You are on page 1of 12

STUDI KASUS : REVITALISASI KOTA TUA JAKARTA

MATERI KULIAH

KONSERVASI ARSITEKTUR Pertemuan ke – 10
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 1

REVITALISASI Revitalisasi berarti perubahan yang cepat bukan saja merubah wajah kota yang notabene kawasan cagar budaya melainkan juga merubah sistem perkotaan dan citra kota itu sendiri. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 2 .

REVITALISASI KOTA TUA JAKARTA Faktor Internal ƒ Jakarta Kota sebagai daerah obyek wisata sejarah dan kebudayaan ƒ Pola Kerapatan Bangunan ƒ Pola Kepemilikan Tanah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 3 .

melalui atau berdampak pada kawasan kota lama Jakarta.REVITALISASI KOTA TUA JAKARTA Faktor eksternal merupakan rencana-rencana dari berbagai sektor yang akan mengenai. Rencana-rencana dimaksud adalah : ƒ Rencana Pengembangan Kawasan Pantura Jakarta (Jakarta Waterfront City) ƒ Rencana bertambahnya alternatif transportasi ke kawasan ini Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 4 .

Tidak adanya kepercayaan terhadap potensi yang dimiliki area tersebut. 3. Belum optimalnya Rencana Tata Ruang (Master Plan) yang ada Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 5 .KENDALA REVITALISASI KOTA LAMA JAKARTA 1. Belum maksimalnya kebijakan pelestarian dari pemerintah pada area tersebut 2.

PROGRAM REVITALISASI KAWASAN KOTA TUA JAKARTA Revitalisasi Kota Lama Jakarta ini menyangkut elemen-elemen tata ruang kota mulai dari : ƒ Peruntukan dan aktivitas penunjang kawasan ƒ Tata Bangunan ƒ Ruang Terbuka ƒ Sirkulasi dan Parkir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 6 .

PERUNTUKAN DANAKTIVITAS PENUNJANG KAWASAN ƒ Peruntukkan perkantoran. Perencanaan Universitas Gunadarma 7 yang jasa dominan adalah perdagangan dan . pergudangan ƒ Aktivitas yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi kawasan adalah aktivitas rekreasi budaya ƒ Berdasarkan potensi kawasan diarahkan untuk menjadi kawasan wisata dan kawasan perekonomian kota (campuran perdagangan dan perkantoran) dengan pemanfaatan Fakultas Teknik Sipil dan secara overlap.

Ruang Terbuka (Open Space) ƒ Taman Stasiun Kota (depan Bank Bumi Daya). Diarahkan sebagai Ruang terbuka budaya ƒ Diusulkan untuk mengembangkan plaza-plaza di dalam atau di belakang bangunan (pola courtyard) yang dihubungkan dengan jalan raya melalui jalan tembus atau lorong (passage) di lantai dasar bangunan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 8 . Sebagai ruang penerima terbuka atau welcoming space di Jakarta Kota ƒ Taman Fatahillah.

Perhitungan KDB dan KLB sesuai fungsi kegiatan bangunan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 9 .TATA BANGUNAN ƒ Berdasarkan Klasifikasi Pemugaran yang telah digariskan oleh Pemda DKI ƒ Peningkatan intensitas bangunan direncanakan : KDB = 48 % dan KLB = 1.9.

maka pada bagianbagian kawasan tertentu diarahkan menjadi full-pedestrian mall atau semi-pedestrian mall Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 10 . serta jalur pejalankaki berupa trotoar (side walk). atau passage ƒ Mengingat konsep awal kawasan sebagai kawasan wisata budaya. arcade / kolonade. yaitu penentuan jalur kendaraan satu dan dua arah.SIRKULASI DAN PARKIR ƒ Meliputi sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki.

BANGUNAN PEMUGARAN DI JAKARTA KOTA TUA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 11 .

BANGUNAN PEMUGARAN DI JAKARTA KOTA TUA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma 12 .