P. 1
Status Pasien Rawat Jalan

Status Pasien Rawat Jalan

|Views: 17|Likes:
status
status

More info:

Published by: William Grandinata Soeseno on Aug 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

STATUS PASIEN RAWAT JALAN

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN JIWA FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA SMF ILMU KEDOKTERAN JIWA RUMAH SAKIT PROVINSI JAWA BARAT-BANDUNG

NAMA MAHASISWA NIM

: William Grandinata S : 11.2011.129

DOKTER PEMBIMBING : dr. Leny Irawati, Sp,KJ

TANGGAL

: 28 Juni 2013

IDENTITAS PASIEN: NAMA JENIS KELAMIN SUKU BANGSA : Ny. K : Perempuan : Sunda Umur Status Perkawinan Agama : 34 tahun : Kawin : Islam

Pendidikan Terakhir : SD ALAMAT Bandung Pekerjaan : Buruh : Jl.Cisitu RT07/10, Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kabupaten Kota

KELUHAN UTAMA : Takut RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Sejak 1 bulan ini pasien merasa takut akan terjadi apa-apa dengan dirinya. Alasannya, pasien takut tidak mendapatkan obat untuk mengobati penyakit yang diderita oleh pasien sejak kecil (sejak SD kelas 2). Takut yang dirasakan pasien sampai membuat jantung berdebar-debar, keringat dingin, gelisah dan pusing(Cemas). Biasanya pasien sangat mudah mendapatkan obat untuk penyakitnya, sehinga pasien tidak khawatir akan dirinya. Pasien biasanya mendapatkan obat di Puskesmas. 2 minggu ini, ketakutan yang dirasakan oleh pasien ini, membuat pasien manjadi sering menangis dan kegairahan sedikit berkurang dalam menjalani kehidupan dan pekerjaannya, tetapi pasien belum mengeluh cepat lelah. Alasan pasien menangis adalah mengapa pasien mengidap penyakit ini yang dimana wajib sedia obat ini apabila penyakit(serangan) pasien kumat.

ketakutannya semakin menjadi lebih berat dari biasanya. Lalu. Sebenarnya pasien lebih nyaman mendapatkan obat di Puskesmas dekat rumahnya. Pasien memiliki kendala akan jarak dari rumah ke RS Hasan Sadikin yang jauh. Lalu akhirnya. Dan dokter mengatakan bahwa pasien tidak boleh lepas oleh obat ini. : dalam batas Normal : dalam batas Normal Status Neurologis: Compos mentis Kondisi fisik lain yang penting: tidak ada STATUS PSIKIATRIKUS: Roman Muka Kesadaran : Cemas.Ketakutan yang dirasakan pasien akan berkurang dan bahkan menghilang(menjadi tenang). khawatir : Compos Mentis . Penyakit pasien sejak kelas 2 SD tersebut didiagnosa oleh dokter saraf yakni generalized epilepsy(Grand Mal). PEMERIKSAAN FISIK: Tekanan Darah: 130/80 mmHg 36. apabila pasien telah mendapatkan obat untuk penyakit yang dideritanya. Nadi: 102 x/menit RR:26x/menit Suhu: Kardiovaskular : sinus takikardi Pulmo Abdomen Ekstremitas : pernapasan cepat. apabila tidak ada obat. pasien baru berobat untuk mengurangi rasa takut yang dihadapinya karena menurut pasien. pasien merasa kejang terjadi lagi dan terjadi lagi. Pasien merasa rasa takut ini menjadi tidak wajar untuk dirasakan. Perasaan takut selalu muncul dan bahkan terus meningkat tiap harinya apabila pasien dalam situasi tidak memegang obat di tangannya. pasien merasa jarang atau bahkan tidak pernah kejang sehingga dipikiran pasien bahwa telah sembuh sehingga pasien pun tidak meminum obat epilepsy secara teratur. Pasien mencari obat tersebut di RS Hasan Sadikin. pasien akan kejang atau menjadi lebih buruk lagi. Sempat pada usia 28 tahun. Bahkan ketakutannya sampai membawanya takut mati apabila obat tidak ada pada tangannya untuk diminum.40C Kepala Thorax : Normocephali : simetris. dan sudah terbentuk di pikiran pasien.

Kontak/rapport Orientasi Ingatan Perhatian Insight of Illness Persepsi Pikiran.2) : tidak ada gangguan kepribadian dan retardasi mental : General Epilepsi (Grand mall) : tidak ada masalah psikososial dan lingkungan : GAF 70-61 ( Beberapa gejala ringan dan menetap. : tak terganggu : distractibilitas : Tilikan 5 : baik : Realistik : baik : tidak ada gangguan : cemas : koheren : hiperkinesis.2) Gangguan cemas menyeluruh (F41. disabilitas ringan dalam fungsi. secara umum masih baik) . agitasi : baik PEMERIKSAAN PENUNJANG Saran : EKG DIAGNOSIS: Aksis I : Fobia khas (F40.0) Gangguan penyesuain (F43. tempat dan orang tidak terganggu. Bentuk Jalan Isi Emosi Bicara Tingkah Laku Dekorum : (+)/ adekuat : Waktu.1) Gangguan campuran Anxietas dan Depresi(F41.2) DD: Aksis II Aksis III Aksis IV Aksis V Gangguan panik (F41.

Leny irawati. Dr. Sp.KJ .TERAPI: Klobazam 10 mg s 2 dd tab 1 Fenitoin 100 mg s 1 dd tab 1 Dokter Pemeriksa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->