You are on page 1of 5

BAB II PEMASARAN

II.1. PENDAHULUAN

Perkembangan ekonomi Indonesia dalam beberapa bulan yang dipimpin oleh tim kinerja ekonomi pimpinan pemerintahan Presiden XXX mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Beberapa pengamat ekonomi dan beberapa pengusaha cukup optimis terhadap berkembangnya sektor ekonomi Indonesia. Mayoritas pengamat ekonomi mengatakan bahwa tim kinerja pimpinan Presiden XXX cukup baik dibanding pimpinan sebelumnya. Karena adanya pembagian tugas yang cukup jelas antara presiden, wakil presiden, dan para menterinya, serta adanya kontrol yang cukup ketat. Optimisnya akan perkembangan ekonomi Indonesia membuat beberapa pengusaha mulai mempersiapkan diri untuk melebarkan sayapnya ataupun melanjutkan proyek-proyek yang telah tertunda beberapa periode lalu. Meningkatnya permintaan barang dari kustomer lama dan kustomer baru ataupun lokal trading ditanggapi positif oleh PT XYZ. Meningkatnya permintaan barang tersebut dari hasil penyelidikan disebabkan mulai adanya pembangunan proyek baru dan meningkatnya kepercayaan kustomer terhadap kwalitas atau aslinya (orisinil) produk yang dijual oleh PT XYZ. Sebelumnya sudah diketahui banyak sekali produk imitasi yang beredar dipasaran yang mana sulit sekali untuk dibedakan satu dengan yang lain. Salah satu dari produk tersebut mempunyai 7 produk imitasi dan sangat sulit untuk dibedakan yang aslinya. PT XYZ selalu memegang prinsip tetap menjaga kwalitas barang, dan kepuasan kustomer. Berdasarkan berbagai pertimbangan, maka PT XYZ bermaksud untuk mengembangkan usahanya, mengingat perkembangan dan prospek bisnis yang dikelola selama ini sangat baik kemajuannya. II.2. a. ANALISA PORDUK Produk Elektrikal

Produk yang dipasarkan oleh PT XYZ adalah produk elektrikal dan produk hasil perkebunan. Produk elektrikal yang dipasarkan adalah komponen-komponen elektrikal yang dibutuhkan oleh industri panel listrik dan kontraktor-kontraktor elektrikal. Produk elektrkal tersebut di impor oleh PT XYZ dari negara Jepang yang bekerja sama dengan perusahaan ABC Corporation yang berdomisili di Jepang. Jumlah komponen elektrikal yang diimpor berkisar 500 jenis dan tipe. Identitas produk komponen elektrikal atau nomor Harmonized System (HS) berkisar antara 85.01.10.110 sampai dengan 85.01.64.900. b. Produk Hasil Perkebunan Produk hasil perkebunan yang di ekspor oleh PT XYZ terdiri dari 3 jenis, yaitu: Serbuk sabuk kelapa block (Cocopeat ), yang digunakan untuk pupuk. Serabut buah kelapa (Cocofiber ), digunakan untuk matras, kasur spring bed, kursi sofa dan lain-lain. Bunga potong jenis paku (Lether Fern ), Produk yang digunakan untuk karangan bunga, hiasan pot, dekorasi pada perayaan pesta, dekorasi hotel dan sebagainya. Keistimewaan dari bunga potong adalah tidak mudah layu dan bila ditaruh pada ruangan dengan suhu berkisar 27 oC akan tahan hingga 2-3 minggu. Jika ditaruh diruangan pendinginan khusus akan berbulan-bulan. Panjang bunga potong lether fern yang dipasarkan kurang lebih 1 m.

Ketiga produk bunga potong, Cocopeat dan Cocofiber diambil dari petani pada beberapa daerah yang telah diadakan kerja sama.

Bagian dari buku “Menggali Potensi Wirausaha”, Penulis: Ir. Harmaizar Z., dkk 1

300 16.277 47. Tidak terfokusnya penjualan produk Bunga Potong Leather Fern.624 514.360 939.290 75.400 8.061.12% 33. Tabel II-1 Historikal Penjualan Produk Elektrikal dan Perkebunan Tahun 1998 1999 2000 2001 2002 Penjualan Elektrikal (Lokal) 100.333.150 8.200 675 2.000 8.183 166.500 Keterangan: Biaya pengiriman: Insurance dan freight (asuransi dan biaya kapal): .903.170 724.500 700 2.120 Bagian dari buku “Menggali Potensi Wirausaha”.673 410.563.. P H.825 229..200 8.000 ----500 2.931 1.3 A.05% 30.058 25.238 699.977 358.695 Cocopeat (kg) -13.000 -600 2.300 15. Dari informasi yang didapat bahwa tanah yang dipergunakan kurang subur sehingga tidak dapat memenuhi permintaan PT XYZ.755 Total Penjualan 151. begitu juga dengan produk elektrikal yang bersifatnya base on proyek dikarenakan tidak cukupnya dana dalam pembelian import barang.500 16. P H.963.500 8.237 210. HISTORIKAL DAN PROYEKSI Historikal Pada awal tahun 2002 banyak permintaan komponen produk elektrikal (trading) terpaksa ditolak ataupun dipenuhi sebagian.782.500 16.J.150 8.269 307.517 425.750 1.II.581 50.240 8.1 Kg = Rp 500.1 Piece = Rp 400. Selama ini PT XYZ lebih banyak terfokus pada produk Cocopeat. Harmaizar Z. P H. dkk 2 . J (CIF) (CIF) (CIF) 500 2.860 Ekspor Produk Hasil Perkebunan Lether Cocopeat Cocofiber Total Fern Ekspor 50. Penulis: Ir.(Lether Fern) Tabel II-3 Historikal Volume Penjualan Produk Perkebunan Tahun 1998 1999 2000 2001 2002 Lether Fern (piece) 25.182 1.374 2.300 15.581 150.908 2. dikarenakan selama ini diambil dari Solo. Jawa Tengah.400 15.132 612.127 25.) Tahun 1998 1999 2000 2001 2002 Laba kotor Elektrikal 40.845 413. J H.559 769. Sedangkan permintaan produk Cocofiber dan Bunga Potong Leather Fern cukup besar. J H.032 360.15% 30.05% 30. Karena pada awal tahun 2002 hingga saat ini banyak peningkatan permintaan dari Jepang dan juga dari negara China dan Hongkong..118 143.100 16.907 45.913 1.210 720.772 Cocofiber (kg) --40.502 25. Disamping itu aktifitas bisnis dibidang ekspor produk perkebunan akan juga dikembangkan.)dan Harga Jual (H.17% Ekspor Produk Hasil Perkebunan (Rp) Lether Fern Cocopeat Cocofiber H.589 363.951 742.P.615 Rp 000 Tabel II-2 Historikal Harga Pokok (H. serta kapasitas perkebunan di solo tidak dapat memenuhi permintaan PT XYZ.

didapat atas data historikal adalah Y = 22.500 15. dan permintaan dari Jepang mengharapkan dapat mengekspor 8 kali perbulan atau 100 kali pertahun. hal ini dipertimbangkan naiknya biaya-biaya akomodasi dan transportasi dari sumber produk.240 16. Perhitungan dan metode proyeksi penjualan PT XYZ untuk setiap produk adalah: Elektrikal.996 61.951.B.000 75.981.240/piesce dengan 1 yen =Rp 80.Cocopeat dan Cocofiber Rp 500/kg Bagian dari buku “Menggali Potensi Wirausaha”. didapat atas data historikal adalah Y = 44. dkk 3 .638 x.000 85.966.364 + 10.488. x = 3) Cocofiber. menggunakan persamaan Linier. ( 2003.912 5. Proyeksi.706 792.000 117.636 4.000 8.550 Penjualan Ekspor (perkebunan) Lether Fern Cocopeat Cocofiber (piece) (kg) (kg) 229.417 58. (2003. didapat atas data hitorikal adalah: Y = 1.444. Hasil survei tersebut telah didapat lahan yang cukup subur untuk pengembangan produk Bunga Potong Leather Fern tersebut.695 64.000 96.360 3. x = 2) Tabel II-4 Proyeksi Penjualan Produk Elektrikal dan Perkebunan Tahun 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Penjualan Elektrikal (Rp 000) 2.000 piesce perbulan (792. ( 2003.459.000 piece/tahun) dengan harga ekspor rata-rata @ Yen 28/piesce (Rp 2. Penulis: Ir.259 54.424 x.978 792.680 51. Bogor dan diperlukan lahan perkebunan seluas + 1 hektar Informasi yang didapat dari perusahaan ABC Corporation diperlukan tanah perkebunan seluas + 1 hektar diperkirakan akan mendapat kapasitas produksi + 66. Pada tahun 2003 PT XYZ merencanakan akan mulai mengatur strategi penjualan yang berupaya memenuhi permintaan kustomer baik produk elektrikal ataupun produk perkebunan.010.130 792.900 Catatan: *Harga pokok termasuk biaya Asuransi dan Kapal .500 Harga Pokok (Rp) 700 9.000 106.434 + 2. menggunakan persamaan linier. dihitung atas dasar kontrak penjualan dan tersedia sumber produk Cocopeat.554 792.808 + 492. sekali kirim (shipment) sebesar 8. Harmaizar Z.101 49.575 63. menggunakan persamaan Linier..000 piesce atau 120 kg. Lokasi perkebunana tersebut berada didaerah Cipanas.998 3.838 56.579 x. dan tahun 2005-2006 diasumsikan naik masing-masing 10%.Lether Fern 1 Piece Rp 400 .473.402 792.-). x = 3) Lether Fern. PT XYZ telah merencanakan untuk mengatasi problem permintaan produk Bunga Potong Leather Fern dan telah mengadakan survei ke beberapa daerah.826 Harga Jual dan Harga Pokok Pada tahun 2003-2004 proyeksi harga jual untuk produk perkebunan dan harga pokok produk perkebunan diasumsikan stabil.274 4.722 2.282 229. Tabel II-5 Proyeksi Harga Jual dan Biaya Pokok Produk Ekspor Lether Fern Cocopeat Cocofiber Harga Jual (Rp CIF) 2.695 54.

Serta dapat menghambat perkembangan kompetitor. 2 divisi tersebut adalah: 1. 3. 2. Divisi ini langsung menangani produk yang berhubungan dengan pembuatan panel listrik. yang mana akan membuat kustomer bingung. Harmaizar Z. Tujuan dari pembagian ini agar tercapainya target penjualan yang mana kedua devisi tersebut masing-masing didukung oleh enjinering berpengalaman. terutama panel tipe MCC Draw out system. dkk 4 . yang bertugas mengontrol setiap permintaan dan shipment produk perkebunan yang akan di ekspor ke negara Jepang. kebijakan harga dan delivery system Dalam perencanaan selanjutnya. dengan target penjualan adalah lampu jalan. 2. Hingga saat ini dalam melakukan pangsa pasar lokal prodak elektrikal PT XYZ telah mempunyai kustomer lebih dari 100 perusahaan. lampu pabrik yang mempunyai spesifikasi khusus. dan juga membina hubungan baik dengan supplier dan kustomer. beberapa perusahaan tersebut adalah: 1. panel-panel tipe tersebut belum dapat dibuat oleh panel-panel listrik Indonesia. Dengan salah satu strategi ini akan membantu memperlancar pemasaran mereka dan juga akan meningkatkan efisiensi perusahaan baik itu pengiriman barang. Divisi ini memberi pelayanan langsung untuk pengadaan stock barang dan Base on Project System untuk keperluan perusahaan kontraktor. Prinsip yang dijalankan oleh PT XYZ akan meningkatkan kepercayaan kustomer. II. 6. Penulis: Ir. Divisi Penjualan Distributor dan Kontraktor..5. sehingga dengan strategi dan prinsip tersebut akan menghambat perkembangan kompetitor. Hal ini dipertimbangkan untuk mengantisipasi timbulnya kompetitor baru.Sedangkan untuk produk elektrikal diasumsikan tahun 2003-2005 laba kotor 30% atas penjualan dan tahun 2006-2009 diasumsikan 25%. Pembagian divisi ini akan mempermudah untuk meningkatkan pangsa pasar dan memperjelas rancana jangka pendek ataupun jangka panjang perusahaan. dan PT XYZ mempunyai 1 (satu) divisi yaitu General Administration and Operation yang membawahi staff quality control. Kompetitor Produk yang dijual oleh PT XYZ khusus pemasaran lokal di Indonesia merupakan produk alatalat listrik yang sudah banyak dijual dipasaran Indonesia baik import maupun produksi di Indonesia. kontrol barang dan sebagainya. Sedangkan untuk pemasaran produk ekspor dilakukan oleh ABC Corporation di Jepang. tetap memperhatikan beberapa masalah yang dapat menghambat perkembangan perusahaan seperti: perkembangan kompetitor.4. Divisi Pembuatan Panel Listrik. yang selama ini. PROGRAM PEMASARAN PT XYZ mempunyai 2 divisi dalam pemasaran produknya. Disamping itu PT XYZ. STRATEGI PEMASARAN PT XYZ telah melakukan kerja sama dengan perusahaan ABC Corporation yang berdomisili di negara Jepang. 4. Tapi dalam penjualan produk tersebut PT XYZ tetap mempunyai karakteristik tersendiri yaitu tetap menjual produk kwalitas yang baik dan asli (orsinil) dan tidak akan menjual produk imitasi. II. merek. dengan sistem tersebut kami akan lebih mengetahui jenis kebutuhan barang. target penjualan kami adalah perusahaan Enjineering berskala besar. 5. dimana kedua perusahaan mempunyai tugas masing-masing yang saling mendukung dalam menjalankan operasi bisnisnya. PT Panel Bakti Sinarindo PT Mulia Makmur Elektrikatama PT Industira PT Sekuense Teknik Indonesia PT Trias Indra Saputra PT Panelindo Makmur Sentosa Bagian dari buku “Menggali Potensi Wirausaha”.

kalender.. khusus dilakukan kepada kustomer-kustomer baru atau pada produkproduk baru. yaitu menyebarkan brosur. ==== O ==== Bagian dari buku “Menggali Potensi Wirausaha”. PT XYZ menjalankan promosi dengan cara: 1. Dan sebagainya Promosi Promosi merupakan suatu sarana yang sangat penting dijalankan oleh suatu perusahaan. dkk 5 . tanpa promosi perkembangan perusahaan tidak akan berhasil. Promosi juga merupakan suatu sarana untuk menggambarkan keberadaan perusahaan tersebut dengan berbagai produk yang mereka pasarkan. dan terus mencari informasi keberadaan perusahaan panel listrik. Harmaizar Z. 2. pemasangan iklan di surat kabar dan sebagainya. Periklanan (advertising). Penulis: Ir. Penjualan Personel. PT XYZ telah banyak melaksanakan promosi ke berbagai perusahaan panel listrik kontraktor dan agen-agen listrik.7. PT XYZ sudah melaksanakan kegiatan promosi tersebut baik didalam kota maupun diluar kota. kontraktor dan agen-agen lainnya.