You are on page 1of 5

BAB I PENDAHULUAN .

3. namun penyakit penyebabnya seperti stroke dan kanker yang dapat mengancam jiwa penderitanya. Penekanan dan kerusakan saraf tersebut dapat juga terjadi karena kondisi ortopedi yang membuat suatu trauma pada saraf seperti:       Trauma pada leher dan tulang punggung Patah tulang Penyakit tulang punggung karena faktor usia HNP CTS Osteoporosis Kemudian dapat juga terjadi karena masalah pada sarafnya sendiri seperti pada kondisi dan penyakit di bawah ini:                Dehidrasi Malnutrisi Kekurangan vitamin B12 Imbalance antara Natrium dan Kalium Hiperventilasi Karena obat-obatan seperti anti kejang Minum alkohol terlalu banyak Keracunan logam berat seperti timbal dan mercury Malformasi dari pembuluh darah yang menekan saraf Kelainan sistem imun Kelainan metabolik Atherosclerosis FMS Herpes Zooster Hipoglikemi . Bila terjadi paresthesia yang kronis dapat merupakan satu tanda dari penyakit saraf atau adanya kerusakan saraf. Paresthesia sendiri merupakan tanda dari berbagai macam penyakit lainnya.PENYEBAB PARESTHESIA Paresthesia terjadi karena adanya penekanan pada saraf sampai dengan kerusakan pada saraf tersebut.DEFINISI PARASTHESIA 2. Hampir tidak pernah sampai mengancam jiwa.FAKTA TENTANG PARESTHESIA     Setiap orang pernah mengalaminya Sering terjadi karena bagian ekstrimitas tertindih saat duduk atau tidur.BAB II 1.

MRI. 6. dan punggung. pemeriksaan darah.KAPAN MENCARI PERTOLONGAN MEDIS       Bila terjadi lebih dari beberapa menit dan tidak kunjung hilang. pandangan gelap.GEJALA LAIN YANG DAPAT MENYERTAI PARESTHESIA        Kecemasan Sering buang air kecil Paresthesia makin terasa bila berjalan atau menggerakkan anggota badan Kaku otot Nyeri pada tubuh Merah pada lokasi paresthesia Sensitif bila disentuh pada lokasi paresthesia 5. leher.       Hypotiroid DM. Bila diiringi dengan kelumpuhan. . Bila diiringi dengan kesulitan bernafas. susah bicara. Bila diiringi dengan nyeri pada kepala. dan lain-lain. dokter akan membutuhkan informasi seperti:     Di mana lokasi persisnya terjadi paresthesia? Bagaimana dan kapan keluhannya terasa? Berapa lama keluhan tersebut bertahan? Apakah ada aktifitas atau gerakan yang mencetus paresthesia? Kemudian dokter akan meminta beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT Scan.PENEGAKAN DIAGNOSIS Dalam menarik diagnosis. dan tanda-tanda stroke lainnya. karena terjadi diabetic neuropathy Encephalitis Multiple sclerosis (penyakit yang mengenai otak dan saraf tulang punggung) SLE TIA atau stroke Tumor otak. Bila diiringi dengan hilang kesadaran atau bingung walau pun hanya sesaat. 4. Bila diiringi dengan kehilangan kontrol buang air kecil atau buang air besar. dll.

KOMPLIKASI PARESTHESIA Karena paresthesia dapat terjadi akibat kerusakan pada sistem saraf atau penyakit yang merusak saraf. seperti berikut:         Minum yang cukup Menjaga jangan sampai kekurangan vitamin B12 Memperbanyak kalium dan membatasi natrium Tidak minum obat sembarangan Menghindari minum alkohol Menjaga agar penyakit yang diderita terkontrol Vaksinasi penyakit-penyakit saraf yang disebabkan oleh virus dan bakteri yang ada vaksinnya. Pola hidup sehat dan makan seimbang agar terhindar dari stroke. . 9. Bila kejadiannya sudah merupakan kerusakan yang permanen.PENATALAKSANAAN Penatalaksanaan paresthesia akan sangat tergantung dari penyebabnya. Bila terlambat maka dapat saja terjadi kerusakan yang permanen dan timbul lah komplikasi. Kemudian akan dikombinasikan antara obat dan fisioterapi.7. maka tindakan pencegahan menjadi pilihan yang terbaik agar tidak terkena atau tidak terlalu sering berulang. Komplikasi yang dapat terjadi sbb:      Rasa nyeri yang kronis dan terus menerus Tidak dapat bernafas tanpa bantuan Kehilangan rasa raba pada beberapa bagian tubuh Kelumpuluhan Sehingga menyebabkan kualitas hidup yang buruk 8. maka terapi yang diberikan biasanya hanya bersifat suportif dan simptomatik saja.PENCEGAHAN Karena paresthesia bisa disebabkan karena beberapa kondisi yang sebenarnya bisa kita hindarkan. sangat penting untuk segera mengetahui penyebabnya.