P. 1
PRESENTASI KASUS urologi

PRESENTASI KASUS urologi

|Views: 17|Likes:
preskes urologi
preskes urologi

More info:

Published by: Ancilla Cherisha Illinantyas on Aug 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

PRESENTASI KASUS

SEORANG LELAKI 35 TAHUN DENGAN NEFROLITHIASIS DEKSTRA

oleh:

Anis Tumpawati Dyah Pratiwi Putri Fajarwati

G0003 G0004 G0004175

Pembimbing: Dr. Bimanggono H., Sp U

KEPANITERAAN KLINIK ILMU BEDAH UROLOGI BAGIAN ILMU BEDAH FK UNS/RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA 2009

Nyeri dirasakan hilang timbul dan menjalar ke perut bagian depan serta selangkangan sebelah kanan. Grobogan : Petani : 17 Juni 2009 : 22 Juni 2009 : 870313 : Mawar 2 B. tetapi tidak dihiraukan oleh pasien karena pasien tidak mau di operasi. warna kuning jernih.STATUS PENDERITA I. Pasien sudah disarankan untuk operasi dan dirujuk ke RSUD Moewardi karena keterbatasan sarana disana. Keluhan Utama : Nyeri pada pinggang kanan C. CM Bangsal : Tn S : 35 Tahun : Laki-laki : Islam : Banyu urip. Tidak ada kencing berpasir maupun kencing keluar batu. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengeluh nyeri pada pinggang kanan dirasakan sejak ± 3 tahun yang lalu. BAK lancar tidak terhambat. tetapi karena tidak kunjung mereda kemudian pasien memutuskan ke RSUD Moewardi. Pasien sudah memeriksakan diri ke RS Purwodadi dan di diagosis batu ginjal kanan. Selama 3 tahun ini pasien hanya mengkonsumsi obat-obatan herbal bila sakitnya kambuh. Identitas Penderita Nama Umur Jenis Kelamin Agama Alamat Pekerjaan Tanggal Masuk Tanggal Pemeriksaan No. . kadang disertai sedikit lendir dan darah. Sunu. ANAMNESIS A.

simetris. secret(-). Secondary Survey 1. scar (-) 3. nadi= 76 x per menit Disability : compos mentis Exposure : suhu tubuh 36. Hiperpigmentasi(-). Primary Survey Airway : tidak ada sumbatan Breathing : spontan. pembesaran tiroid (-). reflek cahaya (+) 5. Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat alergi Riwayat DM Riwayat Hipertensi Riwayat penyakit asam urat Riwayat penyakit serupa : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal II. darah (-). PEMERIKSAAN FISIK A. sekret (-) : trachea di tengah. nafas cuping hidung(-). pupil isokor(3mm/3mm).D.turgor baik. Hidung : bentuk normal. gigi caries (-) 7. Mata : bentuk mesochepal. rambut hitam. : conjungtiva pucat(-). distribusi merata. hiperpigmentasi(-).7° C B. Keadaan umum Derajat kesadaran status gizi 2. thoracoabdominal. skera ikterik(-). Kepala 4. sianosis(-). Kulit : sakit sedang : compos mentis : gizi kesan cukup : petechie(-). gusi berdarah (-). Telinga 8. ikterik(-). darah(-) 6. Mulut : mukosa bibir dan mulut kering(-). JVP tidak meningkat . RR= 20 x per menit Circulation : tekanan darah 120/80. Leher : bentuk normal. pembesaran kelenjar getah bening(-).

bising jantung (-) Pulmo : Inspeksi Palpasi Perkusi : pengembangan dada kanan=kiri : fremitus raba kanan=kiri : sonor/sonor dasar (+) vesicular. Thorax Cor : normochest. Nyeri ketok costovertebra dx (+). sn (-) Palpasi : teraba supel. hepar dan lien. suara Auskultasi : suara tambahan (-) 10. Balotement ginjal (-) 11. simetris : Inspeksi Palpasi Perkusi : ictus cordis tidak tampak : ictus cordis tidak kuat angkat : batas jantung kesan tidak melebar Auskultasi : BJ I-II. Abdomen: : Inspeksi : dinding perut//dinding dada Auskultasi : bising usus (+) normal Perkusi : tympani. Ekstremitas Superior dextra Superior sinistra Inferior dextra Inferior sinistra _ _ _ _ : : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan Akral dingin _ _ _ _ Oedema . intensitas normal. tidak teraba massa. regular.9.

00 6.4 <42 136-146 1.20 Non reaktif B.0 19 146 5.III.00-1.0 20.6 37.8-5.015 7.1 1. Pemerikaan Laboratorium Kimia Darah Hb Hct AE AL AT PT APTT Albumin Kreatinin Ureum Na K Ion Ca HbsAg 1/6 15.450 10.0-15.0 500 Negatif 150 Normal Satuan Rujukan . PEMERIKSAAN PENUNJANG A.15 Non reaktif Satuan g/dl  106/l 103/l 103/l Detik Detik g/dl Mg/dl Mg/dl Mmol/l Mmol/l Mmol/l rujukan 150 . Pemeriksaan kimia urin 1/6 Makroskopis Warna Kejernihan Berat jenis pH Leukosit Nitrit Protein Glukosa Kuning Cloudy 1.0 4.5 48 6. ASSESMENT I : Suspect Nefrolithiasis dekstra IV.0 3.8 303 13. PLANNING I      Cek darah lengkap USG urologi Foto BNO dan IVP Foto thorax PA Pemeriksaan kimia urin dan kultur urin V.0-40.3 1.

Granulated S. Pemeriksaan kultur urin Tidak tumbuh mikroorganisme D. Leukosit Ca oxalate Bakteri Negatif Normal Negatif 250 >100 15-20 1-2 0 0-2 0 0-1 ++ + C. Mucosa outline dinding buli-buli regular. Pemeriksaan Thorax PA Kesan : Dalam batas normal E.Keton Urobilinogen Bilirubin Eritrosit Mikroskopis Eritrosit Leukosit E. bulat S. Pemeriksaan USG Urologi Tampak batu stage horn kanan dengan diameter 20. Transisional E. Hyaline S. filling/additioan defect (-) . Pemeriksaan IVP 5’ : nefrogram ginjal dx et sn muncul serentak.75 mm F. sistem pelvicocalices dx bentuk flatening-clubbing. sistem pelvicocalices sn normal 15’-45’: tampak kedua ureter bentuk dan posisi normal. Pemeriksaan BNO Tampak gambaran batu radioopaque di paravertebra dx setinggi corpus VL II Kesan : suspect nefrolithiasis dekstra G. Squamous E.

PLANNING II     Pro Nefrothomy Konsultasi dokter spesialis urologi Konsultasi dokter spesialis jantung Konsultasi dokter spesialis anestesi .Post miksi : residu minimal Kesan : hidronefrosis dextra grade II-III et causa nefrolithiasis dekstra VI. ASSESMENT II Nefrolithiasis dekstra Hidronefrosis dextra grade II-III VII.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->