BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

Dalam penelitian ini akan didesain suatu campuran beton dengan menambahkan serat kawat bendrat kemudian akan dihitung kekuatan desaknya dan kuat lenturnya. Penelitian ini akan dilakukan di laboratorium dengan membuat beberapa benda uji silinder dan balok beton. Hasil akhir suatu penelitian berkaitan erat dengan metode penelitian yang disesuaikan dengan prosedur, jenis alat yang digunakan dan jenis penelitiannya.

4.1

Standar Tes dan Spesifikasi Bahan Dalam pelaksanaan penelitian ini dilakukan pengujian dan klasifikasi terhadap

bahan penyusun campuran beton. Adapun bahan-bahan penyusun tersebut adalah sebagai berikut : 1. Semen Portland. Semen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semen Portland jenis I Merk Holcim 2. Agregat Halus. Pada penelitian ini digunakan agregat halus berupa pasir alam yang berasal dari Sungai Boyong. 3. Agregat Kasar Batu Pecah. Pada penelitian ini digunakan agregat kasar berupa batu pecah yang berasal dari Sungai Boyong.

14. 6. 9. 15. 5. 10. Alat Oven Piring Logam Mesin Siever Ayakan Timbangan Gelas Ukur Ember Kerucut Abrams Mixer Listrik (molen) Sekop Besar Sekop kecil Tongkat penumbuk Penggaris Cetakan silinder Kaliper Mesin uji desak Kolam perendaman Mesin Uji Lentur Kegunaan Pengering Agregat Menampung Agregat Di Oven Pengayak Mekanik Menyaring agregat Menimbang bahan-bahan Menakar air Menampung agregat Pengujian slump Pencampuran adukan Mengaduk adukan Memasukkan adukan kedalam bekisting Memadatkan benda uji Mengukur slump Tempat mencetak benda uji Mengukur diameter benda uji Uji kuat desak beton (silinder) Perawatan beton Uji kuat lentur beton (balok) Tabel 4. 3. 4. Serat Kawat Bendrat. Air. 7.1 Alat-Alat Yang Digunakan Dalam Penelitian 4. 11.3 Perencanaan Perhitungan Campuran Beton Penelitian ini menggunakan metode perencanaan campuran beton dengan metode SNI.4. Adapun tata cara urutan perencanaan campuran adukan beton menurut standart SNI adalah sebagai berikut : 1. 13. 16 17. HOS Cokroaminoto YK.2 Peralatan Penelitian No 1 2. Perhitungan kuat desak rata-rata beton. 4. Serat kawat yang dibeli dari toko besi Usaha Baru di Jln. 8. . Air yang digunakan berasal dari air PAM Laboratorium Bahan Kontruksi Teknik FTSP UII. 12. 18. 5.

.. Menentukan faktor air semen..(3.. Menghitung berat agregat kasar 12.... Menentukan besar nilai slump. Menghitung berat agregat campuran.....64 S = deviasi standart 2.. Wsemen = Wair fas 8.. S.... 6. 11. …………………. Menetapkan jumlah air yang dibutuhkan.... Menghitung kebutuhan semen berdasarkan hasil penentuan langkah ke-dua (didapat nilai fas) dan ke-empat (didapat jumlah air) dengan membagi rasio kebutuhan air dengan nilai fas. 5... Menghitung berat serat kawat... Menghitung berat jenis campuran agregat kasar dan agregat halus 9. Menentukan jenis pasir 4....3) f’cr f’c k = Kuat desak rata-rata beton (MPa) = Kuat desak rencana beton (MPa) =Tetapan statistic. Untuk Indonesia memakai 5 % kegagalan atau (Devectives) maka faktor k = 1.4 Rekapitulasi Benda Uji Pengujian Desak Beton .. 7....f’cr dengan : = f’c . k . Menentukan jenis kerikil 3... Menghitung berat agregat halus 13.... 4.. Menetapkan berat volume beton 10..

Pada tahap ini dilakukan pengkajian pustaka terhadap teori yang melandasi penelitian serta ketentuan-ketentuan yang menjadikan acuan dalam pelaksanaan penelitian.5 Prosedur Penelitian Prosedur penelitian digambarkan dalam bagan alir berikut ini : 1.2. . termasuk perumusan tujuan. 2.2.2 Rekapitulasi benda uji balok Catatan : xx = nomor urut benda uji 4. serta pembatasan terhadap permasalahan. Tahap perumusan masalah.Pengisian Kawat bendrat 0 Penuh Bentuk Benda Uji Silinder Silinder Jumlah 3 3 Kode KBS 0 XX KBS XX Tabel 4. Tahap perumusan teori.1 Tabel Rekapitulasi benda uji silinder Pengujian Kuat Lentur Pengisian Kawat Bendrat 0 1/3 H balok 1/2 H balok 2/3 H balok penuh Bentuk Benda Uji Balok Balok Balok Balok Balok Jumlah 3 3 3 3 3 Kode KBB 0 XX KBB 1/3 XX KBB 1/2 XX KBB 2/3 XX KBB XX Tabel 4. Tahap ini meliputi perumusan terhadap topik penelitian.

Pengujian slump. Pembuatan benda uji. Untuk lebih jelasnya prosedur penelitian yang kami lakukan akan kami sajikan dalan bentuk diagram Flow Chart seperti pada gambar 4. Perencanaan campuran beton. e. Tahap analisa dan pembahasan. Pelaksanaan penelitian disesuaikan dengan jenis penelitian dan hasil yang ingin didapat.1 dibawah ini : . Perencanaan bahan campuran beton. b. Perawatan benda uji. Dari hasil laboratorium dapat diambil kesimpulan berdasarkan teori yang digunakan untuk menjawab pemecahan terhadap permasalahan. Pembuatan campuran beton. f. Tahap penarikan kesimpulan. c. d. Pembahasan dilakukan terhadap hasil penelitian ditinjau berdasarkan teori yang melandasi. g. Tahap pelaksanaan penelitian. 5.3. Selanjutnya untuk pelaksanaan penelitian dilakukan di laboratorium Bahan Kontruksi Teknik FTSP UII dengan urutan langkah sebagai berikut : a. Pada tahap ini dimulai dengan pengumpulan bahan-bahan untuk pembuatan campuran beton. Analisa dilakukan terhadap hasil uji laboratorium. Pengujian benda uji. 4. Hasil uji laboratorium tersebut dicatat dan dibandingkan.

1 Bagan Alir prosedur penelitian .Mulai Pengumpulan bahan Pemeriksaan bahan campuran Perencanaan campuran beton Pembuatan campuran beton Tidak Pengujian Slump Ya Pembuatan benda uji Perawatan benda uji Pengujian benda uji Analisis Selesai Gambar 4.

Related Interests