gila
2. Contoh puasa sunah yaitu ......
a. Puasa karafat
b. Senin kamis
c. Puasa bulan ramadhan
d. Puasa nazar
3. Hal-hal yang membatalkan puasa ........
a. Muntah disengaja
b. Minum air setelah adzan
c. Tidur seharian
d. Berenang
4. Orang-orang yang diperbolehkan tidak puasa, kecuali
a. Orang sakit parah dan tidak kuat puasa
b. Dalam perjalanan jauh
c. Orang yang sedang bekerja
d. Wanita hamil atau sedang menyusui
5. Hikmah berpuasa yaitu .....
a. Diet
b. Menjaga kesehatan
c. Membuat badan lemah
d. Menjaga mulut

8. Kunci Jawaban
1. d
2. b
3. a
4. c
5. b

9. Upaya Tindak Lanjut
Cocokanlah hasil jawaban anda dengan kunci jawaban tes sumatif yang ada di bagian
akhir modul ini. Kemudian hitunglah jumlah jawaban anda yang benar dan gunakanlah
rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan anda terhadap uraian materi
dalam modul ini.
Rumus Jumlah jawaban anda yang benar
Tingkat penguasaan = 5 x 100 %

Arti tingkat penguasaan yang anda capai :
90 - 100 % = baik sekali
80 - 89 % = baik
70 - 79 % = cukup
< 70 % = kurang
Jika tingkat penguasaan anda mencapai 80% ke atas, berarti telah cukup baik menguasai
uraian materi dalam modul ini dan selamat buat anda ! tetapi bila tingkat penguasaan
masih di bawah 80 % anda harus bersabar untk mengulangi mempelajari uraian materi
dalam modul ini, terutama bagian yang belum anda pahami.