You are on page 1of 30

BAB I MISI, TUJUAN DAN STRATEGI

Dalam periode tahun 1962-1972, W.T. Grant Company memperoleh hasil yang hampir selalu berlipat ganda dan terus mengalami peningkatan, sehingga memperoleh keuntungan dari $9 menjadi $37 juta US. Namun empat tahun kemudian perusahaannya jatuh bangkrut dan harus melunasi hutang-hutangnya. Sears dan Montgomary Ward, pada tahun 1930 keduanya telah berhasil mengatasi permasalahan dalam hal penjualan, laba, kemampuan usaha dan kewajiban lainnya. Dalam dua dekade kemudian, Sears secara meyakinkan telah melampaui tiga kali lebih besar dibanding Ward. Pada kasus lain di tahun 1991, Wal Mart, yang dalam waktu singkat menjadi kaya, yang memulai pekerjaannya sebagai discounter dari kota-kota kecil daerah pedesaan di bagian selatan Amerika, telah melebihi Sears dan Mart untuk menjadi pengusaha bisnis eceran terbesar di Amerika Serikat. Jelaslah bahwa beberapa strategi dipilih untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Walaupun contoh tersebut terkesan dramatis, tapi jelas bahwa setiap organisasi harus didukung oleh strategi, baik yang sengaja ditetapkan maupun, bisa jadi, tanpa ditetapkan.

Bab ini akan membahas masing-masing tiga tugas yaitu : mendefinisikan perusahaan (bisnis) serta mengembangkan misi, menetapkan tujuan, dan membuat strategi untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Disamping itu juga akan dibahas perumusan suatu strategi pada masing-masing tingkatan managerial secara urut dan juga menampilkan empat pendekatan yang dilakukan seorang manajer dalam membuat strategi. Untuk memberikan gambaran awal yang sederhana tentang langkah-langkah dalam merumuskan strategi maka secara berurutan langkah tersebut dapat dilihat pada gambar 1.1 berikut, serta sebagai perbandingan juga lihat gambar 1.2. Gambar 1.1 Langkah Perumusan Strategi
DEFINISIKAN BISNIS DAN KEMBANGKAN MISI TERJEMAHKAN MISI KE DA LAM TUJUAN JK.PANJANG, JK.PENDEK ANALISIS DAN DIAGNOSIS LINGKUNGAN EKSTERNAL ANALISIS DAN DIAGNOSIS KONDISI INTERNAL KEMBANGKAN ALTERNATIF STRATEGI

REVIEW

EVALUASI STRATEGI

IMPLEMENTASI STRATEGI

PILIH STRATEGI

1 MANAJEMEN STRATEGI, m. farid wajdi, BAB I, edisi 2

DEFINISI USAHA MISI, TUJUAN ANALISIS EKSTERNAL * Analisis Konsumen: Segmen, motivasi, unmetneeds (kebutuhan yang belum terpenuhi) * Analisis Persaingan: Identitasnya, pengelompokan strateginya, kinerja, tujuan, strategi, budaya, struktur biaya, rintangan masuk * Analisis Pasar Ukuran, pertumbuhan, profitabitas, sistem distribusi, trend, faktor kunci suksesnya * Analisis Lingkungan Makro: Teknologi,pemerintah,ekonomi,budaya, demografi, skenario, informasi Peluang, Ancaman dan Masalah strategis ANALISIS INTERNAL * Analisis Kinerja Perusahaan: Profitabilitas,penjualan, kepuasan konsumen, analisis nilai, nilai saham, kualitas produk,brand image,biaya relatif produk baru, tenaga kerja, analisis portfolio produk, struktur biaya, kekuatan,kelemahan * Penentu Pilihan Strategi: Strategi yang dulu dan sekarang, problema strategis, kemampuan dan kendala organisasional, sumber dana dan ken dalanya, kekuatan,kelemahan

Kekuatan,Kelemahan,masalah, Kendala strategis

IDENTIFIKASI DAN PEMILIHAN STRATEGI memperhatikan: - alternatif misi - alternatif strategi yang ada - strategi investasi - strategi fungsional area - aset, skil dan sinerginya - strategi pilihannya - implementasinya (rencana operasinya) - kaji ulang strategi

Gambar 1.2 Ruang Lingkup Proses Manajemen Strategi

A. MENDIFINISIKAN PERUSAHAAN Umumnya, langkah yang terbaik untuk mengkonsepsikan tujuan suatu organisasi berasal pada apa yang telah dilakukan organisasi dalam mencari langganan/pembeli. Pendapat Peter Drucker mengenai definisi dari perusahaan sebagai berikut: • Suatu perusahaan tidak didefinisikan sebagai nama perusahaan, tetapi didefinisikan sebagai keinginan dari pembeli untuk mendapatkan kepuasaan didalam membeli barang atau jasa. Memberikan suatu kepuasan pada pembeli merupakan tujuan utama dari perusahaan, baik usaha jasa maupun manufaktur. Pertanyaan dari "usaha apa yang kita lakukan" hanya dapat terjawab dengan melihat sisi luar perusahaan atau dari pandangan pembeli atau pasar. Apa yang dilihat pembeli, dipercaya, dan diinginkan
2 MANAJEMEN STRATEGI, m. farid wajdi, BAB I, edisi 2

haruslah diterima manajemen sebagai suatu kenyataan yang obyektif. Bagi para pembeli atau pelanggan hanya ingin mengetahui apa yang didapatkan bagi mereka di kemudian hari, yang menyangkut nilai yang dia miliki, keinginan, serta kenyataan yang ada. Dari pendapat ini ada suatu hal yang penting yaitu mengenai kenyataan, situasi, tingkah laku, serta nilai dan harapan pembeli. Mendasarkan persepsi Drucker, maka misi suatu perusahaan didefinisikan menjadi tiga ukuran (1) kebutuhan pembeli, atau apa yang dapat memuaskan pembeli (2) kelompok pembeli, atau siapa yang dipuaskan (3) teknologi, atau bagaimana kebutuhan konsumen dipuaskan. Yang mana selanjutnya suatu produk perusahaan menunjukkan penerapan teknologi khusus untuk memberikan kepuasaan pada fungsi tertentu atau keperluan kelompok pembeli tertentu. Sesuai hal-hal tersebut di atas, maka suatu perusahaan didefinisikan dengan memilih siapa pemberi kepuasan, kepuasaan yang bagaimana, dan bagaimana menciptakan suatu kepuasan tersebut.

Tiga hal tersebut merupakan suatu kombinasi spesifik dari ketiga pilihan yang merupakan jawaban dari pertanyaan "Usaha apa yang kita lakukan?". B. MENGEMBANGKAN MISI Elemen utama dalam mengembangkan misi organisasi adalah berpegang pada pandangan yang akan datang serta unsur apa yang seharusnya ada pada pengembangan tersebut. Didalam membentuk arah misi dimasa yang akan datang, seorang manajer didalam menyusun strategi perlu memperhatikan tiga hal : 1. Penampilan yang akan seperti bagaimana, dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun, apabila organisasi tetap pada kondisi seperti ini dalam hal-hal yang mendasar. 2. Organisasi yang bagaimana diperlukan dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun untuk menjadi organisasi yang kuat. 3. Perubahan-perubahan macam apa dalam suatu perusahaan yang perlu dilakukan guna memperbaharui dan mengarahkan suatu organisasi. Untuk mendapatkan jawaban yang benar dan logis dari tiga masalah diatas maka seorang manajer dituntut untuk berpikir inovatif. Karena dia sebagai pengemban tanggung jawab pencapaian kondisi yang diinginkan yang mana harus melibatkan orang lain. Ada beberapa pertanyaan sebagai dasar berpikir inovatif tersebut. Diantaranya sebagai berikut :

3 MANAJEMEN STRATEGI, m. farid wajdi, BAB I, edisi 2

Selanjutnya konsep jawaban dari pertanyaan berikut merupakan langkah pertama yang diperlukan bagi kelangsungan suatu organisasi. farid wajdi. oleh karena itu para manajer berkewajiban untuk terus menampilkan pengertian pemahaman atas usahanya. Jika jawabnya tidak. "Usaha apa yang kita lakukan dan akan menjadi seperti apa?" Tanpa adanya suatu pandangan mengenai bagaimana memimpin dan bagaimana membentuk suatu organisasi.pengarahan yang bagaimana menganai hal-hal yang akan diraih pada saat sekarang. BAB I. yaitu selalu mencari inovasi dan berani menanggung resiko sangat dibutuhkan dalam manajerial untuk mendapatkan pemahaman terhadap : . edisi 2 . Sedangkan pandangan manajemen mengenai apa yang akan dilakukan organisasi pada umumnya dirumuskan sebagai tujuan organisasi. Untuk mendapatkan jawaban yang tepat dan variatif pada pertanyaan tersebut di atas. . ."Apakah kita melakukan hal-hal yang benar dan diarahkan pada suatu tujuan yang benar?" apakah "ya". manajer mempunyai tugas untuk melangkah mengambil tindakan yang dirasa perlu guna kepentingan yang akan datang. Jiwa kewirausahaan.hal-hal apa yang seharusnya organisasi terus dilakukan dan rencana yang bagaimana yang seharusnya dibuat.hasil baru dan teknologi potensial yang bagaimana yang mempunyai kesempatan baik untuk diraih pada saat ini. Disamping itu juga selalu meneliti apakah saatnya untuk mengkombinasikan hal-hal yang baru dan menyesuaikan tujuan.keperluan dan kebutuhan apa bagi pembeli. . mengevaluasi kemungkinan hal yang akan 4 MANAJEMEN STRATEGI. m. Untuk itu maka diperlukan jiwa kewirausahaan dan kepemimpinan yang baik. maka saatnya untuk membuat perubahan-perubahan inovatif. maka seorang manajer tidak dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin atau pembuat strategi yang efektif. Hal yang menjadi pertanyaan disini adalah arah dan langkah yang bagaimana untuk mendapatkan keadaan cocok dan siap pakai sesuai perubahan-perubahan yang diyakini terjadi dan mengurangi adanya tindakan-tindakan yang kurang tepat. Dari pertanyaan inilah tindakan seorang manajer untuk meninjau kembali tujuan dan mengkombinasikan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat akan dimulai. C. PERAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DALAM STRATEGI Arah dan tujuan merupakan hal yang diperlukan mutlak bagi suatu organis-asi.apa yang diinginkan dan diperlukan pembeli/langganan. .

4. kursi . serta membuat beberapa keputusan dan arahan yang diperlukan. Suatu misi dapat diperluas dalam arti mencakup beberapa type produksi.Hotel berbintang . dll.Meja. Seorang pengusaha mungkin mempunyai makna luas bagi suatu perusahaan yang hanya menghasilkan CD. tetapi akan lebih terfokus bagi perusahaan yang memproduksi TV sets. Sedangkan dalam arti yang sempit suatu kegiatan dalam organisasi dibatasi pada makna-makna yang dapat dimengerti lebih jelas. MISI DALAM ARTI LUAS ATAU SEMPIT ? Pada penggambaran misi suatu organisasi. BAB I. Memberikan warna sikap (sense of purpose) kerja bagi para pekerja. Membekali manajer tingkat bawah dalam membuat langkah praktis pada bidang tanggung jawabnya.mendapatkan keberhasilan. 2. 3.Pesawat & alat monitor . edisi 2 . 5 MANAJEMEN STRATEGI. radio maupun VCRs.Perkakas rumah tangga .Percetakan buku Definisi dalam arti luas dan arti sempit merupakan suatu hal yang relatif tentunya. .Transportasi udara . Identitas Berkomunikasi organisasi. atau group usaha. berani menanggung beberapa resiko.Penerbitan Definisi dalam arti sempit . farid wajdi. m. Sementara itu pengertian perusahaan/usaha dalam arti sempit akan menambah resiko dan kesempatan dimana para manajer akan melihat dengan jelas suatu kesempatan strategi yang penting. Manfaat yang dapat diambil dari maksud kata "misi" meliputi 1.Biro perjalanan & wisata .Hiburan-hiburan di rumah . Seperti yang digambarkan pada contoh di bawah ini : Definisi dalam arti luas . Video. peralatan stereo.CD. perlu penjelasan atau penekanan bagi para manajer atau para pekerja bahwa terdapat suatu nilai yang menggunakan arti luas dan arti sempit pada suatu misi. industri teknologi. Keterangan-keterangan di atas merupakan jawaban yang sangat tepat pada pertanyaan ("Usaha apa yang akan kita jalankan dengan hasil yang bagaimana") guna membantu para manajer untuk menghindari jebakan-jebakan dalam meraih berbagai tujuan. D. Suatu pandangan mengenai rancangan dan misi organisasi yang jelas mempunyai suatu nilai manajerial. pengkristalisasian manajemen-manajemen tingkat atas mengenai tujuan jangka panjang perusahaan serta pembaharuannya.

merupakan suatu dasar yang baik dalam membuat keputusan mengenai tujuan . tingkat pengembalian investasi. pengakuan perusahaan. dan sikap para pekerja dalam rangka untuk mencapai suatu perubahan-perubahan dari rumusan misi yang akan dicapai oleh suatu organisasi. keuntungan pasar yang diharapkan tiap tahun. maka hasilnya kurang memberikan suatu keputusan yang diinginkan bagi para manajer tingkat bawah dan para pekerja.Kaitannya dengan pentingnya kewirausahaan. Sebagai contoh suatu perusahaan mungkin menetapkan beberapa tujuan sebagai berikut : * Pertumbuhan 15% pada tingkat penerimaan setiap tahunnya. dalam arti kurang dipahami dan kurang mengena. BAB I. tingkah laku. m. maka kata misi tidak akan banyak merubah pola pikir. Pendeknya suatu misi adalah suatu istilah yang singkat dan jelas. berarti mereka mempunyai tindakan. maka pada saat para manajer senior mempunyai suatu pikiran yang baik mengenai apa yang organisasi coba lakukan. F. tanpa adanya suatu keraguan mengenai hal arah yang direncanakan organisasi untuk masa datang. edisi 2 kemampuan yang baik pula untuk membuat suatu keputusan dan . Atau dengan kata lain jika manajer eksekutif tidak dapat menyampaikan misi dalam beberapa sudut pandang dan tidak dapat menyampaikan suatu pemikiran yang rasional. Apabila para manajer senior didalam mengungkapkan misi organisasi dengan menggunakan bahasa yang lunak dan halus. Dari sisi perspektif organisasi. keuangan yang baik. serta hal-hal yang spesifik pada saat ini. Istilah "tujuan" dalam arti yang lebih khusus adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan oleh organisasi dalam rangka meraih hasil yang diinginkan serta masalah-masalah yang direncanakan manajemen bagi masa yang akan datang. Pemahaman terhadap sejarah organisasi dan pengalamanpengalaman masa lalu. farid wajdi. tetapi juga pada dimulainya proses penting pada masing-masing bagian organisasi yang perlu dilakukan. MENETAPKAN TUJUAN. jika dapat dilakukan secara kontinyu. MENGKOMUNIKASIKAN MISI Tugas mengkomunikasikan misi kepada semua manajer dan para pegawai yang ada sama pentingnya dengan tugas pada pengembangan misi. Suatu tujuan diperlukan bagi setiap langkah dan tindakan para manajer guna mencapai keberhasilan. * Pengembalian 30% pada tingkat investasi 6 MANAJEMEN STRATEGI. nama baik untuk kualitas produksi dan kepemimpinan teknologi. penemuan suatu produk. Jangka Panjang & Jangka Pendek Suatu langkah didalam menetapkan misi tidak hanya mengubah tujuan dan arah ke dalam sasaran yang lebih khusus yang akan dicapai. tujuan diperlukan bagi hasil-hasil penting seperti tingkat pertumbuhan dan penghasilan. dan mengurangi perbedaan pendapat. E.

F1. Dengan demikian misi organisasi bukan hanya sekedar kata-kata manis dan bukan sekedar impian. 7 MANAJEMEN STRATEGI.* Kepemimpinan pasar. sehingga benar-benar dapat menekan manajer untuk menampilkan kemajuan dalam meraih target tersebut. Tujuan jangka pendek akan sama dengan tujuan jangka panjang pada saat suatu organisasi siap membentuk tingkat tercapai maka perusahaan sasaran jangka panjang. Dalam arti lain tujuan jangka pendek harus mengeluarkan berbagai keputusan yang dianggap penting untuk diputuskan. manajer akan melakukan suatu keputusan-keputusan yang kurang tepat. Pada tujuan jangka pendek. edisi 2 . m. Melakukan tindakan-tindakan yang dirasa sesuai untuk dilakukan guna meraih sasaran jangka panjang . tindakan-tindakan yang dilakukan manajer dalam usahanya meraih sasaran yang diinginkan adalah : a. BAB I. Tujuan jangka panjang dan jangka pendek sangat diperlukan. * Memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para pembeli/langganan. * Menjadikan teknologi yang tidak diragukan kuali-tasnya pada industri. menetapkan langkah guna mencapai sasaran akhir (ultimate target). Keadaan yang sangat penting dimana tujuan jangka pendek berbeda dari tujuan jangka panjang adalah pada saat manajer mencoba mengangkat keberadaan organisasi tetapi tidak tercapai sasaran jangka panjang dalam 1 tahun. Di dalam sasaran strategis yang lebih spesifik. Tujuan jangka panjang mengandung dua tujuan : 1. Sedangkan pada tujuan jangka pendek mengacu pada keperluan-keperluan organisasi sesuai pada tingkat penampilan yang segera dituju. Jika suatu perusahaan mempunyai tujuan jangka panjang pada tingkat pertumbuhan 15% setiap tahunnya dan akan menerimanya. Mendorong manajer untuk membuat suatu keputusan yang berbobot guna jangka panjang . pada tingkat keuntungan pasar setiap tahunnya * Membagi tingkat kenaikan 10% setiuap periode. Selain itu tujuan jangka pendek mewakili suatu komitmen yang bagi manajer menghasilkan hasil yang lebih spesifik dalam bentuk waktu yang lebih spesifik pula. b. Menyediakan standart penilaian untuk menilai bentuk strategi organisasi yang sesungguhnya. 2. Manfaat Praktis Tujuan Misi dan arah organisasi (perusahaan) perlu diterjemahkan ke dalam target yang kinerjanya terukur. Mengerti beberapa hal yang tidak mempunyai tujuan yang jelas dengan hal-hal yang sudah mempunyai arah dan tujuan. farid wajdi. Tanpa adanya penekanan pada kedua hal tersebut di atas.

.Yang lebih benarnya : Sasaran keuntungan kita adalah Rp 100 juta. 3. BAB I. 1. Kriteria apa yang akan manajemenggunakan untuk mengukurnya ? Tak ada ketetapan tertentu.Merupakan hal yang bena r : Berapa banyak maksimum itu ? Pernyataan tersebut bukan hal untuk suatu ukuran.Merupakan hal yang benar: Berapa banyak? hal tersebut tidak pasti. m.Merupakan hal yang benar : Periklanan merupakan suat aktivitas bukannya suatu hasil.Hal tersebut sangat diperlukan dalam membentuk tujuan yang akan dirumuskan kedalam suatu kualitas yang dapat diukur. . farid wajdi. 2. Berbagai contoh dari keterangan di atas. Lima ketentuan untuk merumuskan arah tujuan yang dicapai : 1.Yang lebih benarnya : Tujuan kita dalam tahun ini adalah meningkatkan tingkat penghasilan penjualan dari Rp 30 juta ke Rp 35 juta. Kita berharap hal ini tercapai dengan menjual 1juta unit dengan harga rata-rata Rp 35.Merupakan hal yang salah : Tujuan kita tahun 1989 untuk menambah pengeluaran periklanan sebanyak 15%. peningkatan penjualan atau semakin efisien.Merupakan hal yang salah : Tujuan untuk memaksimumkan keuntungan. Tujuan sebaiknya mengandung ketetapan-ketetapan untuk meraih prestasi 5. Tujuan sebaiknya merupakan suatu hal yang menantang tetapi dapat dicapai/diraih Ada beberapa contoh yang menunjukkan bagaimana suatu perumusan tujuan yang benar dan hal-hal yang perlu dihindari seperti biaya-biaya pengurangan. .Merupakan hal yang salah : Tujuan kita adalah untuk meningkatkan tingkat penghasilan dan unit volume. b) jika permintaan merupakan harga inelastis maka penghasilan penjualan turun seperti unit volume. 3. 4. bukan kegiatan yang ingin dibentuk. edisi 2 4. . Tujuan sebaiknya berhubungan dengan suatu hasil akhir. . Tujuan sesungguhnya hasil apa dari periklanan yang dimaksudkan untuk diproduksi. Tujuan sebaiknya terfokus pada masalah-masalah yang lebih khusus 2. Karena di dalamnya terdapat pengertian dalam usaha mencapai prestasi yang dimengerti. .. .Merupakan hal yang salah . Disini tidak ada penetapan prestasi. karena ada dua kemungkinan a) hal tersebut tidak konsisten . : Tujuan kita untuk menambah pangsa pasar kita dari 8% ke 10% . 8 MANAJEMEN STRATEGI.Yang lebih benarnya di tahun 1997 dari adanya kenaikan 15% pada pengeluaran periklanan. Tujuan sebaiknya dapat dijangkau. : Tujuan kita sebagai pelopor dalam bidang research dan pengembangan teknologi dalam industri. .

Pada setiap tingkat manajemen baik dari manajer eksekutif sampai manajer strategi terendah. total rupiah. Tujuan seharusnya tidak berdasarkan apakah tingkat keputusan prestasi manajemen akan memberikan suatu keputusan yang memuaskan atau tidak. tetapi juga mencakup masing-masing usaha yang terpisah dan garis produksi yang ditekankan pada masing-masing fungsi bagian departemen dalam unit usaha atau struktur garis produksi. b) sumber keuangan yang telah memberikan strategi yang menguntungkan. Sekarang timbul pertanyaan yaitu strategi 9 MANAJEMEN STRATEGI.Yang lebih benarnya : Kita akan berusaha memimpin indus tri tingkat pengembalian investasi dengan penerimaan @ 25% setelah pajak PPh pada tingkat investasi di tahun 1997. Tujuan pada Keseluruhan Tingkatan Manajemen Didalam menentukan suatu strategi dan menetapkan arah.Merupakan hal yang salah : Tujuan kita untuk menjadikan perusahaan yang meraih laba terbanyak dalam industri kita. tujuan strategis yang spesifik secara struktural yang berurutan. penerimaan margin. Suatu tujuan akan memberikan suatu hal yang bermanfaat guna mendukung suatu organisasi dalam rangka mencapai potensi-potensi yang ada. 5. Pada dasarnya tujuan merupakan kunci suatu keberhasilan. Tujuan juga harus menunjukkan kriteria tantangan yang dapat dicapai. atau tingkat pengembalian investasi . m.Yang lebih benarnya : Selama tahun 1990 (periode 90-an) tujuan kita melanjutkan sebagai pemimpin dalam memperkenalkan teknologi baru dan perlengkapan baru yang akan memperkenalkan pembeli peralatan elektronik untuk menghemat energi listrik. BAB I.Merupakan hal yang benar: Sangat berlebihan dan ambisius. Keinginan mengenai suatu citacita yang sulit dicapai tidaklah tepat ada didalam penetapan suatu tujuan. Bentuk keuangan yang bagaimana yang organisasi bu-tuhkan untuk a) memberikan suatu kepuasan bagi investor. F2. serta tujuan akan selalu mempengaruhi setiap langkah tindakan. Maksud dari penentuan kriteria-kriteria tersebut adalah guna menetapkan beberapa hal yang penting "di dalam-di luar" yang berhubungan dengan: Tingkat penampilan/bentuk yang pantas seperti apa bagi industri & kondisi yang kompetitif. .Merupakan hal yang benar : Tidak cukup spesifik: dengan ukuran apa untuk mengukur suatu keuntungan. . akan dapat mencapai hasil lebih khusus pada unit-unit yang dipimpinnya. . Oleh karena itu tujuan harus dapat menentukan kriteriakriteria dari suatu tantangan yang mempunyai kemungkinan untuk dapat dicapai. bukan hanya sebagai satu kesatuan organisasi yang utuh. Pada saat proses menetapkan tujuan secara keseluruhan akan dinilai sesuai dengan hal yang diinginkan dan organisasi mengetahui apa yang harus diselesaikan.. edisi 2 . farid wajdi. khususnya jika industri merupakan hal yang mencakup arti luas dalam bidang teknologi.

dengan ketentuan menjual sebesar 100. Contoh lain. Seorang manajer biasanya mempunyai berbagai penilaian didalam memilih sasaran yang akan dicapai. Karena setiap keadaan organisasi mengandung aspek yang unik. maka target penjualan sebesar Rp50 per unit. sebesar Rp 50 juta keuntungan sebesar Rp10 juta. m. Apabila manajer umum dan pemasaran setuju pada tingkat penjualan 100.000 unit.000 unit pada harga rata-rata Rp50 per unit dan memproduksi pada tingkat harga ratarata Rp40 per unit.000 unit pada tingkat harga Rp40 per unit. menghasilkan hasil yang terorientasi. maka menetapkan tujuan organisasi akan menambah nilai bagi manajemen. farid wajdi. maka keseluruhan keuntungan dari lima bidang usaha sedangkan manajer pada masing-masing divisi usaha bertanggungjawab untuk mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10 juta pada akhir tahun. masing bidang Setelah antara manajer eksekutif dan manajer umum perusahaan tersebut ditetapkan keuntungan sebanyak Rp10 juta. G. manajer pertahun. maka menetapkan keuntungan yang akan dicapai sebesar Rp1 juta. Seumpamanya manajer eksekutif meningkatkan keuntungan yang akan dicapai pada tahun yang akan datang sebesar Rp 50juta.bagaimana yang harus ada pada setiap tingkatan manajerial. Strategi juga selalu melibatkan manajer memodifikasi pendekatan-pendekatan yang mereka ambil dan mencari inisiatif yang baru guna mengantisipasi perubahan-perubahan yang ada. Jika dilakukan dengan benar. 10 MANAJEMEN STRATEGI. Selain itu proses tersebut di atas dalam rangka untuk mencapai sasaran pada setiap masing-masing manajemen dan organisasi. edisi 2 . seumpamanya manajer umum pada unit usaha X setelah mengadakan penganalisaan dan pertimbangan dengan daerah manajer fungsional. Setelah dilakukan observasi yang dititiberatkan eksekutif menetapkan tingkat keuntungan total pada segi keuntungan. MERUMUSKAN STRATEGI Definisi dari strategi adalah suatu pola pendekatan bagi manajemen guna meraih keberhasilan dan kesuksesan. (rencana dapat mengkontribusi mengadakan pembicaraan maka terdapat lima perbedaan usaha dimana pada masingusaha tersebut akan terealisir apabila kelima bidang usaha tersebut tersebut sebesar Rp 50 juta). maka manajemen harus mencocokkan strateginya dan berbagai pendekatan yang relevan dengan kondisi sirkulasi internal dan eksternal. BAB I. Maka sebagai konsekuensinya manajer umum dan produksi harus memproduksi 100. Selain itu setiap organisasi keadaannya selalu berubah setiap saat. menambah satuan didalam menetapkan berbagai bagian yang berbeda pada organisasi. Pendek kata bahwa suatu tujuan dapat disetujui pada masing-masing bidang usaha dan tingkatan manajemen.

4 memperlihatkan bagaimana tugas membuat strategi secara berurutan menurut perbedaan tingkatan organisasinya. Meninjau/merevisi (memutuskan) pendekatan strategi pokok yang disusulkan manajemen unit bisnis(usaha). bahwa membuat strategi bukan hanya tugas dari top manajer/ eksekutif. pemasaran. didalam membuat strategi harus meninjau berbagai hal sebagai berikut : 1.General Elektrik sebagai pelopor didalam mempraktekkan strategi manajemen mendefinisikan strategi sebagai suatu pernyataan tentang bagaimana memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk memperoleh keunggulan dari peluang yang ada melalui minimasasi ancaman dalam rangka mencapai hasil yang diinginkan. Mengkoordinasikan langkah/pendekatan fungsional 11 MANAJEMEN STRATEGI. - . penjualan. Perubahan kondisi eksternal. atau ada diversifikasi usahanya. Gambar1-3 Urutan Pembuatan Strategi Tingkatan Strategi . suatu keputusan mengenai pendekatan dan langkah-langkah yang akan diambil haruslah melibatkan juga dan bekerjasama dengan kepala unit-unit usaha dan divisi produksi. G1. m. Eksekutif yang lain (memutuskan berbagai type yang diakui oleh direktur) Fokus Strategi Sesuai Fungsi dan Bidang Area Memilih cara membuat dan memanage kinerja portfolio unit bisnis (usaha) yang tinggi Koordinasi antara strategi dan kegiatan yang berhubungan dengan unit-unit bisnis untuk mencapai tingkat keunggulan kompetitif perusahaan.masing fungsional area . dll. Pada suatu organisasi (perusahaan) yang besar.Corporate Strategy Penanggungjawab Utama Pengembangan Strategi CEO. Tingkatan Manajerial didalam Membuat Strategi Seperti yang kita ketahui pada awal bab. farid wajdi. 3. walaupun tanggungjawab tetap ditangannya.Unit Business Strategy Manajemen umum/Kepala unit bisnis(usaha). Langkah-langkah yang berhubungan dengan strategi perusahaan dan masalah pengoperasian. Pendekatan-pendekatan serta tindakan pada masing. Persaingan & keuntungan kompetitif. sumberdaya manusia.3 dan gambar 1. Mengarahkan investasi pada suatu bisnis yang memiliki dayatarik berpeluang strategis Memilih bagaimana bersaing dan keunggulan kompeti tif seperti apa yang sebaiknya dibuat Mengembangkan tanggapan perubahan industri dan kondisi persaingan.) Gambar 1. BAB I. kepala departemen fungsional (pemrosesan. Keputusan di tinjau oleh exekutif senior. 4. keuangan. biasanya CEO. edisi 2 - . 2. Dari definisi tersebut.

edisi 2 .di-acc kepala fungsional area/ kepala departemen) .-Functional Area Strategy - Kepala fungsionalare/ depar temen (keputusan di-acc oleh kepala unit bisnis) .Meninjau.4 Tingkatan Strategi Dan Pembuatnya LEVEL 1 : Corporate Strategy .disusun oleh CEO dan pimpinan lainnya LEVEL 2 : Unit Business Strategy . menilai dan memutuskan langkah yang berhubungan dengan strategi dan pendekatan yang diusul kan manajemen lini pertama dan unit-unit operasi.Mengambil tindakan mengenai masalah yang berhubungan dengan strategi dan usaha. dst) LEVEL 4 : Operating Strategy disusun oleh kepala bagian teknis operasional. Tanpa adanya suatu pendekatan strategi dari atas ke 12 MANAJEMEN STRATEGI. Biasanya strategi dan tujuan organisasi diperlukan untuk hal-hal yang telah pasti sehingga dapat mengendalikan penetapan dan tujuan suatu organisasi pada unitunit organisasi tingkat pertama. keuangan.3 adalah beberapa hal yang bermanfaat bagi rencana strategi pada masing-masing tingkat manajerial guna penetapan tujuan pada tingkatan tersebut.3 memperlihatkan jaringan kerja tujuan dan strategi-strategi melalui tingkat manajerial secara berurutan.disusun oleh kepala bidang Tunggal fungsional/manajer departemen (pemasaran. Gambar 1. produksi. . . BAB I.Operating Strategy .Membuat suatu pendidikan dan langkah-langkah yang lebih khusus agar dapat menerima bentukbentuk tujuan bagi unit lapangan dan sub unit departemen dan strategi-strategi usaha dan fungsional.Membuat suatu pendekatan yang lebih spesifik dan langkah yang hubungannya dengan strategi usaha. Menciptakan hubungan khusus didalam tujuan dan strategi pada masing-masing unit organisasi adalah mencegah masing-masing unit dari memperhatikan suatu arah dan tu-juannya sendiri.disusun oleh kepala divisi/manajer produk SBU LEVEL 3 : Fungsional Area Strategy . . m. farid wajdi. Hal-hal pokok yang dapat diambil dalam gambar 1. kepala wilayah (cabang) Gambar 1.Kepala unit lapangan/manajemen tingkat pertama (keputusan dibuat setelah konsul tasi rekan setingkat. Selain itu ada beberapa juga hubungan vertikal pada kedua tujuan dan strategi yang dapat menyatukan penerapan tujuan dan pembuatan strategi pada berbagai manajer kedalam satu kesatuan dan koordinasi.

kadang-kadang juga melibat-kan bentuk dari rancangan suatu strategi umum untuk semua unit usaha. Strategi Bisnis (Diversivikasi) Strategi perusahaan berhubungan dengan rencana-rencana manajerial secara keseluruhan guna memberikan arah tujuan pada berbagai strategi perusahaan diicerminkan dalam langkah dan pendekatan-pendekatan yang dibuat oleh manajer senior eksekutif guna menerima sasaran perusahaan secara keseluruhan. Koordinasi kegiatan-kegiatan akan mempertinggi dan memperkuat unit-unit usaha dan strategi perusa-haan. Hal yang berkaitan dengan masalah ini adalah jabatan-jabatan yang bagaimana yang seharusnya ada pada berbagai macam unit perusahaan (usaha). Memilih bagaimana dalam membuat dan memanage Portfolio unit bisnis. padahal penawaran R dan D. m. Keseluruhan dan hanya suatu rencana-rencana unit-unit usaha. umumnya beberapa unit-unit usaha lebih penting dari lainnya. Pada bagian strategi perusahaan ini sedikitnya menentukan seberapa jauh lingkup usaha-usaha yang akan diperluas pada berbagai macam bentuk struktural dari unit-unit usaha yang akan dihasilkan. G2. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh manajemen top didalam strategi perusahaan pada berbagai bentuk usaha (diversifikasi) perusahaan adalah : 1. sebagai sarana untuk mencapai bentuk dari tujuan perusahaan. Adakah dan berapa banyak penurunan biaya pada teknologi sekarang. Mengkoordinasi strategi-strategi dan kegiatan unit-unit usaha yang saling berhubungan guna menghasilkan perusahaan pada tingkat keunggulan yang kompetitif. kesempatan bertumbuh pada unitunit usaha tersebut lebih menarik atau standart industri atau kontribusinya dn aliran khasnya (karena menguntungkan). unit-unit perusahaan (usaha) baru yang bagaimana yabng akan ditambah dan bagaimana untuk memperkuat keadaan yang kompetitif pada suatu jabatan perusa-haan yang diharapkan manajemen Top untuk terus berjalan. Seperti pembaharuan dalam jabatan perusahaan individu dan kelompok. 2. mengubah dan mengejar. maka kita tidak dapat mengharapkan unit organisasi tingkat pertama untuk dapat merumuskan strategi-strategi dan tujuan sebagai langkah memberikan kontribusi total enterprise. meper-baharui dalam persiapan menjual) pada masing-masing jabatan usaha.bawah. farid wajdi. BAB I. Didalam perencanaan mengenai jabatan manajemen sebaiknya menyeleksi bentukbentuk strategi umum (expansi lebih luas. Ada beberapa hal yang ditanyakan pada kesempatan ini . penjualan 13 MANAJEMEN STRATEGI. edisi 2 .

Pada saat suatu perusahaan mendapatkan keunggulan pada tidak dapat meraih keberhasilan maka jalan dalam usaha yang terbaik posisi-posisi perusahaan. Mempertinggi tingkat keahlian dan kemajuan teknologi. Kemudian mengutamakan pergeseran tingkatan strategi perusahaan. tetapi juga menyalurkan daerah sumber-sumber yang mempunyai penerimaan potensial rendah ke daerah yang lebih tinggi. padahal keuntungan- keuntungan yang berharga yang dapat diraih. BAB I. Bukan hanya tugas perusahaan untuk mengejar beberapa kesempatan tersebut. 2. melalui koordinasi kegiatan unit-unit usaha yang berbeda pada tingkat keunggulan perusahaan yang kompetitif yang dapat diciptakan. Suatu strategi manajemen dikonsentrasikan ke dalam peningkatan bentuk perusahaan serta keseluruhan dengan cara : Pertama : Meningkatkan komposisi jabatan itu sendiri. hal tersebut merupakan tugas pada penting perusahaan. Mendorong unit-unit usaha untuk mengurangi biaya-biaya usaha keseluruhan. Kedua : Memperkuat bentuk-bentuk unit usaha yang ada. hal tersebut merupakan bagian-bagian yang paling penting pada industri yang menguntungkan. edisi 2 . akankah ada langkah-langkah yang mendukung keadaan yang kompetitif suatu perusahaan melalui berbagai macam divisidivisi usaha ?. m. 3. Keputusan-keputusan dan lain-lain) mengenai manajemen perusahaan (baik manajemen tinggi-rendah hal-hal untuk membuat dan mengelola unit-unit usaha yang strategis merupakan hal yang sangat penting karena mereka berfungsi menetapkan posisi-posisi usaha organisasi yang tepat. jika tidak akan banyak sekali terjadi peningkatanpeningkatan posisi-posisi unit usaha perusahaan pada masing-masing industri. Unsur kedua dalam strategi perusahaan adalah mengkoordinasikan rencana-rencana strategi karena melalui unit-unit usaha. adalah melepaskan diri dari pengalokasian sumber perusahaan ke dalam unit-unit usaha lainnya. Prioritas-prioritas utama bisanya menanamkan modalnya keda lam usaha-usaha bidang yang lain. farid wajdi.yang dipaksanakan serta fasilitas-fasilitas pendistribusian. Menetapkan prioritas investasi dan pengalokasian sumberdaya perusahaan antar unitunit usaha. 14 MANAJEMEN STRATEGI. Koordinasi horizontal strategi-strategi divisional dapat : 1.

walaupun mereka berbicara mengenai hal-hal yang bersifat pribadi. Salah satu tantangannya adalah bagaimana untuk mendapatkan suatu bentuk yang baik pada kegiatan usaha multi industri secara terus menerus. Dalam memilih strategi dan mengalokasikan masingmasing unit usaha pada jabatan perusahaan akan menambah kinerja pada bentuk keseluruhannya. maka mereka harus dihadapkan untuk membuat suatu jabatan pada unit-unit usaha yang beraneka bentuk.perusahaan. Ketika suatu perusahaan perseorangan bermaksud untuk melakukan bermacam-macam jenis usaha. Unsur ketiga dalam strategi perusahaan adalah mengontrol pengalokasian sumbersumber perusahaan. dapat didukung dengan sumber- Membuat strategi pada tingkat perusahaan biasanya difokuskan pada permasalahanpermasalahan yang lebih komplek. Menyalurkan modal investasi pada keuntungan ter tinggi yang diharapkan 2. Bagaimanapun juga. BAB I. Mengembangkan sumber-sumber perusahaan lebih sejajar dengan ketentuan yang lebih berhasil pada masing-masing garis perusahaan. maka hal tersebut dapat : 1. Hal ini mempertimbangkan perusahaan yang berdiversivikasi dari luar dan mencoba untuk membagi apa strategi perusahaan sebenarnya. Memperkuat perbedaan produksi-produksi perusahaan yang akan menentukan reputasi keseluruhannya. Hal tersebut penting karena angka proyek yang terpenting dan kesempatan-kesempatan yang tidak dapat dilewatkan oleh unit-unit usaha yang memerlukan modal yang melebihi kemampuan dana yang tersedia. Keterangan mengenai "strategi perusahaan" terlihat pada gambar 1. m. mengamati mengenai apa yang telah perusahaan lakukan seperti yang dikatakan pengelola perusahaan bahwa strategi itu tidak selalu mengungkapkan gambaran keseluruhannya.5. edisi 2 .3. tetapi paling tidak ada sedikit bagian pola pikir manajer eksekutif. 15 MANAJEMEN STRATEGI. Oleh karena hal tersebut di atas sumber-sumber keuangan perusahaan yang terbatas sumber yang terbatas. farid wajdi.

Memutuskan untuk melepaskan pertukaran usaha. 16 MANAJEMEN STRATEGI. persaingan yang lebih kuat) mendapat perusahaan yang telah siap untuk dipasarkan produksinya dan lain-lain b. Memilih untuk bertahan guna melindungi kondisi-kondisi yang ada pada unit-unit usaha melawan perkembangan-perkembangan baru. tidak berhubungan atau kedua-duanya) Usaha mengaitkan diversifikasi dalam beberapa bentuk atau pemikiran strategi Usaha peningkatan kemantapan strategi dan membangun tingkat keunggulan kompetitiv perusahaan melalui diversivikasi Usaha menambah performance pada unit bisnis kunci dalam portfolio dan atau menambah kekuatan posisi bisnis CORPORATE STRATEGY untuk perusahaan diversivikasi Penambahan unit bisnis baru dalam portfolio dan membangun posisi dalam industri yang berdaya tarik Beberapa langkah yang harus dipertimbangkan dalam membuat strategi yang lebih khusus meliputi : a. Memilih untuk terus mengejar suatu kesempatan baru yang menguntungkan dan berpotensi. Memutuskan langkah-langkah apa yang harus diambil dalam memperbaiki kembali jabatan perusahaan pada unit-unit usaha. edisi 2 . f. Bagaimana membuat suatu kondisi yang kuat dalam industri. BAB I. Seleksi yang ketat pada kondisi pasar pada unit-unit usaha (dengan penggabungan saingan yang lebih kecil atau melalui investasi pada skala perencanaan yang lebih luas dengan seni teknologi). m. dalam pendapat dan labanya Bagaimana pendekatan dlm mengalokasikan investasi modal antar unit bisnis Penghapusan unit bisnis yang lemah atau tak ada daya tariknya Apa saja diversifikasinya (baik saling berhubungan.Gambar 1.5 Identifikasi Corporate Strategy dengan Multi Unit Bisnis (Diversifikasi) Bagaimana hasil diversifikasinya. Dalam hal ini perusahaan (dalam strategi ini meliputi pembelian perlengkapan lunak. farid wajdi. e. d. c.

SDM. 2. Bagaimana dalam menanggapi perubahan dalam industri. bagaimana "posisi" perusahaan di pasar-pasar. 3. ekonomi. produk apa yang harus lebih ditekankan. Tantangan utama dalam menciptakan suatu strategi pada saat bagaimana menjamin suatu keunnggulan kompetitif dan memanfaatkan kesempatan dari hanya untuk menerima keunggulan rata-rata menjadi suatu keunnggulan yang kompetetitf memerlukan beberpa pertimbangan. BAB I. m. Strategi Bisnis( SBU Tunggal) Berhubungan dengan strategi perusahaan berkaitan dan rencana-rencana manajerial guna memberikan arah tujuan pada unit usaha yang lebih khusus. Dicerminkan melalui langkah-langkah dan pendekatan-pendekatan yang dibuat oleh manajemen yang dibuat untuk menghasilkan suatu keberhasilan pada sebuah lini bisnis yang khusus. bagaimana bertahan dari tindakan-tindakan yang kompetitif dari pesaing yang lainnya. R dan D) guna penyempurnaan tingkatan perusahaan secara keseluruhan. Pendekatan dasar apa yang akan diambil pada masing-masing bidang fungsional usaha (produksi. usaha apa untuk mencapai kompetitif yang singkat bagaimana menarik langganan/pembeli dari para pesaing. Bagaimana bersaing untuk memperoleh keberhasilan dan macam-macam dari keuntungan kompetitif yang terjamin. Strategi perusahaan yang kaitannya dengan permasalahan di atas berhubungan dengan : 1. keuangan. politik dan hubungan-hubungan yang lainnya. 4. edisi 2 .6 menunjuk beberapa hal guna mencoba membicarakan bersama apa yang dimaksud strategi keseluruhan pada unit-unit usaha. pemasaran.G3. 17 MANAJEMEN STRATEGI. farid wajdi. lebih menarik bagi customer. Tindakan apa yang akan dilakukan mengenai permasalahan-permasalahan strategi lainnya dan masalah-masalah lainnya dalam operasi yang dihadapinya sehingga pada gambar 1.

hubungan dengan pekerja * Marketing. R dan D dan lain-lain) yang akan diatur dan dibuat sesuai dengan kondisi faktor pasar yang diminta setelah bergantung pada keutnungan yang kompetitif. bahwa 18 MANAJEMEN STRATEGI.sebagian. Peran dari strategi-strategi fungsional adalah untuk mendukung strategi perusahaan. tidak) dan tindakan lain untuk memantapkan perusaha an pada lingkup persaingan nya. seperti yang kita bicarakan di atas. pemasaran. edisi 2 .Dasar persaingan : * Biaya-rendah/ harga rendah * Differensiasi ? * Fokus pada celung dalam industrinya Tindakan penyesuaian dengan perubahan kondisi industri dan perubahan lingkungan eksternal lainnya Pendekatan integrasi vertikal(penuh. promosi dan distribusi * R & D.6 Identifikasi Strategi Pada Unit Bisnis Tunggal Tugas yang membuat strategi pada tingkatan strategi di atas (perusahaan yang usahanya khusus) harus memecahkan bagaimana perbedaan-perbedaan bagian-bagian fungsional perusahaan (produksi. keuangan. operasi * Keuangan STRATEGI BISNIS (unit bisnis tunggal) Tindakan saat ini untuk memperkuat posisi persaingan dan meningkatkan performance Gambar 1. Hal harus disusun setelah strategi perusahaan yang terinci dibentuk dan manajer-manajer unit perusahaan harus meninjau pada masing-masing strategi fungsional agar menambah lebih meyakinkan keberhasilan strategi. Hal ini tidak hanya menambah kekuatan pada strategi perusahaan tetapi juga sebagai koordinasi dengan yang lainnya. BAB I. m. pasar spesifik ? Tindakan pengamanan keunggulan kompetitif Strategi Fungsional Kunci. teknologi * Produksi. Demikian juga strategi harus meningkatkan rencana-rencana/langkah guna memecahkan masalah-masalah strategi khusus.pendekatan melalui: * SDM. farid wajdi.

Seorang manajer bertanggung jawab didalam memimpin suatu perusahaan yang mempunyai aturan main dalam membuat strategi yaitu : 1. SDM. edisi 2 . BAB I.seorang manajer harus membiasakan untuk menyesuaikan strategi pada keadaan perusahaan itu sendiri. Memantau bahwa strategi pendukung pada masing-masing fungsional area perusahaan adalah dapat dipahami dengan mudah dan konsisten satu sama lainnya. sebagai seorang pemimpin strategi utama dan memperkirakan kondisi strategi perusahaan. langkah-langkah strategi diakui sebagai kekuasaan yang lebih tinggi. Strategi FUNGSIONAL AREA Strategi fungsional area berkaitan dengan pendekatan-pendekatan dan tindakandiperlukan tindakan fungsional yang lebih khusus yang dibuat oleh manajemen guna mendukung strategi perusahaan keseluruhan bidang fungsional mendukung strategi yang keuan-gan. distribusi. mengevaluasi strategi alternatif dn membuat pemilih strategi. 3. fungsional bidang fungsional bisanya diserahkan kecuali pada berbagai alasan. Strategi-strategi fungsional menyempurnakan perencanaan-perencanaan perusahaan. seperti: 19 MANAJEMEN STRATEGI. G4. Memantapkan bahwa strategi-strategi yang dipilih memiliki kesempatan baik menghasilkan hasil yang diinginkan. 5. Usaha-usaha seperti produksi pemasaran. farid wajdi. penjualan. menambah lebih mendalam dan spesifik didalam usaha menyalurkan kegiatan-kegiatan fungsional pada strategi-strategi perusahaan secara keseluruhan dan pada tujuan-tujuan bidang fungsional. Strategi fungsional dibidang strategi produksi akan merencanakan bagaimana guna menerima tujuan produksi dan kegiatan-kegiatan produksi akan disalurkan pada setiap sub-sub bagian. Hal ini juga akan dilakukan pada bidang-bidang fungsional lainnya. kepala-kepala unit perusahaan mempunyai suatu kewajiban untuk terus meyakinkan bahwa pilihan strategi perusahaan tersebut akan perusahaan. Tanggung jawab penting dalam membuat strategi pada manajer fungsional. m. mendukung didalam menerima tunjangan perusahaan dan konsisten dengan hal-hal yang mendasarkan pada strategi mendukung strategi perusahaan. Strategi fungsional pada bidang keuangan yang terdiri dari pendidikan-pendidikan dan langkah keuangan direncanakan untuk mencapai tujuan keuangan yang lebih khusus dan mendukung strategi perusahaan. 4. sistem informasi dan lain sebagainya. Pada perusahaan yang bergerak dari berbagai badan usaha. 2.

kepada bidang lainnya dengan beberapa pendidikan fungsional guna mencapai hasil yang diinginkan. Indikasi-indikasi strategi-strategi dipertimbangkan guna mendukung bagaimana departemen-departemen dan manajermanajer operasi lainnya untuk merencanakan suatu perencanaan yang akan diterapkan pada strategi-strategi tingkatan yang lebih mendalam. farid wajdi. edisi 2 . Hal ini penting untuk meningkatkan pencapaian tujuan atau sasaran. BAB I.kepala unit-unit usaha memutuskan pada staf-stafnya sendiri untuk membuat strategi yang mempunyai pengaruh kuat. karena hal itu akan dijadikan bahan pertimbangan bagi pembuat strategi. Sebagai contoh. Dalam menerapkan strategi rencana tindakan harus komplet dari lingkup tingkatan yang lebih tinggi dalam pembuatan strategi sampai pada unit-unit organisasi yang terkecil. peraturan produksi keseluruhan mengenai yang menghubungkan pada masalahoperasi. Implementasi STRATEGI Penerapan strategi berkaitan dengan pendekatan-pendekatan dan tindakantindakan yang lebih dekat dan mendalam yang direncanakan oleh manajer-manajer subsub unit departemen dan manajer unit geograpic guna meningkatkan pendukung strategi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan pda bidang tanggung jawabnya masingmasing. Suatu perusahaan dengan harga rendah dan strategi produktivitas pekerja 10% untuk mengkontribusi-kannya : perusahaan dengan volume tinggi. Manajer pada unitunit masih memerlukan untuk merencanakan. Manajer-manajer fungsional biasanya bekerja bersama-sama para staf bawahannya. untuk diterapkan ke dalam peraturan perencanaan. Disamping itu seorang manajer pabrik "X" memerlukan suatu strategi guna mengerjakan tujuan pabrik "X". Sedangkan manajer bagian selatan memerlukan suatu strategi guna menerima suatu sasaran pada bidangnya dan apakah masalah-masalah strategi hal ini dan yang unik bagi bidang selatan. perlu untuk mencapai harga produk yang dulu rendah. perlu membuat beberapa pendekatan dan tindakan-tindakan guna mencapai tujuan-tujuan. manajer bagian timur dari suatu pembagian wilayah diharuskan untuk mengembangkan strategi. G5. Perusahaan akan mendorong 20 MANAJEMEN STRATEGI. maka hal ini akan mengan-dung kekuatan pada strategi-strategi perusahaan.strategi umum kedalam situasi yang lebih khusus pada bagian-bagiannya. hal-hal yang perlu masalah strategi pabrik. m. Ketika semua prinsip kegiatan fungsional pada masing-masing bidang usaha semakin kuat dan bermutu.

H. strategis yang mempunyai strategis yang jelas dan untuk Untuk mencapai/mendapatkan suatu ide apa yang akan terjadi pada suatu organisasi. suatu organisasi tidak hanya diformulasikan sampai bagian-bagian yang terpisah. sehingga tidak dilaksanakan pada tujuan-tujuan yang menyimpang.1. G. 21 MANAJEMEN STRATEGI. 2. Suatu kekuatan dari suatu strategi perusahaan akan meningkat pada saat bidang fungsional dan strategis tingkat operasi menyatu. apa yang akan terjadi pada tim sepakbola menyerang jika salah satu seo-rang gelandangnya memutuskan untuk bermain secara sendiri-sendiri. Mendapatkan seluruh bagian pada strategi-strategi perusahaan akan mendorong bersama untuk menawarkan pendekatan dan kesetiaan pada departemen-departemen fungsional dari prioritas-prioritas yang kurang berbobot. Dapat dibayangkan. 2. farid wajdi. tidak ada peraturan-peraturan membuat strategi selalu berbeda.6. dalam membuat strategi dikembangkan yang penyelesaian dan pengertian-pengertian yang diberikan oleh pengelola/pemilik perusahaan secara langsung pada pegawai-pegawainya. PENDEKATAN-PENDEKATAN DALAM MEMBUAT STRATEGI Penampilan perusahaan dan manajer dalam secara informal. strategi keuangan dll. BAB I. tertulis tetapi hanya suatu Bagi pemilik dan pengelola perusa-haan kecil. pendekatan-pendekatan dan langkah-langkah yang semakin kuat. hal berikut berguna sebagai pandangan antara bagian dan tingkatan strategi seperti : 1. Koordinasi Dalam Pembuatan Keputusan Strategi Hal tersebut akan dilakukan hanya pada saat tujuan-tujuan manajer seluruh unit-unit operasi mencapainya. Demikian juga pada usaha multi. Sebagai konsekwensinya. strategi pemasaran. Direktur akan mengembangkan program penerimaan pegawai-pegawai baru yang terjamin mutunya. strategi-strategi perusahaan bersama yang saling berkaitan akan meningkatkan kekuatan pada strategi perusahaan (badan hukum). Direktur sistem informasi memikirkan penggunaaan teknologi industri guna mendukung produktivitas para pekerja. strategi produksi. ketika manajer senior gagal dalam mencapai/menetapkan tujuan-tujuan dari atas ke bawah yang kuat dan strategis dalam kepemimpinannya. Merapatkan kegiatan-kegiatan organisasi secara bersamaan. edisi 2 . m. Menggantungkan hal-hal yang membuat strategi dapat dirumuskan dengan baik.

edisi 2 . Di bawah ini akan diterangkan 4 pendekatan dasar didalam pembuatan strategi oleh manajer. Tetapi sesungguhnya manajer mempunyai tugas yang besar pada pemberian rekombinasi bagi para bawahannya. yaitu : 1. m. 2. tetapi hal tersebut bukan kemampuan strategi sesungguhnya yang diharapkan. Juga pada pengertian umumnya tentu kita harus menghasilkan sedikit perbedaan jika keadaan berubah. luas. alternatif-alternatif strategi yang akan dipakai dan mendetail. sedangkan kelemahannya adalah manajer dapat mengakhiri pembuatan strategi formal yang kelihatannya begitu jelas. hal tersebut merupakan keputusan manajer. Pendekatan Strategi Induk Disini fungsi manajer personalia sebagai kepala strategi dan menggunakan berbagai macam pengaruh yang kuat pada analisis yang dijalankan. Cara pembuatan strategi ini mempunyai keuntungan pada manajer yang dipilih dengan gagasan-gagasan yang strategis.Berbeda dengan bentuk perusahaan yang usahanya sangat juga didalam menetapkan tersebut. Hal yang khusus mungkin kita tidak banyak melihat hal-hal yang banyak mendesak pada beberapa hal yang telah ditetapkan pada ketentuan perencanaan strategi bawahan. 3. tetapi yang dimaksud di sini adalah manajer personalia sebagai arsitek (pembuat ide) strategi dan mempunyai beberapa perencanaan pada bagian-bagian umum strategi. melibatkan partisipasi manajemen. farid wajdi. Tindakan manajer sebagai komando strategis mempunyai pengaruh yang besar didalam pemilihan strategi. Pendekatan Pelimpahan Kekuasaan Di sini manajer melimpahkan kekuasaan dalam pembu-atan strategi pada orang lain. maka seorang pemimpin perusahaan dan pemimpin organisasi harus berpartisipasi didalam penganalisaan karya strategi dan pemilihan strategi. BAB I. bagaimanapun berbagai macam strategi. Ini bukan bermaksud bahwa manajer personalia akan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut di atas dengan sendirinya. Pendekatan Saling Bekerja Sama 22 MANAJEMEN STRATEGI. Mungkin kepada staf perencanaan strategi atau staf bawahan yang dapat dipercayainya. berbagai macam masukan-masukan dan pertemuan-pertemuan yang mendukung oleh hal Sepanjang adanya berbagai macam variasi dalam proses perumusan strategi yang bermacam bentuknya. kemudian para staf yang dipercayai-nya akan menjalankan semua perintah jika diperlukan manajer akan memberikan beberapa petunjuk baik dengan disukai atau tidak para staf.

tetapii manajer menyampaikan ide-idenya pada staf bawahannya untuk dikembangkan dan membuat keputusan yang terbaik pada strategi. 4. m.Ini merupakan pendekatan menengah. BAB I. Pada saat CEO melakukan tindakan-tindakan/langkah-langkah tetapi tidak menghasilkan suatu hasil yang terbaik. Pada pendekatan ini lebih sesuai pada perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai jenis usaha yang beraneka ragam dimana memungkinkan bagi CEO sebagai pemegang kekuasaan pada semua strategi dan masalah-masalah operasional didalam menghadapi masing-masing divisi-divisi usaha. strategi-strategi induk memperlihatkan sebagai pelopor dan kepemimpinan didalam penemu-penemu. Strategi tersebut akan bergerak ke atas manajer eksekutif sehingga penilai mengevaluasi usulan-usulan yang strategis. edisi 2 . farid wajdi. Jadi pendekatan didalam mengambil di sini dikukur usulan-usulan strategi terletak pada kemampuan seseorang yang dapat melakukan ini yang mempunyai peranan penting kemampuannya tanpa melihat status dan kedudukannya. Dalam keadaan ini pandangannya. dimana hal-hal terbaik guna mencapai kesuksesan. Kelemahan pertama dari pendekatan strategi induk adalah kualitas dari strategi tersebut terlalu bergantung pada kemampuan fungsi individu didalam membuat strategi 23 MANAJEMEN STRATEGI. tetapi keputusan dengan tepat. walaupun justru disinilah para bawahannya dapat melihat kesempatan-kesempatan baik dari strategi yang dapat dilakukan. Pada keempat pendekatan tersebut di atas menerangkan mengenai arah dan tujuan dari suatu strategi. maka CEO harus memberikan kesem-patan pada mereka untuk melakukannya. CEO mungkin pandai didalam mengungkapkan masalah-masalah strategi umum pada organisasi sebagai pemikiran strategis. sehingga akan membantu perkembangan-perkembangan pada kesempatan strategi dan inisiatif strategi yang baru. Tak seorang manajer membantu para bawahannya dari berbagai macam kesalahan suatu konsensus strategi bawahan kekuasaan yang jelas guna mempertinggi memberikan peranan-peranan pada strategi keseluruhan. Pendekatan Pemenang suatu dan melalui hanya memberikan manajer-manajer komitmen tetapi juga Pada pendekatan ini manajer tidak tertarik pada unsur-unsur yang mendetail yang terdapat pada strategi atau pada bagian-bagian yang lain yang mengemukakan. serta Beberapa membuat manajer memimpin fungsi-fungsi sebagai personalia dan sebagai pemimpin/arsitek strategi. memilih strategi-strategi tindakan-tindakan pemikiran untuk masa yang akan datang.

m. departemendepartemen fungsional yang mempunyai kekuatan. sebagai jalan untuk mengulas kembali yang telah dipahami. Diharapkan. mengambil tindakan dengan pandangan umum dan ikhtisar. Nilai dari pendekatan ini adalah gagasan/ide-ide yang inovatif yang disampaikan dari bawah individuindindividu dengan usulan-usulan strategi yang menarik diberi sumber-sumber/bahan-bahan guna menyelesaikannya. pembaca akan dapat produktif lagi dengan membaca kembali. BAB I. Pembahasan pertama mencoba meneliti pendekatan strategi dan manajemen. edisi 2 . Ketiga. mutu yang tinggi didalam pembua-tan bekerja dengan baik. Disisi lain ketika manajer melimpahkan kekuasaan pada orang lain. pengenalan dan kedudukan pada semua konsep dan metode yang akan dijelaskan pada buku ini. Pada pendekatan yang saling bekerjasama menghasilkan bentuk strategi politik yang terbaik. Kedua. saat strategi akan dapat manajer mempunyai kekuatan yang kuat. farid wajdi. kedudukan dan kerangka pada bab-bab dan bagian lainnya. Kelemahan-kelemahan pada strategi secara keseluruhan tidak lebih dari suatu pengumpulan dari perencanaan dan pendekatan strategi yang tidak terkoordinasi. Keempat. konsep penopang persaingan dan Unit Bisnis Strategi. Pada pendekatan pemenang juga mempunyai kelemahan-kelemahan. Tetapi kebanyakan pendekatan-pendekatan tersebut hal sebagai sasaran yang terbaik guna pengembangan dapat memberikan sesuatu strategi dan perkembangan kapasitas-kapasitas organisasi guna penemuan-penemuan yang bermanfaat. atau koalisi-koalisi politik yang berkepentingan untuk mempromosikan pandangan-pandangannya serta menjadikan strategi ke arah pendekatan tertentu.sebagai pemimpin strategi. STRATEGI BISNIS : Konsep Dan Arah Dalam Manajemen Pada bagian ini dimulai dengan pembatasan masalah strategi bisnis. tetapi akan terjadi sebalik-nya pada suatu organisasi yang kompleks dimana banyak inisiatif-inisiatif strategi yang diperoleh dan pada saat CEO mengakhiri berbagai macam permasalahanpermasalahan. I. Dalam hal pembuatan strategi. dan kekuatan-kekuatan yang terbesar pada kondisi dimana tidak adanya konsensus yang kuat dalam hal memilih strategi. Hal ini merupakan kesempatan baik dalam arah penyelesaian strategi politik. Tetapi sering juga terbukti bahwa strategi terbentuk oleh staf-staf yang mempunyai pengaruh. hasil dari strategi tersebut akan kurang memuaskan. 24 MANAJEMEN STRATEGI.

Alokasi sumber daya ke dalam seluruh unit bisnis. intensitas investasi (uang). Strategi lini produk b. Dimensi Strategi Bisnis Strategi bisnis. Strategi posisioning c. Sumberdaya tersebut baik yang finansial maupun non-finansial. Sebuah strategi bisnis mengandung spesifikasi dari sebuah faktor yang menentukan dari: 1. m. kadang disebut strategi persaingan atau strategi saja adalah ditentukan oleh enam dimensi. BAB I. 6. Strategi harga d. Sedang dua unsur lainnya menunjukkan keberadaan bisnis dalam suatu sistem yang berkaitan dengan kesatuan bisnis yang lain. Produk yang dipasarkan sebagai alat bersaing dalam suatu bisnis. Strategi manufacturing f. keempat dari yang pertama mengupas tentang bisnis dan unsur pentingnya. 2. Strategi distribusi e. Strategi logistik 4. serta usaha untuk menyediakan atau tidak menyediakan produk. 5. Strategi dalam hal aset atau skil yang mendasari perolehan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantage [SCA]). dalam suatu persaingan bisnis dari suatu kesatuan yang mengikat. 3.1. seperti pabrik. dan menetapkan sumber dari bermacam-macam bisnis. farid wajdi. perlengkapan. 25 MANAJEMEN STRATEGI.I. Suatu bisnis dibatasi oleh hasil yang ditawarkan dan pilihan yang tidak akan ditawarkan ke pasar produk. Keputusan investasi produk yang dipasarkan yang meliputi produk-pasar dari lingkungan strategi bisnis. • • • • Hal ini meliputi langkah spesifik dalam bersaing dian taranya : a. edisi 2 . Strategi fungsional area yang dibutuhkan dalam persaingan. Pengembangan efektivitas sinergi dalam bisnis sebagai upaya penciptaan nilai yang mendukung kemampuan bersaing Keenam dimensi strategi tersebut dapat digabungkan menjadi 3 bagian penting sebagai berikut : 1. dimana hal ini menyangkut : Investasi untuk pertumbuhan Investasi untuk mempertahankan posisi yang menguntungkan Perolehan dana segar melalui minimisasi investasi Perolehan uang kembali sebanyak mungkin dari aset yang ada apabila dilakukan likuidasi atau penarikan kembali modal yang disertakan. tenaga kerja baik dari intern maupun ektern perusahaan. Tingkat investasi yang terjadi.

ini menguntungkan sebab banyak jumlah produk berarti menekan biaya produksi. Dua diantaranya meliputi berbagai bentuk diferensiasi dan biaya rendah. karena biaya yang lebih rendah akan lebih dapat memperoleh laba atau pening-katan promosi yang gencar tetapi tetap dengan melakukan penekanan harga. ahli ekonomi dan ahli riset strategi yang berpengaruh. berkeyakinan bahwa biaya rendah dan diferen-siasi sebagai dua dasar strategi yang berguna untuk suatu perusahaan. edisi 2 . strategi biaya rendah adalah suatu usaha yang produk.2. keuntungan-nya adalah daya jangka produk dan kemungkinan labanya tinggi. I. Sebaliknya. kualitas. prestise. Strategi biaya rendah tidak selalu berarti penetapan harga rendah. harga yang lebih tinggi. pelayanannya. bisa dari tampilannya (performance). I. 26 MANAJEMEN STRATEGI. reliabilitasnya akan berakibat membuat sikap kritis didasarkan pada atau juga dari konvingiensi produk. Hal ini berguna untuk membedakan macam strategi yang mempunyai pendukung strategi yang sama.3. kecakapan. Faktor Pendukung Strategi Untuk SCA Ada berbagai macam hal yang potensial untuk suatu strategi dan juga cara untuk menghimpun SCA. Langkah strategis dari fungsional area. karena produk bervariasi. Diferensiasi Versus Strategi Biaya Rendah Strategi diferensiasi adalah suatu usaha di mana suatu produk yang ditawarkan pada konsumen. Bila perusahaan sekedar menghasilkan satu produk maka berarti menerapkan undiferentiated strategi. sebaliknya dengan diferensiasi produk maka biaya produksi akan mahal. Michael Porter dari Harvard’s.2. dibedakan dari persaingan melalui perolehan nilai tertentu. karena biasanya features. yang mana keberhasilan suatu strategi akan melibatkan satu atau kedua-duanya dari faktor pendukung ini. Dasar untuk keunggulan kompetitif yang berkelanjutan untuk bersaing di pasar. dan sinergi yang tepat dari dengan strategi fungsional area. 3. m. Seringkali diferensiasi diartikan sebagai penentuan konsumen terhadap harga berkurang. farid wajdi. hal ini meliputi aset. Kebanyakan posisi kepemimpinan biaya dapat pencapaian keunggulan biaya yang berkelanjutan pada beberapa elemen penting dari diciptakan melalui luasnya pangsa pasar atau suatu keunggulan lain seperti kekuatan hubungan dengan sumber bahan baku atau keunggulan peralatan pabrikasi. BAB I.

hal ini karena atau didasari atas pertimbangan juga batas porsi layanan lini produk . bengkel sehingga akan menurunkan biaya atau investasinya. sehingga Pepsi dan pesaing lainnya kesulitan memperoleh dasar pijakan disana. berpikir global.I. Untuk setiap langkah awal penerapan strategi harus dibuat keuunggulan langkah pesaing bisa dihalangi dalam pertamanya. Di Indonesia. Strategi Fokus. Sinergi Hubungan searah antara elemen yang ada dalam bisnis antar perusahaan atau divisi agar hasil saling ketergantungannya menjadi hasil yang berlipat ganda. Preemptive dan Sinergi. m. Dengan demikian maka produk yang relatif berat (dalam kaleng dan botol) menjadi lebih mudah didistribusikan. Preemptive Adalah langkah awal penerapan strategi untuk masuk pada area bisnis karena sehingga menghasilkan aset dan skill yang dibentuk sebagai dasar SCA. edisi 2 . Seperti contoh Coca-cola dapat memperoleh SCA di Jepang dengan penguasaan saluran distribusi keseluruh wilayah.4. Disamping juga pabrik pembotolannya tersebar hampir diberbagai daerah. sehingga memungkinkan jaringan distribusinya menjangkau sampai warung-warung kecil di pedesaan. keunggulan Coca-cola adalah dengan jaringan pemasaran yang kini sekitar 300 ribu outlet. 27 MANAJEMEN STRATEGI. peniruan produk atau untuk mengkonternya. BAB I. adanya sikap mental wirausaha atau pengembangan teknologi informasi. Preemtive Dan Sinergi Sebetulnya ada berbagai bentuk pendukung strategi selain kedua hal di atas yaitu misalnya selalu inovatif. Sebagai contoh dua perusahaan dapat saling menopang armada penjualannya. Strategi Fokus Perusahaan memfokuskan diri hanya pada segmen finan-sial pasar tertentu. sengaja pihak pemasaran mengekslusifkan pelayanan terhadap salah satu segmen yang dianggap menguntungkan. kantor. tetapi yang lebih penting diperhatikan adalah Strategi Fokus. farid wajdi.

Misalnya sebuah SBU dapat dibentuk ditentukan pada simbul dari mutunya. dibutuhkan kerja sama yang baik dengan seorang ahli yang mendukung tujuan tersebut. Menurut Alfred Sloan dan Peter Drucker dalam bukunya The Practice of Management.6. sekarang 28 MANAJEMEN STRATEGI. perusahaan di Jepang mempunyai kewajiban untuk mengoperasikan strategi mereka dengan longer time horison. edisi 2 . Untuk mempertahankan kesatuan mutu tersebut. Pengendalian kesatuan mutu tersebut adalah suatu kekuatan yang harus dipacu terus-menerus oleh informasi yang sehat dan mendetail. Pada kenyataannya. I. atau pada level kategorinya. farid wajdi. BAB I. merupakan hasil penelitian empirik di Havard yang menyatakan bahwa strategi masa lalu didominasi oleh konsep yang didasarkan pengalaman dan pandangan. Konsep tersebut telah diformulasi oleh perusahaan seperti misalnya General Electric sebagai jalan untuk mengembangkan unit pendukung dalam suatu perusahaan sebagai hasil telah dilakukan. m. Unit Bisnis Strategis SBU (strategic business unit) adalah suatu kesatuan organisasi yang memiliki batasan tujuan strategi bisnis dan mempunyai seorang manajer dibantu tenaga penjualan dan menimbun kekayaan/keuntungan yang dapat dipertanggungjawabkan.I. salah satunya adalah di Jepang. ada pergerakan tajam menuju ke arah pengendalian dan strategi pengembangan pada suatu peningkatan mutu dibanding pada tingkatan merknya. Seringkali seleksi pengumpulan mutu bersama-sama untuk SBU akan melibatkan dari kesatuan kreativitas bisnis dan kemampuan pengembangan strategi melebihi apa yang beberapa pertimbangan. pasar mendukung pasar diantaranya sebagai berikut Perlunya Tinjauan Jangka Panjang Bagaimana mengefektifkan tercapainya tujuan dan mengembangkannya ? Banyak observasi dilakukan. Orientasi Pasar: Karakteristik & Kecenderungan Eksternal Dalam perencanaan dan penerapan strategi dan lingkungan pasar. misalnya mutu dari kategori produk atau famili produk. Karakteristik yang selain mempunyai perhatian terhadap perumusan strategi orientasi keadaan internal juga keadaan eksternal tentang keadaan pesaing. pelanggan.5.

m. Ekonomi Aplikasi teori. maka perlu ada penelitian empirik yang rutin yang lebih memahami perform-ance dan karakteristik bisnis. Sedangkan beberapa bisnis yang mempunyai kepentingan menggunakan pendekatan manajemen strategi orientasi pasar diantaranya adalah : 29 MANAJEMEN STRATEGI.Kontribusi yang diberikan adalah memberikan disiplin pada strategi analisa nilai saham. Melengkapi metode untuk membantu menganalisa strategi dan membuat keputusan. brand equity. BAB I. strategi sroup dll. Memperbaiki komunikasi dan koordinasi baik secara verti-kal maupun horizontal. Membantu mengatasi perubahan. Meningkatkan keakuratan dalam keputusan alokasi dana.7. 5. farid wajdi. I. kegiatan ini dilakukan semenjak adanya gagasan produk sampai mampukah produk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Pemasaran Pemasaran merupakan rangkaian kegiatan yang dimanage untuk memenuhi kebutuhan konsumen. 3. produk life cycle. 4. 2. brand loyalty dan analisa kebutuhan konsumen yang semua itu penting untuk membuat keputusan yag semua itu penting untuk membuat keputusan strategi. 7. Arti Pentingnya Manajemen Strategi Oorientasi Pasar Berbagai keuntungan penerapan manajemen strategi orientasi pasar adalah : 1. Pertimbangan kemampuan jangka panjang. hambatan masuk. Alat analisa yang membantu antara lain yaitu produk posisioning. 6. konsep.tidak proporsional lagi. Mempercepat pertimbangan dalam pemilihan strategi. Melengkapi manajemen strategi dan sistem kontrolnya. hambatan keluar. metoda ke dalam strategi seperti struktur industri. Pengembangan Interdisipliner Bagaimana berbagai macam sifat disiplin ilmu diintegrasikan untuk membuat konsep penting dan memberi masukan metode ke dalam manajemen strategi pasar. edisi 2 . Perilaku Organisasi Strategi harus sesuai dengan elemen organisasional keuangan dan akuntansi.

seorang manajer harus menampilkan tiga tugas. Langkah kedua didalam menetapkan tujuan adalah guna membentuk tujuan yang berjangka pendek dan jangka panjang bagi organisasi yang akan dicapai. Hal tersebut akan mem-berikan pengertian dari tujuan secara umum ke dalam bentuk sasaran yang lebih khusus. yaitu : 1. Rangkuman Untuk dapat menanamkan tujuan yang jelas kedalam kegiatan-kegiatan organisasi. pada strategi-strategi induk dimana manajer merupakan fungsi-fungsi secara personal sebagai kepala/arsitek strategi. Keempat hal itu mempunyai kebaikan-kebaikan dan kelemahan-kelemahan. 3. Strategi-strategi pada perusahaan (umum) diperlukan untuk mencapai tujuan unit-unit usaha. I. pendekatan pemenang. m. BAB I. menetapkan suatu tujuan. Langkah awal yang penting bagi seorang manajer dalam proses menetapkan tujuan adalah untuk membentuk suatu visi didalam menjawab suatu pertanyaan "apakah usaha (bisnis) kita. Didalam pernyataan misi organisasi yang lebih khusus terdapat pertanyaan mengenai halhal apa yang akan direncanakan pada kegiatan-kegiatan organisasi. keberhasilannya tergantung bagaimana pendekatan yang digerakkan dan tergantung keahlian pembuatan strategi dari individu yang dilihatkan. dan merumuskan strategi.1. Membutuhkan pengembangan sinergi antar pasar. 4. edisi 2 . Membutuhkan koordinasi strategi dari bermacam merk. farid wajdi. mendelegasikan hal diatas pada pendekatan-pendekatan lainnya. Strategi-strategi fungsional diperlukan guna mencapai bentuk sasaran yang diinginkan pada masing-masing departemen fungsional dan strategi tingkat operasi diperlukan guna meraih penetapan tujuan pada masing-masing unit operasi dan geografis. Ada empat hal dasar yang penting untuk mengelola formasi strategi di dalam suatu organisasi. Pembahasan masalah strategi bisnis dengan pembatasan yaitu. dan yang akan diraih untuk diikuti. mengembangkan suatu misi. Melibatkan keberadaan pasar yang kompleks dan banyaknya elemen marketing mix. dan akan seperti apa jadinya?". Langkah ketiga adalah membentuk rumusan strategi untuk mencapai tujuantujuan yang telah ditetapkan pada masing-masing bagian organisasi. konsep penopang persaingan dan Unit Bisnis Strategi dan enam dimensi strategi. Membutuhkan strategi yang multi fungsional. 4. 3. Tugas di atas diperlukan suatu tantangan yang dapat diraih dan suatu tantangan diperlukan pada seluruh tingkat organisasi. 2. Suatu strategistrategi pada suatu perusahaan (badan hukum/besar) diperlukan untuk mencapai tujuan tingkat perusahaan (badan hukum). ==================================== 30 MANAJEMEN STRATEGI. 2. pendekatan yang saling bekerjasama.