P. 1
manajemen_manajer

manajemen_manajer

|Views: 2,456|Likes:
Published by wendi gunawan

More info:

Published by: wendi gunawan on May 31, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

MANAJEMEN & MANAJER

BAB II MANAJEMEN DAN MANAJER A. ARTI MANAJEMEN Istilah manajemen berasal dari kata kerja (bahasa Inggris) to manage yang berarti control. Dalam bahasa Indonesia istilah untuk kata manajemen diartikan dengan berbagai macam, antara lain sebagai berikut : 1) Lembaga Administrasi Negara, manajemen diartikan dengan istilah kepemimpinan. 2) Angkatan Darat, manajemen diartikan dengan istilah pembinaan. 3) Universitas Indonesia, manajemen diartikan dengan istilah ketatalaksanaan. 4) Universitas Gajahmada dan Universitas Pajajaran, manajemen diartikan dengan istilah pengurusan Dalam Webster’s New Coolegiate Dictionary, kata manage dijelaskan berasal dari bahasa Itali “managgio” dari kata “managgiare” yang selanjutnya kata ini berasal dari bahasa Latin “manus” yang berarti tangan. Dalam kamus diatas kata “manage” diberi arti : 1) to direct and control (membimbing dan mengawasi). 2) to treat with care (memperlakukan dengan sekasama) 3) to carry on business or affairs (mengurus perniagaan, atau urusan-urusan/persoalanpersoalan. 4) to achieve one’s purpuse (mencapai tujuan tertentu). Dilihat arti tersebut maka arti manajemen mencakup keempat penjelasan arti diatas. Selanjutnya dalam kamus diatas juga manajemen di jelaskan : 1) Act or art managing : conduct ; control ; direction (tindakan atau seni mengurus, memperlakukan, pengawasan, pembimbingan). 2) The collective body of those who manage any enterprise or intrest (badan kolektif yang mengurus suatu perusahaan atau kepentingan). Dengan demikian wajar apabila ada pendapat bahwa manajemen merupakan proses kegiatan yang dilakukan secara bersama untuk mencapai tujuan; dan manajemen merupakan lembaga dimana dilakukan kegiatan. Selain itu manajemen berasal dari kata benda (bahasa Inggris) “management” dengan berbagai arti yaitu : pertama management berarti Pengelolaan, Pengendalian, atau Penangan an. Kedua management diartikan Perlakuan secara trampil untuk menangani sesuatu berupa Skillful treatment. Ketiga Gabungan dari dua pengertian diatas yaitu : yang berhubungan dengan pengelolaan suatu perusahaan, rumah tangga, atau suatu bentuk kerjasama dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Ketiga pengertian mendukung kesepakatan anggapan bahwa manajemen itu dipandang sebagai Ilmu dan Seni. Manajemen sebagai Ilmu artinya manajemen memenuhi kreteria ilmu dan metode keilmuan yang menekankan kepada konsep-konsep, teori, prinsip dan teknik pengelolaan. Sebagai lmu pengetahuan manajemen memiliki cirri-ciri ilmu pengetahuan yaitu : Tersusun secara sistematis atau teratur. Dapat dipelajari dan diajarkan Menggunakan metode-metode ilmiah. Mempunyai prinsip-prinsip tertentu. Dapat dijadikan teori. Obyektif dan Rasional Manajemen sebagai Seni, kemampuan pengelolaan sesuatu itu merupakan seni menciptakan atau biasa disebut kreatifitas (daya cipta yang timbul dari dalam untuk mewujudkan sesuatu), dan merupakan keterampilan seseorang (kemahiran yang diperoleh dari pengalaman).

Dasar-Dasar Manajemen

4

MANAJEMEN & MANAJER

Dalam bukunya “Principles of Management” George R Terry membedakan seni dan ilmu dalam manajemen sebagai berikut : Seni
Kemajuan diperoleh dengan praktek. Perasaan Terkaan Menggambarkan Pendapat-pendapat

Ilmu
Kemajuan diperoleh dengan Ilmu. Pembuktian Ramalan Menentukan Ukuran-ukuran.

B. PENGERTIAN MANAJEMEN Dilihat dari segi statis atau unsur wadah daripada administrasi adalah organisasi. Organisasi ini sendiri adalah alat administrasi dalam mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan ini organisasi sebagai segi statis harus di gerakan dengan suatu proses yang dinamik dan khas. Proses yang dinamik dan khas ini lazim disebut dengan istilah “manajemen”. Orang-orang yang melaksanakan manajemen (menggerakan organisasi) lazim disebut dengan istilah “manajer” atau anggota-anggota manajemen. Manajemen sebagai proses khas yang menggerakan organisasi adalah sangat penting, karena tanpa manajemen yang efektif tak akan ada usaha yang akan berhasil cukup lama. Tercapainya tujuan organisasi baik tujuan ekonomis, social atau politik, untuk sebagian bersar tergantung pada kepada kemampuan para manajer dalam organisasi yang bersangkutan. Manajemen memberikan efektivitas pada usaha manusia. Dari uraian diatas nampak bahwa istilah manajemen berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan tertentu dengan jalan menggunakan sumber-sumber yang tersedia dalam organisasi dengan cara yang sebaik mungkin. Karena dalam pengertian “organisasi” selalu terkandung unsur sekelompok (lebih dari 2 orang) manusia maka manajemenpun biasanya digunakan dalam hubungan dengan usaha suatu kelompok manusia, walaupun manajemen itu dapat pula diterapkan terhadap usaha usaha seorang individu. Untuk memperjelas arti manajemen, dibawah ini dikutip beberapa ahli dibidang manajemen, pendapat mana saling berbeda satu sama lain walaupun selalu terdapat unsur kesamaannya. Dari perbedaan pendapat (yang disebabkan karena perbedaan dalam meletakan titik berat sudut pandang) serta kesamaan-kesamaan itu diharapkan dapat diperoleh pandangan yang lebih jelas dan menyeluruh tentang manajemen ini. 1. Jhon D. Millet “Management is the process of directing and facilitating the work of people organized in formal group to achieve a desired goal”. (Manajemen adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan dari orang-orang yang terorganisir secara formal sebagai kelom-pok untuk memperoleh tujuan yang diinginkan). 2. Elmore Petersons and E. Grosvenor Plowman “Management may be defined as a technique by means of which the porpuses and objective of particular human group are deter-mined, classifed and effectuated”. (Manajemen dapat diberi difinisi sebagai suatu teknik dengan teknik mana maksud dan tujuan dari sekelompok manusia tertentu ditetapkan, diklasifikasikan dan dilaksanakan). 3. Ordway Tead “Management is the process and agency which direct and guides the operations of an organization in the realizing of established aims”. (Manajemen adalah proses dan perangkat yang mengarahkan serta membimbing kegiatan-kegiatan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan). 4. Ralph C. Davis “Management is the function of the executive leadership any-where” (Manajemen adalah fungsi dari pada setiap pimpinan eksekutif dimanapun).

Dasar-Dasar Manajemen

5

MANAJEMEN & MANAJER

5. Jhon F. Me “Management is the art of securing maximum result whith minimum of efforts so as to secure maximum prosperity and happiness for both employer and employ and give the public the best possible service”. (Manajemen adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha minimal demikian pula mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal baik bagi pimpinan maupun para pekerja serta memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada masyarakat). 6. S. Kimball and D.S Kimball Jr. “Management embraces all duties and functions that pertain to the initiation of an enterprise, its financing establishment of all major policies, the provision of all necessary equipment, the outlining of the general form of organizations and selection of the principle officers”. (Manajemen terdiri dari semua tugas dan fungsi yang meliputi pe- nyusunan sebuah perusahaan, pembiayaan, penetapan garis-garis besar kebijaksanaan, penyediaan semua peralatan yang diperlukan dan penyusunan kerangka organisasi serta pemilihan pejabatpejabat terasnya). 7. George R. Terry “Management is distinct process consisting of planning, organizing, actuating, controlling, utilizing in each both science and art and follow in order to accomplish predetermined objectives”. (Manajemen adalah proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan planning, organizing, actuating dan controlling dimana pada masing-masing bidang digunakan baik ilmu pengetahuan maupun keahlian dan yang diikuti secara berurutan dalam rangka usaha mencapai sasaran yang telah ditetapkan semula). 8. Jhon M. Pfiffner “Management is concerned with the direction of these individuals and functions to achieve ends previously determined” (Manajemen bertalian dengan pembimbingan orang-orang dan fungsi-fungsi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya). 9. Dwight Waldo “Management is the action intended to achieve rational coopration in an administrative system”. (Manajemen adalah tindakan yang ditujukan untuk memperoleh kerjasama yang rasional dalam suatu system administrasi. 10. Harold Koontz and Cyril O’Donnell “Management is getting things done through other people”. (Manajemen adalah pekerjaan bersama-sama orang lain). Apa sebenarnya yang dimaksud dengan manajemen ?. Manajemen adalah “The art of getting things done through other people” (Seni menyelesaikan segala sesuatu melalui orang lain). Manajemen adalah proses perencanaan (planning), pengorganisasi-an (organizing), pengarahan (leading) dan pengendalian (contolling) kegiatan anggota organisasi dan kegiatan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi. Kesimpulan yang dapat ditarik dari kesamaan-kesamaan yang terdapat dalam pelbagai macam definisi diatas adalah : a) Manajemen selalu diterapkan dalam hubungan dengan usaha suatu kelompok manusia dan tidak terhadap sesuatu usaha satu orang tertentu. b) Dalam pengertian manajemen selalu terkandung adanya sesuatu tujuan tertentu yang akan dicapai oleh kelompok yang bersangkutan. Secara singkat dapat dikatakan bahwa manajemen adalah persoalan mencapai suatu tujuan tertentu dengan suatu kelompok orang-orang. Manajemen dapat mempunyai arti : 1) Kegiatan-kegiatan/Aktivitas-aktivitas 2) Proses, yakni kegiatan-kegiatan dalam rentetan urutan-urutan 3) Institusi/orang-orang yang melakukan kegiatan-kegiatan atau proses kegiatan. (1), (2), dan (3) untuk mendapatkan hasil melalui orang-orang lain.

Dasar-Dasar Manajemen

6

MANAJEMEN & MANAJER

Yang dimaksud dengan “orang-orang lain” adalah orang-orang pelaksana (subject) ataupun orang-orang yang menjadi object dari pelaksanaan. Umpamanya dalam personel management maka “orang lain” adalah orang-orang pelaksana yang menjalankan kegiatan-kegiatan kepegawai-an atau/dan segenap pegawai yang menjadi object dari kegiatan-kegiatan kepegawaian itu. Kegiatan-kegiatan yang tidak melalui orang-orang lain, bukan kegiatan manajemen. Misalnya untuk mendapatkan hasil melalui mesin-mesin, kegiatan itu disebut kegiatan teknik mesin. Apa kegunaan pengertian yang cukup tentang manajemen bagi setiap orang yang berada dalam suatu organisasi antara lain : Bagian semua untuk mengetahui organisasi dimana mereka berkarya dengan baik Bagi mereka yang menduduki jabatan manajer untuk mengetahui peranan, tanggung jawab dan tugasnya dalam organisasi. Bagi yang berkedudukan sebagai bawahan untuk memahami peranan atasannya, karena setiap atasan juga sekaligus berperan sebagai bawahan. Bahkan bagi orang diluar organisasi pun perlu mengenali manajemen suatu organisasi karena mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi yang bersangkutan. C. FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN Fungsi manajemen adalah mencapai tujuan dengan cara-cara yang terbaik, yaitu dengan pengeluaran waktu dan uang yang paling sedikit, biasanya dengan penggunaan fasilitas yang ada sebaik-baiknya. Berbagai fungsi Manajemen dikemukakan para ahli dengan persamaan dan perbedaan. Untuk memperjelas pendapat para ahli, masing-masing fungsi manajemen tersebut sebagai berikut : 1. Louis Allen (POLC) Planning (Merencanakan) Organizing (Menyusun) Leading (Memimpin) Controlling (Mengawasi/meneliti) 2. Harold Koontz and Cyril O’Donnell (POSDLC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Staffing (Penyusunan Pegawai) Directing (Pengarahan) Leading (Memimpin) Controlling (Pengendalian) 3. Henry Fayol (POCCC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Commanding (Pemberian Komando) Coordinating (Pengkoordinasian) Controlling (Pengendalian) 4. AF. STONER (POLC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Leading (Memimpin) Controlling (Pengendalian) 5. George R. Terry (POAC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Actuating (Pelaksanaan) Controlling (Pengendalian)

Dasar-Dasar Manajemen

7

MANAJEMEN & MANAJER

6. Jhon F Mee (POMC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Motivating (Pemberian Motivasi) Controlling (Pengendalian) 7. Luther Gulick (POSDiCoRB) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Staffing (Penyusunan Pegawai) Directing (Pengarahan) Coordinating (Pengkoordinasian) Reporting (Pembuatan laporan) Budgeting (Penganggaran) 8. Lyndak F. Urwick (FPOCCC) Forecasting (Peramalan) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Commanding (Pemberian Komando) Coordinating (Pengkoordinasian) Controlling (Pengendalian) 9. William H. Newman (POARDC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Assembling Resources Directing (Pengarahan) Controlling (Pengendalian) 10. William Spriegel (POC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Controlling (Pengendalian) 11. Jhon Robert Beishline (POCC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Commanding (Pemberian Komando) Controlling (Pengendalian) 12. Prajudi Atmosudirdjo (PODAC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Directing (Pengarahan) Actuating (Pelaksanaan) Controlling (Pengendalian) 13. Dr. Sondang P. Siagian (POMC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Motivating (Pemberian Motivasi) Controlling (Pengendalian) 14. Dr. Winardi, SE (POCALCC) Planning (Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Coordinating (Pengkoordinasian) Controlling (Pengendalian) Actuating (Pelaksanaan) Leading (Memimpin) Communication Controlling (Pengendalian)

Dasar-Dasar Manajemen

8

MANAJEMEN & MANAJER

15. The Liang Gie (PDmDCCI) Planning (Perencanaan) Decision making (Pengambilan Keputusan) Directing (Pengarahan) Coordinating (Pengkoordinasian) Controlling (Pengendalian) Improving Pada hakikatnnya, bila dikombinasikan pendapat para ahli tersebut diatas, maka fungsifungsi manajemen adalah sebagai berikut : (a) Forcesting, (b) Planning termasuk Budgeting, (c) Organizing, (d) Staffing atau Assembling resources, (e) Directing atau Commanding, (f) Leading, (g) Coordinating, (h) Motivating, (i) Controlling dan (j) Reporting. Jika dilihat masing-masing fungsi tersebut terlihat bahwa hampir semua ahli sepakat tentang Planning, Organizing dan Controlling meskipun terdapat beberapa tambahan. Sedangkan yang paling banyak berbeda pada istilah Actuating (apabila kita ambil pen-dapat George R Terry). Apabila digambarkan secara skematis se-bagai berikut :

Beberapa pendapat ahli manajemen t ent ang Fungsi Manajemen
GEO RGE HENDR Y RTER Y FAYO R L LUTHER KO NTZ JAMES O GULLIC DO K NNEL STO NER JHO N F MEE LO A W UIS ILLIAM W INAR SIAGIAN DI ALLEN NEW MAN

PL A N N I N G OR G A N I Z I N G
Act uating C omman ding St affing St affing Direct ing Leading C oordi nat ing Directing R eporting Leading Direct ing Leading Mot ivat ing Assembling O resource f Act uating C oordi nat ing Mot ivat ing

C oordi nating

CON T ROL L I N G

Dasar-Dasar Manajemen

9

MANAJEMEN & MANAJER

Walaupun dalam menyebutkan fungsi-fungsi manajemen itu tadi ada yang berbeda, tetapi maksudnya adalah sama. Juga mengenai dasar pokoknya, yaitu semua bersumber kepada tokoh atau pelopor Scientific Management, Henry Fayol. Dari perbandingan diatas dapat diketahui bahwa fungsi : Planning semuanya sama, hanya ke dalam planning harus dimasukan unsure badget. Organizing, hanya ada yang ditambah dengan staffing (penyusunan pegawai) dan atau assembling resource (penyusunan sumber-sumber). Actuating, ada yang menggunakan Commanding, Coordinating- Directing dan DirectingCoordinating Controlling, ada juga yang menggunakan istilah reporting. Tetapi pada umumnya adalah sama, hanya dengan istilah yang berbeda. 1) Forcesting, Forecasting adalah kegiatan meramalkan, memproyeksikan, atau mengadakan taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan. Misalnya, suatu Perguruan Tinggi, meramalkan jumlah Mahasiswa yang akan melamar belajar ke Perguruan Tinggi tersebut. Ramalan tersebut dengan menggunakan beberapa indikator-indikator misal-nya jumlah lulusan SLTA. Suatu Perusahaan industri harus mengada-kan forecasting tentang penjualan hasil produksinya dengan memperhatikan jumlah penduduk pada daerah penjualan, income per kapita anggota masyarakat, kebiasaan membeli dan sebagai-nya. 2) Planning termasuk Budgeting, Berbagai batasan tentang Planning dari yang sederhana sampai kepada perumusan yang lebih rumit. Ada yang merumuskan dengan sangat sederhana, misalnya perencanaan adalah penentu an serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diingin-kan. Pembatasan yang agak kompleks merumuskan perencanan sebagai penetapan apa yang harus dicapai, bila hal itu dicapai, dimana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggung jawab, dan penetapan mengapa hal itu harus dicapai. Hampir sama dengan pembatasan terakhir dimana perumusan perencanaan merupakan penetapan jawaban kepada keenam pertanyaan berikut : - Tindakan apa yang harus dikerjakan ? - Apakah sebabnya tindakan itu harus dikerjakan ? - Dimanakah tindakan itu harus dikerjakan ?. - Kapankah tindakan itu dilaksanakan ? - Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ? - Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu ? Sesungguhnya fungsi perencanaan bukan saja menetapkan hal-hal seperti tersebut diatas, tetapi juga dalam fungsi perencanaan sudah termasuk didalamnya penetapan budget. Oleh karenanya lebih tepat bila perencanaan atau planning dirumuskan sebagai penetapan tujuan, policy, prosedur, budget, dan program dari suatu organisasi. Jadi dengan fungsi planning termasuk budgeting yang dimaksudkan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi, menetapkan peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman pelaksanaan yang harus dituruti, dan menetap-kan ikhtisar biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan. 3) Organizing, Dengan Organizing dimaksud mengelompokan kegiatan yang diperlukan, yakni penetapan susunan organisasi serta tugas dan fungsi-fungsi dari setiap unit yang ada dalam organisasi, serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut. Organisasi atau pengorganisasian dapat pula dirumuskan sebagai keseluruhan aktivitas manajemen dalam mengelompokan orang-orang serta penetapan tugas, fungsi, wewenang, serta tanggung jawab masing-masing dengan tujuan terciptanya aktivitasaktivitas yang berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu.

Dasar-Dasar Manajemen

10

MANAJEMEN & MANAJER

4) Staffing atau Assembling resources, Istilah Staffing diberikan Luther Gulick, Harold Koonz dan Cyrill O’Donnel sedang Assembling resources dikemukakan oleh William Herbert Newman. Kedua istilah itu cenderung mengandung pengertian yang sama. Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi. Organizing dan Staffing merupakan dua fungsi manajemen yang sangat erat hubungannya. Organizing yaitu berupa penyusunan wadah legal untuk menampung berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan pada suatu organisasi, sedangkan staffing berhubungan dengan penerapan orang-orang yang akan memangku masing-masing jabatan yang ada dalam organisasi tersebut. 5) Directing atau Commanding, Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. Directing atau Commanding merupakan fungsi manajemen yang dapat berfungsi bukan saja agar pegawai melaksanakan atau tidak melaksanakan suatu kegiatan, tetapi dapat pula berfungsi mengkoordinasikan kegiatan berbagai unsur organisasi agar efektif tertuju kepada realisasi tujuan yang ditetapkan sebelumnya 6) Leading, Istilah leading, yang merupakan salah satu fungsi manajemen, di kemukakan oleh Louis A. Allen yang dirumuskannya sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer yang menyebabkan orang lain bertindak. Pekerjaan leading, meliputi lima macam kegiatan, yakni 1) mengambil keputusan, 2) mengadakan komunikasi agar ada saling pegertian antara manajer dan bawahan, 3) memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak, 4) memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta 5) memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 7) Coordinating, Coordinating atau mengkoordinasi merupakan salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan organisasi. Usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan itu, antara lain dengan memberi instruksi, perintah, mengadakan pertemuan untuk memberikan penjelasan bimbingan atau nasihat, dan mengadakan coaching dan bila perlu memberi teguran. 8) Motivating, Motivating atau pemotivasian kegiatan merupakan salah satu fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi, semangat dan dorongan kepada bawahan, agar bawahannya melakukan kegiatan secara sukarela sesuai apa yang dikehendaki oleh atasan. Pemberian inspirasi, semangat dan dorongan oleh atasan kepada bawahan ditunjukan agar bawahan bertambah kegiatannya, atau mereka lebih bersemangat melaksanakan tugas-tugas sehingga mereka berdaya guna dan berhasil guna. 9) Controlling Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud mencapai tujuan yang sudah yang sudah digariskan semula. Dalam melaksanakan kegiatan kontroling, atasan mengadakan pemeriksaan, mencocokan, serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang ingin dicapai. 10) Reporting. Reporting atau pelaporan adalah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang

Dasar-Dasar Manajemen

11

MANAJEMEN & MANAJER

bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi, baik secara lisan maupun tertulis sehingga dalam menerima laporan dapat memperoleh gambaran tentang pelaksanaan tugas orang yang memberi laporan. Sungguhpun telah disebut bahwa fungsi-fungsi manajemen terdiri dari sepuluh, namun oleh karena yang satu kadang-kadang mencakup yang lain maka akan diuraikan lebih lanjut sebagai fungsi manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan. Kelima fungsi manajemen itu merupakan suatu hal yang berulang-ulang (siklus) kelima fungsi itu, selain dinamai sebagai aspek-aspek manajemen atau unsur-unsur manajemen, disebut juga proses manajemen

Perencanaan Pengawasan
Pengorganisasian

Pengarahan
Penyusunan

Seorang manajer yang mengerjakan kelima fungsinya sehari-hari, mau tak mau bergerak dalam berbagai bidang penjualan, pembelian, produksi, keuangan dan personalia. Bidang itu kita sebut bidang manajemen. Dapat kita bayangkan bahwa kegiatan-kegiatan manajer adalah amat kompleks D. MANAJER Keberhasilan masyarakat atau bangsa ditentukan oleh keberhasilan seluruh organisasi yang terdapat dalam kehidupan masyarakat atau bangsa itu. Sedang keberhasilan organisasi ditentukan oleh keberhasilan para manajer guna mencapai tujuan organisasi itu. Bagaimana organisasi mencapai tujuannya tergantung pada performa manajerial efektivitas dan efisiensi manajer. Proses manajemen sendiri meliputi aktivitas-aktivitas yang berhubungan yairu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Organisasi merupakan kumpulan dua orang atau lebih yang yang bekerja bersama dengan terkoordinasi, dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan yang khusus atau kumpulan tujuan-tujuan. Apa yang dimaksud terkoordinasi, jawabnya adalah bahwa adanya pembagian tugas dan tanggung jawab pekerjaan bersama sama tersebut. Terstruktur adalah diskripsi pekerjaan masing-masing bagian itu jelas. Sebagai contoh Milliter adalah organisasi yang memiliki struktur kuat (diskripsi pekerjaan yang jelas). RT dan RW contoh orgsnisasi yang mempunyai struktur longgar (peraturan tidak mengikat). Tujuan organisasi bermacam-macam tergantung dalam akta atau dasar hokum didirikannya organisasi tersebut. Sebagai contoh Perusahaan didirikan dengan tujuan memperoleh keuntungan, Universitas didirikan untuk memperluas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Masyarakat memerlukan organisasi, karena organisasi melayani masyarakat, memungkinkan masyarakat mencapai tujuan (yang dengan cara individual tidak dapat mencapainya), memperoleh pengetahuan dan memberikan karir.

Dasar-Dasar Manajemen

12

MANAJEMEN & MANAJER

Manajer adalah orang yang melakukan kegiatan manajemen. Setiap manajer selalu melibatkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi, jika seseorang bekerja sendiri, dia bukan seorang manajer. Manajer berbeda dengan Pemimpin, seseorang disebut manajer apabila dia mampu merencanakan, mengelola dan mengendalikan organisasi dengan baik, sedangkan seseorang disebut pemimpin biasanya dikaitkan dengan orang yang mempunyai semangat yang tinggi, kharisma tinggi dan mempunyai kemampuan memotivasi orang lain yang sangat tinggi. Apa ukuran keberhasilan organisasi dan manajer itu ?. Peter Drucker mengusulkan 3 macam ukuran (3 E) yaitu : - Efficiency (efisiensi) “doing things right” (mengerjakan sesuatu dengan benar). - Economy (ekonomis) “minimisasi + maksimasi” - Effectiveness (efektivitas) “doing the right thing” (mengerjakan sesuatu yang benar). Diantara ketiga ukuran itu menurut Peter Drucker, maka efektivitas lebih penting dari efisiensi dan ekonomis, sebab yang penting bagaimana melakukan sesuatu dengan benar (efisien), tapi yang lebih penting adalah memilih sesuatu yang benar (goal) untuk dikerjakan (efektif). Menurut Tom Peters dan Robert Waterman dalam “In Search of Excellence (1982) terdapat 8 tanda-tanda gaya manajemen yang membuat suatu organisasi usaha dapat menjadi organisasi yang berhasil yaitu : 1) Serga bertindak (kegemaran melakukan sesuatu apa saja). 2) Dekat dengan para pelanggan (mempelajari kesukaan mereka dan memenuhinya). 3) Otonom dan berwirausaha (memecah-mecah perusahaan menjadi perusahaan kecil dan mendorong mereka berfikir secara mandiri dan secara kompetitif). 4) Produktivitas lewat motivasi anggota organisasi (menumbuh kan kesadaran semua karyawan bahwa upaya mereka yang paling baik adalah penting dan mereka akan turut menikmati keberhasilan perusahaan sebagai imbalannya). 5) Mengutamakan hal-hal yang penting bagi kemajuan usaha (siap membantu, mengutamakan nilai–menekankan bahwa para eksekutif tetap memelihara hubungan yang baik dengan usaha-usaha penting perusahaan yang bersangkutan). 6) Bertahan dengan hal-hal yang menguntungkan usaha. 7) Organisasi sederhana dan tidak banyak biaya overhead (tetap mempertahankan usaha yang perusahaan itu paling mengetahui atau Core Business/Back to Basics). 8) Tegas tapi toleran terhadap karyawan (sifat-sifat ketat dibarengi luwes, mengembangkan suatu iklim adanya dedikasi kepada nilai-nilai inti perusahaan disertai dengan toleransi terhadap semua karyawan yang mengakui atau menerima nilai-nilai tersebut. Menurut Peters dan Waterman, apa yang membuat manajer efektif dan perusahaan unggul, bukanlah strategi intelektual yang cemerlang, akan tetapi ketaatan pada dasar, yaitu : kerja keras, mengerjakan sesuatu secara sederhana, bertindak cepat, berinteraksi dengan pelanggan, menghargai karyawan dan mempertahankan arti sutu misi. Kritik terhadap Peter dan kawan-kawan adalah karena mereka kurang memperhatikan factor-faktor lain seperti teknologi, lingkungan budaya, saingan dan peraturan pemerintah yang sering berpengaruh terhadap gaya manajemen suatu organisasi. Kelemahan buku Tom Peter ditanggapinya pada tahun 1985, dia bekerjasama dengan Nancy Austin, menerbitkan buku “Passion for Exellence”, dimana buku tersebut menekankan perlunya suatu pemindahan dari prinsip-prinsip manajemen yang formal dan terlalu “akademis” kepada pendekatan yang lebih “manusiawi”. E. TIPE MANAJER Tipe Manajer, James A Stoner A.R. Edward Freeman membagi tipe-tipe manajer sebagai berikut :

Dasar-Dasar Manajemen

13

MANAJEMEN & MANAJER

Berdasarkan jenjang atau tingkatan terdiri atas : First Line/First Level Managers (Manajer tingkat bawah) seperti penyelia. Middle Managers (Manajer tingkat menengah), yang memimpin manajer lain dibawahnya. Top Management (Manajer tingkat atas), yang menentukan kebijakan dan pedoman bagi organisasinya dalam berhubungan dengan pihak luar Gambar
Top Level Management

: Jumlah waktu relatif yang digunakan untuk 4 fungsi manajemen oleh tiga tingkatan Manajer Manajemen yang berbeda
Planning

Middle Management

Organizing

Controlling

First-Level Management

Leading

Sumber : Andrew. J. Dubrin, hal 16.

Berdasarkan jenis kegiatannya terdiri atas : Fungsional Managers (Manajer fungsional) yang bertanggung jawab atas salah satu kegiatan organisasi. General Managers (Manajer Umum), yang memimpin organisasi atau satuan yang terlibat dengan berbagai kegiatan. Gambar : Tingkat Manajerial dan Contoh Titel Pekerjaan
Chairman of the board, President, Executive, Vice President, Chancellor Director, Branch Manager, Departement Chairperson, Chief of Surgey Supervisor, Office managers, Crew chief Tool-and-die maker, cook word-processing technician, Assembler

Top Level Managers Middle Managers

First Level Managers

Individual Contributors (Operatives and Specialists)

Sumber : Andrew J. Dubrin, hal 6

Dasar-Dasar Manajemen

14

MANAJEMEN & MANAJER

Tugas-tugas penting manajer antara lain : Bekerja dengan dan melalui orang lain. Memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan menetapkan prioritas-prioritas. Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan. Berfikir secara analisis dan konseptual. Sebagai seorang mediator. Sebagai seorang politisi. Sebagai seorang diplomat. Sebagai seorang pengambil keputusan-keputusan yang sulit. F. KETERAMPILAN DAN PERAN MANAJER Untuk melaksanakan fungsi-fungsinya, para manajer memerlukan berbagai kemampuan dan keterampilan. Menurut Robert L. Katz terdapat 3 (tiga) macam keterampilan manajer yaitu : Technical Skill (Keterampilan Teknik) Kemampuan untuk menggunakan peralatan, prosedur atau teknik-teknik dari suatu bidang tertentu. Human Skill (Keterampilan Kemanusiaan) Kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan memotivasi serta mendorong orang lain baik sebagai individu atau kelompok. Seperti anggota organisasi, para relasi dan terutama bawahan sendiri. Conceptual Skill (Keterampilan konseptual) Kemampuan mental para manajer untuk mengkoordinasi dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi sehingga organisasi dapat dilihat sebagai suatu kesatuan yang utuh. Ketiga kemampuan dan keterampilan ini sama pentingnya, namun kepentingan itu sangat tergantung kepada kedudukan manajer itu dalam tingkat atau tangga organisasi. Komposisi teknis lebih besar untuk manajer rendah dan kemampuan konsepsional lebih utama bagi manajer tingkat atas, karena harus mengambil putusan yang berpengaruh luas dan berjangka waktu yang panjang. Keterampilan relatif yang diperlukan untuk performa yang efektif pada tingkatan manajemen yang berbeda dapat digambarkan sebagai berikut : Gambar : Keterampilan yang dibutuhkan pada tingkat Manajemen yang berbeda.
Manajemen Lini Pertama Manajemen Menengah Manajemen Puncak

dan

Konseptual Konseptual Konseptual Manusiawi Manusiawi Manusiawi Teknis Teknis Teknis

Dasar-Dasar Manajemen

15

MANAJEMEN & MANAJER

Keterampilan keterampilan pilihan Manajer Efektif sebagaimana digambarkan berikut :

Ket er am pila n ket er m pila n Pilihan M a najer Ef ekt if pilan pilan anajer
M engelola Ko nf lik M er a ncang Tujuan

B eker ja d gn baik Dlm s at u kelo m pok

M em eca hkan M as alah
M A N A J ER EFEKTIF

M engelola Wakt u Ket er a m pilan A nt ar pr iba d i Ko m u nika s i Ver bal

Dasar-Dasar Manajemen

16

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->