06/08/13

Home Daftar Isi About

Islam Will Dominate: Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama
Our Ideology Akhwat Zone Recent Comment Stay Connected

Kajian Utama

Nasional

Internasional

Analisis

Kristologi

Konspirasi

Mercusuar

Contents

Wallpaper Islami
Follow us on Twitter

Mobile Version

RSS Feed

Join us on Facebook

06:05 - Makkah Diguyur Hu
Home / Khilafah, mercusuar / Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama

ANALISIS
Demokrasi Menjadikan Akal Sebagai Sumber Hukum, Bukan Sang Pembuat Akal Sebagai Sumber Hukum Ustadz M. Ihsan Abdul Djalil: Indonesia Merdeka Hanya Dengan Khilafah Mewujudkan Kedaulatan Energi Perubahan Islami Mengawal Perubahan Kemerdekaan Hakiki Papua di Ujung Tanduk! BLSM dan Jerat Utang Mengkritisi Klaim Istana Tentang Kemiskinan

Terbaru

Terpopuler

Recent Comment

Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama
Posted by Hisyam Ad dien Khilafah, mercusuar 2:09 PM

tersendiri pada Ramadhan yang panas... Oleh : Adi Victoria (Penulis Buku Khilafah The Answ er & Buku Mengapa Harus Khilafah)Demokrasi adalah salah satu konsep politik...

Makkah Diguyur Hujan Lebat Demokrasi Menjadikan Akal Hujan deras mengguyur kota suci Sebagai Sumber Hukum, Makkah usai shalat Jumat kemarin Bukan Sang Pembuat Akal (2/8/2013), yang menjdi berkah Sebagai Sumber Hukum

Menguasai teknologi persenjataan merupakan salah satu faktor yang membuat Kekhalifahan Islam di masa kejayaan menjadi begitu tangguh. Selain mumpuni dalam seni pembuatan pedang, dunia Islam pun mampu menggenggam teknologi pembuatan bubuk mesiu – bahan peledak yang digunakan untuk meriam. Sesuatu yang baru diketahui peradaban Barat pada abad ke-14 M. Meski sejumlah pakar bersepakat bahwa mesiu (gunpowder) pertama kali ditemukan peradaban Cina pada abad ke-9 M. Namun, fakta sejarah juga menyebutkan bahwa ahli kimia Muslim bernama Khalid bin Yazid (wafat tahun 709 M) sudah mengenal potassium nitrat (KNO3) bahan utama pembuat mesiu pada abad ke-7 M. Dua abad lebih cepat dari Cina. ”Rumus dan resepnya dapat ditemukan dalam karya-karya Jabir Ibnu Hayyan (wafat tahun 815 M), Abu Bakar Al-Razi (wafat tahun 932) dan ahli kimia Muslim lainnya,” papar Prof Al-Hassan. Dari abad ke abad, istilah potasium nitrat di dunia Islam selalu tampil dengan beragam nama seperti natrun, buraq, milh al-ha’it, shabb Yamani, serta nama lainnya. Salah satu kelebihan peradaban Islam dibandingkan Cina dalam penguasaan teknologi pembuatan mesium adalah proses pemurnian potasium nitrat.Sebelum bisa digunakan secara efektif sebagai bahan utama pembuatan mesiu, papar AlHassan, potasium nitrat harus dimurnikan terlebih dahulu. Ada dua proses pemurnian potasium nitrat yang tercantum dalam naskah berbahasa Arab. Proses pemurnian yang pertama dicetuskan Ibnu Bakhtawaih pada awal abad ke-11 M. Dalam kitab yang ditulisnya berjudul Al-Muqaddimat yang disusun pada tahun 402 H/1029 M, Ibnu Bakhtawaih menjelaskan tentang pembekuan air dengan menggunakan potasium nitrat – yang disebut sebagai shabb Yamani. Proses pemurnian potasium nitrat juga termaktub dalam buku berjudul AlFurusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah karya Hasan Al-Rammah – ilmuwan Muslim pada abad ke-13 M. Dalam karyanya itu, Al-Rammah menjelaskan proses pemurnian potasium nitrat secara komplet. “Prosesnya purifikasi yang disusun AlRammah menjadi standar baku yang dapat kita temuka dalam beragaman risalah kemiliteran,” imbuh Prof Al-Hassan. Al-Rammah menjelaskan secara rinci dan jelas tentang proses pemurnian potasium nitrat. Metode pembuatan potasium nitrat ini kerap diklaim peradaban Barat sebagai temuan Roger Bacon. Namun klaim itu dipatahkan sendiri oleh ilmuwan barat bernama Partington. “Proses pembuatan saltpetre – nama lain potasium nitrat – pertama kali diketahui dari Hasan Al-Rammah. Prof Al-Hassan menemukan fakta bahwa potasium nitrat begitu banyak digunakan pada saat meletusnya Perang Salib. Pada tahun 1249 M, Raja Louis IX dari

Bersikap Wara’: Cermin Taqwa
‫ﱠ‬ ‫ﱠ‬ ُ ‫ﯾن‬ ‫ذ‬ ‫َﻰ اﻟ‬ ‫ﻋﻠ‬ ‫ب‬ ‫ُﺗ‬ ‫ﻣﺎ ﻛ‬ ‫ﻛ‬ َ ‫م‬ ‫َﺎ‬ ‫اﻟﺻﯾ‬ ‫ْﻛ‬ ‫َﯾ‬ ‫ﻋﻠ‬ ‫ب‬ ‫ُﺗ‬ ‫ُوا ﻛ‬ ‫ﻣﻧ‬ ‫ﯾن آ‬ ‫ذ‬ ‫ﮭ ﺎ اﻟ‬ ‫ﱡ‬ ‫َﯾ‬ ‫َﺎ أ‬ ‫ﯾ‬ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ َ َ َ ُ ِ‫م‬ ُ َ َ َ َ ُ ُ ُ ‫ون‬ ‫ﱠﻘ‬ ‫َﺗ‬ ‫مﺗ‬ ‫ﱠﻛ‬ ‫َﻠ‬ ‫َﻌ‬ ‫مﻟ‬ ‫ِﻠﻛ‬ ‫َﺑ‬ ْ ‫“ﻣن ﻗ‬Hai... َ ِ ْ ْ

Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama
Menguasai teknologi persenjataan merupakan salah satu faktor yang membuat Kekhalifahan Islam di masa kejayaan menjadi begitu...

Mujahidin Suriah Meluluhlantakan tentara Basyar saat makan pada siang hari di bulan Ramadan.
Mujahidin Liw a' Tauhid diam-diam menanam bom di baw ah karpet milik tentara Syiah Basyar Al-Assad saat mereka sedang pergi. Dan saat...

Translate
Select Language
Gadgets powered by Google

MP3 Kajian, The Beauty of Islam – Menyibak Tabir Keindahan Peradaban Islam – Nopriadi Hermani,PhD
Peradaban Islam adalah peradaban yang indah. Ibarat seorang bidadari yang mengenakan cadar. Karena w ajahnya terselubung oleh...

Download MP3 Kajian Ushul Fiqh Full (Kajian Kitab Syakhsiyah juz 3)
Dow nload...

Ustadz Felix Siauw "Cinta itu bukan merusak kehormatan diri , ia tentang masa depan bukan hanya hari ini"
Mencintai lalu menikahi itu perjuangan karenanya bertanggungjaw ab | mencintai lalu memacari itu tanpa komitmen dan miskin...

Nazaruddin: Saya bongkar semua, bubar Republik ini!
Jakarta – Usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (31/07/2013) malam ini, terpidana Wisma Atlet, M Nazaruddin...

www.globalmuslim.web.id/2013/08/para-ahli-kimia-muslim-adalah-pembuat.html

1/3

06/08/13

Islam Will Dominate: Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama

Prancis mengobarkan Perang Salib VII. Pasukan tentara Perang salib dari Prancis berniat menyerbu Mesir. Dalam Pertempuran Al-Mansurah yang meletus tahun 1250 M, pasukan tentara Salib dibuat kocar-kacir oleh pasukan Muslim. Bahkan, Raja Louis IX pun takluk dan ditahan karena tak mampu menghadapi kehebatan mnocong meriam dan roket. Pada saat itu, pasukan Muslim sudah menggunakan bubuk mesiu sebagai bahan peledak meriam. Jean de Joinville, salah seorang perwira tentara Perang Salib, menjelaskan dengan betapa hebatnya dampak proyektil yang ditembakkan meriam tentara Muslim terhadap pasukan tentara Prancis. Kalangan sejarawan menafsirkan kesaksian Joinville itu. Menurut para sejarawan, proyektil yang dijelaskan Joinville itu pastilah mengandung bubuk mesiu. Kehebatannya mampu membuat kocar-kacir pasukan tentara Salib.Lembaga Ruang Angkasa Amerika Serikat (NASA) dalam publikasinya mengenai sejarah roket juga mengakui teknologi militer dunia Islam di abad ke-13 M. “Pasukan tentara Muslim melengkapi persenjataannya dengan roket yang ditemukannya sendiri. Saat Perang Salib VII mereka menggunakannya untuk melawan pasukan Prancis yang dipimpin Raja Louis IX.” Dua dasawarsa berikutnya Raja Louis mencoba kembali menyerang Tunisia. Namun, dendamnya itu justru berakhir dengan kematian baginya. Pasukan Muslim dibawah kekuasaan Dinasti Mamluk dengan mesiu dan senjatanya kembali membuat kocar-kacir tentara Salib. Sejarawan Inggris, Steven Runciman dalam bukunya A History of the Crusades menuturkan bahwa mesiu digunakan secara besar-besaran pada 1291 M di akhir Perang Salib. Sejak itu, persenjataan militer menggunakan mesiu secara besar-besaran Pada tahun 1453 M, Sultan Muhammad II Al-Fatih dari Turki juga mampu menaklukkan kepongahan Konstantinopel dengan mesiu dan meriam raksasa.Dalam empat risalah berbahasa Arab disebutkan pada perang Ayn Jalut di Palestina pada tahun 1260 M antara tentara Islam sudah menggunakan meriam kecil yang bisa dijinjing saat bertempur melawan Mongol. Meriam dan mesiu digunakan dalam peperang di abad pertengahan untuk menakuti kuda-kuda dan pasukan kavaleri musuh. Selain menggunakan mesiu untuk persenjataan, pada era itu juga digunakan untuk membuat mercon.Dinasti Mamluk dalam perayaan-perayaan di abad ke-14 M, dilaporkan biasa menampilkan atraksi petasan. Istilah petasan sudah disebutkan dalam harraqat al-naft or harraqat albarud. Seorang penjelajah asal Prancis bernama Bertrandon de la Brocquiere terperangah melihat pertunjukan petasan ketika tiba di Beirut pada tahun 1432 M. Saat itu, penduduk Beirut tengah bersuka cita merayakan hari Idul Fitri.Brocquiere mengaku baru pertama kali melihat pertunjukan mercon. Pada era itu bangsa Prancis belum mengenal dan melihat mercon. Pada waktu itula, Brocquiere kemudian mencoba mempelajari rumus dan resep rahasia pembuatan mercon. Ia lalu membawa rumus-rumus yang diperolehnya ke Prancis. Sementara itu, untuk pertama kalinya mercon dikenal di Inggris pada tahun 1486 M ketika Henry VII menikah. Sejak era kekuasaan Ratu Elizabeth I, mercon dan kembang api mulai populer. Sejak abad ke-13 M, peradaban Islam sudah mampu menyusun rumus dan komposisi mesiu serta bahan lainnya yang digunakan untuk membuat berbagai jenis bahan peledak. Peradaban Barat lalu meniru dan menggunakan teknologi yang dimiliki dan dikuasai umat Islam di era keemasan itu. Meski berutang kepada peradaban Islam, pencapain sangat tinggi yang diraih umat Islam dalam teknologi pembuatan mesiu dan meriam kerap kali dihilangkan para sejarawan Barat. Sejarah Barat selalu menyebutkan sejarah mesiu dari Cina langsung ke Barat, tanpa menyebut pencapaian di dunia Islam.heri ruslan [ hasanabdulwahab /www.globalmuslim.web.id]

Like

49

Tw eet

14

0

Tulisan Terkait lainnya:
Khilafah
Studi Kritis Kurikulum 2013 Perspektif Kurikulum Khilafah

www.globalmuslim.web.id/2013/08/para-ahli-kimia-muslim-adalah-pembuat.html

2/3

06/08/13
Ramadhan Dan Kesatuan Umat Zakat, Pilar Membangun Masyarakat

Islam Will Dominate: Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama

Coba Dicek, Pemimpin Anda Raja atau Khalifah?

Masjid Baiturrahman: Saksi Pergolakan Rakyat Aceh Mempertahankan Syariah Ustadz M. Ihsan Abdul Djalil: Indonesia Merdeka Hanya Dengan Khilafah Muktamar Khilafah Sia-sia? Umat Haram Tanpa Khalifah Lebih Dari Tiga Hari? Khilafah Menjaga dan Menumbuhsuburkan Ketaqwaan di Bulan Ramadhan

mercusuar
Coba Dicek, Pemimpin Anda Raja atau Khalifah? Kekuatan Pedang dan Penyebaran Islam Ibnu Batutah Sang Penjelajah Mengalahkan Columbus Industri Kimia dalam Perjalanan Sejarah Islam Khalid bin Walid, Panglima yang Sempurna Wajah; Cermin Kejiwaan Dan Keajaiban Al-Quran Astronomi Muslim Harus Dibangkitkan Kembali Subhanallah, Menakjubkan Foto Perkembangan Janin Dalam Kandungan dari Minggu ke Minggu Beginilah Wajah Pedang Zulfikar Milik Ali Bin Abi Thalib, Pejuang Islam

0 comments for Para Ahli Kimia Muslim adalah Pembuat Roket Bermesiu Pertama

Leave comment

E n t e ry o u rc o m m e n t . . .

Comment as: Google Account Publish Preview

Home

Older Post

STAY UPDATED
Kajian Umum Online Ramadhan Jihad Global Suriah Jejak Khilafah All About Khilafah Teroris Zionis Buletin Al Islam Halaqoh Online Agenda Dakwah Tanya Jawab E-Book Mutabbanats

FEATURED LINKS
Mualaf Ustadz Felix Siauw Dunia Internasional Nasional

ADVERTISEMENT

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan | jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global

www.globalmuslim.web.id/2013/08/para-ahli-kimia-muslim-adalah-pembuat.html

3/3