ARTRITIS GOUT METAKARPAL DENGAN PERILAKU MAKAN TINGGI PURIN DIPERBERAT OLEH AKTIFITAS MEKANIK ; Kepala Keluarga dengan

Posisi Menggenggam Statis

Riza Zahara

Latar belakang
Penyakit artritis gout adalah salah satu penyakit inflamasi sendi yang paling sering ditemukan, ditandai dengan penumpukan kristal monosodium urat di dalam ataupun di sekitar persendian (Mandell,
2008)

Amerika : meningkat 2x lipat Cina.: 25% penduduk menderita hiperurisemia Hal ini mungkin disebabkan karena gaya hidup seperti diet purin tinggi, konsumsi alkohol yang berlebihan, dan medikasi-medikasi lain
(Wortman, 2002)

Identifikasi faktor internal dan eksternal, mengaktifkan peran serta keluarga untuk menyelesaikan masalah kesehatan.

Tujuan
Metode
Penelusura n jurnal

Identifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pada pasien artritis gout dengan perilaku makan tinggi purin dan terlaksananya pengendalian diet yang dibantu oleh keluarga

Deskriptif Analisis

Kunjungan rumah dan brief survey
Data sekunder

Data Primer

.Ilustrasi Kasus Tanggal 05 Juli 2013 ditemukan pasien bergerak dengan motorik lengan kanan bawah aktif dan beraktifitas normal. tidak tampak kesakitan. nyeri sendi ibu jari tangan Karena pasien merasa tidak puas atas obat kanan kanan yang yang diberikan sudah berkurang dan provider sebelumnya. sendi ini dirasa bertambah berat jika pasien bekerja terlalu Pain scale : 4 lama. Keluhan saat ini. Nyeri kandungannya. sudah dapat akhir-akhir ini pasien melakukan aktifitas sering menkonsumsi kerja dengan jamu herbal yang tidak tangannya namun diketahui masih terbatas. Terlihat tenang. pakaian rapi dan bersih.

jantung serta abdomen dalam batas normal. sering kambuhkambuhan dan pasien sudah berobat ke dokter maupun secara tradisional Tekanan darah 120/80mmHg. paru. Pada mulut tampak oral higiene baik. Tenggorokan. leher. sklera anikterik. Telinga dan hidung dalam batas normal. nadi 78x/menit. Mata tampak konjungtiva tidak pucat. . frekuensi napas 24x/menit.10C.Diagnosa holistik awal Data Klinis Keluhan nyeri sendi ibu jari tangan kanan sejak 3 tahun yang lalu. suhu 36.

kreitasi (-) Look abduksi (800).Status Lokalis et regio metakarpal palageal digiti 1 manus • ROM aktif: adduksi (0 ). tofus (-) Feel • nyeri tekan (+). dekstra 0 • bengkak (+). rotasi (terbatas) • ROM aktif: adduksi (00). rotasi (maksimal) • Ukuran : pembesaran diameter ±1 cm dibanding ibu jari kiri Move . kemerahan (-). deformitas (-). fleksi ( mampu menyentuh basis metacarpal digit V). abduksi (900). fleksi ( mampu menyentuh basis metacarpal digit IV).

Family Map Genogram .8 mg/dl dan tanggal 29 Mei 2013 : 8.Data sekunder Data Keluarga • Hasil pemeriksaan Serum Asam Urat berdasarkan data rekam medis pada tanggal 24 juni 2013: 7.2 mg/dl.

Penerangan dalam rumah menggunakan listrik.Data lingkungan rumah Rumah berukuran 4x3 m terdiri dari 2 lantai. ventilasi kurang. jamban tipe jongkok dan kebersihan kurang diperhatikan oleh para pemakai Kondisi rumah secara keseluruhan kotor dan tidak tertata. lantai kamar mandi kotor dan licin. Rumah berada di daerah kumuh yang padat penduduk. terdapat 1 kipas angin di dalam rumah. Akses jalanan menuju kerumah ini sangat sempit kotor dan tidak bisa dilalui kendaraan . ditempati oleh 2 orang. kamar mandi berada di luar rumah dengan status kamar mandi milik bersama warga sekitar. Sumber air minum berasal dari air minum galon. Limbah dialirkan ke got.

Brief Survey .

tetapi pasien tetap bekerja dan aktifitasnya hanya terganggu sedikit. • Skala fungsional derajat 2. .Diagnosa Holistik Awal Diagnosa Klinis Faktor Internal Faktor eksternal Skala Fungsional • Artritis gout et metakarpal palangeal digiti 1 manus dekstra • laki-laki usia 38 tahun memiliki perilaku diet yang tinggi purin dan konsumsi jamu herbal berbahaya dengan pajanan kerja pada metakarpal palangeal digiti 1 manus dektsra • Provider kesehatan sebelumnya tidak informatif mengenai penyakit dan diet rendah purin. Skala nyeri bernilai 6. peredaran jamu herbal yang diduga berbahaya bagi kesehatan. karena walaupun merasa sakit. Istri yang belum mengerti mengenai pola makan rendah purin.

Konseling mengenai latihan fisik baik secara aerobik maupun latihan fisik ringan 3.Terapi intervensi Dilakukan intervensi terhadap faktor eksternal dan internal. Konseling mengenai bahaya jamu herbal . dengan melakukan sebanyak 3x kunjungan rumah. Konseling mengenai terapi dyatermi dan cryotermi 4. Konseling untuk menjalani terapi nutrisi dengan menjalankan diet rendah purin 5. 1. Konseling mengenai pajanan ditempat kerja serta pengendaliannya agar tidak meperberat penyakit gout yang diderita 2. Intervensi dilakukan melalui proses konseling.

.Konseling mengenai pajanan ditempat kerja serta pengendaliannya ditujukan agar tidak meperberat penyakit gout yang diderita. dengan memakai splint sebagai APD pada metakarpal palangeal dekstra dan meminimalisi posisi yang monoton dalam jangka waktu lama.

berlari). dan latihan fisik ringan latihan gerak sendi Latihan isometrik (menggerakan (menggenggam sendi metakarpal bola tenis tiap palangeal dekstra pagi minimal 15 semaksimal menit) mungkin tanpa rasa sakit) latihan fleksibilitas (latihan gerak sendi dengan tahanan 15-20 detik) .Konseling mengenai latihan fisik baik secara aerobik maupun latihan fisik ringan Aerobik ( berenang. bersepeda.

.Konseling mengenai terapi dyatermi dan cryotermi dyatermi • menempelkan kantung hangan pada sendi yang nyeri selama 15 menit untuk mengurangi nyeri dan kaku pada fase kronis cryotermi • kompres dingin selama 3 menit untuk mengurangi nyeri pada fase akut.

Konseling untuk menjalani terapi nutrisi dengan menjalankan diet rendah purin Food record sebelum intervensi Daftar menu dan kandungan makanan rendah purin Penjelasan cara menjalani diet rendah purin Food record setelah intervensi .

Konseling mengenai bahaya jamu herbal Kandungan Bahan tidak jelas Efek Jangka lama Kortikosteroid dan analgesik dosis tinggi Organ tubuh .

• Istri sebagai pelaku rawat sudah optimal dengan menyediakan makanan yang rendah purin bagi pasien dan keluarga. pengetahuan tentang penyakit sudah bertambah. karena walaupun merasa sakit. mulai melakukan latihan fisik ringan pada tangan. mulai menjalankan diet rendah purin.Diagnosa holistik akhir Diagnosa klinis Faktor internal Faktor eksternal Skala Fungsional • Artritis gout metakarpal palangeal digiti1 manus dekstra • mulai mengikuti anjuran provider untuk meminimalisir pergerakan sendi MKP dekstra. tidak membeli jamu herbal . tetapi pasien tetap bekerja dan aktifitasnya hanya terganggu sedikit. mulai melakukan peregangan tubuh pada saat kerja. terjadi penurunan rasa nyeri tanpa penggunaan pain killer. akan memeriksakan kadar asam urat rutin. Skala nyeri bernilai 4. . • Skala fungsional derajat 2.

intoksikasi.Pembahasan Artritis gout 10% didapat 90% idiopatik Meningkatnya produksi Penurunan fungsi ginjal Obesitas. DM tidak terkontrol .

Curhan G. kerang maupun daging-dagingan Perilaku makan tinggi purin Seperti hal nya penelitian yang mengkaji hubungan antara makanan yang kaya akan purin (misalnya daging. diperiksa dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Choi dkk di 47. sayuran yang kaya purin seperti kacang polong.120 pria yang tidak memiliki riwayat gout pada awalnya . Purine-rich foods. Karlson E. 2004. Selama 12 tahun penelitian. asupan protein yang tinggi.Perilaku makan tinggi purin nyeri sendi ibu jari tangan kanan yang dirasakan sejak 3 tahun belakangan gemar mengkonsumsi ikan laut ataupun ikan kalengan. and the risk of gout in men. dairy and protein intake. Willett W. 730 kasus dikonfirmasi sebagai kasus baru gout. Choi H. 350:1093-1103. faktor resiko yang menyebabkan dirinya menderita artritis gout . makanan laut. dan lentil). Atkinson K. N Engl J Med. kacang-kacangan.

Akibatnya keluhan bengkak dan nyeri sendi timbul pada sendi ibu jari tangan kanan.Diperberat oleh pekerjaan Faktor pekerjaan ikut memperberat artritis gout yang dimiliki pasien Aktifitas mekanik berupa posisi mengenggam statis yang dilakukan pasien dalam pekerjaannya membuat deposisi kristral monosodium urat lebih banyak terkumpul di sendi metakarpal palangeal digiti I manus dekstra. .

. The Journal Of Orthopaedic And Sports Physical Therapy. Francis K. Exercise and Uric Acid: Implication in Cardiovascular Disease. 01 96-601 1 /84/0601- .T. namun jika olah raga tersebut hanya dilakukan secara intermiten justru akan meningkatkan kadar serum asam urat. and body weight on incident gout in ostensibly healthy active men” • resiko terjadinya gout lebih besar terjadi pada lelaki yang tidak memiliki aktifitas fisik dan kardiorespiratori fitnes dibandingkan dengan lelaki yang aktif secara fisik dan kardiorespiratori Francis.Latihan fisik aerobik dan gout William. 1984 serum asam urat dapat diturunkan dengan melakukan olah raga rutin dan teratur. Hamrick E. 1984. physical activity and performance. 2008 bahwa • “Effects of diet..M.

Volum: 58. Mengembalikan ROM normal dan postur yang baik diperlukan untuk menghindari mikrotrauma berulang pada struktur sendi dan tulang akibat pola • Latihan fisik isometri • Latihan gerak sendi • Latihan fleksibilitas Tulaar. memaksimalkan fungsi.. dan mencegah cedera lebih lanjut • Stabilisasi termasuk fleksibilitas sendi. 2008. Nomor: 5. re-edukasi postur dan penguatan. 2008 Jenis Tulaar.B.Latihan fisik ringan Stabilisasi sendi • stabilisasi sendi merupakan program rehabilitasi yang dirancang untuk membatasi nyeri. Program tersebut menekankan partisipasi aktif pasien. Mei 2008 . Nyeri punggung dan leher.M. A. Maj Kedokt Indon.

Dyatermi dan cryotermi Thomson. 1996 “the diagnosis and treatment of muscle pain syndrome”. sangat baik di aplikasikan pada fase akut Pada pasien ini anjuran untuk mengkompres dingin dimaksudkan untuk mengurangi nyeri pada fase akutnya agar tidak bergantung pada terapi farmakologis. Cryotermi Suhu dingin dipermukaan kulit menimbulkan relaksasi otot yang memudahkan peregangan cukup. .

275-350. Stillwell GK. In Kottke EJ.dyatermi Lehman. 2002 dyatermi • Diathermy and superficial heat and cold therapy. . • Terapi diatermi dengan menempelkan kantung hangat pada sendi ditujukan untuk nyeri yang sudah berlangsung lama pada pasien iniPanas superfisial dapat memberi relaksasi dan mengurangi nyeri. Pemanasan dalam (deep heating) seperti ultrasound sebaiknya dihindari pada fase akut karena dapat menambah radang saraf yang bengkak sehingga menambah nyeri.p. Lehmann JF (eds): Krusen’s Handbook of Physical Medicine and Rehabilitation. Philadelphia: WB Saunders.

Terapi nutrisi Willia m. physical activity and performance. 2008 ” Effects of diet. vigorously active men”. pengurangan konsumsi dari daging serta makanan laut dan makalan lain yang mengandung purin yang tinggi dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah yang berati dapat menurunkan kejadian serangan akut pada artritis gout. and body weight on incident gout in ostensibly healthy. .

Terapi nutrisi pasien Menyediaka n menu makanan rendah purin Terapi nutrisi Membantu dan mendukung terapi nutrisi Istri sbg care giver .

penyelesaian masalah medis dan masalah perilaku makan tinggi purin pada pasien pun dapat diselesaikan. kontinu. . dan koordinatif. integratif.Dengan pelayanan dokter keluarga yang holistik komprehensif.

dengan cara manajemen resiko. konseling.Kesimpulan Terdapat hubungan antara perilaku makan tinggi purin dengan artritis gout yang diderita oleh pasien Artritis gout dapat diperberat oleh faktor pekerjaan Perlunya peran serta dari pelayanan kesehatan untuk upaya memenuhi harapan dan mengatasi kekhawatiran pasien atas penyakitnya. edukasi. Pentingnya peran serta keluarga dan lingungan sekitar (lingkungan rumah dan kerja) untuk mendukung perubahan perilaku dan untuk memperbaiki keadaan pasien . bukan hanya medikamentosa.

holistik dan komprehensif pada praktek primer sehingga terbentuk hubungan interpersonal yang baik antara dokter dan pasien. konseling.Saran Tidak hanya fokus pada keluhan pasien tetapi mencari faktor resiko internal dan eksternal. memperkenalkan manajemen resiko. . bukan hanya medikamentosa. Untuk pembaca. Pada pelayanan kesehatan yang bersinambungan. Managemen risk merupakan cara penanganan yang terbaik untuk penyelesaian masalah pasien.

The Journal Of Orthopaedic And Sports Physical Therapy.. physical activity and performance. dairy and protein intake.Daftar pustaka              Mandell BF. . A. Curhan G. Purine-rich foods. In Kottke EJ. Philadelphia. 350:1093-1103. Yudistrie. Opin. Juni 2012 William.T. Atkinson K. Price. Philadelphia: WB Saunders. Jakarta : FKUI Choi H. Willett W. Karlson EW. N Engl J Med. Sylvia. Saiful Anwar Malang. Francis K. Karlson E. E. AmJClinNutr 2008. Nyeri punggung dan leher. In Braddom RL. 01 96-601 1 /84/06010034$02. Siti. 2005. Arch Intern Med. 2010.00/0 Tulaar. Edward Stefanus. Nomor: 5. Exercise and Uric Acid: Implication in Cardiovascular Disease.. 2011... Rheumatol. Arthritis Research & Therapy . Aru . Clev Clin J Med. N. Lehmann J. Volum: 24. Bambang. Marcellus.275-350. 2008.Saunders Co...K . 165: 742-748. Suryana. Clinical manifestations of hyperuricemia and gout.893-914.M. Nomor: 11.. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi IV. W. Curhan G. 12:223 Tehupeiory. Mei 2008 Thompson JM. R. Curr. Wortmann. Dalam buku Sudoyo.A. S.The Diagnosis and Treatment of Muscle PainSyndromes. 1984. Roddy. L. Hamrick E. 2004. deLateur BJ. idrus. Volum: 58. Maj Kedokt Indon.M. vigorously active men.p. Obesity. 1996.T. Lehmann JF (eds): Krusen’s Handbook of Physical Medicine and Rehabilitation.B. Patofisiologi : Konsep Klinis Proses-proses Penyakit.6 . A.87:1480–7. 2008. W. I. and body weight on incident gout in ostensibly healthy. Gout and hyperuricemia. 2002: Diathermy and superficial heat and cold therapy. 2009. Choi HK. Maj Kedokt Indon. Physical Medicine & Rehabilitation. Setjowati. and the risk of gout in men. diuretic use. hypertension. weight change.. 14: 281– 286.B. Atkinson K. Effects of diet. 75(suppl 5): S5-S8. Jakarta : EGC. P. Stillwell GK. Ed. 2002. 2008. and risk of gout in men. and Doherty. Epidemiology of Gout. S . P.M. S.p. 2006. Hubungan Antara Profil Pasien Dengan Frekuensi Serangan Akut Pada Pasien Artritis Gout Di Rsu Dr. Artritis pirai (artritis gout).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful