SEMINAR HASIL PENELITIAN TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI SARJANA BIOLOGI-SITH ITB Semester II 2008/09 (Maret 2009

) Judul Nama/NIM Pembimbing Kelompok Keahlian : Remediasi Air Limbah dari IPAL Bojongsoang Dengan Menggunakan Tanaman Air Ceratophyllum submersum L. : Wiedy Yang Essa / 10604008 : Dr. Noorsalam R. Nganro : Ekologi dan Biosistematika ABSTRAK

Air limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bojongsoang merupakan potensi sumber daya air yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, namun secara kualitas kurang memadai, diantaranya diakibatkan kandungan nitrogennya yang tinggi. Berdasarkan penelitian sebelumnya, Ceratophyllum submersum L. merupakan tanaman akuatik yang dapat membantu menurunkan kadar nitrogen pada air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman air Ceratopyllum submersum dalam mereduksi kadar nitrogen air limbah domestik dari IPAL Bojongsoang. Perlakuan dengan variasi kepadatan tumbuhan dan penambahan probiotik simbiosis mikroba (SIMBA) telah dilakukan, yaitu S-1 (tanaman tidak padat (penutupan 10%), non SIMBA), S-2 (tanaman padat (penutupan 20%), non SIMBA), S-3 (tidak padat, SIMBA), S-4 (padat, SIMBA) dan sistem kontrol (tanpa tanaman dan SIMBA). Air limbah dicuplik dari IPAL Bojongsoang dan dibiarkan dalam masing-masing sistem dengan waktu detensi sepuluh hari, di rumah kaca SITH ITB. Perlakuan diulang sebanyak enam kali. Parameterparameter yang diukur adalah kadar amonium, nitrit, nitrat, suhu air, oksigen terlarut, pH air, Biological Oxygen Demand (BOD) dan pertumbuhan Ceratophyllum submersum. Penurunan kadar amonium pada S-1, S-2, S-3 dan S-4 berbeda nyata dengan sistem kontrol (p<0.05). Laju penurunan amonium tertinggi terdapat pada S-4 dengan nilai 0.36 ± 0.02 mg L-1 hr-1 dan laju terendah pada sistem kontrol dengan nilai 0.03 ± 0.01 mg L-1 hr-1. Laju penurunan nitrit tertinggi tercatat pada S-4 dengan nilai 0.036 ± 0.002 mg L-1 hr-1 dan penurunan terendah tercatat pada sistem kontrol dengan nilai -0.315 ± 0.08 mg L-1 hr-1. Kadar nitrat pada keseluruhan sistem meningkat sampai akhir percobaan. Pengukuran BOD selama 10 hari menunjukkan penurunan, dengan penurunan tertinggi pada S-4 sebesar 35% dan terendah pada sistem kontrol yaitu sebesar 22.5%. Pertumbuhan Ceratophyllum submersum tertinggi selama 10 hari ditunjukkan pada S-4 dengan nilai 50% ( 11.67 gr hr-1) dan terendah pada S-1 yaitu sebesar -13.51% (-1.66 gr hr-1). Hasil penelitian skala laboratorium ini, dapat menyimpulkan bahwa Ceratophyllum submersum telah menunjukkan kemampuan sebagai agen bioremediasi untuk menurunkan kadar nitrogen dalam air limbah domestik dari IPAL Bojongsoang. Kata kunci : IPAL Bojongsoang, Ceratophyllum submersum, Probiotik SIMBA

08 mg L-1 day-1). Ceratophyllum submersum L. Keywords : IPAL Bojongsoang.5%).03 ± 0. The highest reduction rate of ammonium was found at the System-4 (S-4) (0. The highest growth rate of Ceratophyllum demersum’s was found at S-4 (50%) and the lowest rate was at S-1 (-13. S2. nitrite. no SIMBA).ABSTRACT Remediation of Wastewater From IPAL Bojongsoang with the Aquatic Plants Ceratophyllum submersum L.036 ± 0.002 mg L-1 day-1) and the lowest was at the control (-0. All treatments were done with six replicates. Reduction rate of ammonium were shown at S-1.5%). nitrate. The highest reduction rate of nitrite was found at the S-4 (0. Biological Oxgen Demand (BOD) and the growth of Ceratophyllum submersum.e.     Waste water on IPAL Bojongsoang was great water sources but the nitrogen content still high.05). pH. SIMBA) and control (no plants & no SIMBA). While an increment nitrate concentration showed in all systems over 10 days treatments.36 ± 0. S-2 (high plant density. with the lowest result showed at control system (22. could be good bioremediation agent for reducing nitrogen content.e. The result showed that BOD tend to decrease. S-3 (low density. From the last experiment. S-4 (high density. and the highest was at S-4 (35%). System-1 (S-1) (low plant density. SIMBA).01 mg L-1 day-1). i.315 ± 0. From the present studys it could be concluded that the aquatic plant Ceratophyllum submersum could be a good bioremediation agent to reduce the nitrogen contents in the domestic wastewater of IPAL Bojongsoang. Ceratophyllum submersum. Dissolve Oxygen (DO). water temperature. The parameters were measured i. This study was to show the effectiveness of reducing a nitrogen content in domestic wastewater of IPAL Bojongsoang by using a submerge aquatic plant Ceratophyllum submersum Five treatments systems with different plant’s density and additional probiotic symbiotic microbes (SIMBA) were conducted. ammonium. The wastewater samples of IPAL Bojongsoang were placed into each system over a detention time for 10 days at the Glass House of SITH ITB. Probiotik SIMBA . S-3 and S-4 significantly differed with control (p<0.02 mg L-1 day-1) and the lowest reduction rate of ammonium was found at the control (0. no SIMBA).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful