Computer Integrated Manufacturing (CIM

)

• Sesuai dengan semangat otomasi dari CIM.Computer Integrated Manufacturing (CIM)  Konsep dasar • Computer Integrated Manufacturing (CIM) dimulai sejak tahun 1970-an • Paradigma baru bahwa terdapat subuah kebutuhan untuk mengintegrasikan seluruh komponen sistem manufaktur • CIM bukan merupakan sebuah upaya untuk mendirikan pabrik yang terotomasi penuh tanpa intervensi sama sekali oleh operator • CIM adalah upaya untuk melakukan perbaikan sinergi dari komponen-komponennya secara terus-menerus. maka komponenkomponennya pun didominasi oleh perangkat yang dibantu oleh penggunaan komputer .

dan lainlain) dengan fungsi otomasidi dalam sebuah sistem manufaktur. distribusi. .  Fungsi otomasi yang dimaksud adalah integrasi otomasi proses dengan komunikasi data yang menggunakan jaringan komputer.Computer Integrated Manufacturing (CIM)  Definisi  CIM merupakan konsep / filosofi untuk mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis (marketing. design.

• Algoritma yg menyatukan komponen olah data dg komponen modifikasi. pengujian produk (CAE). • Integrasi ini memungkinkan terjadinya proses pertukaran informasi dengan satu sama lain untuk mengambil suatu tindakan/keputusan.Tujuan dan penerapan CIM (1) • CIM adalah pendekatan manufaktur yang menggunakan komputer untuk mengontrol seluruh proses produksi . meskipun keuntungan utama adalah kemampuan untuk menghasilkan proses manufaktur yang otomatis. Tiga komponen membedakan CIM dari metodologi manufaktur lain: • Sarana pengambilan. penyimpanan. . CIM merupakan sistem pemanufakturan yang terotomatisasi dan terintegrasi yang terkomputerisasi sehinggga memiliki kapabilitas perancangan produk (CAD). perencanaan dan pengendalian produk (CAM) dan sytem informasi yang baik . manipulasi. dan penyajian data • Mekanisme memodifikasi proses. • Kegiatan manufaktur dapat lebih cepat dan kesalahan dapat dikurangi.

Computer-aided teknik: •CAD •CAE •CAM •ERP •CAPP •CAQ •PPC B. • ASRS. • Robotika • Sistem alat angkut otomatis . Perangkat dan peralatan yang dibutuhkan: • CNC • DNC • PLC • Robotika • Komputer • Software c.Tujuan dan penerapan CIM (2)  Faktor yang terlibat ketika mempertimbangkan implementasi CIM adalah volume produksi. • AGV. tingkat integrasi ke dalam produk dan integrasi proses produksi.  Beberapa subsistem dalam sebuah operasi CIM: A. pengalaman perusahaan atau personel untuk membuat integrasi. Teknologi: • FMS.

• Yang harus dilakukan : Penyederhanaan konsep agar tujuan dasar dari setiap filosofi dapat diserap dalam rancangan teknis sistem manufaktur berbasis CIM. dan pemetaan sub-sub komponen penunjang aspek design. dan fungsi lainnya dalam komponen sistem manufaktur pembentuk CIM. .Perkembangan CIM • Dalam pengembangan filosofi sistem manufaktur telah muncul mulai FMS sampai dengan Virtual Manufacturing. • Persoalan : bagaimana mengadopsi berbagai filosofi tersebut ke dalam teknis rancang komponen sistem manufaktur. perancangan proses.