You are on page 1of 3

3. MANUSIA DAN KEBUDAYAAN A.

MANUSIA Dipandang dari ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika). Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia ( ilmu biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering di sebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi). Manusia merupakan makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik). Manusia memiliki tiga unsur kepribadian, yaitu a. Id, Yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitiv dan paling tidak tampak. Id merupakan libido murni atau energi psikis yang menunjukan cirri alami yang irrasional dan terkait masalah sex, yang secara istingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terikat dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia Luar. b. Ego, Merupakan bagian atau struktur bagian yang pertama kali di bedakan dari Id, sering kali di sebut sebagai kepribadian ”eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain. c. Superego, Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira2 pada usia lima tahun. Dibandingkan dengan Id dan Ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego menunjukkan pola aturan yang dalam drajat tertentu menghasilkan control diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi. Dari uraian di atas dapat mengkaji aspek tidakan manusia dengan analisa hubungan antara tidakan dan unsur-unsur manusia. Seringkali misalnya orang senang terhadap penyimpangan nilai-nilai masyarakat dapat diidentifikasi bahwa orang tersebut lebih di kendalikan oleh Id dibandingkan superegonya. Atau sering kali ada kelainan yang terjadi pada manusia, misalnya orang yang berparas buruk dan bertubuh pendek berani tampil ke muka umum, dapat diterangkan dengan mengacu dengan unsur nafs (kesadaran diri) yang dimilikinya. Kesemuanya tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia. B. KEBUDAYAAN Pengertian Kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh selo soemardjan dan soelaiman soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah

Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan Rohaniah. Selanjutnya hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaan. didalamnya termasuk. dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya. Unsur Religi b. Atas dasar itulah para ahli mengemukakan unsur kebudayaan yang diperinci menjadi 7 unsur. Seni C. agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar. yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang di hadapi. kesenian. agama. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan. tetapi tindakan demikian prosentasenya sangat kecil. 2) pembawa kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu. Terdapat beberapa proses belajar kebudayaan yaitu proses internalisasi. bahkan seluruh masyarakat. sosialisasi dan enkulturasi. Dari pengertian tersebut menunjukan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial. Sistem kemasyarakatan c. sebagaimana yang diungkapkan oleh Dick Hartoko bahwa manusia menjadi manusia merupakan kebudayaan. Hampir semua tindakan manusia itu merupakan kebudayaan. untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri. Semua karya. Selanjutnya cipta merupakan kemampuan mental. sebagai: 1) penganut kebudayaan. ideology. dan semua unsur yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia.HUBUNGAN MANUSIA dan KEBUDAYAAN Antara manusia dan kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat. . rasa. agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepentingan masyarakat. yaitu: a. Hanya tindakan yang sifatnya naluriah saja yang bukan merupakan kebudayaan. Sistem Bahasa f. kebatinan.semua hasil dari karya. Sistem mata pencaharian hidup e. kemampuan fikir dari orang lain yang hidup bermasyarakat yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Sistem peralatan d. Sistem Pengetahuan g. yang diperlukan manusia untuk mengusai alam skitarnya.. Tindakan yang berupa kebudayaan tersebut dibiasakan dengan cara belajar. rasa dan cipta masyarakat. Rasa yang meliputi jiwa manusia mewujudkan segala norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti luas.

Hal yang dilakukan oleh manusia inilah kebudayaan. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life. 4) pencipta kebudayaan. yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku. . Dalam rangka survive maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara.3) manipulator kebudayaan. Pembentukan kebudayaan dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian.