PERIOPERATIVE

PEMBIMBING : DR. MAX RARUNG, SPOG-K

POST OPERATIF    Sesaat setelah operasi Managemen selama perawatan dan penanganan komplikasi Pasien dipulangkan .

medikasi Laboratorium .Sesaat setelah operasi     Monitoring tanda-tanda vital Mengurangi rasa nyeri Monitoring cairan. urine output.

aspiration Falling on the floor The recovering . hypothermia Vomiting.         Airway obstruction Hypoxia Haemorrhage: internal or external Hypotension and/or hypertension Postoperative pain Shivering.

Tanda-tanda pasien stabil :       Awake. opens eyes Extubated Blood pressure and pulse are satisfactory Can lift head on command Not hypoxic Breathing quietly and comfortably .

Di ruang rawat     Mobilisasi Nutrisi Kontrol rasa nyeri Perawatan luka .

Pain management      Pasien merasa tidak nyaman stress yang akan menyebabkan disfungsi organ Mencegah terjadinya nyeri kronis Balanced analgesia Pre-emptive analgesia .

Surgical Site Infection Sumber infeksi :     Tumbuhan endogen pasien Lingkungan tempat Pengoperasian Personel rumah sakit perangkat palsu. implants .

Faktor resiko terjadinya infeksi :  Umur  Kegemukan  Diabetes  Malnutrition  Tinggal berkepanjangan pra operasi  Penggunaan steroid sistemik  Durasi pembedahan  Teknik pembedahan  Penggunaan profilaksis antimikroba yang tidak sesuai .

intake oral harus dapat diadaptasi sesuai toleransi individual dan tipe operasi.  .Nutrisi  Inisiasi intake makanan normal atau enteral segera setelah operasi gastrointestinal.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful