You are on page 1of 13

Antene == Karakter antena == +Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis antena

untuk suatu aplikasi (termasuk untuk digunakan pada sebuah teleskop radio), yaitu pola radiasi, directivity, [[gain]], dan polarisasi. Karakter-karakter ini umumnya sama pada sebuah antena, baik ketika antena tersebut menjadi peradiasi atau menjadi penerima, untuk suatu [[frekuensi]], [[polarisasi]], dan bidang irisan tertentu.

=== Pola radiasi === Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3dimensi tingkat penerimaan [[sinyal]] yang diterima oleh sebuah antena. Pola [[radiasi]]antena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah [[azimuth]] (pola azimuth).

Kedua [[pola]] di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk [[bola]] Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka antena ini akan memiliki ''directivity'' Semakin spesifik arah distribusi [[sinyal]] oleh sebuah antena, maka ''directivity'' antena tersebut.

Antena dipol termasuk non-directive antenna. Dengan karakter seperti ini, antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem [[komunikasi]] dengan wilayah cakupan yang luas. Pada astronomi radio, antena dipol digunakan pada teleskop radio untuk melakukan pengamatan pada rentang High Frekuensi (HF). Bentuk data yang dapat diperoleh adalah variabilitas intensitas sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek [[astronomi]]. Namun, karena antena dipol tidak memiliki directivity pada arah tertentu, [[teleskop]] radio elemen tunggal yang menggunakan antena jenis ini tidak dapat digunakan untuk melakukan pencitraan.

=== Gain === Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan [[radiasi]] sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti [[watt]], [[ohm]], atau lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk gain adalah [[desibel]].

=== Polarisasi ===

jika sebuah antena memiliki arah tertentu. pada sebuah teleskop radio. beamwidth adalah [[resolusi]] spasial dari sebuah teleskop radio. Fungsi Fungsi antena adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik. Pada astronomi radio. Namun. Dalam [[astronomi]] radio. sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. === Gain === Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan [[radiasi]] sinyalnya. beamwidth untuk antena yang berbentuk [[parabola]] dapat ditentukan. tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek [[astronomi]] adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut. yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW). atau penerimaan sinyal dari arah tertentu.Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan [[listrik]]. maka antena ini akan memiliki ''directivity'' Semakin spesifik arah distribusi [[sinyal]] oleh sebuah antena. antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . atau plot 3dimensi tingkat penerimaan [[sinyal]] yang diterima oleh sebuah antena. Bentuk data yang dapat diperoleh adalah variabilitas intensitas sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek [[astronomi]]. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola [[radiasi]]. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis . maka ''directivity'' antena tersebut. === Pola radiasi === Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Secara teori. Namun. [[teleskop]] radio elemen tunggal yang menggunakan antena jenis ini tidak dapat digunakan untuk melakukan pencitraan. Pada [[astronomi]] radio. Dan sebaliknya. yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah [[azimuth]] (pola azimuth). Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Pola [[radiasi]]antena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan. antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem [[komunikasi]] dengan wilayah cakupan yang luas. Kedua [[pola]] di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk [[bola]] Namun. lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). antena hanya menjalankan fungsi penerima saja. karena antena dipol tidak memiliki directivity pada arah tertentu. antena dipol digunakan pada teleskop radio untuk melakukan pengamatan pada rentang High Frekuensi (HF). atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. Pada radar atau sistem komunikasi satelit. yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh [[teleskop]] radio tersebut. di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain. Antena dipol termasuk non-directive antenna. Dengan karakter seperti ini. khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem [[komunikasi]].

Panjang antenna secara efektif adalah panjang gelombang frekuensi radio yang dipancarkannya. "Tirai" antena gelombang pendek Dibidang elektronika definisi antena adalah "transformator / struktur transmisi antara gelombang terbimbing (saluran transmisi) dengan gelombang ruang bebas atau sebaliknya. radar. [tutup] Antena (radio) Dari Wikipedia bahasa Indonesia.1 Pola radiasi o 2. satuan yang digunakan untuk gain adalah [[desibel]]. Antenna setengah gelombang adalah sangat poluler karena mudah dibuat dan mampu memancarkan gelombang radio secara efektif.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain. cari Untuk kegunaan lain dari Antena. Oleh karena itu.pada umumnya seperti [[watt]]. pola penyebaran dan frekuensi dan gain. melainkan suatu bentuk perbandingan. Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara. TV. [[ohm]]. atau lainnya. dan semua alat komunikasi lainnya yang menggunakan sinyal". Daftar isi   1 Fungsi 2 Karakter antena o 2.2 Gain . Sekarang antena adalah salah satu elemen penting yang harus ada pada sebuah teleskop radio. lihat Antena. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.

3 Penggunaan antena pada radar 4 Jenis o 4. Dengan karakter seperti ini. Antena dipol termasuk non-directive antenna. di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan. Karakter-karakter ini umumnya sama pada sebuah antena. sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Pola radiasi Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena. antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.4 Berdasarkan bentuknya 5 Lihat Pula 6 Referensi 7 Pranala luar Fungsi Fungsi antena adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik. lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). yaitu pola radiasi. atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah antena. antena . jika sebuah antena memiliki arah tertentu. gain.     o 2. maka antena ini akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah antena. pada sebuah teleskop radio. maka directivity antena tersebut. polarisasi. dan polarisasi. yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth). Kedua pola di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk bola Namun. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Pada astronomi radio. Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Pada radar atau sistem komunikasi satelit.2 Penggunaan antena pada televisi o 3.3 Berdasarkan polarisasinya o 4.1 Penggunaan antena pada radio o 3. antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem komunikasi dengan wilayah cakupan yang luas.2 Berdasarkan gainnya o 4. Namun.1 Berdasarkan fungsi o 4. dan bidang irisan tertentu. directivity.3 Polarisasi 3 Penggunaan antena o 3. baik ketika antena tersebut menjadi peradiasi atau menjadi penerima. antena hanya menjalankan fungsi penerima saja. Karakter antena +Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis antena untuk suatu aplikasi (termasuk untuk digunakan pada sebuah teleskop radio). Dan sebaliknya. untuk suatu frekuensi.

khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Penggunaan antena Penggunaan antena pada radio Antena adalah salah satu elemen penting yang harus ada pada sebuah teleskop radio. Namun. Fungsinya adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik. lalu meradiasikannya. Dan sebaliknya. . Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek [[astronomi]] adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut. atau lainnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola radiasi. Pada [[astronomi]] radio. Pada astronomi radio. yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW). tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut. === Polarisasi === Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan [[listrik]]. Polarisasi Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. melainkan suatu bentuk perbandingan. beamwidth adalah [[resolusi]] spasial dari sebuah teleskop radio. Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi. teleskop radio elemen tunggal yang menggunakan antena jenis ini tidak dapat digunakan untuk melakukan pencitraan. Gain Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan radiasi sinyalnya. beamwidth untuk antena yang berbentuk parabola dapat ditentukan. Oleh karena itu. Secara teori. Dalam astronomi radio. atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. ohm. Bentuk data yang dapat diperoleh adalah variabilitas intensitas sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi. yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh teleskop radio tersebut. beamwidth adalah resolusi spasial dari sebuah teleskop radio. yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW).dipol digunakan pada teleskop radio untuk melakukan pengamatan pada rentang High Frekuensi (HF). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola [[radiasi]]. beamwidth untuk antena yang berbentuk [[parabola]] dapat ditentukan. Dalam [[astronomi]] radio. Secara teori. atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. karena antena dipol tidak memiliki directivity pada arah tertentu. Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem [[komunikasi]]. satuan yang digunakan untuk gain adalah desibel. yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh [[teleskop]] radio tersebut. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt.

3. dan antena pemancar sekaligus penerima. Sehinnya sinyal radio yang dipancarkan oleh stasiun radio dapat ditangkap oleh radio. stasiun pemancar [[TVRI]] telah mencapai jumlah kurang lebih [[200]] stasiun pemancar yang keseluruhannya menggunakan frekuensi VHF. dan pemancar TV swasta pertama tersebut diberikan alokasi frekuensi pada pita UHF. Penggunaan antena pada televisi Berdasarkan peraturan internasional yang berkaitan dengan pengaturan penggunaan frekuensi (Radio Regulation) untuk penyiaran televisi pada pita frekuensi VHF dan UHF. 5. Receiver adalah penerima pantulan sinyal radio Signal processor adalah peralatan yang mengubah sinyal analog ke sinyal digital. Waveguide adalah penghubung antara Transmiter dan Antena. 4. Radar Controller adalah penghubung yang akan mengantarkan informasi ke user Jenis Berdasarkan fungsi Berdasarkan fungsinya antena dibedakan menjadi antena pemancar. Radar menggunakan spektrum gelombang elektromagnetik pada rentang frekuensi 300 MHz hingga 30 GHz atau panjang gelombang 1 cm hingga 1 meter. Pembangunan pemancar TVRI berjalan dengan cepat terutama setelah diluncurkannya satelite palapa pada tahun 1975. 2. Pantulan dari gelombang yang dipancarkan tadi digunakan untuk mendeteksi obyek. Sejarah pertelevisian di [[Indonesia]] diawali pada tahun [[1962]] oleh [[TVRI]] di [[Jakarta]] dengan menggunakan pemancar televisi VHF. Sejarah pertelevisian di Indonesia diawali pada tahun 1962 oleh TVRI di Jakarta dengan menggunakan pemancar televisi VHF. Pada tahun [[1987]].antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. yaitu lahirnya stasiun penyiaran televisi swasta pertama di [[Indonesia]]. Pembangunan pemancar [[TVRI]] berjalan dengan cepat terutama setelah diluncurkannya satelite palapa pada tahun [[1975]]. Kebijaksanaan penggunaan pita frekuensi VHF untuk TVRI dan UHF untuk swasta. Penggunaan antena pada radar Radar atau Radio Detection and Ranging adalah suatu alat yang sistemnya memancarkan gelombang elektromagnetik berupa gelombang radio dan gelombang mikro. Kebijaksanaan penggunaan pita frekuensi VHF untuk TVRI dan UHF untuk swasta. stasiun pemancar TVRI telah mencapai jumlah kurang lebih 200 stasiun pemancar yang keseluruhannya menggunakan frekuensi VHF. Penggunaan antena pada televisi === Berdasarkan peraturan internasional yang berkaitan dengan pengaturan penggunaan frekuensi ([[Radio]] Regulation) untuk penyiaran [[televisi]] pada pita frekuensi VHF dan UHF. dan pemancar [[TV]] [[swasta]] pertama tersebut diberikan alokasi [[frekuensi]] pada pita UHF. Transmiter untuk membangkitkan sinyal radio dari osilator. Pada tahun 1987. Sehingga untuk menagkap siaran TV digunakan antena VHF dan UHF. Sehingga untuk menagkap siaran [[TV]] digunakan antena VHF dan UHF. antena penerima. Komponen sistem radar : 1. yaitu lahirnya stasiun penyiaran televisi swasta pertama di Indonesia. Di Indonesia antena pemancar banyak dimanfaatkan pada staisun-satsiun .

Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal. helix. Misalnya. tv. Berdasarkan polarisasinya Berdasarkan polarisasinya antena dibedakan menjadi 2 yaitu antena dipol dan monopol. yang digunakan oleh Arno Penzias dan Robert Woodrow Wilson ketika menemukan Cosmic Microwave Background(CMB). Antena pemancarUHF tidak mungkin digunakan untuk pemancar TV VHF dan sebaliknya. pancaran sinyal akan dikonsentrasikan pada titik tengah antenna. penerima siaran TV Satelit.Contoh antena omnidirectional adalah antena model groundplane. Contoh lainnya adalah teleskop radio yang menggunakan antena berbentuk horn.Yang termasuk Antenna Directional adalah antena model Yagi seperti kebanyakan yang dipakai sebagai antena penerima siaran TV.radio dan televisi. . antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem komunikasi dengan wilayah cakupan yang luas. dan transmisi gelombang mikro. Walaupun amat sering dijumpai teleskop radio yang menggunakan antena berbentuk parabola. Kualitas hasil pencaran dari pemancar VHF dibandingkan dengan kualitas hasil pancaran dari pemancar UHF adalah sama asalkan keduanya memenuhi persyaratan dan spesifikasi yang telah ditentukan. Antenna parabola biasanya didesain untuk Frekuensi Ultra Tinggi UHF. Berdasarkan bentuknya Antena berdasarkan bentuknya antara lain: mikrostrip. ada beberapa jenis antena lainnya yang juga sering digunakan pada sebuah teleskop radio atau interferometer. Besarnya Gain antena dipengaruhi oleh jumlah dan susunan antena serta frekuensi yang digunakan. Antena parabola merupakan antena yang berbentuk parabola. antena penerima ini bisanya digunakan pada alat-alat seperti radio. Dengan karakter seperti ini. sedangkan antena monopol polarisasinya hanya pada satu arah. Antena Directional dan antena Omnidirectional Antenna Directional adalah antenna yang pola radiasi pancarannya terarah sehingga efektifitas pancaran radio hanya ke satu arah saja. Namun demikina besarnya penerimaan siaran televisi tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya daya pancar. Kiranya semua orang tahu bahwa besarnya daya pancar.sedangkan antenna Omnidirectional dapat memancarkan gelombang ke segala arah. Sedangkan antena penerima VHF dapat saja untuk menerima signal UHF dan sebaliknya. Mauritius Radio Telescope(MRT) yang menggunakan 1084 buah antena berbentuk helix . Untuk memperbesar daya pancar pada stasiun Tv dan daya terima pada Tv maka perlu digunakan antena. Berdasarkan gainnya Berdasarkan besarnya Gainnya antena dibedakan menjadi antena VHF dan UHF yang biasanya digunakan pa TV. parabola. karena akan menimbulkan VSWR yang tinggi. akan memengaruhi besarnya signal penerimaan siaran televisi disuatu tempat tertentu pada jarak tertentu dari stasiun pemancar televisi. horn. Semakin tinggi daya pancar semakin besar level kuat medan penerimaan siaran televisi. Selanjutnaya antena penerima. Contoh antena berdasarkan bentuknya adalah antena parabola. namun Gain antenanya akan sangat mengecil dari yang seharusnya. dan alat komunikasi lainnya. dan loop. vee.

Antena pada pesawat pemancar radio dan televisi merupakan output transducer yang merubah energi listrik isyarat radio/televisi menjadi energy elektromagnetik dalam rupa isyarat ata sinyal radio/televisi. desain. yaitu: a.Sedangkaqn antenna penerima berfungsi menerima gelombang radio dalam bentuk energy elektromagnetik menjadi gelombang radio dalam bentuk energy listrik. antena pemancar TV.Dalam praktek. Oleh sebab itu. misalnya antena sistem transmisi terrestrial. Antena yang paling baik ialah antena yang dapat meneruskan sinyal dengan spektrum energi frekuensi radio paling besar. Antena pemancar broadcast untuk memancarkan sinyal ke area yang sangat luas. antena sistem satelit. b. dan sebagainya. misalnya stasiun TV berada di Jakarta sedang pesawat penerima berada di Sukabumi. Jadi dalam hai ini.dll . misalnya antena pemancar radio FM. contoh: Antena radio pemancar AM/FM. pola penyebaran dan juga panjang gelombang yang dipancarkan atau diterima oleh antena tersebut. Ada banyak bermacam-macam antene. Pemancar saja. Antena dapat bekerja di mana saja karena gelombang elektromagnetik bisa merambat di udara terbuka. apabila dilihat dari segi penerimaan jarak jauh. antena televisi dirumah kita. contoh: Antena radio penerima AM/FM. Antena pemancar televisi. antene pemancar radio ataupun televise dapat dibentuk dari seutas kawat logam atau kabel yang di bentangkan sedemikian rupa. dan sebagainya. Cara menempatkan antena juga berpengaruh terhadap kualitas penerimaaan. baik dari pemancar buatan manusia atau menerima sinyal bebas dari langit. Antena komunikasi point-to-point untuk mentransfer sinyal dari satu tempat ke tempat yang lain. maka antena harus ditempatkan ditempat yang tinggi. antena GPS dan sebagainya. yaitu menerima dan meyebarluaskan gelombang elektomagnetik. Namun semua antena tersebut memiliki fungsi yang sama. Demikian juga bentuk antena disesuaikan dengan kebutuhan. Antena juga dibagi lagi berdasarkan fungsinya. Perhatikan bentuk antena televisi. Sehingga setelah mendapatkan energy listrik sinyal radio dari pesawat pemancar radio atau televisi. adalah saling berbeda. antena parabola. antena radio. maka perlu antena sebagai alat kelengkapannya. antene pemancar berfungsi merubah gelombang radio dalam bentuk energy listrik menjadi gelombang radio energy elektromagnetik yang memancar sesuai pola radiasi antene yang dimilikinya. Jika jarak antara stasiun pemancar dengan pesawat penerima relatif jauh. di dalam air atau di dalam lorong bawah tanah sekalipun. Agar pesawat tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.dll Penerima saja. c. dapat merubahnya menjadi gelombang energy elektromagnetik dan dipancarkan. sebuah pemancar milik stasiun pemancar harus memiliki tinggi ratusan meter agar dapat menyiarkan gelombang sesuai frekuensi radio. Antena penerima yang difungsikan untuk menerima sinyal.Antena Televisi dan radio adalah pesawat komunikasi elektronik yang banyak dipergunakan masyarakat. yang selanjutnya untuk diolah ke dalam pesawat penerima radio/televisi. hampa udara.

Sedangkan gain adalah nilai perkuatan oleh antena. gain (kuatnya pancaran).dll Disain tergantung dari keperluannya. membentuk pola bundar kah? lurus kah?. sedangkan antena mempunyai gain 15 dBi. Sinyal transmit/receive antena membentuk pola seperti itu. yaitu. pola radiasi. misalnya sinyal masuk ke antena 20 dBi/dBm. Pola radiasi itu istilah gampangnya adalah pancaran radiasi antena itu. antena RADAR. Sebelah kiri. kalo kita memancarkan sinyal diluar garis itu. Ada beberapa istilah umum dalam teori antena. pengertiannya adalah arah rambat medan listrik terhadap bumi. Apabila kita berada di luar garis berbentuk tersebut. contoh: Antena HP. maka antena tidak dapat menangkapnya. polarisasi dll. Atau apabila dibalik.Pemancar dan penerima. maka kita tidak bisa menangkap sinyal. polarisasi yg salah pada antena menyebabkan daya tangkap/pancar antena tidak maksimal. maka total kekuatan sinyal adalah 35 dBi Polarisasi. Kalo diartikan secara sederhana. . pola radiasi nya bulat dan yg sebelah kanan pola radiasi tajam ke depan. Antena tower/BTS.

Sedangkan vertical pattern kita anggap kita ada di bawah tower dengan pandangan lurus kedepan. maka sinyal dari antena akan terbentuk seperti itu.RADIO . Macam-macam antena nya sebagai berikut :  ANTENA GRID Antena ini berbentuk seperti jaring . sebagai berikut. biasanya di gunakan oleh WIFI. oke kalau sudah selesai membaca sejarahnya . sedangkan yg sebelah kanan dari sudut pandang vertical. silahkan lanjutkan membaca artikel macam-macam antena jaringan.Biasanya antena ini mempunyai pasangan antena ditempat yang lain (antena pemancar sinyal ) dan antena ini diarahkan ke antena pemancar supaya sinyal yang diterima lebih tajam . . Cara membacanya adalah. Itu adalah pola radiasi dari antena yg sama. WARNET Dll .TV. horizontal pattern itu kita anggap diri kita berada di atas tower. contoh penerapannya : RT/RW net .Dari gambar diatas. Berikut kalo pengen tahu antena sektoral BERBAGAI MACAM ANTENA DALAM JARINGAN sebelum ke artikel macam antena jaringan ada baiknya dilihat info sekilas tentang sejarah jaringan komputer.WAN P2P (point to point ) .dan cangkupan antena ini hanya searah . antena yg biasa saya uprek tiap hari. maka seperti itu pola yg terbentuk dari pancaran antena nya (coba sinyal bisa dilihat ) Simulasi gambar diatas saya ambil dari antena sektoral (antena BTS). Cuma yg sebelah kiri dari sudut lihat Horizontal (horizontal pattern). jangan diartikan dari dua antena berbeda. warnet (dulu ). Antena merupakan alat yang digunakan untuk memperkuat/memfokuskan sinyal atau fungsinya untuk memancarkan frekuensi/mempertajam pangarah frekuensi .

Dan biasanya antena ini diarahkan ke pemancar sinyal untuk mempertajam/memperkuat sinyal . Cangkupan antena ini lebih luas di bandingkan dengan antena GRID .cangkupannya menyebar kesemua arah dan membentuk suatu lingkaran .tapi kecil .Gambar : Antena Grid  ANTENA OMNI Antena ini berbentuk seperti tongkat . contoh penerapannya : digunakan pada RADIO-RADIO .Cangkupan antena ini searah . seperti antena grid ( bedanya ini jarang digunakan dalam jaringan ). Kalau dalam jaringan WAN menggunakan tipe konfigurasi P2MP ( Point to multi point ) Gambar : Antena Omni  ANTENA YAGI Antena ini berbentuk seperti ikan teri … he he .Contoh Penerapannya : digunakan oleh TV . .

Apabila ada yang kurang dan lebihnya.!!!! .Gambar : Antena Yagi Sekian penjelasan dari macam-macam antenna dalam jaringan . saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. SEMOGA BERMANFAAT….