I.

IDENTITAS PENDERITA

Nama Tanggal lahir Umur Berat badan Jenis Kelamin Nama Ayah Pekerjaan Ayah Agama Nama Ibu Pekerjaan Ibu Alamat Tanggal masuk Tanggal pemeriksaan No. CM

: An. S : 24 Januari 1996 : 15 tahun : 44 kg : Perempuan : : : Islam : : Ibu Rumah Tangga : Wonosaren RT 1/ Jagalan Jebres Surakarta : 13 April 2012 jam 20.58 : 13 April 2012 : 01122858

II. ANAMNESIS A. Keluhan Utama Demam

B. Riwayat Penyakit Sekarang Sejak dua hari SMRS pasien panas tinggi terus menerus, sudah berobat dan mendapatkan obat penurun panas. Panas turun kemudian naik lagi. Batuk (-) pilek (-) muntah (-) mencret (-) mimisan (-) nyeri sendi (-) nyeri kepala (-). SMRS pasien masih panas, mual (+) muntah (+) satu kali sabanyak ¼ gelas aqua isi makanan dan cairan, batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). Karen atidak ada perbaikan, pasien dibawa ke IGD RSDM oleh keluarga. Saat di IGD pasien panas (+) mual (-) muntah (-) batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). BAK terakhir 5 jam SMRS tidak sakit, banyak, dan berwarna kuning.

C. Riwayat Penyakit Dahulu -Riwayat rawat inap di RS -Riwayat DBD sebelumnya : (-) : (-)

D. Riwayat Penyakit Keluarga dan Lingkungan - Riwayat keluarga sakit serupa - Riwayat lingkungan DBD E. Riwayat Kesehatan Keluarga -Ayah -Ibu -Kakak : baik : baik : baik : (-) : (-)

F. Riwayat Penyakit yang Pernah Diderita Faringitis Bronkitis Morbili Cacing Difteri Varicella : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) Enteritis Pneumonia Pertusis Gegar Otak Operasi Fraktur : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (-)

G. Pemeliharaan Kehamilan dan Kelahiran - Pemeriksaan selama kehamilan di Bidan - Frekuensi : trimester I trimester II trimester III : 1 x / bulan : 1 x / bulan : 2 x / bulan

Penyakit selama kehamilan : (-) Penderita lahir di Rumah Bersalin. Penderita adalah anak pertama dari 4 anak. Penderita lahir dengan berat badan 3200 gram dan panjang badan 47 cm, lahir normal, menangis kuat, umur kehamilan 36

minggu. H. anak lahir meninggal tidak ada. riwayat keguguran tidak ada.BCG . 3. R . ditolong oleh bidan. I.Polio . Anak meninggal tidak ada.DPT .5 bulan : 2. Motorik kasar Mengangkat kepala : 3 bulan Tengkurap kepala tegak Duduk sendiri Berdiri sendiri Berjalan 2. Motorik halus Memegang benda : 3. Ayah dan ibu menikah satu kali. 4 bln) : 4x (usia 0. Riwayat Imunisasi . Bahasa Bersuara ”aah/ ooh” Berkata (tidak spesifik) 3. 6 bln) : 1x (usia 0 bln) : 3x (usia 2. 9 kg J. 1. 2. 3.5 bulan : 4 bulan : 6 bulan : 11 bulan : 13 bulan . Pohon Keluarga An.5 bulan : 8. Riwayat Postnatal Penderita rutin dibawa ke bidan untuk ditimbang berat badannya dan imunisasi.Campak : 3x (usia 0. 4 bln) : 1x (usia 9 bulan) K.Hepatitis B . ♂ . Pertumbuhan dan Perkembangan Anak 1. 9 bulan .

frekuensi pemberian tiap kali anak menangis (> 5 kali sehari). bergantian payudara kanan dan kiri. Kesan: pertumbuhan dan perkembangan baik. Personal sosial Tersenyum Mulai makan Tepuk tangan : 2 bulan : 6 bulan : 9 bulan Saat ini pasien duduk di kelas 1 SMA.Derajat kesadaran . Bubur tim. diberikan sejak umur 8 bulan dengan frekuensi 3 kali sehari.Sikap/keadaan umum . ASI diberikan sejak lahir sampai umur 3 bulan. lamanya menyusui 20 menit. Nasi.4. I. b. Bubur sumsum. diberikan susu buatan merek SGM. Bubur susu. diberikan sejak umur 1 tahun dengan frekuensi 2 kali seminggu. Tanda vital : kooperatif/ sakit sedang : kompos mentis : gizi kesan baik . e.Makanan padat dan bubur : a. diberikan sejak umur 9 bulan dengan frekuensi 3 kali sehari. Buah dan sayuran: Jenis bervariasi. PEMERIKSAAN FISIK A. Lauk pauk jenis tahu dan tempe diberikan sejak umur 12 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. d. diberikan sejak umur 7 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. Keluarga berencana Ibu mengikuti program keluarga berencana (KB) jenis spiral. Setelah umur 3 bulan.Derajat gizi B. c. Sesudah menyusui anak tidak menangis. Keadaan Umum . M. Prestasi di sekolah baik. b. c. Riwayat Makan Minum Anak a. diberikan sejak umur 6 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. L.

Persentil 50 < BB/TB < Persentil 75 Interpretasi : gizi baik menurut antropometri D. Kulit Kulit sawo matang. sukar dicabut. Wajah Udem (-). rambut warna hitam. Kepala Bentuk mesosefal. kelembaban cukup.Persentil 3 <BB/U < Persentil 10 . tipe - Suhu : 37.TB/U <Persentil 3 . ubun-ubun besar sudah menutup. kedalaman cukup. simetris : 20 x/ menit. Status Gizi . G. turgor kembali cepat. isi tegangan cukup. ujud kelainan kulit (-) E. Lingkar kepala 52 cm.- Laju Jantung Laju Nadi Laju Pernafasan abdominotorakal : 132x/menit :132x/menit. F.Tinggi badan : Perhitungan antropomatri: BB 44 U = 55 x100 % = 82 % TB 150 U = 163 x 100 % = 92 % 44 BB TB = 41 x 100 % = 107 % Kriteria antropometri sesuai grafik CDC: . moon face (-). regular.Umur : 16 tahun 44 kg 150 cm . Mata .80C per axiller C.Berat badan : .

glandula thyroid tidak membesar. detritus (-). Hidung Napas cuping hidung (-). kaku kuduk (-) M. Tenggorok Uvula di tengah. retraksi (-) Inspeksi Palpasi Perkusi : iktus kordis tidak tampak : iktus kordis tidak kuat angkat : batas jantung kesan tidak melebar batas kiri atas batas kiri bawah : SIC II LPSS : SIC IV 2 jari LMCS batas kanan atas batas kanan bawah : SIC II LPSD : SIC IV LPSD medial Auskultasi : BJ I dan BJ II intensitas normal. konjungtiva anemis (-/-) . reflek cahaya (+/+). mata cekung (-/-). limfonodi tidak membesar. Leher Bentuk normocolli. sklera ikterik (-/-). Mulut Mukosa kering (+). Telinga Daun telinga dalam batas normal. sekret (-/-).T1. L. sianosis (-). Suara tambahan (-/-) . Toraks Bentuk : Cor : normochest. Pulmo : Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : Pengembangan dada kanan = kiri : Fremitus raba dada kanan = kiri : Sonor di seluruh lapang paru : Suara dasar vesikuler (+/+). papil atrofi (-). air mata (+/+). pseudomembran (-). mukosa faring hiperemis (-).Udem periorbita (-/-). J. tonsil T1 . sekret (-). H. I. bising (-). K. gallop (-). reguler.

3. Timpani. ASI diberikan sejak lahir sampai umur 3 bulan. frekuensi pemberian tiap kali anak menangis (> 5 kali sehari).N. 1. turgor kembali lambat. Petekie + - Udem - Capillary refill time <2 detik Arteri dorsalis pedis teraba kuat N. Prestasi di sekolah baik. 4 bln) : 4x (usia 0.Campak : 3x (usia 0. 3. pekak beralih (-).DPT . lamanya menyusui 20 menit. peristaltik (+). Kesan: pertumbuhan dan perkembangan baik. bising usus normal.Hepatitis B . 6 bln) : 1x (usia 0 bln) : 3x (usia 2.BCG . bergantian payudara kanan dan . P. Riwayat Imunisasi . undulasi (-). Riwayat Makan Minum Anak a. Abdomen Inspeksi Auskultasi Perkusi Palpasi O. supel. Ekstremitas Akral dingin - : : : : dinding perut sejajar dengan dinding dada. 2. 4 bln) : 1x (usia 9 bulan) O. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Saat ini pasien duduk di kelas 1 SMA.Polio . hepar dan lien tidak teraba.

diberikan sejak umur 6 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. h. 8 15. diberikan sejak umur 7 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. diberikan sejak umur 1 tahun dengan frekuensi 2 kali seminggu. Bubur susu. 80-5. 6 35 1. Bubur sumsum. Bubur tim. 3 33-45 4. Lauk pauk jenis tahu dan tempe diberikan sejak umur 12 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. 3-15. diberikan sejak umur 9 bulan dengan frekuensi 3 kali sehari. Makanan padat dan bubur : f. i. 5 150-450 3. diberikan susu buatan merek SGM. Q. c. 6 .kiri. b. diberikan sejak umur 8 bulan dengan frekuensi 3 kali sehari. 5-14. j. Oen) Hct leukosit trombosit 35. Keluarga berencana Ibu mengikuti program keluarga berencana (KB) jenis spiral. 5-14. 28 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. Nasi. Sesudah menyusui anak tidak menangis. 1 /um pg g/dl % 80-96 28-33 33-36 11. 6-14. g. 6 27. 3 1. PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium darah tanggal 13 April 2012 (RS dr. 8 84 4. 5 150-450 Laboratorium darah tanggal 13 April 2012 (IGD) Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit Indeks Eritrosit MCV MCH MCHC RDW 11. Setelah umur 3 bulan. Buah dan sayuran: Jenis bervariasi. 1 32. 88 75 % ribu/ul ribu/ul 33-45 4. 80 82. III.

3 33-45 4. 5 150-450 3. 2-11. 5 38 1. 80 Laboratorium darah tanggal 15 April 2012 pukul 14. 1 37 4. 6 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 5-14. 5-14. 5 150-450 3. 93 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 80 Laboratorium darah tanggal 15 April 2012 pukul 06. 80-5. 8 20. 80-5. 8 38 4. 3-15. 54 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 3 33-45 4. 3-15.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 13. 5 150-450 3. 5 150-450 3. 6 37 4. 3 33-45 4. 1 25-65 72. 3-15.MPV PDW Hitung Jenis granulosit limfosit monosit 9. 80 Laboratorium darah tanggal 16 April 2012 pukul 14. 9 33 1. 3 33-45 4. 80-5.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 12. 4 40 2. 6 60 4. 5-14. 5-14.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 12. 60 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 3 17 % % % 52-67 33-48 0-6 Laboratorium darah tanggal 14 April 2012 Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 10. 3-15. 80 . 1 17 fl % 7. 4 46 4. 80-5.

33 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 80-5. 80 Urinalisis urine tanggal 17 April 2012 Kimia Urin berat jenis pH leukosit nitrit protein glukosa keton urobilinogen bilirubin eritrosit Mikroskopis epitel epitel squamous epitel transisional epitel bulat silinder hyaline granulated leukosit Lain-lain 1. 80-5.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 11.Laboratorium darah tanggal 16 April 2012 pukul 06.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 11. 3 33-45 4. 3-15. 3-15. 5 25 positif negatif normal negatif normal negatif 10 1-2 0 - . 12 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. 5 32 4. 8 44 4. 3 33 3. 5-14. 5-14. 7 36 4. 3 33-45 4. 5 150-450 3. 80 Laboratorium darah tanggal 16 April 2012 pukul 14. 5 150-450 3. 010 6.

5-14. VS : Laju Jantung : 132x/menit. sudah berobat dan mendapatkan obat penurun panas. mual (+) muntah (+) satu kali sabanyak ¼ gelas aqua isi makanan dan cairan. batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). 3 33-45 4. banyak. 4 31 8. Karen atidak ada perbaikan. 04 g/dl % ribu/ul ribu/ul juta/ul 12. Pemeriksaan fisik didapatkan: Kesadaran compos mentis. 9 55 4. gizi kesan baik.00 Rutin Hb Hct leukosit trombosit eritrosit 10. 3-15. RESUME Pasien dating dengan keluhan panas. 2 IV. Panas turun kemudian naik lagi. reguler. pasien dibawa ke IGD RSDM oleh keluarga.eritrosit leukosit bakteri 25-35/LPB 3-5 penuh Laboratorium darah tanggal 18 April 2012 pukul 14. tampak sakit sedang. dan berwarna kuning. 5 150-450 3. BAK terakhir 5 jam SMRS tidak sakit. Batuk (-) pilek (-) muntah (-) mencret (-) mimisan (-) nyeri sendi (-) nyeri kepala (-). isi dan . Laju Nadi = 132x/ menit. 80-5. 80 Laboratorium darah tanggal 18 April 2012 Kimia Klinik Besi TIBC Saturasi Transferin 21 268 8 Serologi Ferritin 506. Sejak dua hari SMRS pasien panas tinggi terus menerus. Saat di IGD pasien panas (+) mual (-) muntah (-) batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). SMRS pasien masih panas.

pulmo. DIAGNOSIS BANDING   Diare Akut dengan dehidrasi sedang e/c amoebiasis Anemia mikrositik hipokromik e/c:  defisiensi besi penyakit kronik Gizi baik VII. mata cekung 9. kedalaman cukup .8 ⁰ C. dan abdomen dalam batas normal. Laju pernafasan= 20 x/menit tipe abdominothorakal. Laboratorium darah: MCV dan MCH menurun 12. DAFTAR MASALAH 1. turgor kembali lambat 11. Panas 4. Thorax. V.tegangan cukup. Imunisasi campak (-) 7. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan : trombositopenia (+). cor. Muntah 3. Ubun-ubun besar cekung 8. leukopenia (+). mukosa agak kering 10. Intake sulit 5. simetris. Pemeriksaan feces: Entamoeba histolytica (+) VI. S = 37. Diare 2. Riwayat kebiasaan ibu jarang mencuci tangan sebelum menyiapkan makan 6. DIAGNOSIS KERJA    Diare Akut dengan dehidrasi sedang e/c amoebiasis Anemia mikrositik hipokromik Gizi baik .

8)} kal/hari = 891 kal/hari ≈ 900 kal/hari Karbohidrat : 1/4 x 50 % x 900 kal = 112. Rawat inap bangsal Gastroenterologi Anak 2. MONITORING KU dan VS/ 4 jam Status Hidrasi / 8 jam Balance cairan/diuresis per 8 jam .bila terehidrasi dilanjutkan IVFD D¼S 10 tpm macro dan oralit 100 cc tiap diare atau muntah.5 gram/hari ≈ 120 gram/hari Protein : 1/4 x 15 % x 900 kal = 33. 4. Drug : .Oralit 100 cc setiap kali muntah / diare (setelah terehidrasi ) .Domperidon 3 x 3 mg ( per oral ) . PLANNING Diagnosis GDT SI.Metronidazol 3x 350 mg (per oral) . TIBC X.5 jam kemudian cek ulang Status Rehidrasi .Zinc 1 x 20 mg (per oral) : 1/9 x 35 % x 900 kal = 35 gram/hari IX.IVFD RL 75cc/kgBB dalam 5 jam . PENATALAKSANAAN 1.Pro biotik 2 x 1 sachet . Terapi rehidrasi : .VIII.75 gram/hari ≈ 34 gram/hari Lemak 3. Diet Nasi tim saring 900kal/hari Lanjutkan pemberian ASI Kebutuhan Kalori : 9 x {55 + (55 x 0.

memasak makanan sebelum dimakan. gizi baik VS: HR=132x/menit RR: 20x/menit t=39. membuat susu botol dengan benar Lanjutkan pemberian ASI Makan secepatnya Menjaga kebersihan: mencuci tangan sebelum makan. Panas turun kemudian naik lagi. SMRS pasien masih panas. EDUKASI Minum banyak. Karen atidak ada perbaikan. Batuk (-) pilek (-) muntah (-) mencret (-) mimisan () nyeri sendi (-) nyeri kepala (-). batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). RPD: riwayat mondok (-) riwayat DBD (-) RPK: lingkungan sekitar yang terkena DBD (-) keluarga yang terkena DBD (-) Pemeriksaan Fisik KU: lemah. BAK terakhir 5 jam SMRS tidak sakit. Saat di IGD pasien panas (+) mual (-) muntah (-) batuk (-) pilek (-) mencret (-) mimisan (-). dan berwarna kuning.XI. sudah berobat dan mendapatkan obat penurun panas. mencuci bersih makanan yang tidak dimasak. compos mentis. PROGNOSIS Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam : baik : baik : baik Nama: Sagita Puspita Wironoto Tanggal dan jam masuk: 13 April 2012 20:58 Alamat: Wonosarean RT 1/8 Jagalan Jebres Surakarta Umur: 15 tahun Status: belum kawin Keluhan utama: demam RPS: ± 2 hari SMRS pasien panas tinggi terus menerus.4 C tekanan darah=110/70 . mual (+) muntah (+) satu kali sabanyak ¼ gelas aqua isi makanan dan cairan. pasien dibawa ke IGD RSDM oleh keluarga. banyak. tetap membuang air besar di jamban. XII.

lidah berselaput (+). sekret (-) Mulut : MB (+). ST (-/-) Terapi Diet nasi lauk 2200 kkal/hari IVFD D½S 20 tpm makro Paracetamol 3 x 500 mg ( per oral ) pukul 10. Pemeriksaan / Diagnosis Kepala : mesocephal Mata : CA (-/-). bising (-) Pulmo= SDV (+/+). BAK (+).Oen tanggal 13 April 2012 Pemeriksaan Darah Rutin di RSDM tanggal 13 April 2012 Pemeriksaan Darah Rutin di RSDM tanggal 14 April 2012 DPH I Tanggal 14/04/12 Keluhan/KU/VS Kel: demam (+). gizi kesan baik. VS : HR=96x/menit. regular. H/L tidak teraba Ext= ad oed - peteckie + - + - Pemeriksaan Darah Rutin di RS dr. BAB (+) KU : baik. cm. tonsil T1-T1. GDT. nyeri sendi (-). SI (-/-). . timpani. sianosis (-) Leher= KGB ≠ membesar Thorax= retraksi (-) Cor= BJ I-II int N. tonsil dan faring hiperemis (-) Leher : KGB ≠ membesar Thorax : retraksi (-) Cor : BJ I-II int N regular Pulmo : SDV (+/+). tremor halus(-).Kepala= mesocephal Mata= CA(-/-). SI (-/-) Hidung= NCH (-). mual (-). sakit perut ulu hati (+). ST (-/-) Abd= DP//DD.00 (tanyakan hasil) -Urin/feses rutin -Cek IgG. sakit menelan (-).00 RL 60 tpm Px : -DL3 jam 06. IgM. muntah (-). oedem palpebra (-/-) Telinga : sekret (-) Hidung : NCH (-). secret (-/-) Mulut= MB (+). BU (+) N.

11 cc/kgBB/jam KUVS jam 10. gizi kesan baik. muntah (-). T=110/70. 10C Abdomen : supel.RR=32x/menit. nyeri sendi (-). T=110/70. BAB (-) KU : baik. VS : HR=80x/menit. t=38. tonsil dan faring hiperemis (-) Leher : KGB ≠ membesar Thorax : retraksi (-) Cor : BJ I-II int N regular. H/L ≠ teraba Petekie + + + + Diet nasi lauk 2200 kkal/hari IVFD RL 7 cc/kgBB/jam~60 tpm makro Paracetamol 3 x 500 mg ( per oral ) Px : -DL3 / 8 jam Mx : KU VS / jam TD / jam BCD / 8 jam ketat Awasi tanda-tanda syok Awasi perdarahan Ex : Keluarga mengenai kondisi pasien Minum banyak Kompres hangat bila panas pukul 14.00 Tx: IVFD RL 10cc/kgBB/jam~ 100 tpm makro Px: DL3 / 8 jam pukul 22. SI (-/-). sekret (-) Mulut : MB (+). BAK (+). mual (-). bisisng () Pulmo : SDV (+/+).00 Mx: Awasi tanda perdarahan Awasi tanda syok Dx: Dengue fever dengan manifestasi perdarahan DD DHF.00 oedem palpebra (-) lingkar perut : 68 cm Dx: Dengue fever dengan manifestasi perdarahan DD DHF. cm. H/L ≠ teraba Petekie + + + + SI. RR=18x/menit. ISK Anemia mikrositik hipokromik e/c DD defisiensi Fe.00 Mx: Awasi tanda perdarahan Awasi tanda syok pukul 22. lidah berselaput (+). RR=26x/menit. infeksi . ascites (-). infeksi Mx : KU VS / 4 jam TD / 4 jam BCD / 8 jam ketat Awasi tanda-tanda syok Awasi perdarahan Ex : Keluarga mengenai kondisi pasien Minum banyak Kompres hangat bila panas II 15/04/12 Kel: demam (+). t=36.00 Tx: lanjut Px: DL3 / 8 jam pukul 06. oedem palpebra (-/-) Telinga : sekret (-) Hidung : NCH (-). tremor halus(-). NT (-). 50C Kepala : mesocephal Mata : CA (-/-). sakit menelan (-). mimisan (-).00 HR=90x/menit. TIBC. batuk (-). sakit perut ulu hati (+). t=390C BC: 75 cc / 24 jam D: 1. ascites (-). ISK Anemia mikrositik hipokromik e/c DD defisiensi Fe. saturasi transferin -Monitor DL3 PF jam 10. tonsil T1-T1. ST (-/-) Abdomen : supel. gusi berdarah (-). NT (-).

NT (-). nyeri sendi (-). H/L ≠ teraba Petekie + + + + Diet nasi lauk 2200 kkal/hari IVFD RL 7cc/kgBB/jam~ 80 tpm makro IVFD D½S 40 tpm makro Paracetamol 3 x 500 mg ( per oral ) Px : -DL3 besok pagi / 24 jam -Urinalisis -RO thoraks Mx : KU VS / jam TD / jam BCD / 8 jam ketat Awasi tanda-tanda syok Awasi perdarahan Ex : Keluarga mengenai kondisi pasien Minum banyak Kompres hangat bila panas IV 17/04/12 Kel: demam (-) bebas demam 2 hari. oedem palpebra (-/-) Telinga : sekret (-) Hidung : NCH (-). RR=3x20/menit.redup di paru dexter bawah (+) Abdomen : supel. mual (+). BAK (-). mual (-). tonsil T1-T1. T=110/70. sakit menelan (-). 50C Dx: Dengue fever dengan manifestasi perdarahan DD DHF. muntah (-).mimisan (-). ISK Observasi febris hari ke IV-V Anemia mikrositik hipokromik e/c DD defisiensi Fe. 50C Kepala : mesocephal Mata : CA (-/-). ascites (-). sekret (-) Mulut : MB (+). tonsil dan faring hiperemis (-) Leher : KGB ≠ membesar Thorax : retraksi (-) Cor : BJ I-II int N regular Pulmo : SDV (+/+). VS : HR=80x/menit. ascites (-). sakit perut ulu hati (-). batuk (+). tremor halus(-). sakit perut ulu hati (+). nyeri sendi (+). sakit menelan (-). ST (-/-) Abdomen : supel. TIBC. gusi berdarah (-).mimisan (-). BAK (+). BAB (+) KU : baik.III 16/04/12 Kel: demam (-). tremor halus(-). sekret (-) Mulut : MB (+). cm. batuk (-). muntah (-). cm. gusi berdarah (-). ST (-/-). H/L ≠ teraba Diet nasi lauk 2200 kkal/hari IVFD D½S 20 tpm makro Paracetamol 3 x 500 mg ( per oral ) Px : -DL3 / 24 jam -DL2. BAB (-) KU : baik. infeksi Kepala : mesocephal Mata : CA (-/-). NT (-). ferritin -kultur urine Mx : KU VS / 8 jam BCD / 8 jam Awasi tanda-tanda syok Awasi perdarahan Ex : Minum banyak . t=36. saturasi transferin. tonsil T1-T1. SI (-/-). tonsil dan faring hiperemis (-) Leher : KGB ≠ membesar Thorax : retraksi (-) Cor : BJ I-II int N regular Pulmo : SDV (+/+). tidak berselaput (+). gizi kesan baik. tidak berselaput (+). gizi kesan baik. SI (-/-). VS : HR=80x/menit. oedem palpebra (-/-) Telinga : sekret (-) Hidung : NCH (-). RR=20x/menit. SI. t=36.

sakit menelan (-).00 Pemeriksaan Laboratorium tanggal 16 April 2012 pukul 14. H/L ≠ teraba Petekie + + + + Diet nasi lauk 2200 kkal/hari IVFD RL 7cc/kgBB/jam~ 80 tpm makro IVFD D½S 40 tpm makro Paracetamol 3 x 500 mg ( per oral ) Px : -DL3 besok pagi / 24 jam -Urinalisis -RO thoraks Mx : KU VS / jam TD / jam BCD / 8 jam ketat Awasi tanda-tanda syok Awasi perdarahan Ex : Keluarga mengenai kondisi pasien Minum banyak Kompres hangat bila panas Dx: Dengue fever hari ke VII Tsk ISK Anemia mikrositik hipokromik e/c DD defisiensi Fe. gizi kesan baik.00 Pemeriksaan Laboratorium tanggal 15 April 2012 pukul 14. tidak berselaput (+). infeksi Kompres hangat bila panas hasil foto RLD: efusi pleura dextra (+) Kel: demam (+). ST (-/-). oedem palpebra (-/-) Telinga : sekret (-) Hidung : NCH (-). BAK (+).mimisan (-). ascites (-). tonsil dan faring hiperemis (-) Leher : KGB ≠ membesar Thorax : retraksi (-) Cor : BJ I-II int N regular Pulmo : SDV (+/+). cm. BAB (+) KU : baik.00 Pemeriksaan Laboratorium tanggal 17 April pukul 06. muntah (-). NT (-). RR=20/menit. SI (-/-). gusi berdarah (-).00 Pemeriksaan Laboratorium tanggal 16 April 2012 pukul 06.00 .Dx: Dengue fever hari ke VI-VII (bebas demam hari ke II) tersangka ISK Anemia mikrositik hipokromik e/c DD defisiensi Fe. tremor halus(-). redup di paru dexter bawah (+) Abdomen : supel. sekret (-) Mulut : MB (+). t=38. nyeri sendi (-). infeksi Pemeriksaan Laboratorium tanggal 15 April 2012 pukul 06. batuk (-). 90C Kepala : mesocephal Mata : CA (-/-). sakit perut ulu hati (-). tonsil T1-T1. mual (-). VS : HR=88x/menit.

5oC (peraxiler) TD = 110/70 mmHg 22.00 02.Pemeriksaan Laboratorium tanggal 18 April pukul 14. 67 cc/kgBB/jam Input Infus = 480 cc Oral = 700 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 400 cc Tinja = IWL = 165 cc BC = + 615 cc D = 1.00 Pemeriksaan BCD Input Infus = 480 cc Oral = 1000 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 600 cc Tinja = IWL = 165 cc BC = + 715 cc D = 1.00 HR = 80 x/1’ RR = 20 x/1’ S = 36.3oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg Tanggal 14-04-12 Jam 14.00 Tanggal 14-04-12 Jam Pemeriksaan KU/VS 14.00 HR = 84 x/1’ RR = 24 x/1’ S = 37.3oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg 06.00 HR = 100 x/1’ RR = 20 x/1’ S = 38.00 . 11 cc/kgBB/jam Input Infus = 480 cc Oral = 500 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 450 cc Tinja = IWL = 165 cc 20.

6oC (peraxiler) TD = 110/70 mmHg 06.00 HR = 80 x/1’ RR = 20 x/1’ S = 36.00 Input Infus = 300 cc Oral = 500 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 500 cc Tinja = IWL = 165 cc BC = + 35 cc D = 1.5oC (peraxiler) TD = 110/70 mmHg 10. 1 cc/kgBB/jam Input Infus = Oral = 1300 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 1000 cc Tinja = 130 IWL = 165 cc BC = + 5 cc D = 2.7oC (peraxiler) 22.7oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg 15-04-12 14.00 HR = 128 x/1’ RR = 20 x/1’ S = 36.00 HR = 78 x/1’ RR = 20 x/1’ S = 36.5oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg 22. 25 cc/kgBB/jam 06. 2 cc/kgBB/jam HR = 88 x/1’ RR = 24 x/1’ S = 36.00 HR = 120 x/1’ RR = 18 x/1’ S = 36.BC = + 365 cc D = 1.00 22. 78 cc/kgBB/jam Input Infus = Oral = 1100 cc Output Sal Gaster = Muntah = Urine = 800 cc Tinja = IWL = 165 cc BC = + 135 cc D = 2.00 HR = 128 x/1’ RR = 21 x/1’ S = 36.00 .5oC (peraxiler) 14.00 18.

00 TD = 110/80 mmHg HR = 86 x/1’ RR = 23 x/1’ S = 36.1oC (peraxiler) TD = 90/60 mmHg 02.00 HR = 81 x/1’ RR = 16 x/1’ S = 37.4oC (peraxiler) TD = 90/60 mmHg 06.00 06.3oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg HR = 80 x/1’ RR = 23 x/1’ S = 35.TD = 110/100 mmHg 02.3oC (peraxiler) TD = 110/80 mmHg .00 HR = 64 x/1’ RR = 18 x/1’ S = 36.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful