You are on page 1of 10

LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR: 43/MENKES/SK/X/I993 TANGGAL : 28 OKTOBER 1983 TENTANG BERLAKUNYA KODE ETIK KEDOKTERAN

INDONESIA BAGI PARA DOKTER DI INDONESIA KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA MUKADIMAH Sejak permulaan sejarah yang tersirat mengenai umat manusia sudah dikenal hubungan kepercayaan antara dua insan yaitu sang pengobat dan penderita. Dalam zaman modern hubungan ini disebut sebagai hubungan (transaksi) terapeutik antara dokter dan penderita. Yang dilakukan dalam suasana saling percaya (konfidensial) serta senantiasa diliputi oleh segala emosi harapan dan kekhawatiran makhluk insani. Sejak perwujudan sejarah kedokteran, seluruh umat manusia mengakui serta mengetahui adanya beberapa sifat mendasar (fundamental) yang melekat secara mutlak pada diri seorang dokter yang baik dan bijaksana yaitu kemurnian niat, kesungguhan kerja, kerendahan hati serta integritas ilmiah dan social yang tidak diragukan. Imhotep dari Mesir. Hipocrates dari Yunani. Gelanus dari Roma merupakan beberapa ahli pelopor kedokteran kuno yang telah meletakkan sendi-sendi permulaan untuk terbinanya suatu tradisi kedokteran yang mulia. Beserta semua tokoh dan organisasi kedokteran yang tampil ke forum international kemudian mereka bermaksud mendasarkan tradisi dan disiplin kedokteran tersebut atas suatu etik professional. Etik tersebut sepanjang masa mengutamakan penderita yang berobat demi keselamatan dan kepentingannya. Etik Kedokteran sudah sewajarnya dilandaskan atas normanorma etik yang mengatur hubungan manusia umumnya dan dimiliki azasazasnya dalam falsafah masyarakat yang diterima dan dikembangkan. Di Indonesia azasazas itu adalah Pancasila sebagai landasan idiil dan UndangUndang Dasar 1945 sebagai landasan strukturil. Dengan maksud untuk lebih nyata mewujudkan kesungguhan dan keluhuran ilmu kedokteran, kami para dokter Indonesia, baik yang bergabung secara fungsional terikat dalam organisasi di bidang pelayanan, pendidikan dan penelitian kesehatan dan kedokteran dengan rakhmat Tuhan Yang Maha Esa telah merumuskan Kode Etik Kedokteran Indonesia yang diuraikan dalam pasalpasal sebagai berikut : KEWAJIBAN UMUM Pasal 1 Setiap dokter harus menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan Sumpah Dokter. Pasal 2 Seorang dokter harus senantiasa melakukan profesinya menurut ukuran yang tertinggi. Pasal 3 Dalam melakukan pekerjaan kedokterannya seorang dokter tidak boleh dipengaruhi oleh pertimbangan keuntungan pribadi. Pasal 4 Perbuatan berikut dipandang bertentangan dengan etik :

Pasal 12 Setiap dokter harus memberikan kesempatan kepada penderita agar senantiasa dapat berhubungan dengan keluarga dan penasehatnya dalam beribadat dan atau dalam masalah lainnya Pasal 13 . maka ia wajib merujuk penderita kepada dokter lain yang mempunyai keahlian dalam penyakit tersebut. serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenarnya. Pasal 6 Setiap dokter harus senantiasa berhatihati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum Pasal 7 Seorang dokter hanya memberi keterangan atau pendapat yang dapat dibuktikan kebenarannya. preventif. Setiap perbuatan yang bersifat memuji diri sendiri b. Pasal 5 Tiap perbuatan atau nasehat yang mungkin melemahkan daya tahan makhluk insani baik jasmani maupun rohani hanya diberikan untuk kepentingan penderita.a. Pasal 9 Setiap dokter dalam bekerja sama dangan para pejabat dibidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat lainnya harus memelihara saling pengertian sebaikbaiknya. KEWAJIBAN UMUM Pasal 10 Setiap dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani. Pasal 8 Dalam melakukan pekerjaannya. Secara sendiri atau bersamasama menerapkan pengetahuan dan ketrampilan kedokteran dalam segala bentuk tanpa kebebasan profesi. dan rehabilitatif). seorang dokter harus mengutamakan/ mendahulukan kepentingan masyarakat dan memperhatikan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. Menerima imbalan selain daripada yang layak sesuai jasanya kecuali dengan keikhlasan sepengetahuan dan atau kehendak penderita. c. kuratif. Pasal 11 Setiap dokter wajib bersikap tulus ikhlas dan mempergunakan segala ilmu dan ketrampilannya untuk kepentingan penderita. Dalam hal ia tidak mampu melakukan permeriksaan atau pengobatan.

kecuali bila ia yakin ada orang lain bersedia dan mampu memberikannya.Setiap dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahui tentang seorang penderita. Pasal 15 Setiap dokter memperlakukan teman sejawatnya sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan.Prinsip Dasar yang terdiri atas 4 (empat) prinsip dasar. Pasal 16 Setiap dokter tidak boleh mengambil alih penderita dari teman sejawatnya tanpa persetujuannya. supaya dapat bekerja dengan baik. Pasal 14 Setiap dokter wajib melakukan pertolongan darurat sebagai suatu tugas perikemanusiaan. Pasal 18 Setiap dokter hendaklah senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tetap setia kepada cita-citanya yang luhur. dan (b) Tujuh Tuntunan Sikap (Canon). dan secara lengkapnya dapat ditunjukkan sebagai berikut : . bahkan juga setelah penderita itu meninggal dunia. yaitu (a) Prinsip. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP DIRI SENDIRI Pasal 17 Setiap dokter harus memelihara kesehatannya. Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) hasil Musyawarah Kerja Nasional Etik Kedokteran II demi untuk mengabdi kepada masyarakat Bangsa dan Negara. PENUTUP Pasal 19 Setiap dokter harus berusaha dengan sungguhsungguh menghayati dan mengamalkannya dalam pekerjaan seharihari. Kode Etik Insinyur Indonesia Persatuan Insinyur Indonesia (PII) telah berhasil merumuskan dan menyusun Kode Etik Insinyur Indonesia yang diberi nama “Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia” yang terdiri dari 2 (dua) bagian.

2. Prinsip-Prinsip Dasar : 1. 3. 2.ac. Mengutamakan keluhuran budi. kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 4. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kompetensinya. 3. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung-jawab tugasnya.id/personal/files/material/1656-m_sritomo-ie-Sains%20&%20Teknologi%20%20Tanggung%20Jawab%20Sosial%20Insinyur. 3. TUJUH TUNTUNAN SIKAP : 1. 4. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing.masing. 2. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran. Tujuh Tuntunan Sikap : 1. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran. 7. Insinyur Indinesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan. PRINSIP-PRINSIP DASAR : 1. 6. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.pdf) KODE ETIK INSINYUR INDONESIA “CATUR KARSA & SAPTA DHARMA” CATUR KARSA. Kedua.its. 3. 2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia. 5. kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat. . SAPTA DHARMA.Pertama. 4. sesuai dengan tugas dan tanggung-jawabnya. Mengutamakan keluhuran budi. Insinyur Indonesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung-jawabkan. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya. sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sumber: (http://www. integritas dan martabat profesi. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat.

Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan. anggota IEEE. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya. 5. pertimbangan dan bantuan secara ramah tamah. integritas dan martabat profesi. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing. 7. sekolah atau mesyarakat sekitarnya AMATIR RADIO ADALAH RAMAH TAMAH Jika diminta ia akan mengirim berita dengan perlahan dan sabar. Kode Etik Amatir Radio AMATIR RADIO ADALAH PERWIRA Secara sadar ia tidak akan menggunakan udara untuk kesenangan pribadi. Ia akan membuatnya dengan baik dan efisien. 6. anggota-anggotanya dan masyarakat yang kami layani. ia tidak akan memperkenankan hobbynya mempengaruhi kewajibannya terhadap rumah tangga. pekerjaan. dalam pengenalan akan pentingnya teknologi kami dalam mempengaruhi kualitas kehidupan di seluruh dunia dan dalam penerimaan kewajiban kami pada profesi kami. sedemikian rupa sehingga mengurangi kesenangan orang lain AMATIR RADIO ADALAH SETIA Ia mendapat izin dari Pemerintah karena Organisasinya. KODE ETIK IEEE Kami. kepada yang belum berpengalaman ia kan memberi nasehat. inilah ciri-ciri khas Amatir AMATIR RADIO ADALAH PATRIOT Ia selalu siap sedia dengan pengetahuan dan stasiun radionya untuk mengabdi kepada Negara dan Masyarakat. ia akan mempergunakan dan melayaninya dengan cara yang bersih dan teratur AMATIR RADIO BERJIWA SEIMBANG Radio Radio merupakan hobbynya. ia akan setia dan patuh kepada Negara dan Organisasinya AMATIR RADIO ADALAH PROGRESIF Amatir Radio selalu nyesuaikan stasiun radionya setingkat dengan ilmu pengetahuan. dengan ini kami menyatakan diri terikat pada perilaku etis dan profesional tertinggi dan setuju: .4.

kesehatan. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan. wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik: Pasal 1 Wartawan Indonesia bersikap independen. Penafsiran a. tanggung jawab sosial. keberagaman masyarakat. dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan. menerima. dan tidak beritikad buruk. berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu. 10. paksaan. 9. menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan. Atas dasar itu. dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. dan menawarkan kritik. kewajiban dan peranannya. pers menghormati hak asasi setiap orang. dam membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul. memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras. wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. umur dan asal kebangsaan. menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin. menghasilkan berita yang akurat. wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa. dan norma-norma agama. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar. aplikasi yang sesuai. 4. 3. 2. dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain. atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami. Kode etik jurnalistik Kemerdekaan berpendapat. 7. berekspresi. mengembangkan pemahaman teknologi. karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. . Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini. 8. 11. Dalam melaksanakan fungsi. mencari. 6. keterbatasan fisik. hak. mengakui dan memperbaiki kesalahan. atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat. akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia. dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila. guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman. agama. berimbang. dan kesejahteraan publik. dan kemungkinan konsekuensinya. pekerjaan teknis.1. milik reputasi. 5. dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers. jenis kelamin. menolak sogokan dalam segala bentuknya. Undang-Undang Dasar 1945.

b. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif. Pasal 2 Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik. c. rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk. d. fitnah. b. foto. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masingmasing pihak secara proporsional. gambar. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain. tidak menyuap. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar. menunjukkan identitas diri kepada narasumber. d. Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. PROFESI WARTAWAN Pasal 3 Wartawan Indonesia selalu menguji informasi. tidak melakukan plagiat. g. d. grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi. c. . Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta. menghormati hak privasi. tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan. Penafsiran a. foto. c. suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang. dan cabul. memberitakan secara berimbang.b. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. f. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang. Penafsiran a. d. Pasal 4 Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong. suara. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. Penafsiran Cara-cara yang profesional adalah: a. e. b. termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri. penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik. c. suara. serta menerapkan asas praduga tak bersalah. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto. sadis. h.

cacat jiwa atau cacat jasmani. Penafsiran Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya. warna kulit. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah. benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang. Pasal 8 Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku. d. sakit. b.e. ras. Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum. Pasal 7 Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya. dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan. a. Pasal 6 Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap. Penafsiran . Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip. agama. Pasal 5 Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan. Penafsiran a. jenis kelamin. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak. b. c. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber. b. wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara. miskin. dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah. menghargai ketentuan embargo. Penafsiran a. informasi latar belakang.

Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin. d. Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. b. Penawaran tindak pidana = ancaman 9 bulan pidana k. baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar. meralat. g. Penafsiran a. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok. c. penodaan dan penyalahgunaan agama = maks 5 tahun i. dan atau pemirsa. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki.a. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers. Penghinaan terhadap wakil negara asing = sembilan bulan f. Delik pers a. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan. Pernyataan kebencian. Penafsiran a. baik tentang dirinya maupun tentang orang lain. b. permusuhan dan penghinaan golongan = maksimal 4 tahun h. Membocorkan rahasia negara = ancaman hukuman 7 tahun (Pasal 112). Penghasutan = maks 6 tahun j. Penghinaan terhadap penguasa dan badan umum = 6 bulan . Penghinaan terhadap raja atau wakil negara sahabat = 5 tahun e. Permusuhan. Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati. Penghinaan terhadap presiden dan Wapres = ancaman hukuman lima tahun pidana. Pasal 11 Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional. Membocorkan rahasia Hankam = ancaman hukuman 4 tahun (Pasal 113) c. Pasal 9 Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya. b. kebencian dan penghinaan terhadap pemerintah = paling lama 7 tahun. Penafsiran a. dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca. pendengar. b. Pasal 10 Wartawan Indonesia segera mencabut. kecuali untuk kepentingan publik. b. Permusuhan.

Pencemaran nama baik seseorang = 9 bulan n.l. Pelanggaran kesusilaan = 1 tahun 6 bulan m. Pemberitaan palsu = ancaman 4 tahun .